cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
Pelatihan Pembuatan Game Sederhana Menggunakan Game Maker Suci Andriyani; Febri Dristyan; Mardalius Mardalius
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.783

Abstract

Abstract: This training in making simple games aims to make students at the MAS qur'an range more creative and also add insight that the computer can not only be used for typing assignments or browsing or saving files but can also be used for many things, one of which is making simple games using game maker that is easy to apply. In the service, there will be several sessions starting from the delivery of material accompanied by direct application of the application, then a question and answer session.            Keywords: Training; Game; Game Maker  Abstrak: Pelatihan pembuatan game sederhana ini bertujuan untuk menjadikan siswa/siswi di MAS qur’an kisaran lebih kreatif dan juga menambah wawasan bahwa komputer itu selain bisa digunakan untuk mengetik tugas atau browsing maupun menyimpan file tetapi bisa juga dimanfaatkan untuk banyak hal salah satunya membuat game sederhana menggunakan game maker yang mudah untuk diaplikasikan. Didalam pengabdian nantinya dilakukan beberapa sesi mulai dari penyampaian materi yang dibarengi dengan pengaplikasian langsung aplikasi selanjutnya sesi tanya jawab. Kata kunci: Pelatihan; Game; Game Maker 
Penggunaan Media Pembelajaran IT Sebagai Sarana Belajar Santri Muthia Dewi; Sri Rezki Maulina Azmi; Ulfah Syuhada Nasution
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.790

Abstract

Abstrak: Penggunaan Media Pembelajaran IT Sebagai Sarana Belajar Santri pada MAS PMDU Asahan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa khususnya di sekolah pesantren yang dimana diketahui bersama bahwa proses pembelajaran yang berlangsung dipesantren selama ini menggunakan metode ceramah. Padahal fasilitas komputer yang berada di pesantren tersebut sudah mumpuni, sehingga sangat disayangkan apabila fasilitas tersebut kurang dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya para santri mudah merasa bosan dengan metode ceramah yang diberikan selama proses pembelajaran. Dengan adanya penggunaan media pembelajaran IT, diharapkan dapat meningkatkan motivasi santri dalam pembelajaran. Kata kunci: Media Pembelajaran IT; Sarana Belajar  Abstract: The use of IT Learning Media as a Santri Learning Facility at MAS PMDU Asahan aims to improve the quality of student education, especially in Islamic boarding schools where it is known that the learning process that takes place in Islamic boarding schools has been using the lecture method. Even though the computer facilities in the pesantren are already qualified, it is very unfortunate if these facilities are not utilized optimally. As a result, the students easily feel bored with the lecture method given during the learning process. With the use of IT learning media, it is expected to increase students' motivation in learning. Keywords: IT Learning Media; Learning Facilities     
Pelatihan Pembuatan Ujian Online Menggunakan Aplikasi Kahoot Rian Syahputra; Efori Buulolo; Hukendik Hutabarat
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.792

Abstract

Abstract: Currently the whole world is being hit by the spread of the COVID-19 virus, which makes all people inevitably stay at home to avoid contracting the virus. As a result, many office workers, including students and college students, are laid off or work and study at home using the online learning method. One method of distance learning is to use several platforms such as video conferencing, zoom, google meet, google classroom, moodle, and the like. As for taking the exam online, we can use the Kahoot application. This application allows all teaching staff to make exams online and can be accessed anywhere. So that using the Kahoot application can be a method that helps in carrying out online exams.         Keywords: Kahoot; Online Quiz; E-Learning  Abstrak: Saat ini seluruh dunia sedang dilanda penyebaran virus COVID-19 yang membuat seluruh masyarakat mau tidak mau untuk menetap di rumah masing-masing demi menghindari terjangkit virus tersebut. Akibatnya banyak pekerja kantoran, termasuk para siswa dan mahasiswa yang dirumahkan atau bekerja dan belajar di rumah masing-masing dengan metode online learning. Salah satu metode pembelajaran jarak jauh adalah dengan menggunakan beberapa platform seperti video conference, zoom, google meet, atau seperti google classroom, moodle dan sejenisnya. Adapun untuk melakukan ujian secara online kita dapat menggunakan aplikasi Kahoot. Aplikasi ini memungkinkan semua tenaga pengajar untuk membuat ujian secara online dan dapat diakses dimana saja. Sehingga dengan menggunakan aplikasi Kahoot ini dapat menjadi metode yang membantu dalam melaksanakan ujian secara online.Kata kunci: Kahoot; Ujian Online; Pembelajaran Online
Pemanfaatan Marketplace Sebagai Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Usaha Ponsel Nurul Rahmadani; Edi Kurniawan; Maulana Dwi Sena
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.793

