cover
Contact Name
Tineke Saroinsong
Contact Email
tinekesaroinsong@gmail.com
Phone
+6281356331213
Journal Mail Official
tinekesaroinsong@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya ITS, Sukolilo, Surabaya, 60111, Indonesia Tel : +6287859160488
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE)
ISSN : -     EISSN : 27751031     DOI : https://doi.org/10.52158/jamere
The Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE) at https://journal.isas.or.id/index.php/JAMERE) is a blind peer-reviewed journal dedicated to the publication of quality research results in the field of Mechanical Engineering and Technological Innovation. Articles published in the JAMERE Journal include original scientific research results (top priority), while for scientific review articles that are new (not top priority) and also comments that are critical of the results of scientific papers published by the JAMERE journal. All publications in the JAMERE journal are open access that allows articles to be freely available online without subscribing to anything.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "vol 6 no 2 (2026)" : 19 Documents clear
Analisis Penyebab Keretakan Pada Drill Pipe 5 Inch Di Wilayah Kerja Rig Raisis Sadat N S Sidabutar; Tohap Prianto Gultom; Patunru Ponky; Lia Pongsapan
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1549

Abstract

Kegiatan pengeboran minyak dan gas bumi memerlukan peralatan yang memiliki ketahanan tinggi, salah satunya adalah drill pipe. Drill pipe berfungsi sebagai penghubung antara permukaan dengan mata bor di dasar sumur serta sebagai saluran sirkulasi fluida. Selama proses operasional, drill pipe rentan mengalami kerusakan seperti keretakan akibat beban berulang, kelelahan material, serta kondisi lingkungan yang ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab, dampak, dan pengendalian keretakan pada drill pipe 5 inch di wilayah kerja Rig Raisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah inspeksi Non-Destructive Test (NDT) dengan teknik Magnetic Particle Inspection (MPI) terhadap tiga sampel drill pipe. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tiga sampel drill pipe 5 inch yang telah digunakan selama 2000 jam, ditemukan sampel mengalami keretakan. Retakan tersebut ditemukan pada bagian tool joint pipa. Jenis keretakan yang ditemukan meliputi longitudinal crack yang masing-masing merupakan indikasi dari kelelahan material (fatigue failure) dan tegangan akibat beban berulang (cyclic loading). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab keretakan meliputi kualitas material, beban operasional berlebih, korosi lingkungan, serta minimnya inspeksi berkala. Dampak dari keretakan drill pipe sangat signifikan, meliputi meningkatnya waktu tidak produktif (non-productive time/NPT), biaya perbaikan atau penggantian pipa, serta risiko keselamatan kerja. Pengendalian keretakan perlu dilakukan melalui inspeksi rutin, rotasi penggunaan pipa, pengawasan parameter operasi, serta pelatihan tenaga kerja. Pengendalian yang tepat, dapat memperpanjang umur pakai drill pipe serta efisiensi operasional tetap terjaga.
Analisa Pengaruh Variasi Suhu Dan Holding Time Pemanasan Induksi Terhadap Morfologi Dan Sifat Mekanik Baja Sup 9A Achmad haqqul yaqin Achmad haqqul yaqin; Ahmad Muqorrobin; Lisa Puspita Ariyanto; Merlyanalinda
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1601

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh variasi suhu (850°C, 900°C, 950°C) dan variasi holding time (2, 7, 12 menit) selama pemanasan induksi terhadap struktur mikro, kedalaman dekarburisasi, dan kekerasan mikro (Vickers) pada baja pegas SUP 9A. Metode eksperimental meliputi perlakuan panas pemanasan induksi dengan kombinasi parameter tersebut, pengujian kekerasan mikro Vickers pada 11 titik tiap spesimen, serta analisis struktur mikro menggunakan mikroskop metalografi pada perbesaran 500×; data dianalisis secara deskriptif dan dengan uji statistik One-Way ANOVA bila diperlukan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan holding time singkat (2–7 menit) mempertahankan nilai kekerasan tinggi (~323–327 HV) tanpa tanda dekarburisasi bermakna, sedangkan holding time 12 menit menurunkan kekerasan signifikan (~284–286 HV) disertai peningkatan kedalaman dekarburisasi hingga 0,08–0,11 mm; struktur mikro dominan tetap ferrit–pearlit pada kondisi yang diuji. Kata kunci : Pemanasan induksi, holding time, baja SUP 9A, kekerasan mikro, dekarburisasi.
Analisa Pengaruh Tingkat Kontaminasi Oli Terhadap Kinerja Sistem Hidrolik Alat Berat Scissorlift Genie Gs-1930 E-Drive Fatmah Nuril; Achmad Haqqul Yaqin; Lisa Puspita Ariyanto; Merlyanalinda
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1604

