cover
Contact Name
Yusran
Contact Email
iqt.fuf@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6282136764704
Journal Mail Official
iqt.fuf@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jalan H.M.Yasin Limpo No.36, Romang Polong, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kode Pos 92118
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tafsere
ISSN : 23552255     EISSN : 29628474     DOI : -
Core Subject : Religion,
Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of the Quran, and Tafsir studies. Tafsere was published by the Department of Quranic and Tafsir Studies, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 13 no 2 (2025)" : 6 Documents clear
Paradigma Qur'ani Revolusi Mental: Menuju Indonesia Emas 2045 Arifin, Muhammad Patri
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.68640

Abstract

Dalam upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045, revolusi mental menjadi sebuah konsep kunci. Dalam konteks ini, kesimpulan mengemukakan bahwa perubahan positif dalam masyarakat tergantung pada revolusi mental individu dan kolektif. Dalam rangka merevolusi mental, tiga aspek penting yang harus diperhatikan adalah akal, hati, dan jiwa. Perubahan pola pikir dan pemahaman etika dapat membantu individu dan masyarakat untuk membedakan antara yang baik dan buruk serta mendorong tindakan menuju nilai-nilai positif. Perbaikan hati adalah kunci dalam memengaruhi perilaku dan moral, melibatkan introspeksi dan perubahan nilai-nilai moral dalam hati individu. Terakhir, perubahan jiwa menuju nilai-nilai positif dan moralitas yang lebih tinggi juga menjadi fokus, dan ini dicapai melalui tazkiyah dan mujahadah. Melalui perubahan dalam ketiga aspek ini, revolusi mental bertujuan menciptakan perubahan positif dalam individu dan masyarakat, menuju masyarakat yang lebih baik dan bermoral sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045. Dengan memahami nilai-nilai yang membentuk dasar budaya dan moral masyarakat, individu dan masyarakat dapat bekerja menuju perubahan yang lebih baik dan menuju pemenuhan nilai-nilai yang dianggap positif dan bermoral.
Sistematisasi Al-Quran: Kajian Historis Terhadap Penyusunan Mushaf Nurhalima, Nurhalima; Ghany, Abdul
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.59435

Abstract

Sistematisasi susunan serta pembagian surah-surah dalam Al-Quran memiliki peran yang sangat signifikasi dalam mempermudah proses pemahaman dan pengkajian terhadap isi Al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bentuk penyusunan surah-surah Al-Quran ditinjau dari perspektif sejarah perkembangan Islam. Dengan pendekatan library research dan analisis kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur-literatur klasik dan kontemporer, Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama terkait sistematisasi penyusunan surah dalam Al-Quran. Sebagian ulama berpendapat bahwa penyusunan tersebut bersifat tauqifi, yakni ditetapkan langsung oleh Nabi Muhammad Saw. Berdasarkan wahyu sementara pembagian lainnya berpendapat bahwa terdapat unsur Ijtihadi dari para sahabat. Namun demikian, mayoritas ulama sepakat bahwa urutan surah dalam mushaf yang dikenal saat ini bersifta tauqifi. Selain itu, pembagian surah berdasarkan jumlah ayat diklasifikasikan menjadi empat kelompok utama, yaitu tiwal (surah-surah panjang), mi’un (sekitar seratus ayat), mathani (ayat-ayat yang tidak terlalu panjang), dan mufassal (surah-surah pendek). Pembagian ini tidak hanya berfugsi sebagai struktur teknis, tetapi juga mengandung hikmah, seperti mempermudah proses hafalan Al-Quran, serta mendorong umat islam untuk lebih  mendalami ilmu-ilmu Al-Quran secara mendalam.
Unifikasi Bacaan Al-Qur'an Mubarak, Moh Rifkan; Miswar, Andi
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.59762

Abstract

Tulisan ini membahas unifikasi bacaan al-Qur’an dari masa Nabi Muhammad SAW hingga pada masa Khalifah Utsman bin Affan dan sesudahnya. Fokus utama terletak pada bagaimana unifikasi bacaan dilakukan demi menjaga keautentikan dan keseragaman bacaan di tengah keragaman dialek Arab. Penulis mengkaji proses penyusunan mushaf Utsmani, respon terhadap qira’at non-kanonik, serta pengaruh ijma’ ulama dalam menetapkan bacaan mutawatir. Penelitian ini mengungkap bahwa proses unifikasi membawa manfaat sekaligus tantangan, yakni antara menjaga kemurnian wahyu dan menyikapi ragam tradisi bacaan yang sah. Dengan menelaah karya Taufik Adnan Amal, artikel ini mengkritisi kecenderungan taqlid dan menekankan pentingnya pendekatan moderat dalam menyikapi perbedaan qira’at.
al-Qur'an tentang Lingkungan Digital: Menguji Kekhalifahan Manusia pada Website Keislaman Populer Indonesia Riza, Zikri
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.61239

