cover
Contact Name
Dwi Sulisworo
Contact Email
sulisworo@iistr.org
Phone
+6281328387777
Journal Mail Official
bikk@journal.iistr.org
Editorial Address
Jalan Sugeng Jeroni No.36 Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta 55142 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
ISSN : 29625734     EISSN : 29624142     DOI : https://doi.org/10.56741/bikk
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan provides novel peer-reviewed clinical articles that support professional nurses and midwives in their competence as health care providers. Each issue presents articles ranging from clinical topics to political and practice issues. It aims to deepen understanding of the theoretical and clinical needs of nurses and midwives practice. This bulletin is essential reading for all those involved in nursing and midwifery practice, including students, managers, educators, researchers, clinicians, and policymakers.
Articles 53 Documents
Keperawatan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Luka Nekrotik Usus pada Pasien Covid-19 Sitti Syabariyah; Afdhalun Nisa; Nina Gartika
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 01 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i01.126

Abstract

Pasien COVID-19 yang parah sering mengalami hiperinflamasi. Hiperinflamasi sistemik dapat menyebabkan mikrotrombosis sebagai akibat hiperkoagulasi. Hal ini dapat menyebabkan iskemia pada jaringan pencernaan dan akhirnya menimbulkan luka nekrotik usus. Penelitian ini mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi timbulnya luka nekrotik usus pada pasien COVID-19 serta implikasi keperawatnnya. Analisis dilakukan dengan strategi pencarian pada tiga studi yaitu case study, systematic review dan meta-analysis yang disusun dari Maret 2021 hingga Juli 2021. Database yang digunakan Google Scholar, Pubmed, Research Gate dan Science Direct yang setidaknya membahas mekanisme luka nekrotik usus dan presentasi kasus luka nekrotik usus pada pasien COVID-19. Hasil penelitian menujukkan pasien COVID-19 yang berjenis kelamin laki, kelompok usia dewasa dengan komorbid diabetes memiliki resiko tinggi terhadap masalah luka nekrotik usus dan untuk tata laksana, keperawatan kritis dapat menjadi bidang yang perlu dipilih oleh perawat selama memberikan perawatan pada pasien. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan ilmu keperawatan mengenai mekanisme luka nekrotik usus pada pasien COVID-19.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Keputihan pada Remaja Winarsih; Ismarwati
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 01 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i01.133

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) terdapat sekitar 75% perempuan di seluruh dunia mengalami keputihan paling tidak sekali seumur hidupnya, dan sebanyak 45% diantaranya dapat mengalami dua kali atau lebih. Kurangnya pengetahuan wanita di Indonesia tentang keputihan menjadikan mereka beranggapan keputihan merupakan hal yang  umum. Pengetahuan remaja tentang keputihan mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja. Responden adalah siswi di SMA Negeri 1 Godean, Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan analisis cross sectional. Data primer diperoleh menggunakan quesioner. Hasil penelitian menjelaskab bahwa pengetahuan tertinggi tentang keputihan sebanyak 65 responden dan perilaku pencegahan keputihan berperilaku yang baik sebanyak 46 responden. Analisis uji Kendall tau diperoleh p-value sebesar 0,014 <  (0,05) sehingga dapati disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja. Keeratan hubungan berada dalam kategori cukup dengan nilai korelasi (0,281).
Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester Ketiga Menghadapi Persalinan di Masa Pandemi Eki Retnomawati; Fitria Siswi Utami
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 01 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i01.137

Abstract

Kehamilan merupakan sesuatu yang wajar terjadi pada wanita yang produktif. Pada setiap masa kehamilan ibu akan mengalami beberapa perubahan, baik perubahan fisik maupun perubahan psikologis yang cukup spesifik sebagai reaksi dari apa yang ia rasakan pada masa kehamilan. Sehingga tidak menutup kemungkinan bagi seorang ibu hamil trimester III (UK 29 - 40 minggu) yang akan mengahadapi proses persalinan cenderung mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan pada masa pandemi di Puskesmas Pleret. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan variabel tunggal yaitu gambaran tingkat kecemasan ibu hamil. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pleret dengan populasi ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Pleret sebanyak 583 responden dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuisioner, selanjutnya data diolah menggunakan komputer dengan uji statistic analisis distribusi frekuensi. Hasil uji statistic diperoleh tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Pleret adalah ibu hamil tidak ada gejala kecemasan sebesar 54,2%, kecemasan ringan sebesar 22,9%, kecemasan sedang sebesar 12,5%, kecemasan berat sebesar 10,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Pleret mayoritas adalah ibu hamil tidak ada gejala kecemasan. Diharapkan ibu hamil untuk melakukan sharing tentang pengalaman persalinan maupun konsultasi dengan bidan / ahli psikolog terkait dengan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan untuk meningkatkan pengetahuan ibu sehingga dapat menjalani kehamilan yang sehat dan dapat mempersiapkan persalinan dengan baik.
Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Penyakit TORCH pada Wanita Produktif Juhelnita Bubun; Sri Wahyuni; Yuping
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 01 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i01.172

