cover
Contact Name
Dwi Sulisworo
Contact Email
sulisworo@iistr.org
Phone
+6281328387777
Journal Mail Official
bikk@journal.iistr.org
Editorial Address
Jalan Sugeng Jeroni No.36 Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta 55142 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
ISSN : 29625734     EISSN : 29624142     DOI : https://doi.org/10.56741/bikk
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan provides novel peer-reviewed clinical articles that support professional nurses and midwives in their competence as health care providers. Each issue presents articles ranging from clinical topics to political and practice issues. It aims to deepen understanding of the theoretical and clinical needs of nurses and midwives practice. This bulletin is essential reading for all those involved in nursing and midwifery practice, including students, managers, educators, researchers, clinicians, and policymakers.
Articles 58 Documents
Penatalaksanaan Dispnea pada Pasien Pneumonia dengan Congestive Heart Failure (CHF): Case Report Edellweisse Silvia Salsabella; Kosim
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 02 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i02.1239

Abstract

Infeksi akut pada pneumonia menghasilkan akumulasi cairan atau eksudat di alveoli yang mengganggu pertukaran gas dan menimbulkan hipoksemia. Hubungan antara pneumonia dan CHF bersifat multifaktorial, dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan oksigen miokard, penurunan oksigenasi darah akibat hipoksemia, efek kardiotoksik mikroorganisme, vasokonstriksi akibat hipoksia, serta respons inflamasi sistemik yang melibatkan pelepasan katekolamin dan sitokin proinflamasi. Dispnea menjadi salah satu gejala klinis yang umum ditemukan pada pasien pneumonia dengan CHF. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penatalaksanaan dispnea yang diberikan pada pasien pneumonia dengan CHF. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Subjek penelitian ini seorang perempuan berusia 64 tahun dengan diagnosa medis pneumonia dengan CHF yang mengeluh dispnea. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi pemantauan respirasi, terapi oksigen, pengaturan posisi, dan teknik pursed lip breathing selama empat hari. Evaluasi keberhasilan intervensi dilakukan melalui parameter frekuensi nafas, saturasi, oksigen, penggunaan otot bantu nafas, dan skala dispnea Modified Medical Research Council (mMRC). Hasil menunjukkan perbaikan signifikan ditandai dengan penurunan frekuensi nafas, peningkatan saturasi oksigen, penurunan jenis alat dan kecepatan aliran oksigen, tidak ditemukan lagi penggunaan otot bantu nafas, dan penurunan skala dispnea. Kombinasi dari intervensi yang diberikan efektif dan efisien dalam mengurangi dispnea pada pasien pneumonia dan CHF.
Perceptions and Attitudes of Women of Childbearing Age towards Cervical Cancer Screening: A Psychological Review Ganisia, Ainun; Imeldawati, Rakhmalia; Fathiyyah, Nurul; Kwarta, Cityta Putri
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 02 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i02.1245

Abstract

In Indonesia, cervical cancer ranks as the second leading cause of death among women, coming in right after breast cancer, which holds the top spot. Early detection or screening is the primary modality carried out to overcome the high rate of cervical cancer deaths in Indonesia, but the number of screening participants is still low. One of the causes is the perception of women of childbearing age towards cervical cancer. This study aimed to explore the connection between the perceptions and attitudes of women of childbearing age towards cervical cancer screening. The research method used a cross-sectional design with a population of women aged 20-50 years in Sukorambi Village, Jember Regency. A total of 86 participants were involved, chosen through a cluster random sampling method. The findings revealed that the respondents' mean age was 34.66 year, with the majority having a high school education (62.80%), the majority being unemployed (72.09%), and the majority being married (95.35%). The outcomes of the data evaluation indicated a p-value of 0.002, which is less than 0.05, along with a correlation coefficient of 0.324. This leads to the conclusion that a significant connection exists between perceptions and attitudes towards cervical cancer screening among women of childbearing age in Sukorambi Village. In increasing awareness of WUS, it is hoped that health workers will actively and routinely hold cervical cancer screening socialization activities to influence WUS attitudes towards cervical cancer screening.
Postoperative Care for Caesarean Patients with Anemia: Case Study at Kardinah Hospital Tegal Nurlatifah, Mariska; Ningrum, Ema Wahyu
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 02 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i02.1296

