cover
Contact Name
Masnida
Contact Email
masnida@iaida.ac.id
Phone
+6281336405798
Journal Mail Official
jkaka@iaida.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Darussalam Blokagung
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
JKaKa
ISSN : 27982211     EISSN : 27984281     DOI : 10.30739/jkaka.v2i2
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Adalah jurnal unggulan Fakultas Dakwah Komunikasi dan Penyiaran Islam, IAI Darussalam Blokagung Banyuwangi bekerjasama dengan Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI). JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam menyediakan karya ilmiah hasil penelitian empiris maupun analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Bimbingan dan Konseling Islam dalam perspektif yang luas; Retorika Islam, Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah Islam, Film Religi, dan konseling islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 59 Documents
KONSELING TRAUMATIK DALAM MENGHADAPI BENCANA ALAM Alubys, Sunarto; Sunarto, Sunarto; Sa'diyah, Kholifatus
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.4867

Abstract

Indonesia juga memiliki potensi bencana yang sifatnya hiderometorologi seperti banjir dan longsor. Perubahan iklim yang ekstrim, curah hujan tinggi, serta terjadinya degradasi lingkungan menjadikan Indonesia memiliki potensi bencana tersebut. Sebagaimana dilansir media online, di penghujung tahun 2025, Desember lalu banjir bandang melanda saudara kita di Sumatera dan Aceh. Ribuan korban jiwa meninggal dunia, dan ratusan jiwa korban hilang belum ditemukan. Bahkan ratusan rumah tempat hunian mereka tinggal rata dengan tanah. Bencana alam tidak hanya kerusakan secara fisik, tetapi juga meniggalkan luka mendalam bagi korban. Penetian ini berusaha untuk menguraikan betapa pentingnya konseling traumatik dalam menghadapi bencana, dampak bencana alam terhadap psikologis korban, dan proses layanan konseling traumatic dalam menghadapi bencana alam. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah bentuk kualitatif. Metodenya menggunakan kajian literatur sebagai teknik pengambilan data. Teknik pengambilan data sendiri berorientasi pada pendekatan pengambilan data yang tidak lain adalah kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan dampak bencana alam merupakan salah satu musibah yang tidak hanya merusak tatatanan infrastruktur secara fisik, melainkan juga merusak tatanan kejiwaan seseorang yang bersifak psikis. Bencana alam adalah ancaman global bagi keberlangsungan hidup. Ia tidak hanya merusak bangunan, tetapi sekaligus meninggalkan luka mendalam pada individu dan masyarakat. Hadirnya konselor dalam pada situasi dan kondisi ini sangat dibutuhkan karena sangat membantu dalam proses pemulihan korban terdampak bencana. Korban yang mengalami trauma tentu hidupnya tidak terasa nyaman- hidupnya tidak bermakna. Bahkan tidak dapat berpikir rasional atas peristiwa yang menimpa. Bantuan orang lain yang kompeten seperti konselor sangat dibutuhkan untuk membantu korban keluar dari zona traumatis ke zona nyaman- tenang dan damai sebagaimana mereka rasakan sebelum terjadinya bencana.
BRANDING MUKENA YABASMAH MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK (STUDI ANALISIS KUALITATIF AKUN @YABASMAH.BWI) febriyanti, elvina; Baihaqi, Agus
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.4868

Abstract

@Yabasmah.Bwi in promoting the Yabasmah mukena product. In today‘s digital era, social media—particularly TikTok—has become an effective platform for introducing products, building brand image, and engaging with a wider audience in a creative and interactive manner. Yabasmah mukena, as a religious fashion product for Muslim women, utilizes this platform to strengthen its brand identity and increase consumer interest as well as attract potential resellers. This study uses a descriptive qualitative approach with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research subjects include the head of the Yabasmah Banyuwangi agency, social media admins, and both online and offline consumers. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the branding strategy on TikTok includes the use of creative content, live streaming sessions, and various engaging features aligned with audience trends. Content that highlights product uniqueness, customer testimonials, and communicative delivery helps boost brand awareness and audience engagement. Branding via TikTok has also proven effective in attracting new resellers and expanding the market reach of the Yabasmah mukena. This research concludes that TikTok as a branding platform significantly contributes to shaping a positive brand image and expanding product distribution for Yabasmah mukena amid the competitive Muslim fashion industry.
KONSELING TRAUMATIK DALAM MENGHADAPI BENCANA ALAM Sunarto Alubys; Sunarto Sunarto; Kholifatus Sa'diyah
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.4867

