cover
Contact Name
Ni Wayan Sri Darmayanti
Contact Email
wyndarmayanti@gmail.com
Phone
+62366-5501125
Journal Mail Official
deiksisjurnalpendidikan@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ITP Markandeya Bali Jln. Muhamad Hatta, LC Subak Aya, Bangli, Bali
Location
Kab. bangli,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan DEIKSIS
ISSN : 26558246     EISSN : 27983730     DOI : -
Jurnal Pendidikan Deiksis merupakan media publikasi dari hasil penelitian dengan focus dan scope pada penelitian tentang bahasa, sastra, dan pendidikan bahasa dan sastra di Indonesia. Penggunaan Deiksis sebagai nama jurnal ilmiah diilhami dari istilah deiksis dalam ilmu linguistik yang berarti acuan.
Articles 90 Documents
ANALISIS BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DITINJAU DARI KURIKULUM MERDEKA (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 RENDANG) Pertami, Ni Wayan Ovinita Wikantari
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v6i2.245

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Rendang yang bertujuan untuk menganalisis bahan ajar Bahasa Indonesia yang ditinjau dari kurikulum merdeka. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, kuisioner, dan obsevasi. Pengambilan data dilakukan di kelas XA dan XB di SMA Negeri 1 Rendang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan adanya perubahan kurikulum bahan ajar yang digunakan sudah sesuai dengan kurikulum merdeka. Bahan ajar yang menjadi Fokus penelitian adalah buku paket Bahasa Indonesia, LKS Bahasa Indonesia dan hal terkait bahan ajar yang menggunakan kurikulum merdeka. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa seiring perubahan kurikulum bahan ajar juga mengikuti peruhannya, dari bahan ajar berupa buku paket dan LKS yang sudah ada di sekolah sudah memakai kurikulum merdeka, sebagai sekolah penggerak.
ANALISIS PENTINGNYA KETERAMPILAN BERBAHASA DI KELAS V SDN 2 PANGSAN Sudarmayasa, I Made
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v6i2.246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berbahasa siswa kelas V SDN 2 Pangsan. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif yang tujuannya adalah untuk menganalisis kemampuan berbahasa siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara kepada guru kelas V, catatan lapangan dan triangulasi data. Triangulasi data adalah pemeriksaan kebenaran suatu informasi tertentu dengan menggunakan sumber data yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan berbahasa siswa kelas V di SDN 2 Pangsan belum berjalan maksimal. Masih banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam menyimak, berbicara, membaca dan menulis, yang sulit membaca, yang mengalami keterlambatan pemahaman, yang malas belajar, yang antusias terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia, dan masih banyak siswa yang tidak mempunyai kemampuan konsentrasi belajar. Oleh karena itu, mereka harus berpedoman pada minimalisasi kendala yang ada dan mengharapkan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 2 BLAHKIUH KABUPATEN BADUNG DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Murniasih, Ni Kadek
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v6i2.254

Abstract

Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar telah mengalami sejumlah perubahan, dan tentunya, baik guru maupun peserta didik perlu beradaptasi dengan perubahan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan mengamati kesulitan belajar peserta didik pada Kurikulum Merdeka, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 2 Blahkiuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kesulitan belajar yang dihadapi peserta didik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan melibatkan wawancara dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22% peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi IPAS, 25% mengalami kurangnya persiapan diri, 20% mengalami kendala terkait metode dan media pembelajaran, 17% menunjukkan sikap yang kurang baik, dan 14% memiliki prestasi hasil belajar yang rendah. Temuan ini menjadi perhatian penting bagi sekolah, guru, dan peserta didik agar dapat meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka, terutama pada mata pelajaran IPAS.
EKSPLORE PEMBELAJARAN IPA: MENELUSURI DETIL PELAKSANAAN PRAKTIKUM DI KELAS VI SD Sari, Ni Kade
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v6i2.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan praktikum IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian guru kelas VI di SD N 2 Blahkiuh. Peneliti menggunakan instrument penelitian berupa angket dan pedoman wawancara. Data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan skala likert dan mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan praktikum di SD tersebut. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Pelaksanaan praktikum bagi siswa kelas VI di SD SD N 2 Blahkiuh menghadapi kendala, seperti keterbatasan alat dan bahan, ketiadaan panduan praktikum, dan minimnya kesiapan guru menggunakan alat praktikum. Meskipun 9 siswa menyatakan sangat baik, 12 siswa menyatakan baik, dan 9 siswa menyatakan cukup baik dalam angket, wawancara dengan guru menunjukkan evaluasi cukup baik.
PENGGUNAAN MEDIA AUGMENTED REALITY DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS Vl BANGUN RUANG DI SDTK PELITA HATI Renya Rosari Anggun; I Wayan Numertayasa; Ni Wayan Sri Darmayanti
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.376

Abstract

Abstrak seorang guru harus berinovasi agar pembelajaran lebih efektif dan juga menyenangkan sehingga tujun pembelajaran dapat tercapa. Untuk mengingginkan pembelajaran yang lancer sesuai target kurikulun nerdeka dibutuhkan persiapan yang matang oleh seorang pendidik, seperti materi yang disusun secara baik dan didikung oleh media yang mudah dipahami dan juga menarik di era teknologi yang semakin maju ini salah satu media yang ditemui adalah hanphone android yang hamper setiap orang memilikinya. Tujuan penulis menerapkan media augmented reality (AR) adalah agar perserta didik dapat memahami pembelajaran matematika materi bangun ruang lebih menignkat yang selama ini sering dikatakan bahwa pembelajaran matematika itu sulit dipahami . augmented reality akan membuat pembelajaran matematika mudah dipahami sehingga peserta didik memiliki minat untuk belajar dan memiliki hasil belajar yang meningkat. pada penelitian ini dengan metode PTK hasi penelitian menunjukan dengan mengunakan media augmented reality bangun ruang mampu meningkatkan pemahaman sisiwa dilihat dari hasil belajar dari siklus 1 dan siklus 2.
METODE TRANSFER PENGETAHUAN TRADISIONAL DALAM PEMBELAJARAN NYUNGKIT SONGKET SIDEMEN: KAJIAN ETNOPEDAGOGI DI SANGGAR FORTUNA I Nengah Sueca; Artika, I Wayan; I Wayan Rasna; Gde Artawan
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.420

