cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2964819X     EISSN : 29642507     DOI : https://doi.org/10.57235
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. Information Technology 3. Social, Political and Cultural 4. Health, Medicine and Nursing/Obstetrics
Articles 601 Documents
Penyuluhan dan Edukasi Melalui Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) Dalam Upaya Pencegahan Stunting Program Kerja Mahasiswa KKN 60 UINSU Nasution, Ahmad Fauzi; Larasati, Sekar Ayu; Wulandari, Dwi Ayu; Maharani, Nurul Sandra; Nisa, Khairun; Dharma, Budi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3815

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan.Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Biasanya, Stunting mulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan dan terlihat saat mereka memasuki usia dua tahun.Penyebab utama dari Stunting adalah malnutrisi pada ibu hamil dan kurang nya asupan gizi pada masa pertumbuhan anak.Faktor yang sering menjadi masalah Stunting ini adalah kurangnya ilmu pengetahuan ibu terhadap pentingnya memberikan asupan gizi pada anak saat dalam kandungan sampai masa pertumbuhan.Oleh karena itu, mahasiswa melaksanakan kegiatan penyuluhan dengan menyediakan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) sebagai bahan edukasi dan upaya dalam meningkatkan nutrisi yang baik terkhusus nya untuk ibu hamil dan balita.Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang ciri, penyebab, dan Pencegahan Stunting yang kemudian menerapkan program pemerintah berupa PMT (Pemberian Makanan Tambahan).Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi yang baik bagi warga desa agar lebih memperhatikan dan memberikan asupan bergizi guna mencegah terjadinya stunting dan dapat meningkatkan kesejahteraan anak - anak di masa mendatang.
Pengaruh Pembelajaran di Luar Kelas (Outdoor Learning) Terhadap Hasil Belajar pada Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi Kelas 4 SDN 48 Pekanbaru Anshor, Muhammad Zakil; Rahmi, Laili
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4852

Abstract

Pembelajaran di luar kelas (outdoor learning) telah diakui sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh pembelajaran outdoor learning terhadap hasil belajar siswa pada materi tumbuhan sebagai sumber kehidupan di kelas 4 di SDN 48 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran outdoor learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IVA SDN 48 Pekanbaru dengan teknik sensus sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar siswa sebelum dan setelah penerapan outdoor learning. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah penerapan outdoor learning, dengan nilai t hitung sebesar 19,724 t tabel 1,694 dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (p = 0,000 0,05). Kesimpulannya, terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan skor hasil belajar siswa IPA pada materi tumbuhan sebagai sumber kehidupan di bumi di kelas IV A SDN 48 Pekanbaru. Penerapan model pembelajaran outdoor learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, serta memberikan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna. Model ini dapat menjadi alternatif yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pengaruh Edukasi Sebaya Terhadap Pengetahuan Orang Tua Balita Dalam Pemanfaatan Daun Kelor Untuk Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Tahun 2024 Wandini, Chindy; Lestari, Yuli; Yuliana, Dewi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4015

Abstract

Alasan utama tingginya angka kejadian stunting di Indonesia adalah gabungan dari ketidaktahuan ibu tentang pencegahan stunting dan kurangnya kesadaran tentang stunting itu sendiri. Pendidik sebaya adalah seseorang yang melakukan kegiatan edukasi dengan tujuan memengaruhi kelompok sebaya dan membantu mereka memperoleh pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diperlukan untuk memahami semua fakta tentang komponen makanan yang kaya nutrisi untuk bayi., tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak edukasi sebaya terhadap kesadaran orang tua balita tentang pemanfaatan daun kelor untuk menurunkan stunting. Penelitian ini menggunakan metode single group pretest and posttest dan bersifat kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimen. Jumlah responden sebanyak 280 orang dengan jumlah sampel 42 orang yang merupakan ibu balita usia 2 tahun. Pengambilan sampel dilakukan secara konsekutif. Berdasarkan hasil uji statistik, rata-rata pengetahuan adalah kurang (25 responden atau 59,5%) sebelum mendapatkan peer education, dan sedang (23 responden atau 54,8%) setelah mendapatkan peer education. Hasil analisis bivariat dengan uji McNemar menunjukkan nilai p 0,05 yaitu 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peer education terhadap pengetahuan orang tua tentang pemanfaatan daun kelor untuk mencegah stunting pada balita. Hal ini terbukti dengan adanya peer education dapat meningkatkan kesadaran orang tua tentang manfaat pemanfaatan daun kelor untuk menurunkan stunting pada anak, sehingga program tersebut dapat terlaksana di masyarakat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Terhadap Kejadian Depresi pada Pasien Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tegineneng Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 Rahmayani, Ninda; Rahman, Aulia; Sujiah, Sujiah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3665