Abstract

Sistem hidrolik pada ScissorLift Genie GS-1930 E-Drive berperan penting dalam proses pengangkatan platform dan sangat dipengaruhi oleh kualitas oli hidrolik. Kontaminasi oli dapat menyebabkan penurunan efisiensi sistem, peningkatan suhu operasi, serta perlambatan respons aktuator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kontaminasi oli terhadap kinerja sistem hidrolik menggunakan pendekatan Condition-Based Maintenance (CBM) berbasis observasi lapangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui pengamatan kondisi visual oli (warna, kejernihan, dan kekentalan) serta pengukuran tekanan sistem, suhu oli, dan waktu respons aktuator. Pengambilan data dilakukan selama empat minggu pada satu unit Scissor Lift yang beroperasi di PT. X. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa peningkatan kontaminasi oli berpengaruh terhadap penurunan kinerja sistem hidrolik. Selain itu, perubahan karakteristik visual oli dapat digunakan sebagai indikator awal untuk mendukung pemeliharaan preventif yang lebih efektif dan ekonomis.
Analisis Pengaruh Variasi Putaran Engine Terhadap Nilai Performansi Engine Liebherr D9512 Puji Saksono; Agil Ramadhan Saputra; Marsius Ferdnian; Ella Qurrotu Aini
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1637

Abstract

Diesel engine adalah salah satu jenis engine yang sangat sesuai digunakan pada transportasi alat berat dikarenakan memiliki nilai performansi (torsi dan daya) yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi putaran engine terhadap nilai performansi Engine Liebherr D9512. Pengambilan data dilakukan pada saat engine dioperasikan menggunakan alat uji Power Test Dynamometer 35X05. Hasil dari pengujian yang dilakukan didapatkan bahwa variasi putaran engine akan berpengaruh terhadap nilai performansi. Pada putaran engine 1100 RPM nilai torsi sebesar 2204 N.m pada hasil dynotest remanufacture dan 2211 N.m pada hasil dynotest factory. Pada putaran engine 1500 RPM nilai torsi 3489 N.m dan 3496 N.m pada hasil dynotest factory. Pada putaran engine 2000 RPM nilai torsi 2754 N.m dan 2883 N.m pada hasil dynotest factory. Di sisi lain variasi putaran engine juga berpengaruh terhadap nilai daya engine. Data pengujian pada putaran engine 1100 RPM nilai daya sebesar 253 KW pada hasil dynotest remanufacture dan 268 KW pada hasil dynotest factory. Pada putaran engine 1500 RPM nilai daya 520 KW dan 523 KW pada hasil dynotest factory. Pada putaran engine 2000 RPM nilai daya dynotest remanufacture dan dynotest factory adalah sama yaitu sebesar 565 KW
Studi Komparasi Efisiensi Termal Motor Bakar Bensin dan Diesel dengan Variasi Laju Aliran Bahan Bakar dan Beban Kerja Yudhi Chandra Dwiaji; Muh Anhar
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1643

Abstract

Motor bakar masih menjadi sumber tenaga utama pada sektor transportasi dan industri kecil-menengah. Motor bensin (spark-ignition) dan motor diesel (compression-ignition) memiliki karakteristik efisiensi termal yang berbeda akibat perbedaan mekanisme pembakaran, rasio kompresi, dan sifat bahan bakar. Penelitian ini bertujuan membandingkan efisiensi termal motor bensin dan diesel melalui variasi laju aliran bahan bakar dan beban kerja guna menentukan kondisi operasi optimal serta kinerja efisiensi. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif pada engine test bench. Mesin bensin silinder tunggal dan mesin diesel silinder tunggal diuji dengan empat variasi laju aliran bahan bakar (0,8–2,2 kg/jam) dan beban kerja (25%, 50%, 75%, dan 100% torsi maksimum). Parameter yang diamati meliputi efisiensi termal brake, konsumsi bahan bakar spesifik, dan suhu gas buang. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi termal motor diesel berkisar antara 28,4% hingga 37,2% (rata-rata 33,1%), sedangkan motor bensin berkisar antara 22,1% hingga 29,5% (rata-rata 25,8%). Efisiensi tertinggi dicapai motor diesel pada laju aliran bahan bakar 1,5 kg/jam dan beban 75%. Variasi laju aliran bahan bakar dan beban kerja terbukti memengaruhi efisiensi termal secara signifikan, dengan motor diesel menunjukkan kinerja unggul pada kondisi beban sedang hingga tinggi. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam optimalisasi konsumsi bahan bakar dan pengembangan mesin pembakaran dalam yang lebih efisien.
Pengaruh Panjang Jalur Perpipaan dan Jumlah Fitting terhadap Pressure Drop pada Sistem Rumah Gas Multi-Lini di Laboratorium PT. X Erixzen ShenaPutra Eswono; Lisa Puspita Ariyanto; Dedy Rachman Ardian
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1648