Abstract

Perubahan pola hidup yang terjadi pada masyarakat terutama pada ibu hamil semakin lama semakin mengalami peningkatan mudah untuk terinfeksi berbagai gangguan penyakit salah satunya infeksi Toxoplasma, Other Disianse, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes Simplex Virus (TORCH). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan kebiasaan tentang penyakit TORCH pada wanita produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif sampel penelitian ini sebanyak 75 sampel yang diperoleh dengan teknik purposive. Pengumpulan data mengunakan kuesioner pengetahuan wanita tentang penyakit TORCH.  Hasil penelitian menjelaskan bahwa 47 responden yang memiliki pengetahuan kurang. Kebiasaan mereka  adalah tidak mengkonsumsi daging dan sayuran mentah. Hal ini juga berkaitan demgan pola hidup sehat  yang bisa dikatakan melakukan pencegahan terjadinya penyakit TORCH. Wanita produktif memiliki pengetahuan yang kurang karena kurangnya informasi, edukasi dan sosialisasi tentang penyakit TORCH. Pola hidup wanita produktif sebagian besar tidak mengkosumsi daging dan sayuran mentah.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecemasan pada Ibu Hamil di Masa Pandemi COVID-19: Studi Kasus di Puskesmas Gamping 1 Sleman, Yogyakarta Sari Cahyanti; Tri Wahyuning Pujiastuti
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 01 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i01.175

Abstract

COVID-19 masih menjadi ancaman bagi ibu hamil. Penyebaran dan penularan yang tidak terduga mengakibatkan terjadi peningkatan kecemasan khususnya  ibu hamil yang merupakan kategori rentan. Kecemasan yang berlebihan hingga depresi pada ibu hamil dapat memengaruhi kehamilan seperti persalinan preterm, kegagalan multi organ, pertumbuhan janin terhambat hingga keguguran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian di Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta. Variabel terikat penelitian ini adalah kecemasan ibu hamil sedangkan variable bebas penelitian meliputi usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, dukungan suami dan pengetahuan COVID-19. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dengan instrument kuesioner dan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 40 ibu hamil trimester 3. Analisis data univariat dan bivariate yakni Fisher’s Exact Test  dan Kendall’s τᵇ.  Hasil penelitian didapatkan bahwa paritas, pendidikan, pekerjaan, dukungan suami dan pengetahuan tentang COVID-19 mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil sedangkan usia tidak mempengaruhi kecemasan ibu hamil trimester 3. Bidan diharapkan semakin aktif menggali perasaaan ibu hamil agar mendeteksi dini adanya peningkatan kecemasan dan segera memberi penatalaksanaan baik secara mandiri, kolaborasi maupun rujukan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stunting: Studi Kasus pada Puskesmas di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Ayu Wulandari; Herlin Fitriana Kurniawati
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 01 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i01.180

Abstract

Gizi merupakan faktor yang sangat penting dalam pertumbuhan anak. Kesehatan dan kecerdasan anak sangat terkait dengan gizi yang diterima. Jika anak mengalami defisiensi gizi, ia akan lebih rentan terkena infeksi. Pola makan yang tidak baik pada balita juga dapat mengganggu pertumbuhan, menyebabkan tubuh kurus, gizi buruk, dan bahkan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Puskesmas Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik univariat, desain cross sectional, dan sampel total sebanyak 83 balita stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian stunting pada balita memiliki kaitan yang kuat dengan faktor pendidikan orang tua yang rendah, riwayat BBLR yang beresiko, pendapatan orang tua yang rendah, dan pola pemberian makan yang tidak tepat. Namun, tinggi badan ibu yang kategori tidak beresiko dan pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan juga memiliki kaitan yang cukup besar dengan kejadian stunting pada balita.
Exploring the Link between Maternal Weight Gain During Pregnancy and LBW Incidence Amid COVID-19 Metty Tsabitah Aziz; Anjarwati
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 02 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i02.162