Abstract

C aesarean section (CS) and experiencing preeclampsia and mild anemia, showing unstable vital signs and low haemoglobin levels (9.8 g/dL). After implementing nursing interventions over three days, including non-pharmacological techniques to reduce pain and increase breast milk production, this case report describes the nursing care provided to Mrs. B, a 32-year-old patient admitted to the Mawar Antenatal Ward at Kardinah Hospital in Tegal. She experienced a significant reduction in pain and improved mobility. The average pain level using the Numeric Rating Scale (NRS) decreased from 7.0 on the first day to 5.5 on the second day, with 60% of patients still reporting bothersome pain. These results indicate that comprehensive pain management and anemia management are crucial for improving the quality of recovery in patients following a caesarean section. The descriptive case study method included physical assessment, laboratory data, and medical records. Nursing diagnoses: acute pain, ineffective breastfeeding, and impaired physical mobility.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Pernikahan Dini pada Ibu yang Memiliki Anak Remaja Awal terhadap Niat Menikahkan Anak secara Dini Badriyah, Lailatul; Yessy Nur Endah Sary; Iis Hanifah
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1319

Abstract

Pernikahan usia dini merupakan pernikahan di bawah usia atau remaja dibawah 20 tahun yang  seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Dampak dari pernikahan dini bagi wanita yaitu membahayakan persalinan dan pada bayi dapat terjadi berat badan lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini pada ibu yang mempunyai anak remaja awal (12-15) tahun terhadap niat untuk menikahkan anak secara dini di desa Curahtulis Tongas Probolinggo Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan desain pre- eksprerimental. Teknik sampel yang dipakai yaitu total sampling dengan jumlah sampel 38 responden. Hasil pretest menunjukkan 25 responden (65,8%)  mempunyai niat untuk menikahkan anaknya secara dini, sedangkan hasil posttest menunjukkan 23 responden (60,5%) tidak mempunyai niat untuk menikahkan anaknya secara dini. Berdasarkan uji Mc Nemar bahwa nilai p-value 0,031 sehingga secara statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini terhadap niat ibu untuk menikahkan anaknya secara dini. Pemberian pendidikan kesehatan sangat mempengaruhi terhadap niat orang tua untuk menikahkan anaknya secara dini, oleh karena itu edukasi mengenai pernikahan usia muda harus terus diberikan kepada orang tua agar terhindar dari dampak buruk pernikahan dini.
Pengaruh Senam Otak terhadap Kemampuan Kognitif pada Lansia: Systematic Review Cahyani, Leni; Sudaryanto, Agus
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1337

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah utama yang dialami oleh lanjut usia (lansia) seiring proses penuaan, yang dapat berdampak pada kualitas hidup dan kemandirian mereka. Senam otak (brain gym) merupakan salah satu bentuk intervensi non-farmakologis yang relatif mudah diterapkan dan diduga mampu merangsang kerja otak melalui gerakan sederhana yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis pengaruh senam otak terhadap kemampuan kognitif pada lansia. Metode yang digunakan adalah systematic review berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Artikel dikumpulkan dari tiga basis data: Scopus, PubMed, dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi berupa populasi lansia, intervensi berupa senam otak, dan hasil pengukuran fungsi kognitif menggunakan alat seperti Mini-Mental State Examination (MMSE) atau pengukuran kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Dari 166 artikel yang diidentifikasi, 9  artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Setiap artikel dinilai kualitasnya melalui proses critical appraisal menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute (JBI) yang disesuaikan dengan desain masing-masing studi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan semi-kuantitatif; satu studi melakukan meta-analisis namun hasilnya belum menunjukkan efektivitas senam otak yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, mayoritas studi menunjukkan peningkatan signifikan dalam fungsi kognitif lansia setelah intervensi senam otak. Temuan ini mengindikasikan bahwa senam otak memiliki potensi sebagai strategi non-farmakologis yang efektif dalam menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental yang lebih kuat dan ukuran sampel yang lebih besar sangat diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah yang ada.
Pengaruh Perawatan Aktivitas Dukungan Spiritual dengan Tingkat Kecemasan dan Depresi pada Pasien Kanker Stadium Lanjut Ariyanti, Nanda Putri; Pribadi, Dimas Ria Angga
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1406