Abstract

Abstract: Irham Ponsel is a business that is engaged in the sale and service of cellphones. In his activities, Irham Ponsel has not promoted much, especially during the Covid-19 pandemic that hit Indonesia, so that sales turnover decreased. The existence of a marketplace is considered the most suitable for marketing during the current pandemic. Because the marketplace has a concept like a conventional market, it's just that the market is virtual (online). The purpose of this activity is expected to be useful in adding insight into marketing strategies by utilizing the Shopee marketplace. In addition, it is also expected to be able to sell these products, so that it is expected to increase product sales turnover. The method in this activity is carried out by sharing sessions in pre-activities, methods of socialization and training in the implementation of activities, as well as monitoring and evaluation of these activities. The end result of this community service is utilizing technology as much as possible so that it can help develop Irham Ponsel and be able to compete globally with other business actors. In addition, they can take advantage of the market so that they can reach the market and attract the bigger consumers. Keywords: Cellphone; Marketplace; Sales; Shopee  Abstrak: Irham Ponsel merupakan usaha yang bergerak di bidang penjualan dan service handphone. Dalam kegiatannya, Irham Ponsel belum melakukan promosi secara luas, apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, sehingga omszet penjualan menurun. Adanya marketplace dirasa paling cocok untuk pemasaran dimasa pandemi sekarang ini. Dikarenakan marketplace memiliki konsep seperti pasar konvensional, hanya saja pasarnya berbentuk virtual (online). Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dalam menambah wawasan dalam strategi pemasaran dengan memanfaatkan marketplace Shopee. Selain itu juga dapat menstabilkan penjualan produk tersebut, sehingga diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan produk. Metode dalam kegiatan ini dilakukan dengan sharing session pada pra kegiatan, metode sosialisasi dan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadapat kegiatan ini. Hasil akhir dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin sehingga dapat membantu mengembangkan Irham Ponsel dan dapat bersaing secara global dengan para pelaku usaha lain. Selain itu, dapat memanfaatkan marketplace sehingga dapat menjangkau pasar serta menarik konsumen secara lebih luas. Kata kunci: Marketplace; Penjualan; Ponsel Shopee
Pelatihan Media Audio - Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Bagi Guru Majdah Al - Fayyadh Islamic School Akmal Akmal; Indra Ramadona Harahap; Zulkarnain Sirait
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.819

Abstract

Abstract: Audio-visual media is a method to produce or deliver materials by using mechanical and electronic machines to present audio-visual messages. Teaching through audiovisual media is clearly characterized by the use of hardware during learning such as television, tape recorder, and wide visual projector. In this English-speaking learning using video media, infocus, and laptop. The material is given in the form of overall English. The researcher presented several films about English and the English Speaking Club for Students students were very passionate and responded positively so that they were able to speak in English by communicating entirely in English. They are also more interactive in speaking English. The students’ speaking ability got the progress so significant and can improve their speaking skills in English. Keywords: Audio-visual; Media; Speaking Skill.  Abstrak: Media audio visual adalah suatu cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin mekanik dan elektronik untuk menyajikan pesan audio visual. Pengajaran melalui media audiovisual jelas ditandai dengan penggunaan perangkat keras selama pembelajaran seperti televisi, tape recorder, dan proyektor visual yang lebar. Dalam pembelajaran berbahasa Inggris ini menggunakan media video, infocus, dan laptop. Materi yang diberikan berupa bahasa Inggris secara keseluruhan. Peneliti menyajikan beberapa film tentang Bahasa Inggris dan English Speaking Club untuk Siswa siswa sangat antusias dan merespon positif sehingga mereka mampu berbicara dalam bahasa Inggris dengan berkomunikasi sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Mereka juga lebih interaktif dalam berbicara bahasa Inggris. Kemampuan berbicara siswa mengalami kemajuan yang sangat signifikan dan dapat meningkatkan keterampilan berbicara mereka dalam bahasa Inggris. Kata Kunci: Audio-visual; Media; Kemampuan berbicara.
Pelatihan Pengujian Beton Bagi Laboran Teknik Sipil Di Kota Pekanbaru Alfian Saleh; Muthia Anggraini; Virgo Trisep Haris
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.820

