cover
Contact Name
Mulyono
Contact Email
jurnaljebmak@gmail.com
Phone
+6283193714008
Journal Mail Official
jebmak@lapad.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 629 KM. 04 , Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, 30129
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMAK)
Published by CV. Picmotiv
ISSN : 29648858     EISSN : 29633087     DOI : https://doi.org/10.36908/jebmak
Journal Research of Economiy, Business, Management and Accounting Science published by CV. Picmotiv jointly with Pusat Riset dan Publikasi Ilmiah Nasional Bagian Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat & Kerjasama STEBIS IGM. This journal is also dedicated to provide an intellectual space of scholarly discussion how journal of Economiy Business, Management and Accounting Science, able to create the new global formation of Economiy, Business, Management and Accounting Science and similar issues. This journal has been distributed by CV. Picmotiv jointly with Pusat Riset dan Publikasi Ilmiah Nasional Bagian Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat & Kerjasama STEBIS IGM started Online from Volume 1 Number 1 Year 2022 to present. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Economics, Business Science, Management Science, Accounting Sciences
Articles 273 Documents
Analisis Kinerja Keuangan Dengan Pendekatan Metode Economic Value Added (EVA) Dan Market Value Added (MVA) Pada Perusahaan Pt Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Tahun 2020-2024 Dwi Purnami; Ni Luh Putu Anom Pancawati; Armi Sulthon Fauzi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) untuk periode 2020–2024 menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan data harga saham perusahaan. Analisis dilakukan melalui perhitungan EVA yang meliputi NOPAT, modal yang diinvestasikan, dan biaya modal rata-rata tertimbang (WACC), serta MVA yang dihitung dari selisih antara nilai pasar dan modal yang diinvestasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA memiliki nilai positif selama periode penelitian dengan nilai tertinggi sebesar Rp. 159.383 juta pada tahun 2024 dan terendah sebesar Rp. 50.736 juta pada tahun 2020, yang mengindikasikan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba di atas biaya modal. Sementara itu, MVA juga menunjukkan nilai positif, dengan puncak Rp. 7.858.524.502.800 pada tahun 2023 dan terendah Rp. 4.920.165.598.400 pada tahun 2021, mencerminkan valuasi pasar yang menguntungkan meskipun terjadi fluktuasi. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi EVA dan MVA dapat memberikan gambaran komprehensif tentang kinerja keuangan perusahaan, baik dari perspektif internal maupun persepsi pasar.
Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup Hedonis, Dan Locus Of Control Terhadap Perilaku Keuangan Event Organizer Di Kota Bengkulu Nabila Badriyatul Munawaroh; Helmi Herawati; IIwin Arnova
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1667

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup hedonis, dan locus of control terhadap perilaku keuangan pelaku usaha Event Organizer (EO) di Kota Bengkulu, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan populasi 98 unit EO berizin yang diperoleh dari data DPMPTSP Kota Bengkulu. Teknik sampling jenuh (sensus) diterapkan sehingga seluruh populasi menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan (β = 0,390; p = 0,000); (2) gaya hidup hedonis tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan (β = −0,003; p = 0,973); (3) locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan (β = 0,260; p = 0,007); dan (4) ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan (F = 11,903; p = 0,000). Nilai Adjusted R² sebesar 0,252 menunjukkan ketiga variabel menjelaskan 25,2% variasi perilaku keuangan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kapasitas kognitif dan kendali psikologis internal merupakan intervensi yang lebih efektif dibandingkan pengendalian gaya hidup semata dalam membentuk perilaku keuangan pelaku EO.
Integrasi Nilai Kepercayaan dan Keadilan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Studi Kasus pada Lembaga Keuangan Islam Bahrur Rosi; Siti Masrohatin
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1668