Abstract

Spektrum lingkungan telah beralih dari yang semula pada lingkungan fisik kepada lingkungan digital. Menjadi ruang baru bagi interaksi manusia, lingkungan digital menyisakan persoalan etika yang harus menjadi pedoman dalam berinetraksi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rasionalisasi etika qurani dalam berinteraksi dengan dunia digital. Menghadirkan fenomena real pada website keislaman popular Indonesia, penulis menganalisisnya melalui kaca mata literatur etika lingkungan fisik yang telah ada sebelumnya dengan konsep kekhalifahan manusia sebagai fokus. Penelitian ini menemukan bahwa, tanpa memandang ideologi lingkungan digital Muslim, elaborasi tentang konsep kekhalifahan dalam lingkungan digital telah memberikan wawasan etika bagi seorang Muslim dalam berinteraksi dengannya. Lingkungan digital dihidupkan sebagai wadah belajar dan mendidik. Dengan berbagai publikasi, website keislaman tersebut memiliki kemampuan dan karakteristik pedagogis unik yang merupakan bukti dari kesadaran literasi digital sekaligus menguatkan argumentassi al-Qur’an bahwa ilmu pengetahuan adalah dasar penunjukan kekhalifahan manusia dan harus terus dievaluasi dalam konteks lingkungan digital. Sementara itu, aktivisme Muslim sebagai pengelola mengindikasikan sebuah kesadaran bahwa lingkungan digital bagian dari agama dengan sifat interaksi yang berorientasi teosentrisme.
Analisis I’jaz Balaghi dalam Ayat-ayat Tentang Pendidikan Tauhid Sardari, Ahmad Asif; Rinaldy, Asfar
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.63267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek i’jaz balaghi (keindahan retoris dan keunggulan bahasa) dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung nilai pendidikan tauhid. Melalui pendekatan tafsir balaghi, penelitian ini menelaah tiga kelompok ayat utama, yaitu Surah Al-Ikhlas, Surah Luqman ayat 13–19, dan Surah Al-Baqarah ayat 21–22. Hasil kajian menunjukkan bahwa i’jaz balaghi dalam ayat-ayat tersebut terletak pada pilihan diksi yang padat makna, keseimbangan struktur kalimat, serta keindahan retorika yang tidak dapat ditandingi oleh karya manusia. Unsur i’jaz tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan tauhid, seperti pengesaan Allah, penolakan terhadap syirik, dan pembentukan kesadaran spiritual dalam kehidupan manusia. Dengan demikian, i’jaz balaghi bukan hanya bukti kemukjizatan linguistik Al-Qur’an, tetapi juga media pendidikan akidah yang efektif dan mendalam.
Sistematika Al-Qur'an: Analisis Komparatif Dalil Tauqifi dan Ijtihadi terhadap Urutan Surah, Penomoran Ayat, dan Struktur Pembagian Juz Raudatina, Raudatina; Lael, M. Iqbal Jamalul Lael; Ryan, Syahryansyah
Jurnal Tafsere Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v13i2.63417

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai apakah sistematika mushaf Al-Qur’an, yang meliputi urutan surah, penomoran ayat, dan pembagian juz, bersifat tauqifi atau ijtihadi. Isu ini penting karena keterlibatan dasar otoritas struktur mushaf serta pengaruhnya terhadap tafsir, pembelajaran, dan pemaknaan Al-Qur’an dalam tradisi keilmuan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif kedua jenis dalil tersebut, serta menjelaskan konteks historis dan metodologi yang melatarbelakangi perbedaan pandangan ulama klasik maupun kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis kajian kepustakaan dengan menelaah karya ulama klasik, riwayat kumpulan mushaf, serta sastra modern yang mengkaji sejarah kodifikasi Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan ayat, baik teks maupun posisinya, memiliki landasan tauqifi yang kuat, sedangkan urutan surah dan pembagian juz lebih banyak dipengaruhi oleh ijtihad sahabat seiring dengan kebutuhan pedagogi dan upaya standarisasi mushaf. Kesimpulan ini menegaskan bahwa struktur mushaf merupakan hasil perpaduan antara ketetapan ilahi dan usaha manusia, sehingga pemahaman yang proporsional terhadap kedua dalil tersebut penting untuk membaca sejarah kodifikasi Al-Qur’an secara lebih utuh dan objektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6