Abstract

Indonesia juga memiliki potensi bencana yang sifatnya hiderometorologi seperti banjir dan longsor. Perubahan iklim yang ekstrim, curah hujan tinggi, serta terjadinya degradasi lingkungan menjadikan Indonesia memiliki potensi bencana tersebut. Sebagaimana dilansir media online, di penghujung tahun 2025, Desember lalu banjir bandang melanda saudara kita di Sumatera dan Aceh. Ribuan korban jiwa meninggal dunia, dan ratusan jiwa korban hilang belum ditemukan. Bahkan ratusan rumah tempat hunian mereka tinggal rata dengan tanah. Bencana alam tidak hanya kerusakan secara fisik, tetapi juga meniggalkan luka mendalam bagi korban. Penetian ini berusaha untuk menguraikan betapa pentingnya konseling traumatik dalam menghadapi bencana, dampak bencana alam terhadap psikologis korban, dan proses layanan konseling traumatic dalam menghadapi bencana alam. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah bentuk kualitatif. Metodenya menggunakan kajian literatur sebagai teknik pengambilan data. Teknik pengambilan data sendiri berorientasi pada pendekatan pengambilan data yang tidak lain adalah kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan dampak bencana alam merupakan salah satu musibah yang tidak hanya merusak tatatanan infrastruktur secara fisik, melainkan juga merusak tatanan kejiwaan seseorang yang bersifak psikis. Bencana alam adalah ancaman global bagi keberlangsungan hidup. Ia tidak hanya merusak bangunan, tetapi sekaligus meninggalkan luka mendalam pada individu dan masyarakat. Hadirnya konselor dalam pada situasi dan kondisi ini sangat dibutuhkan karena sangat membantu dalam proses pemulihan korban terdampak bencana. Korban yang mengalami trauma tentu hidupnya tidak terasa nyaman- hidupnya tidak bermakna. Bahkan tidak dapat berpikir rasional atas peristiwa yang menimpa. Bantuan orang lain yang kompeten seperti konselor sangat dibutuhkan untuk membantu korban keluar dari zona traumatis ke zona nyaman- tenang dan damai sebagaimana mereka rasakan sebelum terjadinya bencana.
BRANDING MUKENA YABASMAH MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK (STUDI ANALISIS KUALITATIF AKUN @YABASMAH.BWI) elvina febriyanti; Agus Baihaqi
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.4868

Abstract

@Yabasmah.Bwi in promoting the Yabasmah mukena product. In today‘s digital era, social media—particularly TikTok—has become an effective platform for introducing products, building brand image, and engaging with a wider audience in a creative and interactive manner. Yabasmah mukena, as a religious fashion product for Muslim women, utilizes this platform to strengthen its brand identity and increase consumer interest as well as attract potential resellers. This study uses a descriptive qualitative approach with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research subjects include the head of the Yabasmah Banyuwangi agency, social media admins, and both online and offline consumers. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the branding strategy on TikTok includes the use of creative content, live streaming sessions, and various engaging features aligned with audience trends. Content that highlights product uniqueness, customer testimonials, and communicative delivery helps boost brand awareness and audience engagement. Branding via TikTok has also proven effective in attracting new resellers and expanding the market reach of the Yabasmah mukena. This research concludes that TikTok as a branding platform significantly contributes to shaping a positive brand image and expanding product distribution for Yabasmah mukena amid the competitive Muslim fashion industry.
PREFERENSI DAN RESPON GENERASI ALPHA PADA KONTEN DAKWAH DI TIKTOK: STUDI KASUS SISWA MTs AL-AMIN TABANAN BALI moh muslimin; ika putri; Agus Baihaqi; Khotibul Umam
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i2.5005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi dan respon Generasi Alpha terhadap konte dakwah di TikTok, dengan fokus utama pada siswa MTS Al-Amin Tabanan, Bali. Generasi Alpha merupakan kelompok yang lahir antara 2010 hingga 2025 dan tumbuh dalam era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa MTS Al-Amin memiliki preferensi terhadap konten dakwah yang berdurasi pendek(30-60 detik), visual menarik, bahasa santai, dan tema yang sesuai dengan kehidupan mereka. Mereka lebih menyukai konten yang disampaikan dengan cara yang ringan, humoris, atau naratif seperti storytelling dan animasi. Dari sisi respon, siswa menunjukkan tiga jenis tanggapan: (1) kognitif, berupa pemahaman pada nilai keagamaan; (2) afektif, berupa emosional dan empati terhadap pesan dakwah; dan (3) konatif, berupa niat dan tindakan positif. Kesimpulannya, efektivitas dakwah di TikTok sangat dipengaruhi oleh kesesuaian konten dengan gaya komunikasi dan karakteristik Generasi Alpha. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi dakwah digital yang komunif kreatif dan relevan di media sosial.
POLA KOMUNIKASI PENGASUH DALAM MEMBANGUN KARAKTER MANDIRI PADA SANTRI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PUNCAK abdi fauji hadiono; Rafli Bima Ajitya
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.5304

