cover
Contact Name
Annisa Nurramadhani
Contact Email
annisanurramadhani@unpak.ac.id
Phone
+6281807775704
Journal Mail Official
pedagogia@unpak.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan Jl. Pakuan No 01, Kel. Tegallega, Kec. Kota Bogor Tengah Kota Bogor - 16143 Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 16935799     EISSN : 24602175     DOI : https://doi.org/10.55215/pedagogia
Core Subject : Education, Social,
The scope of our journal includes (1) Language and literature education; (2) Social sciences and humanities education; (3) Sports and health education; (4) Economy and business education; (5) Math and natural science education; (6) Vocational and engineering education, (7) Visual arts, dance, music, and design education, (8) Management Education and (9) Educational Community Service fields in elementary school, middle school, high school, even in college which will be published online.
Articles 138 Documents
Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling pada Siswa Sekolah Dasar Ibrahim Al Hakim; Deasy Yunika Khairun
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v9i2.7178

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan serta hambatan yang mempengaruhi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survei. Teknik penelitiannya adalah teknik total sampling karena jumlah populasi hanya 37 orang dengan pengumpulan data menggunakan angket sebanyak 58 item. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi layanan bimbingan dan konseling di seklah 71 persen dalam kategori rendah, tahap pelaksanaan 85% tinggi, tahap evaluasi 79 persen tinggi. Kesimpulan penelitian adalah implementasi layanan bimbingan dan konseling di SD dilaksanakan oleh guru kelas namun belum sesuai dengan pola pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Saran penelitian bagi kepala sekolah dengan dinas terkait melakukan koordinasi untuk mengkaji lebih lanjut tentang pengimplementasian layanan bimbingan dan konseling di SD sehingga guru kelas dapat memiliki wawasan dan pemahaman yang lebih luas tentang pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.
Analisis Sequential Explanatory Perilaku Menjaga Kesehatan Lingkungan Ditinjau dari Efikasi Diri Lisbeth Br. Hasibuan; Oding Sunardi; Eka Suhardi
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 1 (2019): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v11i1.7192

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Mixed Methods Explanatory kuantitatif-kualitatif yang terdiri dari variabel bebas yaitu efikasi diri (X) dan variabel terikat yaitu perilaku menjaga kesehatan lingkungan Bogor (Y). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara efikasi diri dengan perilaku menjaga kesehatan lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret-juli 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di kecamatan Bogor Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 169 orang. Hasil pengujian prasyarat analisis berupa uji normalitas menggunakan uji liliefors untuk Y atas X menunjukan galat baku taksiran normal. selanjutnya pengujian homogenitas dengan uji Bartlett menunjukan populasi bersifat homogen. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif antara efikasi diri dengan perilaku menjaga kesehatan lingkungan, yang berarti efikasi diri memberikan kontribusi terhadap perilaku menjaga kesehatan lingkungan namun menunjukan hubungan yang sedang. Hasil penelitian kualitatif yang didapatkan selain variabel efikasi diri yang berpengaruh terhadap perilaku menjaga kesehatan lingkungan, terdapat pula variabel lain yang berpengaruh yaitu pengetahuan, pola asuh orangtua, peraturan dan sanksi, serta pergaulan.
Hubungan antara Pengetahuan Shalat dengan Keterampilan Gerakan dan Bacaan Shalat Fadlih Eka Permana; Tatang Muhajang; Dadang Kurnia
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v9i2.7183

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif yang terdiri dari pengetahuan shalat sebagai variabel bebas, dan variabel terikatnya yaitu keterampilan gerakan dan bacaan shalat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan shalat terhadap keterampilan gerakan dan bacaan shalat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2016 dan menggunakan penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan instrumen pertanyaan tertutup untuk variabel pengetahuan shalat dan rubrik penilaian keterampilan untuk variabel keterampilan gerakan dan bacaan shalat. Uji validitas instrumen pengetahuan shalat dihitung menggunakan rumus Product Moment Pearson dan untuk uji reliabilitas dihitung menggunakan rumus Alpha Cronbach. Instrumen yang sudah valid dan realibel digunakan untuk menguji hipotesis yaitu hubungan antara pengetahuan shalat dengan keterampilan gerakan dan bacaan shalat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel total, dimana seluruh responden sebanyak 40 siswa menjadi sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hubungan variabel pengetahuan shalat dan variabel keterampilan gerakan dan bacaan shalat adalah analsis deskriptif untuk mengetahui koefisien korelasi dari hasil instrumen.Hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara pengetahuan shalat dengan keterampilan gerakan dan bacaan shalat siswa Sekolah Dasar Negeri Tegal Jaya 01 Kabupaten Bogor, dengan koefisien korelasi sebesar 0,174 yang berarti hubungan antara variabel sangat rendah.
Nilai Budaya Sunda dalam Novel Jawara Angkara di Bumi Krakatau Karya Fatih Zam Sebagai Upaya Pengayaan Bahan Ajar pada Pembelajaran Sastra Ruyatul Hilal Mukhtar; Aam Nurjaman
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 1 (2019): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v11i1.7188

