cover
Contact Name
Syibromilisi
Contact Email
syibro@stit-buntetpesantren.ac.id
Phone
+6282330222204
Journal Mail Official
tanzhimuna@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Buntet Pesantren Cirebon Jl. Komplek Pondok Buntet Pesantren Desa Mertapada Kulon, Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat 45181 Hompage: www.stit-buntetpesantren.ac.id
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 2807968X     EISSN : 28080793     DOI : https://doi.org/10.54213/tanzhimuna.v2i02
Core Subject : Education,
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, adalah jurnal berkala terbuka yang dikelola oleh Jurusan Manajemen Pendidikan Islam di STIT Buntet Pesantren Cirebon. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah terseleksi dengan frekuensi alarming 2 kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Fokus kajian bertema Manajemen Pendidikan Islam dari berbagai aspek, baik metode dan teknik pembelajaran, media dan desain pembelajaran hingga materi dan kurikulum pembelajaran pendidikan agama islam. TANZHIMUNA menerapkan standar publikasi berkala ilmiah nasional. 
Articles 69 Documents
Manajemen Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Mata Pelajaran PAI Saridah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.604 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v1i2.100

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak siswa yang menggunakan teknologi sebatas untuk main game online, memutar lagu/video atau sekedar mengakses media sosial, hal ini apabila tidak segera ditindak lanjuti akan berdampak negative terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, manajemen penggunaan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data melalui triangulasi kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, perencanaan ini dilakukan dengan menentukan tujuan yang akan dicapai, menyusun strategi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar dan salah satunya adalah media pembelajaran berbasis komputer, memilih metode pembelajaran, menentukan alokasi waktu, dan menyusun langkah-langkah pembelajaran. Kedua, pada pelaksanaannya terdiri dari awal pembelajaran dengan meyiapkan peserta didik untuk belajar atau apersepsi, selanjutnya pada pembelajaran inti, guru membimbing peserta didik untuk terlibat dalam mencari sumber informasi mengenai materi yang akan dipelajari dengan memanfaatkan media komputer dan internet lalu mempersentasikannya dengan menggukanan aplikasi microsoft power point, terakhir guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap kegiatan dan prestasi peserta didik selama pembelajaran serta guru membuat kesimpulan di akhir pembelajaran. Ketiga, penilaian dilakukan untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran. Adapun program yang dilakukan guru dalam rangka penilaian hasil belajar adalah tugas sekolah, tugas rumah, ulangan harian, ulangan tengah semester, dan ulangan kenaikan kelas.
Implementasi Nilai-Nilai Akidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Siswa Andriani, Ai
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.608 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v1i2.101

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penelitian pendahuluan pada beberapa Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Garut yang menunjukan bahwa nilai nilai akidah akhlak belum terimplementasikan secara optimal hal ini dikarenakan belum optimalnya dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sehingga berdampak negatif terhadap karakter siswa. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, penilaian, masalah dan solusi implementasi nilai nilai akidah akhlak dalam dalam membentuk karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi observasi, wawancara dan studi dokumentasi sedangkan sumber data melalui triangulasi: kepala madrasah, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, pada aspek perencanaan dilakukan melalui 3 tahapan yaitu : 1) Penetapan program, dengan melibatkan berbagai pihak yakni yayasan, komite, kepala dan guru madrasah; 2) Penetapan tujuan, mengacu pada tujuan pendidikan nasional, yang dikembangkan melalui visi, misi dan tujuan madrasah masing-masing; 3) Penentuan jadwal pembelajaran. Kedua, pada aspek pelaksanaan guru melaksanakan apa-apa yang telah dibuat pada perencanaan, mulai dari mengintegrasikan konten pendidikan karakter yang telah dirumuskan kedalam seluruh mata pelajaran kegiatan pendahuluan,inti dan penutup; mengintegrasikan pendidikan karakter kedalam kegiatan sehari-hari di sekolah; mengintegrasikan pendidikan karakter kedalam kegiatan yang diprogamkan atau direncanakan. Dan terakhir membangun komunikasi kerjasama antar sekolah dengan orang tua peserta didik. Ketiga, pada aspek penilaian yaitu meliputi evaluasi hasil belajar harian, tengah semester, akhir semester dan akhir kelulusan. Selanjutnya evaluasi proses dilaksanakan pada awal tahun pelajaran berikutnya. Keempat, pada aspek masalah yang dihadapi terdiri dari faktor internal (peserta didik) dan faktor eksternal (lingkungan) baik itu lingkungan keluarga, sekolah/ stake holder, maupun lingkungan masyarakat. Kelima, pada aspek solusi, guru menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, sesuai dengan usia dan karakter peserta didik sehingga anak fokus dan termotivasi serta tidak terpengaruh oleh lingkungan sekitar, meningkatkan kompetensi guru tidak terkecuali dalam hal Penguatan Pendidikan Karakter, juga membangun komunikasi dan kerjasama dengan orang tua demi tercapainya karakter yang baik pada diri siswa yang merupakan tanggung jawab bersama antara guru, orang tua, dan juga lingkungan sekitar.
Kerjasama Guru dan Orang Tua Dalam Membina Akhlak Peserta Didik Sidik, Herlina
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.005 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v1i2.102

