Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12 No 2 (2017)"
:
10 Documents
clear
Strategi Kompetitif Dalam Lembaga Pendidikan
Bashori, Bashori
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.44 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1269
Maraknya pertumbuhan lembaga pendidikan dalam tahun terakhir ini menunjukkan dinamisnya perkembangan sektor pendidikan. Meningkatnya kesadaran akan pendidikan menjadi salah satu unsur yang mendorong tumbuh dan berkembangnya berbagai lembaga pendidikan. Namun demikian, kompetisi kualitas pendidikan menjadi penilaian utama dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang semakin menjamur di lingkungan kita. Lembaga pendidikan yang berhasil tumbuh dengan baik yaitu lembaga pendidikan yang mampu mengembangkan strategi kompetitif dengan cara melihat peluang yang ada, selain selalu melakukan pengembangan secara berkelanjutan. Dalam mencapai semua keinginan tersebut, diperlukan beberapa strategi. Keunggulan kompetitif adalah salah satu kemampuan untuk memformulasi strategi pencapaian peluang dan minat konsumen melalui maksimisasi penerimaan dari investasi yang dilakukan. Sehingga strategi kompetitif menjadi salah satu solusi utama dalam melihat persaingan lembaga pendidikan. Kata Kunci: Strategi, Kompetitif, Lembaga Pendidikan
Manajemen Perumusan Kebijakan Pendidikan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta
Azis, Abdul
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.089 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1377
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pelaksanaan perumusan kebijakan pendidikan, dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, perumusan kebijakan pendidikan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen pondok pesantren yang terdiri dari pengurus, dewan asatidz, serta perwakilan santri, sedangkan keputusan diambil dengan teknik brainstorming. Kedua, pelaksanaan kebijakan sudah dilengkapi dengan variable-variable yang mendukung terlaksananya kebijakan dengan baik. Ketiga, evaluasi sumatif dan formatif dilakukan untuk melihat ketercapaian pelaksanaan kebijakan. Keempat, dampak kebijakan pendidikan ditunjukan dengan adanya perubahan sikap serta peningkatan kompetensi santri. Kelima, dua hambatan yang paling menonjol dalam pelaksanaan kebijakan yakni kurangnya kompetensi pelaksana kebijakan serta keterbatasan sarana dan prasarana penunjang ketercapaian kebijakan.
Amplifying The Character Education and The Multiculturalism for a Nationalism Building
Thoriquttyas, Titis
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.733 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1391
Abstract: In recent decade, the number of mass – violence, discrimination and disintegration in the national scale are increasing so that it needful the immediately solution, one of the ways through the education. Lately, the character education and its implementation on multicultural society become the national and global issues. It closely related to the real challenges which faced by the society today about the student population in Indonesia becomes more culturally diverse. From the brief explanation above, this paper is focused on the multiculturalism, the nationalism, the character education and Islamic education. Furthermore, this study aims to uncover and explore the model of character education on Islamic education and its significance potentially with Indonesia’s multicultural ideals. In concluding, the researcher believed that the multicultural spirit is able to shape by the formulation of character education. Keywords: Multiculturalism; Character Education; Nationalism
Nilai-Nilai Pendidikan Pada Kisah Nabi Adam AS
Napitupulu, Dedi Sahputra
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.619 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1395
Abstrak:Sebagai bapak dari seluruh manusia, tentu kisah Nabi Adam sangat menarik untuk di bincangkan, banyak hikmah yang terselip disana. Mulai dari asal kejadiannya, proses pengajaran yang di berikan Allah secara langsung hingga Adam diberikan mandat untuk menjadi khalifah di bumi sampai akhirnya ia terusir dari surga oleh karena kelihaian setan dalam menggoda. Akan lebih menarik lagi jika kisah tersebut di kaitkan dengan pendidikan dan berbagai aspeknya. Tulisan ini akan lebih fokus membahas mengenai nilai-nilai pendidikan yang berkenaan dengan nilai sikap dan perilaku, nilai yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dan nilai yang berkaitan dengan materi pendidikan serta nilai-nilai yang berkaitan dengan metode pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka terhadap beberapa kitab tafsir serta buku yang terkait dengan tujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kisah Nabi Adam As.