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas pola komunikasi pengasuh dalam membangun karakter mandiri santri di Pondok Pesantren Darussalam Puncak Barurejo Siliragung Banyuwangi. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya berperan dalam transmisi ilmu agama, tetapi juga dalam pembentukan karakter santri, terutama kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pengasuh dalam membangun karakter mandiri santri dilakukan melalui komunikasi dua arah dialogis, komunikasi instruksional, komunikasi keteladanan, komunikasi verbal langsung, komunikasi nonverbal, komunikasi interpersonal, dan komunikasi kelompok. Pola komunikasi tersebut membentuk lingkungan pendidikan yang partisipatif, disiplin, dan bernilai keteladanan. Dengan demikian, komunikasi pengasuh tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pesan, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan karakter yang menumbuhkan kemandirian santri secara bertahap dan berkesinambungan. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Pengasuh, Karakter Mandiri, Santri, Pondok Pesantren. Abstract This study discusses the communication patterns of caregivers in developing the independent character of students at Darussalam Puncak Islamic Boarding School, Barurejo, Siliragung, Banyuwangi. As an Islamic educational institution, the pesantren does not only function as a place for transmitting religious knowledge, but also plays an important role in shaping students’ character, particularly independence, discipline, responsibility, and decision-making ability. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that the communication patterns used by caregivers in developing students’ independent character include dialogical two-way communication, instructional communication, exemplary communication, direct verbal communication, nonverbal communication, interpersonal communication, and group communication. These communication patterns create an educational environment that is participatory, disciplined, and based on exemplary values. Therefore, the caregivers’ communication does not merely function as a means of delivering messages, but also serves as an instrument of character education that gradually and continuously fosters students’ independence. Keywords: communication patterns, caregivers, independent character, students, Islamic boarding school.
DA'WAH BIL HAL ACTIVITIES IN THE FRIDAY BLESSING OF THE TAKMIR MOSQUE ASH SHAFAAH SOURCEAGUNG VILLAGE PESANGGARAN SUB-DISTRICT aan maulana; maskur
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.5407

Abstract

Da'wah bil hal is a form of da'wah that is carried out through actions or deeds, not just through words or lectures. In da'wah bil hal, someone invites others to follow the teachings of Islam by showing real examples in everyday life, such as good attitudes, behavior, and good deeds of worship. The formulation of the problems in this study are (1) How are the values of da'wah bil hal applied in the Friday blessing activity program (2) What are the supporting and inhibiting factors of da'wah bil hal strategy. This research uses qualitative research methods where research is used to conduct research on natural object conditions, data collection techniques are carried out by means of trigulation (combined), data analysis is inductive, and research results focus more on generalization. And using purposive sampling techniques with certain considerations means that each subject taken from the population is selected deliberately based on certain goals and considerations. dakwah bil hal in the blessing Friday program at the Asy Syafaah mosque in Sumberagung village. The results of this study indicate that: dakwah bil hal in the activities of Friday blessings at the Asy Syafaah mosque in Sumberagung Pesanggaran runs well and smoothly. The mosque takmir management is assisted by the community around the Asy Syafaah Mosque in carrying out the activities of Friday blessings every Friday prayer always get positive value from the surrounding community. In addition, donors come directly to give alms and participate in this blessed Friday activity.
MENGAPA SANTRI ENGGAN MENCARI BANTUAN? MODEL LITERASI KESEHATAN MENTAL, STIGMA, DAN DUKUNGAN PENGASUH Abdul karim; ahmad syamsul muarif; Nur Hafifah
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i1.5409

