cover
Contact Name
Ni Wayan Sri Darmayanti
Contact Email
wyndarmayanti@gmail.com
Phone
+6285792572324
Journal Mail Official
wyndarmayanti@gmail.com
Editorial Address
Jl. Muhammad Hatta, LC Subak Aya, Bangli, Bali 80613
Location
Kab. bangli,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
ISSN : 26857928     EISSN : 2798091X     DOI : -
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka hadir untuk mewadahi tulisan baik berupa artikel penelitian, artikel ilmiah, maupun kajian ilmiah lain yang berkaitan dengan bidang Pendidikan Dasar. Penggunaan Rare Pustaka sebagai nama jurnal ilmiah karena istilah "Rare" dapat diartikan anak yang mengandung makna anak pada pendidikan dasar dan kata "pustaka" merujuk pada wadah berupa jurnal. Diharapkan dengan menggunakan nama ini, jurnal khsusus untuk pendidikan dasar milik STKIP Suar Bangli mampu menjadi acuan untuk menerbitkan karya ilmiah yang berkaitan dengan ilmu pendidikan dasar.
Articles 128 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN GURU TERHADAP LKPD IPA DI SD NEGERI 1 SUSUT Ni Wayan Sri Darmayanti; Rini Yanti, Ni Kadek
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.242

Abstract

This research aims to examine teachers' needs regarding the development of Science StudentWorksheets (LKPD) at SDN 1 Susut. From the results of interviews with class IV teachers, it wasrevealed that the dominant learning methods used were group discussions and experiments. Thisapproach is considered effective in increasing student understanding, although teachers facechallenges in adapting learning strategies for students with diverse abilities. The teaching materialsused include textbooks, modules and digital media, but teachers state the need for additional teachingmaterials that are simpler and more focused. LKPD is currently used routinely twice a week, especiallyduring experimental activities. The use of LKPD is considered effective in helping students understandscience concepts, but its development is needed to better improve students' science process skills, suchas observation skills, recording data, and using experimental tools. This research emphasizes theimportance of developing more inclusive and adaptive LKPD, which not only supports conceptualunderstanding, but also deepens students' scientific skills at various ability levels. Thus, it is hoped thatbetter LKPD can be an alternative to improve the quality of learning. science, especially in improvingscience skills.
STUDI KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VI DI SD N MANDUANG Prianja Resti, Ni Komang Ria; Ni Wayan Sri Darmayanti
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.243

Abstract

This research aims to describe the level of science process skills of class VI students at SDN Manduang. The research subjects consisted of 17 students and one teacher. The instruments used include questionnaires, interview guides, and documentation. Data analysis was carried out descriptively quantitatively using a Likert scale. As a result, in general students are quite good at carrying out scientific activities. As many as 45% of students were rated very good, 35% good, and the rest quite good. The findings from this research can be important input for developing better ways of teaching science in elementary schools. This research wants to see how well grade 6 students at Manduang Elementary School use scientific thinking skills in science learning.
KENDALA GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA I Putu Oka Suardana; Ni Wayan Apri Widnyani
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.249

Abstract

Penelitian ini membahas kendala yang dihadapi oleh guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SD 4 TIGA . Kurikulum Merdeka, yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran dan berpusat pada peserta didik, masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya. Kendala utama yang ditemukan meliputi kurangnya kesiapan guru dalam peralihan kurikulum. Beberapa guru kesulitan mendapatkan pelatihan yang memadai untuk memahami konsep dan tujuan Kurikulum Merdeka, yang berdampak pada rendahnya inovasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, Adapun kendala lain yaitu kurangnya media pembelajaran sehingga guru jarang menggunakan media pembelajran. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan akses terhadap sumber daya digital, pelatihan yang berkelanjutan bagi guru, serta penyediaan infrastruktur media pembelajaran yang memadai untuk mendukung keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah.  
ANALISIS KEBUTUHAN SISWA KELAS 3 TERHADAP BAHAN AJAR INTERAKTIF IPAS BERBASIS TRI HITA KARANA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BATUR Ni Komang Juli Reka Wardani; I Nyoman Sudirman; I Nyoman Ardana; I Nyoman Sujati
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri 2 Batur terhadap bahan ajar interaktif dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang berbasis Tri Hita Karana. Tri Hita Karana merupakan konsep kearifan lokal Bali yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), manusia dengan sesama manusia (Pawongan), dan manusia dengan alam (Palemahan). Analisis kebutuhan ini penting untuk memahami bagaimana bahan ajar yang diintegrasikan dengan nilai-nilai lokal dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan budaya Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan observasi, wawancara dengan guru, dan angket kepada siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa kelas 3 membutuhkan bahan ajar yang interaktif, visual, dan mudah dipahami, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, guru juga membutuhkan bahan ajar yang mendukung pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Dengan adanya bahan ajar interaktif berbasis Tri Hita Karana, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan IPAS secara akademis, tetapi juga dapat menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS 8G DAN GH DI SMPN 1 SAWAN Kadek Devy Marleni; Putu Windi Ridayanti
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.382