Abstract

Sistem rumah gas (gas manifold system) merupakan infrastruktur penting dalam laboratorium industri yang berfungsi mendistribusikan gas dari tabung penyimpanan menuju berbagai titik pemakaian melalui jaringan perpipaan. Kinerja sistem dipengaruhi oleh panjang jalur perpipaan dan jumlah fitting yang menyebabkan kehilangan energi selama aliran sehingga menimbulkan pressure drop. Penurunan tekanan yang berlebihan dapat mengurangi stabilitas suplai gas, memengaruhi kinerja peralatan laboratorium, serta menurunkan efisiensi distribusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh panjang jalur perpipaan dan jumlah fitting terhadap pressure drop pada sistem rumah gas multi-lini di Laboratorium PT. X, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan memengaruhi pressure drop. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional eksplanatori. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung menggunakan pressure gauge, alat ukur panjang, lembar observasi, dan dokumentasi teknis. Variabel independen meliputi panjang jalur perpipaan (X₁) dan jumlah fitting (X₂), sedangkan variabel dependen adalah pressure drop (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS Statistics. Penelitian ini didasarkan pada teori mekanika fluida, meliputi persamaan kontinuitas, persamaan Bernoulli, persamaan Darcy–Weisbach, serta konsep major losses dan minor losses. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar dalam mengevaluasi konfigurasi jaringan perpipaan, mengoptimalkan sistem distribusi gas, meminimalkan kehilangan tekanan, serta meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional sistem rumah gas multi-lini.
Identification and Mitigation of Machining Process Failures in XE 611 SZK Crankshaft through an Integrated FMEA and Pareto Analysis Approach Ichlas Nur; Rifki Abdul Dhohir; Nasirwan; Nusyirwan; Yuli Yetri
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1650

Abstract

The quality of the machining process in critical components such as crankshafts plays a significant role in determining engine performance and reliability. This study aims to analyze the causes of failure in the milling and drilling machining processes of the XE 611 SZK crankshaft. The research methods included direct observation of the production process, analysis of machining parameters, and evaluation of machining quality through visual inspection and dimensional measurements. In addition, root cause analysis was conducted using fishbone diagrams and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) to identify the dominant factors contributing to process failures. Furthermore, Pareto analysis was applied to determine the primary causes of failure based on the 80/20 principle. The results indicate that machining failures were mainly caused by tool wear, improper cutting parameters (cutting speed, feed rate, and depth of cut), machine setup errors, and suboptimal coolant system performance. These failures resulted in surface defects, dimensional deviations, and an increased product rejection rate. The proposed recommendations include optimization of machining parameters, implementation of preventive maintenance for machines and tooling, and enhancement of quality control during the production process. This study is expected to serve as a reference for improving machining efficiency and reducing failure rates in the manufacturing industry
Making Biobriquettes from Patchouli and Rice Husks Using Tapioca Flour Glue Josephine Raphaela; Alferd Noufie Mekel; Tineke Saroinsong
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1665

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi serta semakin terbatasnya cadangan bahan bakar fosil mendorong pengembangan sumber energi terbarukan yang berasal dari biomassa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku pembuatan biobriket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi perekat tepung tapioka (5%, 8%, 10%, 12%, dan 14%) terhadap karakteristik biobriket yang dibuat dari campuran limbah penyulingan minyak nilam dan sekam padi dengan perbandingan 50:50, serta menentukan komposisi perekat yang paling optimal. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Biobriket yang dihasilkan diuji berdasarkan kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, dan laju pembakaran sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi perekat memberikan pengaruh terhadap seluruh parameter pengujian. Kadar air berkisar antara 11,25–14,94%, kadar abu 32,54–40,28%, kadar zat menguap 32,04–38,14%, dan laju pembakaran 0,4118–0,6094 g/menit. Komposisi perekat 12% menghasilkan karakteristik biobriket yang paling seimbang, yaitu kadar air 13,06%, kadar abu 34,52%, kadar zat menguap 36,17%, dan laju pembakaran 0,4589 g/menit. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan perekat tepung tapioka sebesar 12% merupakan komposisi optimum untuk menghasilkan biobriket dengan kualitas pembakaran yang baik sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
Perancangan dan Pembuatan Simulator Pendeteksi Kerusakan Bearing Sutan Dzaky H.N; Nurhadi
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1638