Peran Kepemimpinan Pendidikan Islam dalam Manajemen Perubahan pada Lingkungan Organisasi Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah An-Nuur, Ngangkrik Triharjo Sleman
Dina Yuliana, Anaas Tri Ridlo;
Subiyantoro, Subiyantoro
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (173.732 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1424
Peran seorang pemimpin tentu harus benar-benar memiliki kompetensi atau kemampuan yang mumpuni agar organisasi dapat berjalan secara dinamis terutama ketika terjadi perubahan lingkungan organisasi yang dapat berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap organisasi itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang membahas tentang peran kepala madrasah dalam manajemen perubahan pada lingkungan organisasi pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah An-Nuur, Ngangkrik Triharjo Sleman, yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) masyarakat menginginkan madrasah mampu menghasilkan lulusan yang menguasai baik ilmu agama maupun ilmu umum. (2) Kepala madrasah memiliki peran sebagai Catalyst, Solution Givers, Process Helpers, dan Resources linkers. (3) Perubahan yang direncanakan oleh kepala Madrasah Ibtidaiyah An-Nuur yakni; mengenai pelaksanaan sholat dhuha dan tahfidz dilakukan diawal sebelum memasuki jam pembelajaran, adanya surat pernyataan kesanggupan orang tua siswa menjalankan tata tertib madrasah dan surat tersebut bermaterai, adanya pendamping psikologi untuk mengetahui kondisi IQ atau kecerdasan siswa dan pendamping konselor untuk mengatasi siswa yang bermasalah dalam hal moral atau kejiwaan, dan membidik siswa yang memiliki kemampuan khusus dalam mata pelajaran tertentu.Kata Kunci: Kepala Madrasah, Manajemen Perubahan, Organisasi Pendidikan
Respon Pondok Pesantren Diniyyah Putri Terhadap Modernisasi Pendidikan Islam
Asyhari, Ardian;
Sagala, Rumadani;
Kendedes, Iin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.558 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1505
Penelitian ini bertujuan untuk memahami modernisasi, penerapan kurikulum, dan aneka bentuk pengembangan Pendidikan Islam yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung untuk meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif (qualitatif research). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan modernisasi yang dilakukan di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung berfokus pada Sarana dan prasarana, kurikulum, dan metodologi pembelajaran. Penerapan kurikulum pada tingkat MTs dan MA dilakukan dengan menerapkan kurikulum terpadu yang merupakan perpaduan antara kurikulum 2013, kurikulum intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kurikulum Diniyyah putri. Dampak modernisasi Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung terklasifikasi dari dampak terhadap guru, siswi/santriwati, Lulusan/alumni, dan Dampak Terhadap kepercayaan masyarakat.Kata Kunci: Modernisasi, Pesantren, dan Pendidikan Islam.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Discovery dalam Pendidikan Agama Islam
Solichin, Muchlis
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.297 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1580
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) meruapakan upaya membekali peserta didik dengan pengetahuan, pemahaaman, dan nilai-nilai yang bersumber dari ajaran Islam. Untuk mencapai hasil yang optimal, guru diharapkan dapat mengembangkan model pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Diantara model pembelajaran tersebut adalah model inquiry discovery, yang denganya memberikan kesempatan kepada siswa untuk merumuskan masalah, dan menemukan jawaban dari masalah yang dirumuskan. Tulisan ini bermaksud menelaan penerapan model pembelajaran inquiry discovery dalam pendidikan agama Islam (PAI), langkah-langkah yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan daya pikir peserta didik. Kata Kunci: Model pembelajaran, inquiry discovery, pendidikan agama Islam
