cover
Contact Name
Nur Asni Setiani
Contact Email
nur.asni@stfi.ac.id
Phone
+6285718360277
Journal Mail Official
jurnal@stfi.ac.id
Editorial Address
Gedung 1 Kampus Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Jl. Soekarno Hatta no. 354 (Parakan Resik) Bandung, 40266 West Java, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia
ISSN : 23032138     EISSN : 2830201X     DOI : http://dx.doi.org/10.58327/jstfi
Core Subject : Health, Science,
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA (P-ISSN: 2303-2138) is open access and peer-reviewed (double-blind) Scientific Journal that publishes all research articles/reviews/ short communication related to the pharmacy research. The focus of JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA is to publish articles in pharmacy. Scope of this journal are: 1. Pharmacology, 2. Pharmaceutical biology, 3. Pharmacy, 4. Pharmaceutical chemistry, 5. Community pharmacy, 6. Biotechnology and biomolecular sciences.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
PENGKAJIAN TERAPI OBAT FOLFOX (OXALIPLATIN, FLUOROURACIL, LEUCOVORIN) TERHADAP SURVIVAL RATE PASIEN KANKER KOLOREKTAL DI RUMAH SAKIT SANTOSA BANDUNG SENTRAL Sari, Nia Kurnia; Hidayat, Dayat Saeful; Wahyono, Wahyono
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i2.185

Abstract

Kanker kolorektal merupakan kanker paling umum ketiga untuk laki-laki dan paling umum kedua untuk perempuan dengan 1,65 juta kasus baru dan hampir 835.000 kematian di seluruh dunia pada tahun 2015. Tingginya insiden angka kematian menunjukan krusialnya upaya pencegahan kanker kolorektal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi folfox terhadap survival rate dari jumlah siklus pasien kanker kolorektal. Hasil penelitian menunjukkan lokasi terbanyak kanker kolorektal pada rektum (41,46%), caecum (7,32%), kolon (4,88%) dan dibandingkan pada lokasi yang lain dan lokasi yang paling sedikit ditemukan pada daerah sigmoid (2,44%), derajat diferensiasi histopatologi kanker kolorektal, yang paling banyak ditemukan dengan derajat diferensiasi yang baik (65,85%), derajat diferensiasi sedang (29,6%), sedangkan yang paling sedikit ditemukan pada derajat diferensiasi buruk (4,9%). Dari penelitian ini dapat disimpulkam bahwa pasien kanker kolorektal stadium III dengan diberikan 7 atau 8 siklus sebagai terapi, keberhasilan kelangsungan hidup (survival rate) pasien dapat lebih lama dibandingkan dengan pasien penderita kanker kolorektal stadium IV
EXPLORATION OF POTENTIAL NATURAL COMPOUNDS THROUGH IN SILICO APPROACH: A CASE STUDY ON TOKARAMID COMPOUNDS Baroroh, Umi; Sin, Cindy Wan Yik; Riasari, Hesti
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i2.225

Abstract

Indonesia, renowned for its rich biodiversity, boasts diverse marine ecosystems that have long remained untapped in the quest for novel therapeutic compounds. This shows the great potential of Indonesia's biodiversity, particularly within its marine habitats, as a treasure trove for exploring bioactive compounds for disease treatment. These compounds can be explored using in silico analyses, including activity prediction, ADME (absorption, distribution, metabolism, and excretion) prediction, toxicity prediction, and molecular docking, to accelerate the discovery of promising drug candidates. The compound TG-0205221, modified Tokaramide A from the sponge Theonella mirabilis, is reported to have potential as an anti-3CLPro from SARS-CoV-1, which is genomically similar to SARS-CoV-2 by 96%. 3CLPro is the most prospective working target of anti-COVID-19. In this study, the exploration of TG-0205221 and Tokaramide A as anti-3CLPro was conducted using in silico approach. It is shown that based on ADMET prediction, all compounds are anticipated to be suitable for oral consumption and exhibit a non-toxic profile. TG-0205221 is predicted to have activity as a 3CLPro inhibitor higher than others. Furthermore, the potential anti-3CLPro SARS-CoV-2 activity of all ligands in molecular docking is envisaged to be considerably high. The binding energy of Tokaramide A and TG-0205221 is relatively similar, -9.16 and -8.39 kcal/mol, respectively. Both Tokaramide A and TG-0205221 show potential as anti-SARS-CoV-2 agents and may aid in the exploration of natural compounds for drug discovery.
KARAKTERISTIK PENDERITA DAN POLA TERAPI ANTIRETROVIRAL PASIEN HIV/AIDS DI SALAH SATU PUSKESMAS KOTA BANDUNG Fathurrahman, Muhammad Hilmi; Tambunan, Debby Pratiwi; Kelana, Himalaya Wana
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i2.226