Abstract

Perkembangan pesat Lembaga Keuangan Islam (IFI) yang meliputi perbankan Islam, asuransi Islam (takaful), dan lembaga keuangan mikro seperti Baitul Maal wat Tamwil (BMT) telah menghasilkan kebutuhan mendesak akan sumber daya manusia yang tidak hanya mahir secara teknis tetapi juga berlandaskan moral pada nilai-nilai Islam. Studi ini meneliti integrasi dua nilai dasar Islam, Amanah (kepercayaan dan pertanggungjawaban) dan Jadi (keadilan dan kesetaraan), dalam kerangka Manajemen Sumber Daya Manusia di IFI yang dalam literatur manajemen Islam disebut sebagai Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDI). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan praktisi SDM, anggota dewan pengawas Syariah, dan karyawan operasional di tiga IFI di Jawa Timur, Indonesia, yang dilengkapi dengan analisis dokumen kebijakan SDM institusional. Temuan menunjukkan bahwa Amanah dan Jadi bukan hanya nilai dekoratif tetapi berfungsi sebagai jangkar operasional yang tertanam di seluruh siklus SDM dari perekrutan dan pelatihan hingga kompensasi, penilaian kinerja, dan hubungan karyawan. Ketika diinternalisasi secara otentik, nilai nilai ini secara signifikan mengurangi perilaku moral hazard, meningkatkan loyalitas dan retensi karyawan serta memperkuat reputasi institusional di antara para pemangku kepentingan dan pelanggan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan implementasi yang terus berlanjut, termasuk kepatuhan simbolis, infrastruktur pelatihan yang tidak memadai untuk kompetensi ganda, dan mekanisme akuntabilitas yang tidak mencukupi. Penelitian ini memberikan kerangka kerja MSDI kontekstual yang berlandaskan maqashid al-Shariah, menawarkan perspektif baru bagi praktisi dan cendekiawan IFI yang berupaya menjembatani etika Islam dan manajemen SDM kontemporer.
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance (GCG) Dan Sharia Compliance Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Elen Karlina; Titin Hartini
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1670

Abstract

Industri perbankan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan, namun dihadapkan pada tantangan untuk menjaga profitabilitas sekaligus mempertahankan identitas syariahnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kausal komparatif dan data panel dari seluruh Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2020-2024. Sampel dipilih secara purposive sampling. Variabel independen meliputi GCG (diukur dengan skor self-assessment) dan Sharia Compliance (diukur dengan Profit Sharing Ratio/PSR, Zakat Performance Ratio/ZPR, dan Islamic Income Ratio/IsIR). Variabel dependen adalah profitabilitas (diukur dengan Return on Assets/ROA dan Return on Equity/ROE). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank syariah, sejalan dengan Agency Theory. Untuk Sharia Compliance, Profit Sharing Ratio (PSR) dan Islamic Income Ratio (IsIR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Sementara itu, Zakat Performance Ratio (ZPR) menunjukkan pengaruh positif namun seringkali tidak signifikan secara statistik dalam jangka pendek, meskipun berkontribusi pada reputasi jangka panjang sesuai Sharia Enterprise Theory.
Model Manajemen Risiko Siber Digital Banking: Studi Kasus Kualitatif Berbasis Perspektif Sosio-Teknis Kelvinda Almathea; Adevia Indah Kusuma
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1671

