cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
Penyuluhan Dampak Penggunaan Game Online kepada Siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane Zulfan Efendi; Tika Christy; Febby Madonna Yuma
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.739

Abstract

Abstract: The internet is one example of the results of current technological developments and advances, the internet provides many forgiveness and convenience for us, with the internet information is easier for us to get. Online games are one type of game that utilizes devices connected to the internet network as a medium. The existence of online games today, becomes a new challenge for students, this is because at this time is a period of child development. the development of learning motivation becomes a new challenge for teenagers and children as students as students. Various games that attract students so that it has an impact on their social activities and school achievement. Changes in behavior in adolescents who are addicted to mobile games may not be felt by the students themselves, but can be felt by others in their environment, especially parents and teachers. The purpose of this service is to increase the knowledge of SMA Negeri 1 Buntu Pane students regarding the impact of online game addiction behavior on adolescent health. The method used is interactive lectures and questions and answers about counseling the impact of addiction to playing online games. there is an increase in the knowledge of SMA Negeri 1 Buntu Pane students about the negative impact of online games on health.Keywords: Counseling; Game online; Health Abstrak: Internet merupakan salah satu contoh hasil dari perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini, internet banyak memberikan maafaat dan kemudahan bagi kita, dengan internet informasi lebih mudah kita dapatkan. Game online adalah salah satu jenis permainan yang memanfaatkan perangkat yang terkoneksi jaringan internet sebagai medianya. Adanya game online saat ini, menjadi suatu  tantangan  baru  bagi  para  pelajar,  hal  ini  dikarenakan  pada  masa  ini adalah masa perkembangan anak. pembangunan motivasi belajar menjadi suatu tantangan baru bagi remaja dan anak-anak selaku siswa-siswi sebagai peserta didik. Beragam  game  yang  menarik  para  siswa  sehingga  berdampak  terhadap aktifitas pergaulannya dan prestasi sekolah mereka. Perubahan perilaku pada remaja yang mengalami kecanduan game mobile  mungkin tidak dirasakan oleh siswa  itu sendiri, tetapi dapat dirasakan oleh orang lain dilingkungan mereka khususnya orang tua  dan guru. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane mengenai dampak perilaku kecanduan game online terhadap kesehatan remaja. Metode  yang  digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab tentang penyuluhan dampak kecanduan bermain game online. adanya peningkatan pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Buntu Pane tentang  dampak  negatif  game  online  bagi kesehatan.Kata kunci: Game Online; Kesehatan; Penyuluhan
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anak Berbicara Kasar dan Cara Mengatasinya (Studi Pada Anak Desa Tanjung Gusta,Kecamatan Sunggal) Husni Tamrin; Sheyla Ramadhina
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.742

Abstract

Abstract: At this time, we often find a group of children playing with their friends fighting emotionally to say rude words, even without anything special that bothers them, they often say harsh words. A group of children often say rude words usually due to their association with playmates, one friend who often says rude will make other friends follow and as a result they also often speak rudely. Many people and the parents of the group of children heard the children say harsh words, the parents and the community only took action to scold, yell, forbid and even hit their children. Some things to consider if you want to deal with children when they say rude; (1) Remain calm and explain to the child the meaning of the word; (2) Give examples of good words to say; (3) Enrich children's vocabulary so that many good words can be used; (4) Limit the use of gadgets; (5) Apply punishment; (6) Do not hesitate to praise and give appreciation; The approach method used to overcome this is the GroupWork method from Zastrow: (1) intake; (2) assessment and intervention planning; (3) group selection; (4) group development; (5) evaluation and termination. These methods and methods encourage children not to speak harshly.           Keywords: children; rough words; how to cope.Abstrak: Pada masa sekarang, kita sering menemukan sekumpulan anak yang sedang bermain bersama teman temannya beradu emosi mengeluarkan kata kasar, bahkan tanpa ada hal khusus yang mengganggu mereka sering kali mengucapkan kata kasar. Sekumpulan anak sering berkata kasar biasanya akibat pergaulannya dengan teman bermain, salah satu teman yang sering berkata kasar akan membuat teman temannya yang lain mengikuti dan akibatnya mereka juga menjadi sering berkata kasar. Banyak masyarakat dan orang tua dari sekumpulan anak tersebut  mendengar anak mengatakan kata kasar, para orang tua dan masyarakat hanya melakukan tindakan memarahi, membentak, melarang bahkan sampai ada yang memukul anak anaknya. Beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mengatasi anak-anak ketika berkata kasar; (1)Tetap tenang dan beri penjelasan kepada anak tentang arti kata tersebut; (2)Berikan contoh kata yang baik untuk di ucapkan; (3)Perkaya Kosakata anak sehingga banyak kata baik yang bisa di gunakan; (4)Batasi penggunaan gadget; (5)Terapkan hukuman; (6)Jangan ragu untuk memuji dan memberi penghargan; metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasinya yaitu metode GrupWork dari zastrow: (1)intake;(2)asessment dan perencanaan intervensi;(3) penyeleksian kelompok;(4)pengembangan kelompok;(5) evaluasi dan terminasi.  Dari cara dan metode tersebut mendorong anak-anak untuk tidak berkata kasar.Kata kunci: anak; berkata kasar; grupwork.
Penyuluhan Budidaya Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri) Di Desa Sambirejo Dusun II Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Refnizuida Refnizuida; Rosmaria Girsang; Meriksa Sembiring; Devi Andriani Luta
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.751

Abstract

Abstract: Community service activities aim to make the community aware of the cultiva-tion of the porang plant and also the benefits of the porang plant (Amorphophallus muelleri). Based on the problems presented, there is a lack of public understanding about the benefits of porang plants and porang cultivation. With the cultivation of the porang plant (Amorphophallus muelleri) it can increase the knowledge of the community in Sam-birejo Village, dusun II, Binjai District, Langkat Regency. can solve these existing prob-lems, then this activity will be carried out in the form of transfer of knowledge such as discussions, assistance on the cultivation of porang plants (Amorphophallus muelleri), training and practice. increasing knowledge about the cultivation of porang plants (Amor-phophallus muelleri) and their benefits, creating a form of synergistic cooperation between universities and the community in the form of community service.Keywords: extension; porang plant benefits; porang plant cultivation Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan agar masyarakat mengetahui budidaya tanaman porang dan juga manfaat dari tanaman porang (Amorphophallus muelleri). Berdasarkan permasalahan yang disampaikan adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman porang dan budidaya tanaman porang. Dengan adanya budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri) ini dapat menambah pengelahuan masyarakat di desa Sambirejo dusun II decamatan Binjai Kabupaten Langkat. dapat memecahkan masalah yang ada tersebut, maka kegiatan ini akan dilakukan dalam bentuk yaitu Transfer pengelahuan seperti diskusi, Pedampimngan tentang budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri), Pelatihan dan praktek Melalui pengabdian ini diharapkan tujuan dan target yang ingin dicapai pada kegiatan ini seperti: masyarakat dapat menambah ilmu pengetahuan tentang budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri) beserta manfaatnya, terciptanya bentuk kerja sama yang sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam bentuk pengabdian masyarakat.Kata kunci : budidaya tanaman porang; manfaat tanaman porang; penyuluhan
Pelatihan Microsoft Power Point untuk Siswa SD Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Hambali Hambali
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.754

Abstract

Abstarct: The need for increasing knowledge and insight at an early age aims to prepare students to face global competition. For example, in terms of work, students who already have qualified skills in the future can be quickly recruited by companies or organizations that need human resources. Then it is necessary to hold Microsoft power point training Keywords: Training; Microsoft powerPoint  Abstrak : Perlunya peningkatan pengetahuan dan wawasan pada usia yang masih dini bertujuan untuk mempersiapkan diri siswa dalam menghadapi persaingan secara global. Misalnya dalam hal pekerjaan, siswa yang sudah memiliki skill yang mumpuni dimasa yang akan datang dapat dengan cepat direkrut oleh perusahaan atau organisasi yang membutuhkan SDM.Maka perlu diadakan pelatihan Microsoft power point Kata Kunci : Pelatihan; Microsoft powerPoint
Pelatihan Pembuatan Pengaman Pintu Ruko dengan Kendali Android di CV Rifanta Tanjungbalai Ricki Ananda; Muhammad Amin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.755

Abstract

Abstrack : CV Rifanta is a computer shop located on Jalan Anwar Idris, Datuk Bandar District, Tanjungbalai City. CV Rifanta currently has many customers, so many computer parts, laptops and printing machines are classified as objects that are still the target of theft by unknown persons. Based on this, the service carried out discusses the application of doors with an android control system, using the output of the door lock solenoid. The test results found that when the door lock solenoid is placed at the top, middle and bottom of the shop door, and is given an external voltage using a 5 VDC / 2A adapter, all solenoids are active or on when voltage is applied, and off when no voltage is applied. In addition, the remote control uses the HC-05 interface, so that when RX data is sent by TX via android with a distance of 10 meters, the data can still be read by the interface and android, as evidenced by the active output and serial display of the IDE monitor. Keywords : Door Guard; Selonoid Doorlock: CV Rifanta                            Abstrak : CV Rifanta merupakan salah satu toko komputer yang berada di Jalan Anwar Idris, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. CV Rifanta saat ini memiliki banyak pelanggan sehingga banyak sperpart komputer, laptop dan mesin print yang tergolong kedalam benda yang masih jadi sasaran pencurian oleh oknum tidak dikenal. Berdasarkan hal tersebut, Pengabdian yang dilakukan membahas tentang pengaplikasian pintu dengan sistem kendali android, menggunakan output dari solenoid door lock. Hasil pengujian mendapati bahwa ketika solenoid door lock diletakan dibagian, atas, tengah dan bawah pintu ruko, dan diberi tegangan eksternal menggunakan adaptor 5 VDC / 2A  seluruh solenoid aktif atau on ketika diberi tegangan, dan off ketika tidak diberi tegangan. Selain itu kendali jarak jauh menggunakan interface HC-05, sehingga ketika data RX dikirimkan TX melalui android dengan jarak 10 meter, maka data masih bisa dibaca oleh interface dan android, dibuktikan dengan output yang aktif serta tampilan serial monitor IDE. Kata Kunci : Pengaman Pintu; Selonoid Doorlock; CV Rifanta 
Pelatihan Penyusunan Rubrik Penilaian Keterampilan Menulis Puisi Untuk Tim MGMP Bahasa Indonesia Tingkat SMA Se-Pekanbaru Fatmawati Fatmawati; Rika Ningsih; Noni Andriyani; Desi Sukenti; Sudirman Shomary
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.759

Abstract

Abstract: The assessment position in the design of learning implementation is part of three main components, namely learning objectives, learning activities, and assessment of learning outcomes. The phenomenon that occurs is that not all teachers make appropriate assessments regarding students' poetry writing skills. Several cases indicated that teachers did not assess students' poetry using appropriate indicators. Therefore, the PkM team assumes that there is a need for training in the creation of a poetry writing skill assessment rubric for the Indonesian Language MGMP team at the high school level in Pekanbaru. This PkM activity aims to provide teachers with an understanding of how to compose a rubric for assessing poetry writing skills. After mentoring, it was concluded that the assessment of poetry writing skills could be done by paying attention to the skills to form two structures that build poetry. The two skills are: (1) the skill to form the physical structure of poetry which includes the ability to use diction, the ability to imagine, the ability to use figure of speech, the ability to use rhyme and the ability to use typography; (2) skills in forming the inner structure of poetry which include skills in expressing themes and skills in expressing messages. The two skills above can be derived in the form of a poetry writing skill assessment rubric that can be used by teachers in assessing poetry written by students. The amount of weight for each indicator varies depending on the level of difficulty of each.         Keywords: poetry writing skills; inner structure; physical structureAbstrak: Kedudukan penilaian dalam desain penyelenggaraan pembelajaran adalah sebagai bagian dari tiga komponen pokok, yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran. Fenomena yang terjadi adalah tidak semua guru melakukan penilaian yang tepat terkait keterampilan menulis puisi siswa. Beberapa kasus mengindikasikan bahwa guru tidak menilai puisi siswa dengan menggunakan indikator yang tepat. Oleh karena itu, tim PkM berasumsi bahwa perlu diadakan pelatihan pembuatan rubrik penilaian keterampilan menulis puisi untuk tim MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMA se-Pekanbaru. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru bagaimana cara menyusun rubrik penilaian keterampilan menulis puisi. Setelah dilakukan pendampingan, diperoleh simpulan bahwa penilaian keterampilan menulis puisi dapat dilakukan dengan memperhatikan keterampilan membentuk dua struktur yang membangun puisi. Kedua keterampilan itu adalah: (1) keterampilan membentuk struktur fisik puisi yang meliputi kemampuan menggunakan diksi, kemampuan dalam pengimajian, kemampuan menggunakan majas, kemampuan menggunakan rima dan kemampuan menggunakan tipografi; (2) keterampilan membentuk struktur batin puisi yang meliputi keterampilan mengungkapkan tema dan keterampilan mengungkapkan amanat. Dua keterampilan di atas dapat diturunkan dalam bentuk rubrik penilaian keterampilan menulis puisi yang bisa digunakan oleh para guru dalam menilai puisi yang ditulis oleh siswa. Besaran bobot untuk tiap-tiap indikator bervariasi tergantung pada tingkat kesulitan masing-masing.Kata kunci: keterampilan menulis puisi; struktur batin; struktur fisik
Pelatihan Penyusunan Soal Penguasaan Kosakata Dalam Pembelajaran Sastra Untuk Tim MGMP Bahasa Indonesia Tingkat Sma Se-Pekanbaru Rika Ningsih; Fatmawati Fatmawati; Noni Andriyani; Erni Erni; Alber Alber
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.762

Abstract

Abstract: Vocabulary is an important thing that must be possessed by a student in Indonesian language lessons, including literature lessons. To measure the extent to which the students' vocabulary mastery, the teacher needs to test the students. Before doing the test, of course, the teacher needs questions in measuring students' vocabulary mastery. The phenomenon found in the field is that teachers pay less attention to indicators in making literary questions. This causes the questions made to be not in accordance with the student's abilities so that the expected results are not achieved properly. The teacher's lack of skill in making literary questions, especially about vocabulary mastery, is caused by several factors. One of the factors is the lack of upgrading and training provided to teachers. The purpose of this PkM activity is to provide understanding to teachers in preparing vocabulary mastery questions in learning literature. There are several conclusions that can be drawn after carrying out this community service activity. First, the participants of the PkM activity (the teachers of the MGMP team at the high school level throughout Pekanbaru) were very enthusiastic about participating in this training. Second, after conducting training and discussions with teachers, four indicators were obtained in the preparation of vocabulary questions derived from theories related to vocabulary. Third, after obtaining several indicators, a vocabulary mastery question is drawn up which is also derived directly from the indicators that have been mutually agreed upon.Keywords: indicators; literature learning; vocabulary  Abstrak: Kosakata merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh seorang siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia tidak terkecuali dalam pelajaran sastra. Untuk mengukur sejauh mana penguasaan kosakata siswa guru perlu melakukan tes terhadap siswa. Sebelum melakukan tes tentunya guru memerlukan soal dalam mengukur penguasaan kosakata siswa. Fenomena yang ditemukan di lapangan adalah guru kurang memperhatikan indikator dalam pembuatan soal  sastra. Hal tersebut menyebabkan soal yang dibuat tidak sesuai dengan kemampuan siswa sehingga hasil yang diharapkan tidak tercapai dengan baik. Kurang terampilnya guru dalam membuat soal sastra khususnya soal penguasaan kosakata ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktornya adalah kurangnya penataran dan pelatihan yang diberikan kepada guru. Tujuan Kegiatan PkM ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada guru dalam melakukan penyusunan soal penguasaan kosakata dalam pembelajaran sastra. Ada beberapa simpulan yang dapat diambil setelah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Pertama, peserta kegiatan PkM (guru-guru tim MGMP tingkat SMA se Pekanbaru) sangat  antusias mengikuti pelatihan ini. Kedua, setelah dilakukan pelatihan dan diskusi dengan guru-guru diperolelah empat indikator dalam penyusunan soal kosakata yang diturunkan dari teori yang berhubungan dengan kosakata. Ketiga, Setelah mendapat beberapa indikator disusunlah soal penguasaan kosakata yang juga diturunkan langsung dari indikator yang sudah disepakati bersama.Kata kunci: indicator; kosakata; pembelajaran sastra
Masyarakat Bijak dalam Memanfaatkan Sosial Media di Era Society 5.0 William Ramdhan; Nofriadi Nofriadi; Dahriansyah Dahriansyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.771

Abstract

Abstract: In the digital age of internet use become part of everyday life. Various activities as working, studying, communicate, buying, have used technology as a tool. It also makes the rules of life such as ethical norms and regulations that apply in the real world also need to be applied to the digital world. Ministry of Communication and Informatics revealing internet users in Indonesia today 63 million people. From that number 95% of them use the internet to access social networks. This is deemed very necessary in providing knowledge and information on the benefits, threats and rules of using technology especially social media. The widest use of social media both for self-expression and for meeting user needs Of course it has an impact on other users. In addition, teenagers who are currently looking for their identity need to be directed in getting information and make positive and wise use of social media. Courts are held in the form of seminars. where this activity provides an overview of social media, negative impacts and benefits the threat that exists on social media, the right way to use social media. and the last one is talking about UU ITE. All of these series aim to make people wise in using social media Keywords: Technology; Social media; Society 5.0; Wise  Abstrak: Di era digital pemanfatan internet menjadi bagian keseharian masyarakat. Berbagai aktifitas seperti bekerja belajar, berkomunikasi berbelanja dan sebagainya telah menggunakan teknologi sebagai alat bantunya. Hal tersebut juga membuat aturan kehidupan seperti norma etika dan regulasi yang berlaku di dunia nyata juga perlu diapllikasikan pada dunia digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 63 juta orang. Dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial. Hal ini dirasa sangat perlu dalam memberikan knowledge dan informasi terhadap manfaat, ancaman dan aturan dalam memanfaatkan teknologi khususnya media sosial. Pemanfatan media sosial yang seluas-luasnya baik berkekspresikan diri maupun untuk hal pemenuhan kebutuhan pengguna tentunya memberikan dampak kepada pengguna lainnya. Selain itu remaja yang saat ini mencari jati diri perlu diarahkan dalam mendapatkan informasi serta memanfatan media sosial secara positif dan bijak. Pengadian dilaksanakan dalam bentuk seminar, dimana kegiatan ini memebrikan gambaran mengenai media sosial, dampak negatif dan manfaatnya, ancaman yang ada di media sosial, cara tepat dalam menggunakan media sosial serta yang terakhir berbicara mengenai UU ITE. Kesemua rangkaian tersebut bertujuan untuk berupaya menjadikan masyarakat yang bijak dalam memanfaatkan media sosial. Kata kunci:  Teknolgi; Media sosial; Society 5.0; Bijak 
Pemanfaatan E-Commerce dalam Menangkap Peluang Usaha Bagi Generasi Muda Di Kelurahan Sei Kamah I Pristiyanilicia Putri; Havid Syafwan; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.777