Abstract

Pendidikan budaya dan pembelajaran bahasa memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembelajaran nyungkit songket Sidemen di Sanggar Fortuna sebagai praktik etnopedagogi, serta (2) menganalisis penerapan metode transfer pengetahuan tradisional dalam pembelajaran nyungkit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dalam perspektif etnopedagogi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran nyungkit songket Sidemen di Sanggar Fortuna merupakan praktik pendidikan berbasis budaya lokal yang berlangsung dalam ranah pendidikan nonformal melalui aktivitas menenun yang bersifat komunal, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung. Metode transfer pengetahuan tradisional berlangsung secara turun-temurun melalui relasi sosial senior–junior yang memungkinkan pengetahuan diwariskan secara natural melalui interaksi spontan, imitasi, koreksi langsung, dan pembiasaan. Pola pewarisan ini tidak hanya mentransmisikan keterampilan teknis menenun, tetapi sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Sidemen dan memastikan keberlanjutan warisan budaya lokal dalam menghadapi arus modernisasi.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAAN SISWA KELAS 2 SD NEGERI 4 TIGA Ni Luh Sri Arta Ningsih; Nurul Isnaini Fitriyana; I Nyoman Sudirman
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 SD Negeri 4 Tiga berdasarkan lima aspek yangdiukurmenggunakan instrumen Early Grade Reading Assessment (EGRA), yaitu pengenalan huruf, membaca kata bermakna, membaca kata tidak bermakna, membaca nyaring, serta menyimak dan memahami isi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkanmelalui observasi, tesmembaca berbasisEGRA, wawancara dengan guru kelas 2, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa dan guru kelas 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan sangat baik dalam aspek pengenalan huruf, membaca kata bermakna, membaca nyaring, serta menyimak dan memahami bacaan. Pada aspek membaca kata bermakna, mayoritas siswa mampu membaca dengan lancar dan akurat sehingga tergolong dalam kategori sangat baik. Sebaliknya, pada aspek membaca kata tidak bermakna, sebagian besar siswa memperoleh skor rendah dan termasuk dalam kategori kurang, karena masih bergantungpada makna kontekstual dan belum terbiasa membaca kata tanpa arti yang jelas. Hasil tersebut memberikan gambaran kemampuan membaca permulaan siswa yang dapat menjadi dasar dalam perencanaan strategi pembelajaran yang tepat di kelas rendah sekolah dasar. Kata kunci: Membaca permulaan
IMPLEMENTASI KLINIK LITERASI BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA DAN NUMERASI SISWA KELAS 2 SD N 6 JEHEM Desak Putu Sri Sulatri; I Nengah Sueca; Nurul Isnaini Fitriyana
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa kelas 2 SD N 6 Jehem melalui implementasi klinik literasi berbantuan media interaktif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi klinik literasi berbantuan media interaktif dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca dari 77,27% menjadi 91,81%, serta kemampuan numerasi dari 89,09% menjadi 94,54%. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kedua aspek kemampuan siswa. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran ini dalam proses belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar siswa.
PEMANFAATAN MEDIA INTERAKTIF CANVA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA UNTUK SISWA KELAS AWAL DI SD NEGERI 1 SONGAN Putu Pratiwi Warapsari; I Nengah Sueca; Putu Beny Pradnyana
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan media interaktif Canva dalam pembelajaran membaca pada siswa kelas awal di SD Negeri 1 Songan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dua orang guru kelas I dan II serta 40 siswa kelas awal yang terdiri atas 21 siswa kelas I dan 19 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva digunakan oleh guru sebagai media visual dan audio yang menampilkan cerita bergambar, infografis, dan kuis interaktif dalam pembelajaran membaca. Media ini berhasil meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Canva memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa kelas awal. Faktor pendukung keberhasilan pemanfaatan media ini meliputi tersedianya perangkat teknologi, koneksi internet di sekolah, dan kesiapan guru dalam mengelola media. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat di rumah, gangguan teknis, serta rendahnya literasi digital pada beberapa siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan infrastruktur dan pelatihan berkelanjutan bagi guru agar pemanfaatan media digital semakin optimal dalam pembelajaran literasi dasar
PENERAPAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD INPRES MANTAWA C Siti Julaeha; I Nengah Sueca; Putu Beny Pradnyana
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.426

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan keterampilan dasar yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar. Di kelas IV SD Inpres Mantawa C, ditemukan permasalahan berupa rendahnya kelancaran berbicara, keterbatasan kosakata, kurangnya kepercayaan diri, serta struktur kalimat yang tidak runtut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bercerita dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, menganalisis peningkatan kemampuan berbicara siswa, serta menelaah respon mereka terhadap kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan 15 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelancaran, keberanian, serta kemampuan siswa dalam menyusun cerita secara runtut dan ekspresif. Respon siswa pun sangat positif, tercermin dari antusiasme dan partisipasi aktif selama pembelajaran. Dengan demikian, metode bercerita terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan layak diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.