Abstract

Transformasi digital di sektor perbankan Indonesia membawa peluang sekaligus ancaman keamanan siber yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana risiko keamanan siber memengaruhi adopsi digital banking serta mengevaluasi efektivitas strategi mitigasi yang diterapkan oleh lembaga perbankan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini berfokus pada insiden ransomware yang menimpa Bank Syariah Indonesia pada Mei 2023 yang mengakibatkan kebocoran 1,5 terabyte data lebih dari 15 juta nasabah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi berbasis kerangka perspektif sosio-teknis. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: dominasi ancaman ransomware dan phishing, respons institusional melalui framework ISO 27001:2022, COBIT 2019, dan NIST CSF 2.0, penurunan kepercayaan konsumen sebagai hambatan adopsi, lemahnya peran regulasi OJK dalam pengawasan proaktif, serta pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan faktor manusia, teknologi, dan institusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi mitigasi risiko siber yang efektif harus bersifat sosio-teknis, bukan sekadar teknis semata. Rekomendasi yang diberikan mencakup implementasi autentikasi multi-faktor, pelatihan kesadaran keamanan siber, dan pengembangan kerangka regulasi yang lebih adaptif.
Sinergi Kepemimpinan Spiritual, Kompetensi Amil, dan Efisiensi Kerja dalam Mengoptimalkan Efektivitas Operasional Bank Syariah Umi Kulsum; Siti Masrohatin
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara kepemimpinan spiritual, kompetensi amil, dan efisiensi kerja dalam mengoptimalkan efektivitas operasional bank syariah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif, penelitian ini mengupas bagaimana elemen-elemen transendental dan profesionalitas berinteraksi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi operasional, dan telaah dokumen internal, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi kepemimpinan spiritual berbasis nilai ketuhanan (shiddiq, amanah, fathonah, tabligh) bertindak sebagai kompas moral yang efektif menekan angka kecurangan (fraud) dan meningkatkan motivasi internal pegawai. Visi spiritual ini didukung oleh kapabilitas kompetensi amil yang mengintegrasikan keahlian teknis (hard skills perbankan/fintech) dengan pemahaman fikih muamalah (soft skills syariah) guna mewujudkan standardisasi layanan yang kredibel. Kombinasi tersebut mendorong konstruksi efisiensi kerja aktual yang merampingkan birokrasi dan memotong aktivitas tidak produktif (waste of activity) melalui digitalisasi dan SOP yang ketat. Peleburan ketiga elemen ini secara utuh melahirkan keunggulan tata kelola (operational excellence) yang menjaga marwah kepatuhan syariah (shariah compliance), meminimalkan kesalahan kerja (zero error), serta meningkatkan kepuasan nasabah. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kurikulum pelatihan integratif dan penguatan keteladanan manajemen untuk menghadapi hambatan resistensi digital di lapangan.
Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Mudharabah, Dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Rizky Arya Jaya; Titin Hartini
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1699

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah, mudharabah, dan musyarakah terhadap profitabilitas bank umum syariah di Indonesia yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel Fixed Effect Model. Populasi penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan sampel sebanyak 12 bank selama periode 2018–2024 yang menghasilkan 84 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan pembiayaan mudharabah dan musyarakah tidak berpengaruh secara signifikan. Secara simultan, ketiga variabel pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 41,2%. Penelitian ini mengisi research gap terkait data pasca merger industri perbankan syariah dan memberikan implikasi praktis bagi manajemen bank syariah dalam mengoptimalkan komposisi portofolio pembiayaan.
Integrasi Environmental, Social And Governance Dalam Pengelolaan Keuangan Syariah Untuk Keberlanjutan Usaha Utton IDN Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Perdi Perdi; Abd. Hafid; Hasni Hasni
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan syariah pada usaha Utton IDN Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone serta mengkaji penerapan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan keuangan syariah untuk mendukung keberlanjutan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pimpinan, karyawan, serta pelanggan Utton IDN sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan syariah pada Utton IDN telah diterapkan melalui perencanaan dan pengelolaan anggaran, pengendalian pengeluaran, pengelolaan arus kas, pencatatan dan pelaporan keuangan, investasi dan pembiayaan berbasis akad syariah, serta pengelolaan laba dan dana cadangan yang dilakukan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan kebermanfaatan. Selain itu, integrasi prinsip ESG telah diimplementasikan melalui pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada pengurangan limbah, efisiensi energi, dan penggunaan kemasan ramah lingkungan; aspek sosial yang diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan karyawan, hubungan harmonis dengan masyarakat, serta kegiatan sosial; dan aspek tata kelola yang diterapkan melalui transparansi keuangan, pengawasan internal, etika bisnis, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi ESG dan pengelolaan keuangan syariah mampu membentuk model pengelolaan usaha yang lebih bertanggung jawab, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, memperkuat daya saing usaha, serta mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Dengan demikian, integrasi ESG dan keuangan syariah dapat menjadi strategi yang efektif bagi UMKM dalam mewujudkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Analisis Hubungan Dinamis Kurs, IHSG, Dan Sukuk Di Indonesia Menggunakan Model VAR Periode 2021–2024 Soraya Exsaniah Bilkhist; Hamidatul Aulia; Veninda Ariesta Mawarni; Rakhmad Adit Ramadhani; Achmad Miftachul Huda
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1710