Abstract

The highest mortality cause in Indonesia is low birt weight (LBW). One of LBW causal factors is mothers’ lack of weight during pregnancy. Covid-19 pandemic affects all aspects including economy which economy which causes the unfulfilled nutrition needs in pregnant women. The objective of the study is to analyze the relation of mother’s weight rise during pregnancy and LBW incidents in the time of Covid-19 pandemic at Titik Kurniati private midwifery clinic. The study was a quantitative one with cross sectional design. The samples of the study were 64 samples taken by using quota sampling. The study used secondary data taken from medical and birth registration records. The data analysis used in the study was ficher exact. The study result showed p value of 0.002 and OR value was 16.44 (95% CI: 1.90-141.71). There is a significant relation of mother’s weight during pregnancy and LBW incidents in the time of Covid-19 pandemic period at Titik Kurniati private midwifery clinic. Mothers with abnormal body weight during pregnancy have 16 times higher risk to give birth in LBW condition compared with mothers with normal body weight during pregnancy.
The Relationship between Knowledge and the Occurrence of Vaginal Discharge Dian Purbasari; Suesti; Intan Mutiara Putri; Gokir Nengak
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 02 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i02.260

Abstract

This study aimed to investigate the relationship between knowledge of vulva hygiene and the occurrence of vaginal discharge among female students in the female boarding high school in Indonesia. A total of 48 students were selected through purposive sampling and data was collected using a questionnaire. The results showed that 31.8% of unmarried women or adolescent girls aged 12-24 years experienced vaginal discharge. Lack of knowledge about vaginal discharge among adolescents and feeling embarrassed to consult health professionals were the reasons for not seeking treatment. This puts adolescent girls at a higher risk of experiencing vaginal discharge. The analysis using the Chi-square test showed a significant relationship (p<0.05) between knowledge of vulva hygiene and the occurrence of vaginal discharge, with a correlation coefficient of 0.416, indicating a moderate relationship. Therefore, it is recommended that respondents increase their knowledge of vulva hygiene, and those experiencing pathological vaginal discharge should improve genital hygiene to avoid future health issues.
Kepuasan Ibu Hamil terhadap Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas Desti Alifa Zahrotunnisa; Sri Ratnaningsih
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 02 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i02.293

Abstract

Antenatal Care merupakan pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan kepada ibu selama masa kehamilan.  Kematian ibu banyak terjadi karena kurangnya melakukan kunjungan antenatal care. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar kasus AKI (angka kematian ibu) menurun yaitu meningkatkan pelayanan antenatal care. Penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil dapat dilakukan dengan melihat cakupan kunjungan antenatal care. Pelayanan yang tepat dan maksimal akan membuat ibu hamil yang berkunjung merasa puas. Kepuasan ibu hamil merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena apabila ibu hamil merasa tidak puas terhadap pelayanan maka akan mempengaruhi jumlah kunjungan antenatal/ ANC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan ibu hamil pada pelayanan antenatal care di puskesmas. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 47 responden ibu hamil degan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner tertutup dan menggunakan uji analisis Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil sebanyak 33 responden (70.2%) menyatakan puas dengan pelayanan antenatal care yang diberikan oleh bidan, sedangkan sebanyak 14 responden (29.8%) menyatakan tidak puas dengan pelayanan yang diberikan oleh bidan. Dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh responden dalam kategori puas pada pelayanan antenatal care. Diharapkan bidan dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga ibu hamil dapat melakukan kunjungan antenatal care secara rutin dan menerima pelayanan yang bermutu.
Memahami Kebijakan Keluarga Berkualitas dari Perspektif Keluarga: Studi Kasus Pengambilan Keputusan Jumlah Anak di Kampung Muhajirin Batu Merah Batu Merah, Maluku Eva Fadila Sangaji; Dhesi Ari Astuti
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 2 No. 02 (2023): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v2i02.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan karakteristik keluarga terhadap nilai anak dan penentuan jumlah anak di daerah Maluku, khususnya di kampung Muhajirin Batu Merah Kecamatan Sirimau, Maluku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan mengambil 8 informan yang terdiri dari 6 informan inti dan 2 informan pendukung, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keenam keluarga yang memiliki lebih dari empat anak, tidak mengalami kesulitan dalam proses persalinan. Dua keluarga yang dianggap mampu secara ekonomi dan berpendidikan formal, memiliki usia perkawinan yang lebih dewasa. Keluarga tersebut juga menyatakan bahwa memiliki banyak anak merupakan anugrah Allah dan hal ini menjadikan rumah tangga mereka sangat harmonis. Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana keluarga di daerah Maluku memandang nilai anak dan faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan jumlah anak dalam keluarga.