Abstract

Bearing roda merupakan komponen mekanis yang berfungsi menopang beban radial dan aksial sekaligus memungkinkan roda berputar dengan gesekan yang minimum. Deteksi dini kerusakan bearing sangat penting untuk meningkatkan keselamatan, keandalan, dan efektivitas pemeliharaan kendaraan. Permasalahannya alat pendeteksi kerusakan bearing di pasaran masih terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat simulator pendeteksi kerusakan bearing roda berbasis sistem multi-sensor yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen melalui tahapan perancangan, fabrikasi (integrasi sistem mekanik dan elektronik) agar mampu mensimulasikan kondisi kerja bearing secara terkontrol, dan pengujian fungsi simulator. Sistem mekanik terdiri atas motor AC 1 phase berkecepatan maksimum 3000 rpm, transmisi pulley-belt, poros, dan roda uji, sedangkan sistem elektronik terdiri dari sensor getaran SW-420, sensor akustik MAX4466, sensor suhu inframerah MLX90614, sensor Hall Effect sebagai pengukur kecepatan putar, LCD 20×4  sebagai media tampilan, serta data logger sebagai media penyimpanan data. Simulator dirancang menggunakan Autodesk Fusion 360 kemudian direalisasikan menjadi sebuah prototipe yang mampu mengintegrasikan seluruh komponen secara fungsional. Pengujian simulator dilakukan dengan menguji fungsi masing-masing sensor dan menguji fungsi sistem secara keselurahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa simulator yang dikembangkan mampu melakukan pengukuran, menampilkan, dan merekam parameter getaran, kebisingan, suhu, serta kecepatan putar secara real-time. Simulator ini diharapkan dapat digunakan sebagai media penelitian, pengujian dan deteksi dini kerusakan bearing roda di masa mendatang. 
Pemanfaatan Limbah Penyulingan Minyak Nilam Dan Sekam Padi Dalam Pembuatan Biobriket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Dengan Dominan Limbah Nilam Vincent Putra Tandiapa; Alfred Noufie Mekel; Artian Sirun; Tineke Saroinsong
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1666

Abstract

Limbah penyulingan minyak nilam (Pogostemon cablin) dan sekam padi merupakan limbah pertanian dan agroindustri yang melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal di Desa Talawaan, Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik bahan bakar biobriket yang dibuat dari campuran limbah penyulingan minyak nilam dan sekam padi pada tiga variasi komposisi (Sekam Padi (SP) : Limbah Nilam (LN) = 20:80, 30:70, dan 40:60 berdasarkan berat) dengan perekat tepung tapioka. Parameter proksimat, yaitu kadar air, kadar abu, dan kadar zat menguap, diuji di laboratorium terakreditasi Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado mengacu pada SNI 01-6235-2000, sedangkan kadar karbon tertambat dihitung dengan metode selisih dan laju pembakaran diukur sebagai rasio kehilangan massa terhadap waktu pembakaran. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan proporsi sekam padi menurunkan kadar air dari 19,59% menjadi 14,39% dan kadar zat menguap dari 43,65% menjadi 38,38%, sementara kadar abu meningkat dari 26,73% menjadi 34,44%, yang diduga dipengaruhi oleh kandungan silika sekam padi yang tinggi. Laju pembakaran relatif sama pada komposisi 20% dan 30% sekam padi (0,602 dan 0,605 g/menit), namun menurun pada komposisi 40% sekam padi menjadi 0,484 g/menit. Ketiga variasi belum memenuhi syarat SNI 01-6235-2000 untuk kadar air dan kadar abu (maksimal 8%), meskipun komposisi 30:70 menunjukkan kinerja terbaik di antara ketiga variasi yang diuji. Temuan ini melengkapi penelitian pendamping mengenai mesin press hidrolik yang dikembangkan untuk bahan baku ini sekaligus menjadi data dasar untuk optimasi proses pencetakan briket selanjutnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 19