Abstract

Kebudayaan adalah kesatuan yang menyeluruh yang terdiri dari pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat, dan semua kemampuan serta kebiasaan yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Penelitian nilai budaya Sunda pada novel Jawara Angkara di Bumi Krakatau karya Fatih Zam sebagai upaya pengayaan bahan ajar pada pembelajaran Sastra di sekolah dikaji menggunakan teori nilai budaya Koetjaraningrat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menjelaskan nilai budaya Sunda yang terkandung dalam novel Jawara Angkara di Bumi Krakatau karya Fatih Zam berdasarkan kajian sosiologi sastra. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya yang terdapat dalam novel ini, yaitu 1) religi, kultur budaya Banten yang sangat erat dengan nilai-nilai budaya Islam. Di samping itu, masyarakat masih melakukan upacara-upacara, pergi ke makam suci sebagai tanda kaul atau untuk menyampaikan permohonan dan restu sebelum mengadakan sesuatu usaha atau pesta. 2) sistem organisasi kemasyarakatan, sebagai bekas Kerajaan Islam (Banten) posisi ulama di wilayah ini sangat kuat dan memiliki hierarki sosial yang siginifikan di dalam struktur masyarakat Banten. Kiai sendiri tidak hanya dipandang sebagai tokoh agama, tetapi juga sebagai pemimpin masyarakat yang kharismatik, sehingga kekuasaannya seringkali melebihi kekuasan pemimpin formal pemerintahan. 3) sistem pengetahuan, kemampuan dan pengetahuan masyarakat memanfaatkan tumbuhan dan menggunakan alatalat atau mengenal komponen kehidupan lainnya, seperti dalam membuat rumah, memasak, mengobati, dan lain-lainnya. 4) sistem bahasa, penggunaan bahasa masyarakat Banten yang ditunjukkan oleh pengarang yaitu penggunaan bahasa Sunda kasar. Selain itu, kebiasaan berbicara masyarakat Banten terutama dalam pengucapan masyarakat sering menyingkat kata untuk memudahkan dalam mengucapkannya. 5) sistem kesenian, kesenian yang dimunculkan yaitu kesenian silat, debus, dan golok. 6) Sistem mata pencaharian hidup, Sistem mata pencaharian hidup masyarakat Banten yaitu petani, pedagang, nelayan, dan pembuat golok. 7) sistem teknologi dan peralatan, alat-alat produktif yang digunakan masyarakat Banten saat itu, yaitu alat-alat makanan masih menggunakan bahan tradisional, alat untuk memancing menggunakan alat tradisional, dan transportasi hanya menggunakan kuda.
Hubungan antara Budaya Organisasi Dan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Guru Nintin Nurlela
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v9i2.7179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Budaya Organisasi dan Kepuasan kerja dengan Kinerja Guru di Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan korelasional yang terdiri atas dua variabel bebas, yaitu Budaya Organisasi dan Kepuasan kerja serta Kinerja Guru sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor pada tahun 2016. Jumlah sampel penelitian sebanyak 157 orang Guru PNS Sekolah Dasar yang diambil secara proportional random sampling dari populasi sebanyak 256 Guru. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik analisis statistik korelasi dan regresi sederhana serta korelasi ganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan taraf signifikansi 0,05. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan, yaitu: Pertama, terdapat hubungan positif dan sangat signifikan antara Budaya Organisasi dengan Kinerja Guru yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi ry.1 sebesar 0,549 dan nilai koefisien determinasi ry.12 sebesar 0,302. Kedua, terdapat hubungan positif dan sangat signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja guru. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi ry.2 sebesar 0,480 dan nilai koefisien determinasi ry.22 sebesar 0,230. Ketiga, terdapat hubungan positif dan sangat signifikan antara budaya Organisasi dan kepuasan kerja secara bersamasama dengan kinerja Guru yang ditunjukkan nilai koefisien korelasi ry.12 sebesar 0,643 dan nilai koefisien determinasi r2 y.12 sebesar 0,413. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Guru dapat ditingkatkan melalui budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja.
Hubungan Kemandirian Belajar dengan Percaya Diri Siswa Indah Novitasari; Sandi Budiana; Saur Tampubolon
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 1 (2019): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v11i1.7193