Abstract

Sebagai negara berkembang, kinerja perekonomian Indonesia tidak terlepas dari hubungan timbal balik antara indikator makroekonomi dan sektor keuangan. Penelitian ini berfokus pada pengujian keterkaitan dinamis antara nilai kurs mata uang rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), serta nilai outstanding sukuk di Indonesia pada periode pascapandemi 2021–2024. Kajian dilakukan pada level makro nasional dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk deret waktu bulanan. Pendekatan yang digunakan adalah Vector Autoregression (VAR) dengan tahapan pengujian meliputi uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), penentuan lag optimal, uji stabilitas, uji kausalitas Granger, Impulse Response Function (IRF), dan Variance Decomposition (VD). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel telah memenuhi kondisi stasioner pada first difference dengan lag optimal sebanyak tiga periode. Uji kausalitas Granger memperlihatkan adanya pengaruh satu arah yang signifikan dari IHSG terhadap nilai tukar. Lebih lanjut, estimasi VAR mengindikasikan bahwa hubungan antarvariabel cenderung lemah. Pergerakan sukuk lebih banyak dipengaruhi oleh nilai historisnya sendiri serta IHSG, sedangkan IHSG dan kurs tidak menunjukkan pengaruh yang berarti dari variabel lain dalam sistem. Hasil IRF menunjukkan bahwa respons terhadap guncangan hanya terjadi dalam jangka pendek dan kembali menuju keseimbangan dalam jangka panjang. Sementara itu, analisis Variance Decomposition mengungkapkan bahwa variasi kesalahan peramalan tiap variabel masih didominasi oleh faktor internalnya, sehingga keterkaitan antarvariabel dapat dikategorikan sedang.
Analisis Perbandingan Efisiensi Operasional Bank BNI, BSI Dan BTN Berdasarkan Cost-To-Income Ratio (CIR) Tahun 2023-2025 Najwa Dhana Almaghvira; Vivi Nur Fitriani; Shyntia Anggraini; Adiva Nanda Hendriawan; Achmad Miftachul Huda
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i2.1711

Abstract

Industri perbankan saat ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional, namun ketatnya persaingan menuntut pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien demi mempertahankan daya saing. Di sisi lain, meskipun literatur manajemen keuangan menempatkan Cost-to-Income Ratio (CIR) sebagai indikator vital untuk menilai tingkat efisiensi operasional, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada pengaruh CIR terhadap profitabilitas, sehingga analisis komparatif tingkat efisiensi bank-bank BUMN pada periode pasca pemulihan ekonomi tahun 2023–2025 masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat efisiensi operasional Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Tabungan Negara (BTN) selama periode 2023–2025 dengan menggunakan indikator CIR. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan memanfaatkan data sekunder laporan keuangan publikasi masing-masing bank, yang kemudian diuji melalui analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji inferensial One-Way ANOVA, serta uji lanjut Games-Howell. Temuan terpenting dari analisis deskriptif dan inferensial menunjukkan adanya perbedaan rata-rata nilai CIR yang signifikan secara statistik di antara kelompok bank yang diteliti, di mana BNI berhasil mencatat tingkat efisiensi operasional terbaik dengan tren nilai CIR yang relatif paling rendah dan stabil dibandingkan BSI dan BTN. Sebagai kesimpulan, kemampuan pengendalian biaya operasional dan optimalisasi pendapatan pada BNI terbukti berjalan lebih efektif daripada dua bank lainnya. Oleh karena itu, direkomendasikan bagi BNI untuk mempertahankan konsistensinya, sedangkan BSI disarankan fokus pada penguatan integrasi operasional, dan BTN perlu mengevaluasi struktur biaya serta memperbaiki stabilitas efisiensinya agar lebih adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi.