cover
Contact Name
Ni Wayan Sri Darmayanti
Contact Email
wyndarmayanti@gmail.com
Phone
+6285792572324
Journal Mail Official
wyndarmayanti@gmail.com
Editorial Address
Jl. Muhammad Hatta, LC Subak Aya, Bangli, Bali 80613
Location
Kab. bangli,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
ISSN : 26857928     EISSN : 2798091X     DOI : -
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka hadir untuk mewadahi tulisan baik berupa artikel penelitian, artikel ilmiah, maupun kajian ilmiah lain yang berkaitan dengan bidang Pendidikan Dasar. Penggunaan Rare Pustaka sebagai nama jurnal ilmiah karena istilah "Rare" dapat diartikan anak yang mengandung makna anak pada pendidikan dasar dan kata "pustaka" merujuk pada wadah berupa jurnal. Diharapkan dengan menggunakan nama ini, jurnal khsusus untuk pendidikan dasar milik STKIP Suar Bangli mampu menjadi acuan untuk menerbitkan karya ilmiah yang berkaitan dengan ilmu pendidikan dasar.
Articles 135 Documents
ANALISIS BAHAN AJAR FASE A MATEMATIKA KELAS 1 DI SD NEGERI 4 TIGA: BAHAN AJAR I Putu Oka Suardana; Ratna Indra yanti
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v8i1.265

Abstract

The aim of this research is to analyze teaching materials for Grade 1 Mathematics Phase A and recommend teaching materials that are more effective in increasing students' understanding of Mathematics Lessons. This type of research is qualitative descriptive research. Data collection techniques used observation and interviews with teachers and students at SD N 2 Sulahan. The research results show that first, teaching materials help teachers adapt learning materials to students' needs, in the form of video books, digital (internet-based), games and so on to stimulate students' interest in learning. Second, teaching materials are very important for student success, namely materials that can answer problems to achieve learning and must meet the criteria of being valid, practical and effective. Third, there are several ways to create interactive and interesting teaching materials, namely using images and videos, creating animations and simulations, creating educational games, utilizing available technology. For example, in the process of developing teaching materials using Microsoft Powerpoint software, it is very helpful to create more interesting materials. , efficient, practical and effective in conveying information, especially in phase a subjects of class 1 Pancasila education. Fourth, games and videos are a fun and effective method for students. For example, in Phase A Mathematics lessons, animated videos can visualize lesson material such as integers, present visual displays of subtraction and addition of integers in the form of interesting and easy-to-remember stories, making it easier for students to understand and remember the lesson material.
APLIKASI MEDIA INTERAKTIF POWERPOINT SISWA KELAS 3 SDN 2 BANJARANGKAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS I GUSTI AYU NYOMAN SULISTYAWATI; PANDE AGUS ADIWIJAYA
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v8i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakkan media interaktif yang berbasis PowerPoint dalam menunjang motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Peneliti menggunakkan dua teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini melibatkan siswa sebanyak 18 orang siswa di kelas III sebagai subjek penelitian. Data dipeoleh dari responen (siswa) kelas III SDN 2 Banjarangkan. Berdasarkan wawancara kepada guru dan siswa, peneliti menyadari kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Setelah menerapkan aplikasi media interaktif PowerPoint, peneliti memperoleh data hasil observasi di kelas III yang menunjukkan bahwa siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Siswa terlibat aktif dan mampu nemahami materi yang dijelaskan. Aplikasi media interaktif PowerPoint secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dengan demikian, media interaktif PowerPoint menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif. Kata kunci : Motivasi, Media, PowerPoint, Pembelajaran
Meningkatkan Penguasan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Penggunaan Flashcard Interaktif pada Siswa Kelas Rendah di SDN 3 Jagaraga Kadek Devy Marleni; Putu Windi Ridayanti Windi
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v8i1.445

Abstract

English language learning is one of the subjects taught at the elementary school level. This subject is introduced from Grade 1 to Grade 6. At this level, vocabulary mastery is an essential aspect that needs to be emphasized. A strong vocabulary foundation greatly assists students in understanding learning materials as well as improving their speaking and writing skills in English. However, in practice, there are several challenges faced by both students and teachers in vocabulary learning, one of which is the use of instructional media. The lack of appropriate teaching media significantly affects students’ interest and motivation in learning. Therefore, it is necessary to provide varied instructional media, one of which is interactive flashcards. Interactive flashcards are learning tools that integrate images, audio, and text. The use of interactive flashcards combines visual elements, game-based activities, and hands-on learning experiences that are suitable for the characteristics of young learners. Consequently, this learning medium can enhance students’ vocabulary mastery. The data collection methods employed in this study included interviews and direct classroom observations. The findings of this research indicate a significant improvement in the vocabulary mastery of lower-grade elementary students. Students were able to pronounce vocabulary accurately and recall the meanings of the words being asked.
Peningkatan PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI ROTASI DAN REVOLUSI BUMI MELALUI MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS VI SD NO. 2 PANGSAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026: PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI ROTASI DAN REVOLUSI BUMI MELALUI MEDIA KONKRET PADA SISWA KELAS VI SD NO. 2 PANGSAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Ni Made Lisnawati; I Wayan Numertayasa; I Nyoman Sudirman
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v8i1.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi rotasi dan revolusi Bumi melalui penggunaan media konkret pada siswa kelas VI SD No. 2 Pangsan Tahun Pelajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan dominan menggunakan metode ceramah tanpa dukungan media pembelajaran yang konkret, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep rotasi dan revolusi Bumi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar pada pra siklus, siklus I, dan siklus II serta lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra siklus, nilai rata-rata kelas sebesar 63,33 dengan ketuntasan belajar 25% (3 siswa). Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 77,5 dengan ketuntasan belajar 58% (7 siswa). Pada siklus II, nilai rata-rata kembali meningkat menjadi 84,2 dengan ketuntasan belajar mencapai 91,7% (11 siswa). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep rotasi dan revolusi Bumi secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media konkret efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi Rotasi dan Revolusi Bumi pada siswa kelas VI SD No. 2 Pangsan Tahun Pelajaran 2025/2026. Kata kunci : Media Konkret, IPA, Rotasi dan Revolusi Bumi
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN KUIS INTERAKTIF WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD 1 BELANTIH TAHUN AJARAN 2025/2026 Ni Kadek Endang Kristiyani Dewi; I Wayan Numertayasa; I Ketut Dedi Agung Susanto Putra
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v8i1.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Belantih tahun pelajaran 2025/2026 pada mata pelajaran IPAS setelah Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL )  Berbantuan Kuis Interaktif Wordwall. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa yang terdiri atas 7 siswa laki-laki dan 8 siswi perempuan Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif pilihan ganda dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I mencapai 75% dan meningkat menjadi 85% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan kuis interaktif  Wordwall mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah dasar.