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya pemberitaan di lapangan tentang maraknya perilaku yang menyimpang pada anak usia sekolah yang masih labil dan mudah terpengaruh seperti, bolos sekolah, tidak mengerjakan tugas, berpakaian tidak sesuai aturan, kurangnya sopan santun dan masih banyak lagi perilaku tidak terpuji lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, masalah, dan solusi masalah tentang kerjasama guru dan orangtua dalam membina akhlak peserta didik. Landasan teoritis membahas teori akhlak menurut Imam Al Gozali. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data melalui triangulasi kepala madrasah, guru, orangtua dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan: Pertama perencanaan ini dilakukan dengan diadakannya rapat antar pihak madrasah (kepala madrasah, guru-guru dan staf madrasah) terlebih dahulu untuk menentukan tujuan diadakannya kerjasama antara pihak sekolah dan orang tua. Kedua, pelaksanaan bentuk kerjasama yang dilakukan oleh guru dan orang tua yaitu; Melakukan pertemuan dengan orang tua, melakukan konsultasi langsung, melakukan home visit, melakukan komunikasi lewat telepon, surat peringatan, serta mengadakan layanan konseling di lingkungan madrasah. Ketiga, Evaluasi kegiatan berlangsung dalam tiap tahap pelaksanaan, mulai dari tingkat perencanaan, pelaksanaan di lapangan sampai pada tahap akhir pelaksanaanya.
Manajemen Usaha Kesehatan Sekolah Hidayati, Afifah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.075 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v1i2.103

Abstract

Pemerintah membuat program UKS adalah sebagai upaya untuk membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu melalui program pendidikan dan pelayanan kesehatan di sekolah, tetapi dalam prakteknya UKS di sekolah tidak berjalan sebagaimana fungsinya, berdasarkan realita tersebut peneliti merumuskan fokus penelitian yaitu manajemen usaha kesehatan sekolah di SICC Boarding School, peneliti ingin mengetahui tentang bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi yang di terapkan dan di jalankan oleh UKS SICC Boarding School sehingga bisa menjadi juara dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Sekolah sudah melakukan perencanaan yang baik dengan melengkapi sarana dan prasarana sebagai penunjang keberlangsungan program UKS sesuai standar dan ketentuan dari pemerintah untuk mendukung setiap program UKS dapat berjalan dengan efektif dan efisien dan sudah memiliki Momerandum Of Understanding (MOU) dengan pihak terkait yaitu Puskesmas, dinas kesehatan, rumah sakit, (2)Sekolah sudah melakukan kegiatan pengorganisasian yang efektif dengan penempatan pembina UKS yang berkompeten di bidangnya, pembentukan duta siswa guna membantu setiap program UKS (3)Pelaksanaan(actuating) program sudah berjalan dengan baik, mengikuti standar POAC UKS yakni program yang tercantum dalam Trias UKS, (4)Pengawasan dalam program UKS di SICC Boarding School di lakukan oleh kepala sekolah sebagai ketua di struktur organisasi UKS, yang ber-koordinasi dengan puskesmas, dokter, rumah sakit dan dinas kesehatan berjalan sesuai dengan alur struktur, Hal- hal yang dilakukan dalam pengawasan secara ketat, dan berkala dalam setiap kegiatan dan program UKS yang sudah dibuat di awal selalu terpantau dan terkendali.
Sistem Informasi Manajemen Pembinaan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pai Pada Masa Pandemi Covid-19 Ely Marliani
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.992 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i1.148