Abstract

Abstract: In carrying out buying and selling activities, there are so many opportunities and opportunities that exist both in the field of products and services, but not all people can take advantage of these opportunities, especially for the younger generation. One of the causes is the lack of ability and knowledge of the community in terms of utilizing Information Technology (IT) in marketing and selling online or better known as e-commerce. The purpose of this service activity is to provide understanding and knowledge to the community, especially the younger generation in Sei Kamah I Village to capture business opportunities by utilizing Information Technology in strategies to market products and services online. The method used in this service activity is in the form of socialization and simulation using one of the e-commerce applications, namely Lazada. The overall implementation of this activity went well and smoothly which was attended by approximately 25 participants where the participants were very enthusiastic in participating in this activity. The results of the service activities are in the form of increasing understanding, insight, and knowledge of the community, especially the younger generation in terms of carrying out online marketing and sales strategies. The participants of this activity hope that this community service activity can be carried out continuously and regularly by STMIK Royal Kisaran. Keywords: E-commerce; Sei Kamah I Village; Information Technology; Young Generation.  Abstrak:  Dalam melakukan kegiatan jual beli begitu besar peluang dan kesempatan yang ada baik dibidang produk maupun jasa, tetapi tidak semua masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut terutama bagi generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat tersebut dalam hal memanfaatkan Teknologi Informasi(TI) dalam melakukan pemasaran dan penjualan secara online atau yang lebih dikenal dengan istilah e-commerce. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya generasi muda yang ada di Kelurahan Sei Kamah I untuk menangkap peluang usaha dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam strategi memasarkan produk dan jasa secara online. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce yaitu Lazada. Pelaksanaan kegiatan ini secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar yang diikuti lebih kurang 25 peserta dimana para  peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan pengabdian berupa peningkatan pemahaman, wawasan, dan pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda dalam hal melakukan strategi pemasaran dan penjualan secara online. Adapun harapan dari para peserta kegiatan ini adalah agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan secara reguler oleh STMIK Royal Kisaran. Kata kunci: E-commerce; Kelurahan Sei Kamah I; Teknologi Informasi; Generasi Muda
Pelatihan Keterampilan Dasar Menggunakan Komputer Pada Persiapan Pelaksanaan ANBK SD Muhammadiyah I Kisaran Tahun 2021 Santoso Santoso; William Ramdhan; Elly Rahayu
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.778

Abstract

Abstract: Community service activities carried out by the STMIK Royal lecturer team with the title "Basic Skills Training Using Computers in Preparation for the Implementation of ANBK at the Elementary/Madrasah Level in 2021", in collaboration between the Muhammadiyah 1 Kisaran Private Elementary School and the Kisaran Royal STMIK whose implementation is centered at the Kisaran 5 Public Middle School. aims to help students of SD Muhammadiyah 1 Kisaran in facing ANBK at the Elementary/Madrasah level in 2021. Through basic skills training activities using computers in preparation for the implementation of this ANBK, students and schools are expected to be able to carry out these activities effectively, efficiently, quickly, and accurately. The result of this service is that the school can provide basic computer skills and skills to prepare for the implementation of ANBK for students so that these students do not encounter obstacles when participating in ANBK Keywords: ANBK; National Assessment; Elementary School; Basic Skills; Computer  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  yang dilaksanakan tim dosen STMIK Royal dengan judul  “Pelatihan Ketrampilan Dasar Menggunakan Komputer  pada Persiapan Pelak-sanaan ANBK Tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Tahun 2021”, berkerjasama antara SD Swasta Muhammadiyah 1 Kisaran  dengan STMIK Royal Kisaran  yang pelaksanaanya dipusatkan  di  SMP Negeri 5 Kisaran bertujuan untuk membantu murid- murid SD Muhammadiyah 1 Kisaran dalam menghadapi   ANBK tingkat Sekolah Dasar/Madrasah tahun 2021. Melalui kegiatan pel-atihan ketrampilan dasar menggunakan computer  pada persiapan pelaksanaan ANBK ini, siswa dan sekolah diharapkan dapat melaksanaan kegiatan tersebut dengan efektif, efisien, cepat dan akurat. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah pihak sekolah dapat memberikan dan ketrampilan dasar menggunakan komputer  untuk persiapan pelaksanaan ANBK bagi siswai/i agar siswa-siswi tersebut tidak menemukan kendala pada saat mengikuti ANBK Kata Kunci: ANBK;  Assesmen Nasional; Sekolah Dasar; Ketrampilan Dasar; KomputerÂ