Abstract

Penderita diabetes rentan terhadap gangguan jiwa dan yang paling sering adalah depresi.Hal ini disebabkan oleh kenyataan harus mengkonsumsi obat secara terus menerus, serta pemberian informasi tentang pengobatan alternatif bagi pasien diabetes yang menjanjikan kesembuhan. Tujuan penelitian ini adalah Diketahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Terhadap Kejadian Depresi Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tegineneng Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus dengan luka diabetikum di Wilayah Kerja Puskesmas Tigeneneg periode Agustus 2024 berjumlah 31 pasien, Sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,022. 0,016 dan 0,025 atau p-value 0,05 atau yang artinya terdapat Hubungan Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Depresi Pada Pasien DM Di Puskesmas Rawat Inap Tegineneng Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Tahun 2024. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan informasi kesehatan bagi responden tentang faktor-faktor yang berhubungan terhadap kejadian depresi pada pasien diabetes mellitus.
Pengaruh Pola Asuh Ibu Terhadap Karakter Sopan Santun Siswa ML, Yulia Beikircher; Ayub, Daeng; Jais, Muhammad
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4498

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui tingkat karakter sopan santun siswa SDN 026 Anak Talang; 2) Untuk mengetahui tingkat pengaruh pola asuh ibu terhadap siswa SDN 026 Anak Talang; dan 3) Untuk mengetahui tingkat pengaruh pola asuh ibu terhadap karakter sopan santun siswa SDN 026 Anak Talang. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan bersifat ex post facto. Populasi penelitian ini adalah 208 siswa SDN 026 Anak Talang di Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu. Pengambilan sampel secara acak sederhana merupakan pendekatan pengambilan sampel yang mengambil sampel dari populasi dengan cara memberikan kesempatan yang sama kepada setiap individu untuk dipilih dengan menggunakan rumus Slovin. Dengan demikian, sampel berjumlah 68 siswa. Berdasarkan analisis demografi responden, variabel pola asuh ibu memiliki nilai rata-rata interpretasi yang tinggi, yaitu 3,58. Dengan nilai rata-rata interpretasi yang tinggi, nilai rata-rata untuk variabel karakter sopan sntun adalah 3,22. Hal ini menunjukkan bahwa ibu memiliki pola asuh yang sangat baik. Berdasarkan studi statistik deskriptif, nilai rata-rata untuk karakter kesantunan adalah 3,31 dan untuk pola asuh ibu adalah 3,58. Akibatnya, karakter sopan santun siswa dianggap tinggi. Temuan studi tersebut juga menunjukkan bahwa pola suh ibu memiliki pengaruh sebesar 15,9% terhadap sifat kesantunan.
Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, dan Vitamin C Dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2024 Anindia, Iren Iftia; Jayadi, Ajib; Dalimunthe, Nathasa Khalidha
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3932

Abstract

The issue of anemia poses a significant risk to adolescents who are undergoing critical stages of growth and development. Anemia is defined as having hemoglobin (Hb) levels below 12 g/dL for females and below 13.5 g/dL for males. This condition is often linked to deficiencies in both macro and micronutrients, particularly in protein, iron, and vitamin C. The objective of this study was to explore the correlation between the intake of protein, iron, and vitamin C and the prevalence of anemia among adolescent girls at Darul Arqom Muhammadiyah Kalirejo Islamic Boarding School in Central Lampung Regency. A cross-sectional methodology was employed, focusing on grades 8 and 9, with a sample of 90 adolescent girls aged 12 to 15 years. The final sample consisted of 52 participants, determined using Slovin's sampling formula. Data were collected through a simple random sampling technique. The findings revealed a significant association between protein intake (p = 0.047) and iron intake (p = 0.008) with the occurrence of anemia; however, no significant relationship was found between vitamin C intake (p = 1.000) and anemia. It is recommended that both the boarding school and the adolescent girls themselves place greater emphasis on their dietary intake, especially on protein and iron intake.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila Siswa Kelas 1 Melalui Pembelajaran Diferensiasi Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 09 Empang Pandan Nugroho, Hilal Abdi; Ramadan, Zaka Hadikusuma
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.5057