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada aspek pendidikan. Pemerintah mengeluarkan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19. Guru PAI sebagai pelaksana dalam proses pembelajaran dituntut untuk tetap memiliki kinerja yang stabil sesuai standar yang telah diatur dalam Undang-Undang. Kepala sekolah sebagai pimpinan yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pendidikan, perlu melakukan pembinaan terhadap guru PAI. Informasi yang tepat, akurat, cepat, dan relevan yang dikelola dalam sistem informasi manajemen, digunakan oleh kepala sekolah dalam pengambilan keputusan, sehingga tujuan pembinaan dapat terlakasana secara efektif dan efesien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sistem informasi manajemen pembinaan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru PAI pada masa pandemi covid-19 di SDN 1 Cisandawut Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pembinaan kepala sekolah merupakan aktivitas dalam upaya meningkatkan kinerja guru dalam mengelola proses belajar mengajar yang lebih baik. Mengacu pada Undang-Undang Guru dan Dosen, kinerja guru dibingkai dalam lingkup beban tugas dan tanggung jawabnya, yaitu: merencanakan pembelajaran, melaksankan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, dan melaksankan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja guru. Penelitian ini berkesimpulan bahwa sistem informasi manajemen untuk pembinaan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru PAI pada masa pandemi covid-19 di SDN 1 Cisandawut telah dilaksanakan, namun belum optimal karena keterbatasan situasi dan kondisi pandemi. Dampak dari pembinaan terlihat dalam meningkatnya kinerja guru PAI yang ditunjukkan dengan kemampuannya merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran dan menilai hasil pembelajaran berbasis informasi teknolgi, melakukan pembimbingan dan pelatihan terhadap peserta didik.
Implementasi Nilai-Nilai Aqidah Dalam Membentuk Ahlak Mulia Ana Komana
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.326 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i1.149

Abstract

Aqidah sebagai dasar pendidikan akhlak, dasar pendidikan akhlak bagi seorang muslim adalah aqidah yang kokoh dan ibadah yang benar, karena akhlak tersarikan dari aqidah, aqidah pun terpancarkan melalui ibadah. Karena sesungguhnya aqidah yang kokoh senantiasa menghasilkan amal atau ibadah dan ibadah pun akan menciptakan akhlakul karimah/ahlak mulia. Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka diperlukan nilai – nilai mata pelajaran akidah akhlak. Karena akidah yang benar akan menuntun pada perilaku/akhlak yang benar. Jika perilaku/akhlak selalu cenderung salah dan keliru, maka dipastikan akidahnya pun rusak dan perlu pelurusan terhadap akidah yang benar sesuai dengan kehendak syar’i. seiring dengan perkembangan tekhnologi dan kebutuhan siswa, maka guru akidah akhlak mulai menggunakan beberapa bentuk metode di dalam pembelajaran, diantaranya metode diskusi dan keteladanan. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk usaha pencapaian implementasi nilai-nilai aqidah dalam membentuk ahlak mulia.
Manajemen Pembelajaran PAI Melalui Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Sumarni, Ai
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.355 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i1.150