Abstract

Salah satu tujuan dari proses belajar mengajar adalah adanya perubahan tingkah laku baik aspek pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), maupun aspek psikomotorik. Salah satu perubahan aspek kognitif siswa dapat dilihat dari indeks prestasi yang diperoleh. Indeks prestasi dijadikan sebagai tolak ukur penguasaan akademik siswa. Prestasi belajar yang dicapai siswa pada hakekatnya merupakan pencerminan dari usaha belajar. Dalam mencapai  prestasi yang memuaskan selain harus belajar juga ditunjang dengan penerapan pola asuh yang tepat dari orang tua pada anak. Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional, sampel dalam penelitian ini 54 responden dengan Teknik total sampling. Hasil analisa data dengan uji Spearman's rho di dapatkan  nilai (0,000) atau p<? (0,05). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa kelas 8G dan 8H di SMPN 1 Sawan.
Penerapan Model Pembelajaran TGT Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik SD Negeri 4 Tonja Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Riva Prathiwi, Kadek Jayanthi; I Nengah Arimbawa
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i2.387

Abstract

Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) sebagai salah satu tipe pembelajaran kooperatif diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kompetitif secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran TGT terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 4 Tonja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 32 peserta didik kelas V. Instrumen motivasi belajar dikembangkan berdasarkan indikator minat belajar, perhatian, ketekunan, dan partisipasi aktif siswa. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada motivasi belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran TGT. Peserta didik terlihat lebih antusias, aktif bekerja sama dalam kelompok, dan terlibat dalam permainan edukatif yang disajikan selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa TGT efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini merekomendasikan agar pendidik mempertimbangkan pemanfaatan model TGT sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM “RATU DONGENG” DI DESA PEMPATAN I Nengah Sueca; Numertayasa, I Wayan; I. Dw. Gd. Tommy Wirya Putra; I Dw. Gd. Putra Perastia
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v4i2.427

Abstract

Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kuantitatif. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini untuk penanaman dan penguatan nilai-nilai karakter pada siswa melalui kegiatan Ratu Dongeng dalam pembentukan karakter siswa. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai karakter yang berbasis Ratu Dongeng di desa Pempatan. Hasil penelitian kegiatan Ratu Dongeng ini dapat menguatkan 9 dimensi nilai-nilai karakter yang mendapatkan respons sangat sesuai, yaitu Religius, Disiplin, Kerja keras, Mandiri, Rasa ingin tahu, Semangat kebangsaan, Menghargai prestasi, Gemar membaca dan Tanggung jawab. Terdapat 7 nilai karakter lainnya yang mendapatkan responsesuai, yaitu Jujur, Toleransi, Cinta tanah air, Komunikatif, Cinta damai, Peduli lingkungan, dan Peduli sosial. Dimensi nilai karakter Kreatif dan Demokratis mendapatkan respon yang kurang sesuai.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DASAR DENGAN PEMANFAATAN PERMAINAN BAHASA PADA SISWA SD NEGERI 5 BESAKIH I Nengah Sueca; Numertayasa, I Wayan; Ni Ketut Santi; I Nengah Sukirta
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi dasar dengan pemanfaatan Permainan Bahasa pada siswa SD Negeri 5 Besakih. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 5 Besakih yang berjumlah 13 orang. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode tes dan observasi dengan analisis data kuantitaif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Permainan Bahasa dapat meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa kelas I SD Negeri 5 Besakih. Hal tersebut terlihat dari peningkatan kemampuan literasi dasar siswa kelas I SD Negeri 5 Besakih. Pada pretes kemampuan membaca permulaan siswa sebesar 48,85, meningkat menjadi 58,07 pada siklus I, dan 65,46 pada siklus II. Kemampuan menulis permulaan siswa pada pretes 45,61, meningkat menjadi 59,84 pada siklus I, dan 65,53 pada siklus II. Ketuntasan klasikal siswa juga mengalami peningkatan dari 15,38% pada pretes menjadi 61,54% pada siklus I dan 92,30% pada siklus II. Bedasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa permainan bahasa dapat meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa kelas I SD Negeri 5 Besakih.

Page 13 of 13 | Total Record : 128