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN 09 Empang Pandan untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran diferensiasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, hambatan dan faktor pendorong maupun penghambat dalam pengimplementasian pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Fokus penelitian ini adalah penguatan profil pelajar Pancasila melalui proses pelaksanaan pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistic inquiry, melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen dengan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dilakukan melalui tiga bentuk diferensiasi, yaitu diferensiasi proses, diferensiasi konten, dan diferensiasi produk. Pembelajaran diferensiasi yang diterapkan dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 09 Empang Pandan terbukti efektif dalam menguatkan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas 1. Dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, mereka dapat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari secara lebih mendalam.
Hubungan Pemberian Air Jahe Merah dan Madu Dengan Kejadian Batuk pada Anak Ispa Usia 2-4 Tahun di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung Tahun 2024 Lisiptari, Lisiptari; Oktavia, Santi; Maryuni, Sri
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3848

Abstract

Anak-anak penderita ISPA dapat mengatasi batuknya secara nonfarmakologis di rumah dengan meminum air jahe merah yang dicampur madu. Jika anak mengalami serangan batuk, tindakan yang dianjurkan adalah dengan memberikan 200 ml air jahe merah hangat yang dicampur madu sebanyak dua kali sehari (pagi dan sore). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pada tahun 2024 apakah pemberian air jahe merah dan madu berhubungan dengan penurunan kejadian batuk pada anak usia 2-4 tahun yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dengan desain penelitian survei analitik kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah anak-anak yang mengalami ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Way Kandis pada bulan Januari sampai dengan April 2024. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan mengambil 126 responden dari total sampel sebanyak 69 responden. Terdapat korelasi antara pemberian air jahe merah dan madu dengan kejadian batuk pada anak ISPA usia 2-4 tahun di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung tahun 2024, sebagaimana ditunjukkan dari hasil uji statistik yang menghasilkan nilai P sebesar 0,006 atau nilai P 0,05. Untuk membantu dalam penanganan prevalensi ISPA pada balita, maka disampaikan masukan kepada Puskesmas Way Kandis mengenai korelasi antara pemberian air jahe merah dan madu dengan kejadian batuk pada anak ISPA usia 2-4 tahun.
Pengelolaan Kurikulum Berbasis Multiple Intelligence Dalam Pendidikan Nonformal Arbiah, Lutfiana; Natuna, Daeng Ayub; Ramadhani, Masyitha; Dessy, Nova
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.5001

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Salah satu pendekatan inovatif dalam pendidikan nonformal adalah pengelolaan kurikulum berbasis multiple intelligence, yang bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi kecerdasan beragam individu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan proses pengelolaan kurikulum tersebut, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum berbasis multiple intelligence melibatkan identifikasi awal kecerdasan warga belajar, pengelolaan pembelajaran yang adaptif, serta evaluasi menyeluruh yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis untuk pengembangan kurikulum berbasis kecerdasan majemuk di pendidikan nonformal.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kecemasan Saat Menghadapi Ujian Skill Lab Salsabilah, Ziva Eriza; Karim, Darwin; Huda, Nurul
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4194

Abstract

Dukungan teman sebaya dapat memberikan dampak yang posiif terhadap kecemasan mahasiswa yang sedang menjalankan ujian skill lab, kecemasan adalah keadaan emosi yang dirasakan seseorang yang diwujudkan sebagai emosi yang tidak menyenangkan serta ditandai perasaan subjektif misal tegang, takut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial teman sebaya terhadap kecemasan saat menghadapi ujian skill lab. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 151 mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Keperawatan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Dukungan Teman sebaya Dan Nursing Skills Test Anxiety Scale (NSTAS). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan analisis bivariat. Hasil analisis univariat penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 18 tahun sebanyak 93 orang (61,6%),dan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 143 orang (94,7%), 108 orang (71,5%)  mendapatkan dukungan teman sebaya baik, responden yang tidak cemas sebanyak 112 orang(74,2%).  Dari hasil analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan antara dukungan teman sebaya dengan kecemasan saat menghadapi ujian skill lab, yang telah dilakukan dengan uji statistik Chi-square di peroleh nilai ???? –value = 0,008 ???? (0,05) berarti H0 ditolak.