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada kenyataan, guru sebagai manajer bagi peserta didiknya, dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di SMP pada umunya masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal tersebut berdampak terhadap prestasi belajar peserta didik. Tujuan pendidikan tercantum pada UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 bisa tercapai, fakta di lapangan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan masih belum terlaksana. Indikatornya masih ada peserta didik yang tidak aktif dalam diskusi, malas dalam menyelesaikan masalah. Melihat fenomena tersebut perlu adanya langkah untuk mengatasinya dengan manajemen pembelajaran PAI dengan Problem Based Learing (PBL) sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar. Manajemen pembelajaran PAI, metode Problem Based Learning, prestasi belajar untuk memudahkan penulis dalam mendesripsikan penelitian pada kajian teori. Metodologi yang digunakan Kualitatif Deskriftif dengan mengumpulkan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses penelitian ini ditentukan subjek, pendekatan, jenis, lokasi dan tekhnik penelitian serta uji keabsahan data dan analisis data. Hasil penelitian dari permasalahan di peroleh berimbang prestasi yang di raih kelas IX-A dan IX-G, masih rendahnya prestasi belajar dilihat dari capaian nilai belum optimal. Dari hasil penilaian tidak ditemukan nilai rata-rata di bawah Simpulan: Metode Problem Based Learning mampu meningkatkan prestasi belajar dengan indikator nilai kognitif, afektif, dan psikomotornya melebihi KKM.
Degradasi Fungsi-Fungsi Pendidikan Dalam Pewarisan dan Perubahan Nilai-Nilai Sosial dan Budaya Krisdiyansah, Yuyu; Asep Mulyana; Sugiyono
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.788 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i1.152

Abstract

Setiap bangsa, individu pada umumnya menginginkan pendidikan. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan formal, semakin banyak dan semakin tinggi maka semakin baik. Pendidikan menjadi harapan untuk menanggung transmisi keseluruhan sosial dan kebudayaan bangsa. Secara umum proses sosial tidak lepas dari adanya interaksi sosial, dimana terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang dalam berinteraksi, yaitu faktor imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Adapun kebudayaan, tidak terlepas dari sarana dan prosesnya. Sarana pewarisan budaya meliputi keluarga, masyarakat, lembaga adat, komunitas agama, sekolah dan media masa. Sedangkan proses pewarisan budaya terbagi menjadi akulturasi dan enkulturasi.
Pengaruh Kreativitas Guru dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Moslimah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.416 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i1.153

Abstract

Abstrak: Upaya untuk mencerdaskan penerus bangsa di berbagai aspek, maka cara ampuh untuk mencapai tujuan tersebut salah satunya ialah guru sebagai pendidik harus memiliki kreativitas yang baik. Peneliti memilih Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Ulum Pematang Rambai Kuala Mandor A karena selain siswanya yang memiliki motivasi belajar rendah, ditambah lagi kreativitas guru yang kurang sehingga pembelajaran terlihat membosankan dan tidak menarik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk; (1) mengetahui pengaruh kreativitas guru dalam proses pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa, (2) mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) mengetahui pengaruh kreativitas guru dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) angket, (2) dokumen dan (3) wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini ialah (1) ada pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru terhadap prestasi belajar siswa, (2) ada pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dan (3) ada pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.
Analisis Standar Pendidikan dan Pembelajaran Muhammad Idrus
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.237 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i1.154

Abstract

Untuk mencapai tujuan dari Pendidikan Anak Usia Dini diperlukan sebuah lembaga yang layak memiliki mutu serta layanan pendidikan yang baik. Maka dari itu diperlukan sebuah penilaian mutu dalam kelayakan penyelenggaraan pendidikan oleh suatu lembaga satuan pendidikan yang dinamakan Akreditasi. Penelitian ini termasuk dalam kategori jenis penelitian studi literatur. Mencari dan menganalisa referensi teori yang relevan dengan permasalahan yakni manajemen PAUD berbasis akreditasi PAUD dan PNF. Studi literatur bisa di dapat dari berbagai sumber baik artikel jurnal, buku-buku yang membahas topik ini, internet dan perpustakaan. Kurikulum dilaksanakan dalam rangka membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan dasar.