Abstract

Hubungan Kemandirian Belajar dengan Percaya Diri Siswa. Penelitian ini menggunakan studi korelasional yang terdiri dari Kemandirian Belajar variabel bebas dan Percaya Diri Siswa variabel terikat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan positif antara kemandirian belajar dengan percaya diri siswa. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Layungsari Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Pengujian prasyarat analisis berupa uji normalitas dan Liliefors untuk variabel Kemandirian Belajar dan Percaya Diri Siswa yang hasilnya menunjukkan bahwa Lhitung lebih kecil dari Ltabel (0,0508 lebih kecil dari 0,1195) artinya kedua variabel tersebut berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Fisher dengan hasil menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel yaitu 1,09 lebih kecil dari 3,44 yang berarti kedua variabel dari populasi yang diteliti berdistribusi homogen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi dan korelasi serderhana. Kedua analisis tersebut menghasilkan suatu hubungan yang dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi Ŷ = 28,50 + 0,49X bersifat signifikan. Kekuatan hubungan kemandirian belajar dengan percaya diri siswa memiliki koefisien determinasi (KD) = 0,29 atau 29 persen percaya diri siswa ditentukan oleh kemandirian belajar. Kemudian dilihat dari hasil perhitungan semua data H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara Kemandirian Belajar dengan Percaya Diri Siswa.
Peranan Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Mira Mirawati
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v9i2.7184

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi peranan keluarga, karakter yang dikembangkan, pendekatan yang digunakan, faktor-faktor yang berperan, hambatan-hambatan, serta upayaupaya yang dilakukan dalam mengatasi pendidikan karakter anak usia dini dalam keluarga. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian diambil sebanyak empat keluarga yang memiliki kriteria berbentuk keluarga ialah keluarga inti lengkap yang terdiri dari ayah, ibu dan anak, keluarga berasal dari latar belakang status sosial ekonomi yang berbeda, Keluarga memiliki anak usia dini yang berusia 4-6 tahun dan posisi urutan anak dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama peranan ibu lebih mendominasi dibandingkan dengan peranan ayah dalam pendidikan karakter anak usia dini. Kedua, karakter yang dikembangkan antara lain mandiri dan tanggungjawab, Ketiga pendekatan pendidikan karakter anak usia dini yang dilakukan adalah 1) kasih sayang, 2) nasehat, 3) disiplin, 4) keteladanan, 5) pembiasaan, 6) dan penggunaan media elektronik. Keempat, faktor yang berperan antara lain faktor intern dan ekstern keluarga Kelima, hambatan yang terjadi dalam pendidikan karakter anak usia dini berupa perkembangan sosial dan emosional anak belum berkembang secara optimal. Keenam upaya mengatasi hambatan dalam pendidikan karakter yang dilakukan antara lain pendekatan kasih sayang dan nasehat ialah upaya yang paling dominan dilakukan para keluarga pada anak-anak.
Implementasi Pembelajaran Biologi Berbasis Multiple Intellegence di SMA Inkusi School Of Human Jatisampurna-Bekasi Adam Abdul Hakim; Suci Siti Lathifah; Surti Kurniasih
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 1 (2019): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v11i1.7189