Abstract

Abstract: A laboratory assistant is someone who has expertise and works in a laboratory and helps student learning processes (practicum) and lecturer research. In addition to laboratory laboratory assistants are also assisted by assisting the work of the laboratory. Given the importance of the role of a concrete laboratory assistant in supporting practical activities or testing in the laboratory, it is very important to improve the abilities and competencies of a concrete laboratory worker. These competencies need to be prepared considering technological advances, scientific developments continue to develop so that the roles and insights possessed by concrete laboratory workers are needed to answer all these challenges. In overcoming partner problems, the service team provides solutions in the form of concrete testing training for laboratory workers. The steps for implementing the solutions offered in overcoming these problems are four stages, namely (1) the planning stage, (2) the implementation stage, and (3) the evaluation stage. From the results obtained, there is an increase in the results of 62.1% of the preetest and posttest questions. Then 80% of the participants got a good score and 20% of the participants got a pretty good score.            Keywords: Laboratory Asistant, Concrete TestingAbstrak: Laboran adalah seseorang yang memiliki keahlian dan bekerja di laboratorium serta membantu proses pembelajaran mahasiswa (praktikum) dan penelitian dosen. Selain laboran laboratorium juga dibantu oleh asisten yang membantu pekerjaan dari laboratorium. Mengingat pentingnya peran seorang laboran beton dalam menunjang aktifitas praktikum ataupun pengujian di laboratorium, maka kemampuan dan kompetensi yang dimiliki seorang tenaga laboran beton sangat penting untuk ditingkatkan. Kompetensi ini perlu dipersiapkan mengingat kemajuan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan terus berkembang sehingga peran dan wawasan yang dimiliki oleh laboran beton sangat dibutuhkan untuk menjawab semua tantangan tersebut. Dalam mengatasi permasalahan mitra maka tim pengabdian memberikan solusi berupa pelatihan pengujian beton bagi laboran. Langkah-langkah pelaksanaan solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu ada empat tahap yaitu (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi. Dari hasil yang didapat terdapat peningkatan hasil sebesar 62,1% dari soal preetest dan posttest. Kemudian sebesar 80% peserta mendapatkan nilai baik dan 20% peserta mendapatkan nilai cukup baik.Kata Kunci: Laboran, Pengujian Beton
Digital Camp for Student : Workshop Pemrograman Java untuk Siswa SMK Negeri Air Joman Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak Rolly Yesputra; Edi Kurniawan; Nasrun Marpaung; Nuriadi Manurung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.822