Abstract

Kanker menjadi masalah kesehatan masyarakat di tingkat global maupun nasional. Pasien kanker sering kali menghadapi masalah seperti kecemasan dan depresi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas dukungan spiritual (spiritual support activity) berupa memfasilitasi salat dan mengaji terhadap tingkat kecemasan dan depresi pada pasien kanker stadium lanjut di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan kelompok kontrol dan intervensi. Sampel yanng digunakan sebanyak 50 pasien kanker stadium lanjut dipilih menggunakan teknik convinience sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing 25 orang. Intervensi yang diberikan berupa memfasilitasi salat dan mengaji selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tingkat kecemasan dan depresi dilakukan menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) sebelum dan sesudah intervensi. Tingkat kecemasan pada partisipan menurun dari 76% menjadi 8%, dan tingkat depresi menurun dari 64% menjadi 8%, sehingga menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan dan depresi pada kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol. Aktifitas dukungan spiritual membantu pasien memperoleh ketenangan batin, mengurangi rasa takut dan kegelisahan, serta meningkatkan harapan hidup. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan aktivitas spiritual sebagai bagian dari perawatan holistik untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien kanker stadium lanjut.
Hubungan Pengatahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Kejadian Gagal Ginjal Kronis: Studi Kasus di RSUD Dr.Moewardi Surakarta Ameliya Dewi Anjani; Dimas Ria Angga Pribadi
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1428

Abstract

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang meningkat setiap tahun. Pengetahuan dan sikap seringkali menjadi faktor yang meningkatkan angka kematian,sehinga penlitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan kejadian gagal ginjal kronis di RSUD Dr.Moewardi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan pada 153 responden pasien dengan riwayat hipertensi di RSUD Dr. Moewardi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Dari Analisis data didapatkan hasil mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (66,7%), berusia 46–55 tahun (54,2%), dan berpendidikan SMA/SMK (43,1%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara pengetahuan dan sikap (r=0,323; p=0,000), pengetahuan dan perilaku (r=0,463; p=0,000), serta sikap dan perilaku (r=0,503; p=0,000) maka p < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan,sikap,dan perilaku pencegahan kejadian gagal ginjal kronis. Pengetahuan yang baik berhubungan dengan sikap positif, dan keduanya berkaitan dengan perilaku pencegahan gagal ginjal kronis. Intervensi kesehatan dapat dipertimbangkan untuk meningkatan pengetahuan dan penguatan sikap positif, mengingat keduanya memiliki keterkaitan dengan perilaku pencegahan, meskipun arah hubungan tidak dapat dipastikan dalam penelitian ini.
Manfaat Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus untuk Optimalisasi Perfusi Perifer Ektremitas Bawah Widyaastuti, Eny Erlinda; Siburian, Christine Handayani; Yasin, Dudella Desnani Firman
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1439

Abstract

Diabetes mellitus causes  microvascular and macrovascular changes as a result of metabolic syndrome. Long-term microvascular changes will lead to the emergence of neuropathy that leads to diabetic ulcers. Therefore, in an effort to promote and prevent complications of diabetes mellitus, foot care (foot spa) is carried out by paying attention to hygiene, foot moisture, peripheral circulatory function of the feet and motor function. This study was conducted with a case study approach involving 10 people with diabetes mellitus and did foot spa for 2 consecutive months. Implementation of foot care (foot spa) was carried out at home accompanied by cadres in monitoring. The purpose of this study was to obtain an overview of the application of foot spa in optimizing peripheral perfusion function and preventing further complications of diabetic ulcers. Results: there was an increase in foot moisture, pulse quality and CRT, ABI values ​​and this was obtained by alignment of normoglycemia and blood pressure values.