Paradigma Pembelajaran Conditioning dalam Perspektif Pendidikan Islam
Bahri, Samsul
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (705.171 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1581
Tulisan ini mengkaji tentang paradigma pembelajaran conditioning dalam perspektif pendidikan Islam. Metode yang digunakan deskriptis analisis,Kajian membuktikan beberapa kesimpulan: Pertama: bahwa paradigma teori belajar behavorisme hanya mempelajari psikologi empiris positif, yang menghilangkan makna jiwa dari tingkah laku. Sementara itu, teori belajar dalam Islam memandang makna jiwa dan tingkah laku menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kedua, kajian ini juga membuktikan bahwa teori belajar conditioning, teori belajar paling rendah dalam teori Ibn Miskawaih yakni hanya penguatan daya nafsu al-bahimiyyat, (jasmani) belum sampai daya al-ghadabiyyat dan yang tertinggi daya al-nathiqat.Ketiga, penelitian ini juga membuktikan teori belajar conditioning bukan hal yang baru, karena sudah ada Ibnu Sina menggunakan talqin suatu metode yang cara kerjanya berulang-ulang sampai mereka hafal dan menggunakan metode pembiasaan dalam proses pengajaran.Keempat, dalam Islam, belajar instrumen (alat) untuk mendapatkan pengalaman atau pengetahuan baru adalah akal dan hati. Akal (al-aql) berfungsi menjelaskan sesuatu lebih kepada ranah yang lebih umum dan praktis dan hanya mampu menjangkau hal-hal empiris, sedangkan hati (qalb) mampu memahami sesuatu secara lebih mendalam, baik hal-hal yang sifatnya fisik (empiris) maupun metafisik. akal mengelola informasi yang didapatkan melalui suatu proses, sedangkan hati menerima ilmu yang melalui suatu proses maupun ladunni. Katakunci: Pembelajaran, conditioning, pendidikan Islam
Manusia dalam Perspektif Fungsi Transendental
Hasan, Zainol
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.86 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1600
Fungsi transendental manusia terdiri dari dua macam, sebagai hamba Allah (‘abdullah) dan khalifah Allah(khalifatullah). ‘Abdullah, adalah kemampuan dan kesadaran yang tinggi untuk melakukan kewajiban-kewajiban yang telah diperintahkan dan menjauhi larangan-larangan yang harus ditinggalkan oleh Tuhannya sebagai bentuk realisasi ketundukan dan kepasrahan (taslim, keislaman) dirinya sebagai hamba Allah kepada kehendak dan ketetapan-Nya. Khalifatullah, adalah kemampuan untuk melakukan “trilogi” hubungan (interaksi) yang harmonis antara ia dengan Allah (hablum minallah), ia dengan manusia lainnya (hablum minan nas), dan ia dengan alam (hablum minal alam).Kata Kunci: Manusia, Perspektif Fungsi Transendental
Transformasi Pondok Pesantren (Analisis Dampak Transformasi Sistem Pendidikan Terhadap Penanaman Panca Jiwa Pondok Pesantren Kepada Santri di Provinsi Bengkulu)
Suradi, A.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (94.894 KB)
|
DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1601
Modernization in world missionize and education of Islamic contemporary, do not only altering bases of sosio-kultural and knowledge of eye santri, but also induce at Islamic people as a whole. Equally culture of pesantren always experience of change process as according to its supporter society dynamics. Therefore big changes done/conducted by kyai to institutes of pesantren these days is not represent crosslegged alternative choice of road;street, but represent natural by life values accumulation of pesantren as long as history, without leaving ruh ( typical tradition) of him. Maisonette of Pesantren in inculcating soul/ head pentameter need open also flexible and to demand and growth of world, but remain to provide filter so that his fade-proof elementary value ( Islam teaching). In meaning, maisonette of pesantren do not only external mentransformasi of just him ( target, curriculum, method, management system and management of pesantren) but needing wisely depth mentransformasi also (maisonette soul/ head values of pesantren).