Abstract

Abstract: The 4.0 Industrial Revolution can be seen directly from the very rapid progress and changes in information technology in various fields. To be able to keep up with technological developments in the era of the Industrial Revolution 4.0, SMK students must be able to follow the development of information technology, especially programming. With the motto "SMK Can" it is necessary to hold training activities to improve students' abilities. Java programming training is given to students majoring in Software Engineering. The training activity begins with the preparation of Java programming modules and practical activities with the Netbeans IDE to develop applications based on Java Swing and the MariaDB database. This training is carried out in the form of tutorials and workshops that are accompanied directly by the team, so that students can practice the material provided directly and are assisted if there are obstacles in following the modules discussed. The training always begins with a pre-test activity and at the end of the training a post-test will be conducted to test students' understanding. From the results of the pre-test, it is known that the average student does not understand Java programming well. After doing the Post-test, it was found that there was an increase in students' ability to understand Java Swing programming.            Keywords: Java; Java Swing; Programming  Abstrak: Revolusi Industri 4.0 dapat dilihat secara langsung dari kemajuan dan perubahan teknologi informasi yang sangat pesat di berbagai bidang. Untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0, Siswa SMK harus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi khususnya pemrograman. Dengan motto “SMK Bisa” maka perlu diadakan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Pelatihan pemrograman Java diberikan kepada Mahasiswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Kegiatan pelatihan diawali dengan penyusunan modul pemrograman Java dan kegiatan praktikum dengan Netbeans IDE untuk mengembangkan aplikasi berbasis Java Swing dan database MariaDB. Pelatihan ini dilaksanakan dalam bentuk tutorial dan workshop yang didampingi langsung oleh tim, sehingga mahasiswa dapat mempraktekkan materi yang diberikan secara langsung dan dibantu jika ada kendala dalam mengikuti modul yang dibahas. Pelatihan selalu diawali dengan kegiatan pre-test dan di akhir pelatihan akan dilakukan post-test untuk menguji pemahaman siswa. Dari hasil pre-test diketahui bahwa rata-rata siswa belum memahami pemrograman Java dengan baik. Setelah dilakukan Post-test ditemukan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami pemrograman Java Swing. Kata kunci: Java; Java Swing; Pemrograman;   
Peranan Literasi Digital Pada Teknik Penulisan Konten dengan Menggunakan Website Digital di Samura Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Karisma Erikson Tarigan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.823

Abstract

Abstract: English learning activities for school-age children could not be separated by game methods that made a child learned to explore, discovered, expressed feelings, be creative, increased the activity of new thinking patterns, and provided opportunities to socialize with their environment. One example of a game that was starting to develop and be used in all areas of English language skills was bingo. The purpose of this community service was to describe the ability to improve the English language of special school students at the Markus Foundation through bingo games and as a guide for the implementation of English learning. The method used was the training in the use of vocabulary and speaking English through cards and powerpoint. The result of this community service activity was that the students were able to increase their English vocabulary through the bingo game because the researcher provided pictures and asked them to talk about the activities in the pictures. Bingo card pictures were able to provide clues to introduce the use of words and students practice a lot of pronunciation techniques with other students which made learning activities more challenging, motivated, and increased self-confidence. The existence of this training activity was expected to be able to develop the use of English as a foreign language in the context of the learning model of children with special needs in the form of interesting games and it required the responses of other students as a stimulation of the development of affective, cognitive, and psychomotor intelligence. Keywords: Bingo Games; English Speaking Ability; English Vocabulary  Abstrak: Ide penyebaran konten positif dalam gerakan literasi digital belum dipahami dengan baik di kalangan anak muda. Hal ini diperkuat oleh fakta yang menyatakan bahwa tidak ada konsensus tentang definisi sebenarnya dari konten positif. Data menunjukkan bahwa konten positif lebih bermanfaat daripada konten negatif. Nilai konsumen yang informatif dan menginspirasi adalah contoh konten positif. Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa literasi digital dan sosialisasi berbagai jenis konten positif masih diperlukan agar ide ini lebih diterima dan disebarluaskan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan oleh para penggiat literasi untuk menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi digital dengan membuat konten digital sehingga generasi muda dapat membentuk etika digital dalam penggunaan media digital dan internet. Saat menulis artikel, metode studi literatur digunakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel diambil dari 20 orang usia muda yang berumur 18-23 tahun di Samura, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Kata kunci: Konten  website digital; Media digital; Literasi menulis
Pemanfaatan Website Profile Sebagai Sarana Publikasi Secara Online (Studi Kasus: YPI Araskabu Tanjungbalai) Muhammad Iqbal; Wiwin Handoko; Hari Jalsa Marpaung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.824