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran biologi berbasis multiple intellegence di SMA Inklusi School of Human Jatisampurna Bekasi. Penelitian dilaksanakan mulai Januari – Juli 2018 dengan beberapa informan yaitu guru biologi, direktur sekolah, principal sekolah, kepala sekolah, kepala kurikulum, kepala ruang inklusi, buddy, siswa dan orang tua siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik terhadap subjek penelitian yang ada di lapangan dan diperoleh data yang berasal dari wawancara dan observasi, serta data dari studi dokumentasi. Berdasarkan analisis data yag dilakukan melalui analisis antar situs dan dalam situs, pembelajaran biologi berbasis multiple intellegence dibagi menjadi 3 proses diantaranya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan pembelajaran dimulai dengan siswa melakukan tes MIR (multiple intellegence research) untuk melihat dominansi kecerdasan siswa. Kompetensi inti mengacu pada main subject yaitu character building, creativity, enterpreneur, dan problem solving. Aktivitas pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan saintifik. Pelaksanaan pembelajaran guru menggunakan multistrategi mengajar dalam memfasilitasi pembelajaran. Evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian autentik terdiri dari afektif sikap, kognitif pengetahuan, psikomotorik keterampilan dengan laporan perkembangan siswa berupa raport portopolio yang berisi perkembangan character building, creativity, enterpreneur, dan problem solving. Pembelajaran berbasis multiple intellegence menyebabkan gaya mengajar guru sesuai dengan gaya belajar siswa.
Hubungan antara Motivasi Berprestasi dan Kecerdasan Emosional dengan Komitmen Terhadap Organisasi Guru SMK Negeri se Kota Depok Nita Karmila; Rachmawati Rachmawati
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v9i2.7180

Abstract

Penelitian ini digolongkan dalam penelitian korelasional yang terdiri atas dua variabel bebas yaitu motivasi berprestasi dan kecerdasan emosional serta satu variabel terikat yaitu komitmen terhadap organisasi. Penelitian dilaksanakan pada guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri se-Kota Depok dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Metode yang digunakan yaitu survei dengan pendekatan korelasional. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi dan regresi linier sederhana serta korelasi dan regresi linier ganda. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menghasilkan tiga kesimpulan yaitu: Pertama, terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan komitmen terhadap organisasi yang ditunjukan dengan koefisien korelasi koefisien korelasi ry1 = 0,973 dan persamaan regresi Ŷ = 43,746+0,694X1. Kedua, Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan komitmen terhadap organisasi yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi ry2 = 0,985 dan persamaan regresi Ŷ = 88,642+0,417X2. Ketiga, Terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dan kecerdasan emosional secara bersama-sama dengan komitmen terhadap organisasi yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi ry12= 0,970 dan persamaan regresi Ŷ = 80,718+0,118X1+0,348X2. Berdasarkan kesimpulan di atas, implikasi hasil penelitian adalah komitmen terhadap organisasi dapat ditingkatkan melalui motivasi berprestasi dan kecerdasan emosional.
Analisis Penggunaan Metode Cooperatif Learning dengan Model Round Table dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Kompleks di SMA Muhamad Firman Al-Fahad
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 1 (2019): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagogia.v11i1.7194

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan mengetahui efektifitas penggunaan metode cooperatif learning dengan model round table dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks di SMA PGRI 3 Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan pretest-posttest design dengan purposive sampling dalam pengambilan sampelnya. Data yang didapatkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, angket respons, dan hasil kemampuan menulis teks eksplanasi kompleks siswa. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan statistik menunjukkan peningkatan. Berdasarkan prates terhadap kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata yang didapat kelas eksperimen adalah 25,23 dan tahap pascates dengan nilai 34.8; sedangkan untuk kelas kontrol nilai yang didapatkan pada tahap prates sebesar 28,31 dan tahap pascates sebesar 32,69. Selanjutnya, data hasil uji normalitas pada prates menulis teks eksplanasi di kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Setelah itu dilanjutkan dengan uji homogenitas yang menunjukkan data homogen. Karena data berdistribusi homogen, maka dilakukan uji-t dengan hasil 0, 072 lebih besar dari α 0,05, maka data menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil menulis teks eksplanasi. Dapat disimpulkan Ho diterima, karena tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks eksplanasi di kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan penerapan metode pembelajaran round table. Data hasil uji normalitas pada pascates menulis teks eksplanasi di kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Setelah itu dilanjutkan dengan uji homogenitas yang menunjukkan data tidak homogen. Karena data tidak berdistribusi homogen, maka dilakukan uji-t’ dengan hasil 0,032 lebih kecil dari α 0,05, maka data menunjukkan terdapat perbedaan hasil menulis teks eksplanasi. Dapat disimpulkan Ho ditolak, karena terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis teks eksplanasi di kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan penerapan meodel pembelajaran round table.

Page 11 of 14 | Total Record : 138