Abstract

Santri may experience psychological distress but delay or avoid formal help. This integrative review develops a contextual model explaining how mental health literacy, stigma, and caregiver support shape help-seeking in Indonesian Islamic boarding schools. Thirty core publications published mainly between 2016 and 2026 were purposively synthesized through thematic comparison and mechanism mapping. The review shows that literacy improves problem recognition and knowledge of services, but knowledge alone does not ensure action. Public and self-stigma interrupt the translation of recognition into help-seeking, particularly when distress is interpreted as personal or religious weakness. Caregiver support provides legitimacy, confidentiality, emotional safety, access, and referral, thereby reducing stigma and strengthening the conversion of literacy into action. These findings generate the LSP-Santri Model, which positions caregiver support as a contextual bridge and buffering mechanism. The model offers a basis for future empirical testing and for designing pesantren-based, Islamic-integrated, tiered mental health services.
KONSELING QUR'ANI DALAM MEMBANGUN KESADARAN MORAL NARAPIDANA KASUS PELECEHAN SEKSUAL: STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANYUWANGI fajrul falah shidqi fajrul; masnida
JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jkaka.v6i2.5476

Abstract

Abstract Sexual harassment is a form of violence that continues to rise in Indonesia, generating profound psychological, social, and moral consequences for both victims and perpetrators. As the final stage of the criminal justice system, correctional institutions (Lapas) bear responsibility for guiding inmates toward recognizing their wrongdoing, reforming themselves, and avoiding repeat offenses. This article examines the application of Qur'anic Counseling in building moral awareness among inmates convicted of sexual harassment at the Class IIA Correctional Institution of Banyuwangi, and identifies the Qur'anic values that contribute to their moral and psychological rehabilitation. The study employed a qualitative case-study approach. Data were gathered through interviews, observation, and documentation involving one inmate as the primary informant, selected purposively, along with a religious-guidance officer as a supporting informant. Data were analyzed thematically, with credibility established through source, method, and theory triangulation. The findings indicate that Qur'anic Counseling, implemented through recitation (tilawah), reflective contemplation (tadabur), self-introspection (muhasabah), and repentance with seeking forgiveness (taubat and istighfar), helped shift the inmate's mindset from destructive guilt toward constructive remorse, improved emotional regulation, and fostered hope for social reintegration. Qur'anic values such as repentance (taubat and inabah), purification of the soul (tazkiyatun nafs), preservation of honor and God-consciousness (hifzhul 'irdh and khauf), guarding one's gaze (al-ghaddu min al-abshar), and performing righteous deeds (al-'amal ash-shalih) function as spiritual and psychological mechanisms that encourage behavioral change while reducing the risk of recidivism. The study affirms that a Qur'an-based rehabilitation approach is worth developing further in other correctional institutions. Keywords: Qur'anic counseling; moral awareness; sexual harassment; inmate rehabilitation; correctional institution Abstrak Pelecehan seksual merupakan bentuk kekerasan yang terus meningkat di Indonesia dan menimbulkan dampak psikologis, sosial, serta moral yang serius, baik bagi korban maupun pelaku. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), sebagai tahap akhir dari sistem peradilan pidana, memiliki tanggung jawab membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana. Artikel ini bertujuan menganalisis penerapan Konseling Qur'ani dalam membangun kesadaran moral narapidana kasus pelecehan seksual di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi, sekaligus mengidentifikasi nilai-nilai Qur'ani yang berperan dalam proses rehabilitasi moral dan psikologis pelaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap seorang narapidana sebagai informan utama serta petugas pembinaan keagamaan sebagai informan pendukung, yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara tematik, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konseling Qur'ani yang dilaksanakan melalui teknik tilawah, tadabur ayat, muhasabah, serta taubat dan istigfar mampu mengubah pola pikir narapidana dari rasa bersalah yang destruktif menjadi penyesalan yang konstruktif, memperbaiki regulasi emosi, dan menumbuhkan harapan untuk kembali ke tengah masyarakat. Nilai-nilai Qur'ani seperti taubat dan inabah, tazkiyatun nafs, hifzhul 'irdh dan khauf, al-ghaddu min al-abshar, serta al-'amal ash-shalih terbukti berfungsi sebagai mekanisme spiritual dan psikologis yang mendorong perubahan perilaku sekaligus berpotensi mencegah pengulangan tindak pidana (residivisme). Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan rehabilitasi berbasis nilai Al-Qur'an relevan untuk dikembangkan lebih lanjut di lembaga pemasyarakatan lain. Kata kunci: Konseling Qur'ani.,kesadaran moral.,pelecehan seksual., narapidana., Lembaga Pemasyarakatan.