Abstract

Abstract: The development of the world of information technology has a major impact on the world of education. The delivery of information online and globally can make it easier for people to get information faster and easier. The information media used in YPI Araskabu Tanjungbalai is still manual such as using notice boards, banners and brochures so that YPI Araskabu Tanjungbalai requires a fast, precise information media, without having to go to school and can be accessed online by the wider community in order to get accurate information. This devotional activity is presented in the form of a seminar where the speaker gives an explanation with the lecture method with the help of slide percentage to the teacher. The result of this devotion is in the form of submission of profile website and facilitates YPI Araskabu in the process of conveying information through the website. Keywords: Website; Domain; Araskabu; Website profile; Information media  Abstrak: Perkembangan dunia teknologi informasi berdampak besar kepada dunia pendidikan. Penyampaian informasi secara online dan global dapat memudahkan masyarakat mendapat informasi lebih cepat dan mudah. Media informasi yang digunakan di YPI Araskabu Tanjungbalai masih manual seperti menggunakan papan pengumuman, spanduk dan brosur sehingga YPI Araskabu Tanjungbalai membutuhkan suatu media informasi yang cepat, tepat, tanpa harus ke sekolah dan dapat di akses secara online oleh masyarakat luas agar mendapatkan informasi yang akurat. Kegiatan pengabdian ini disajikan dalam bentuk seminar dimana narasumber memberikan penjelasan dengan metode ceramah dengan bantuan slide presentase kepada guru. Hasil pengabdian ini dalam bentuk penyerahan website profile dan memudahkan pihak YPI Araskabu dalam proses penyampaian informasi melalui website tersebut. Kata kunci: Website; Domain; Araskabu; Website profile; Information media 
Penyuluhan UMKM GO Digital untuk Meningkatkan Omset Menggunakan Internet dan Media Sosial Pada UMKM Di Desa Sei Kepayang Kanan Ahmad Muhazir; Rizky Fauziah; Raja Tama Andri Agus; Alfitri Alfitri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.828

Abstract

Abstract: Community service outreach activities carried out by the STMIK Royal Service team with the title "Go Digital UMKM Counseling to Increase Turnover With the Internet and Social Media for UMKM Actors in Sei Kepayang Kan Village, Sei Kepayang District, Asahan Regency in 2021", in collaboration between Sei Kepayang Kanan Village with STMIK Royal Kisaran whose implementation is centered at the Sei Kepayang Kanan Village Hall aims to help increase the turnover of UMKMs in the community in Sei Kepayang Kanan Village. Through this Go Digital UMKM outreach activity, it is expected to be able to carry out these activities effectively, efficiently, quickly and accurately.The end result of this service is to motivate community UMKM actors in Sei Kepayang Kanan Village to use the internet and social media to increase their turnover. Keywords: UMKMs; Go Digital; Internet; Social Media; UMKM Actors  Abstrak: Kegiatan penyuluhan pengabdian kepada masyarakat  yang dilaksanakan tim Pengabdian  STMIK Royal dengan judul  “Penyuluhan UMKM Go Digital Untuk Meningkat-kan Omset Dengan Internet Dan Media Sosial Pada Masyarakat Pelaku UMKM Di Desa Sei Kepayang Kanan Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan Tahun 2021”, berkerjasama antara Desa Sei Kepayang Kanan  dengan STMIK Royal Kisaran  yang pelaksanaanya dipusatkan  di  Balai Desa Sei Kepayang  kanan bertujuan untuk membantu meningkatkan omset UMKM masyarakat di Desa Sei Kepayang Kanan. Melalui kegiatan penyuluhan UMKM Go Digital ini diharapkan dapat melaksanaan kegiatan tersebut dengan efektif, efisien, cepat dan akurat. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah memotivasi para pelaku UMKM masyarakat di Desa Sei Kepayang Kanan agar menggunakan internet dan media social untuk meningkatkan omset mereka.  Kata Kunci: UMKM; Go Digital; Internet; Media Sosial; Pelaku UMKM