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan danmelamahkan sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikarateristik penderita, pola pengobatan, dan hubungan karateristik dengan pola terapi (ARV) pasienHIV di salah satu Puskesmas Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptifmelalui penelusuran data yang bersifat retrospektif terhadap data rekam medis pasien HIV, selamakurun waktu Januari hingga Desember tahun 2022. Terdapat 295 populasi dan 164 sampelberdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi serta dilakukan analisis data mengunakan alat StatisticalPackage for the Social Sciens (SPSS). Hasil penelitian Karateristik pasien berdasarkan jenis kelaminterbanyak adalah laki-laki 156 (95%) sampel, usia terbanyak adalah18- 25 tahun 90 (55%) sampel,pendidikan terbanyak pada tingkat SMA 128 (78%) sampel,jenis pekerjaan terbanyak adalah swasta159 (97%) sampel, stadium HIV terbanyak adalah stadium I 157 (96%) sampel,jumlah CD4 terbanyakpada kategori <200 sel/µl 78 (48%) sampel. Berdasarkan data pola pengobatan terapi yang palingbanyak digunakan pada pasien HIV adalah TLE yaitu kombinasi dari Tenofovir, Lamivudine,Efavirenz 116 (70,7%) sampel. Berdasarkan analisis data chi-square terdapat hubungan pendidikandengan pola terapi pvalue 0,034 dan hubungan tingkat stadium dengan jumlah CD4 p-value 0,016.
FORMULASI SEDIAAN BIODEGRADABLE FILM DENGAN BASIS KAPPA KARAGENAN HASIL VARIASI SULFATASI UNTUK PENGOBATAN LUKA BAKAR Ferdiansyah, Rival; Ledianasari, Ledianasari; Rachmaniar, Revika; Rumbaman, Gaina Nurfauziah
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i2.218

Abstract

Kappa karagenan memiliki kandungan ester sulfat sekitar 25% hingga 30% dan kandungan 3,6-AG sekitar 28% hingga 35%. Kandungan sulfat  merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi karakteristik fisik kappa karagenan, seperti viskositas, gel strength dan elastisitas. Karagenan jenis ini dapat digunakan sebagai basis dalam pembuatan biodagradble  film untuk aplikasi penutup luka bakar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah kappa karagenan hasil variasi sulfatasi menggunakan  K2SO4 0.2M; 0.4M dan 0.6M menghasilkan biodagradble  film yang baik berdasarkan karakteristik fisiknya. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi formulasi dan evaluasi bentuk sediaan. Hasil pengujian organoleptis, bobot dan tebal, menunjukkan bahwa Formula 1; Formula 4 dan Formula 7 memiliki hasil yang optimal dibandingkan dengan formula lainnya. Ketiga formula tersebut dilakukan uji lanjutan yaitu tensile strength, swelling dan difusi. Formula 7 memiliki hasil paling optimal dibandingkan formula lainnya dengan nilai tensile strength 3,964 MPa, elongasi 171.3% dan kemampuan menyerap air sebesar 40.487% serta memiliki kemampuan berdifusi paling besar yaitu 45.424% pada menit ke 360. Kata Kunci: kappa karagenan, kandungan sulfat, sulfatasi, Biodegradable film
PENENTUAN KELARUTAN KURKUMIN DALAM DELAPAN PELARUT ORGANIK GUNA PENGEMBANGAN SEDIAAN FARMASI BERBAHAN DASAR KURKUMIN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI VISIBLE DAN GRAVIMETRI Sahari, Yuni; Rahmat, Sendi Dwi; Rahmawati, Sarah Rifka; Firmansyah, Adang; Sundalian, Melvia
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i2.222

Abstract

Kurkumin merupakan senyawa kurkuminoid terdiri dari demetoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, dan kurkumin yang merupakan hasil isolasi dari rimpang tanaman kunyit (Curcuma Longa Linn). Kurkumin telah terbukti memiliki aktivitas farmakologis, seperti antiinflamasi, antioksidan, antivirus, antimalaria, antiparasit, dan antimikroba dibidang pengobatan. Data kelarutan merupakan salah satu informasi penting yang dibutuhkan dalam proses isolasi, ekstraksi, rekristalisasi dan praformulasi suatu obat di bidang industri, akan tetapi kurkumin belum memiliki data kelarutan yang spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelarutan kurkumin dalam pelarut asetonitril, air, kloroform, metanol, etanol, etil asetat, n-heksana, dan aseton menggunakan metode shake-flask saturation. Konsentrasi kurkumin yang terlarut dalam masing-masing pelarut ditentukan secara spektrofotometri dan gravimetri. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada kelarutan kurkumin dalam pelarut etil asetat sebesar 16,69 mg/mL; pada etanol 7,856 mg/mL; pada asetronitril 7,421 mg/mL; pada aseton 7,395 mg/mL; pada methanol 5,568 mg/mL; pada kloroform 3,544 mg/mL; pada air 0,165 mg/mL; dan pada n-heksana 0,101 mg/mL. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelarutan kurkumin tertinggi dalam asetonitril dan terendah dalam pelarut n-heksana.Kata Kunci: Kurkumin, kelarutan, spekrtofotometri, gravimetri

Page 1 of 1 | Total Record : 5