cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
Pelatihan Pembelajaran Komunikatif dalam Speaking Skill Bagi Siswa Mas Bahrul Uluum Al - Kamal Asahan Akmal Akmal; Zulkarnain Sirait; Suparmadi Suparmadi; Surya Gusti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.869

Abstract

Abstract: Communicative teaching-learning is one of the communicative learning which is from Translation learning and Task-based on learning. Communicative learning is always used many teachers to make the students more actively in learning process especially in learning the language to develop the students’ skill in speaking. The writer did the training English language by communicating to the students directly. The writer described all the material related to the speaking materials and the materials were the easiest and the hottest news which was being talked by many people. The students have showed their skill in English. One by one of the students told their story in English even though their English was not so good. They were happy and motivated in this training. The students were grade 10, 11, and 12 at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. After doing the communicative english teaching learning, they had spirit much  more in learning. Keywords: communicativ; training; communicative learning  Abstrak: Pembelajaran komunikatif merupakan salah satu pembelajaran komunikatif yang bersumber dari pembelajaran Translation dan pembelajaran berbasis Tugas. Pembelajaran komunikatif selalu digunakan banyak guru untuk membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran terutama dalam pembelajaran bahasa untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Penulis melakukan pelatihan bahasa Inggris dengan cara berkomunikasi langsung dengan siswa. Penulis memaparkan semua materi yang berkaitan dengan materi berbicara dan materi tersebut merupakan berita termudah dan terhangat yang sedang dibicarakan oleh banyak orang. Para siswa telah menunjukkan keterampilan mereka dalam bahasa Inggris. Satu per satu siswa menceritakan kisah mereka dalam bahasa Inggris meskipun bahasa Inggris mereka tidak begitu baik. Mereka senang dan termotivasi dalam pelatihan ini. Siswa-siswi tersebut adalah siswa kelas 10, 11, dan 12 di MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Setelah melakukan pembelajaran bahasa Inggris yang komunikatif, mereka lebih semangat dalam belajar. Kata kunci: komunikatif; pelatihan; pembelajaran komunikatif
Penyuluhan Dampak Negative Gadget Bagi Anak-Anak Fetriani Fetriani; Zulyan Zulyan; Eki Saputra; Muslih Hasibuan; Septina Lisdayanti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.872

Abstract

Abstract: The problem faced by the children of Bumi Sari village is the excessive use of gadgets. For this reason, one of the efforts that can be done is to conduct counseling on the Impact of Negative Gadgets for Children in Bumi Sari Village, Ujan Mas District, Kepahiang Regency. This is an effort that can be done so that children gain knowledge about the impact of excessive use of gadgets. This activity was carried out at the UMB Student Community Service Secretariat in Bumi Sari Village. This event is Followed by 20 participants consisting of children and adolescents. The counseling activity discussed the Negative Impact of Gadgets on the Development of Children's Language Skills. Discussion and Questions and Answers are a form of activity carried out during the extension. Participants had very high enthusiasm during this counseling event, from the beginning to the end of the event. Keywords: Counseling; children; gadgets  Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak desa Bumi Sari adalah penggunaan gadget secara berlebihan. Untuk itu salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan penyuluhan mengenai Dampak Negative Gadget Bagi Anak-Anak didesa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Ini merupakan upaya yang bisa dilakukan agar anak-anak mendapatkan pengetahuan tentang dampak penggunaan Gadget secara berlebihan. Kegiatan ini dilakukan di Sekre KKN Mahasiswa UMB di desa Bumi Sari. Diikuti sebanyak 20 peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja. Kegiatan penyuluhan membahas tentang Dampak Negatif Gadget Terhadap Perkembangan Kemampuan Berbahasa Anak. Diskusi dan Tanya jawab adalah bentuk kegiatan yang dilakukan selama penyuluhan berlangsung. Peserta memiliki antusias yang sangat tinggi selama mengikuti acara penyuluhan ini, mulai dari awal sampai akhir acara. Kata kunci: Anak-anak; gadget; penyuluhan
Penggunaan Google Meet Dalam Media Pembelajaran Daring Selama Covid - 19 Di Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan Cecep Maulana; Suparmadi Suparmadi; Mardalius Mardalius
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.873

Abstract

Abstract:The community service activity entitled "Using Google Meet in Online Learning Media During Covid-19 at Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan" aims to help MAS AL-Washliyah Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, Kab. sharpen. in utilizing google meet in the pandemic era in conducting online learning. The method used in this activity is description and practice. The presenter provides explanations about IT technologies during covid 19 that can be used when doing online learning, after that practice directly using Google meet. A number of important points that are explained and practised in this activity are the explanation of the application and the practice of using Google Meet directly. Keywords: Using Google Meet; Online Learning Media; Covid 19  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Penggunaan Google Meet Dalam Media Pembelajaran Daring Selama Covid-19 di Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan” bertujuan untuk membantu Guru-guru  MAS AL-Washliyah Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, Kab. Asahan. dalam memanfaatkan google meet diera pandemi dalam melakukan pembelajaran secara daring. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang teknologi-teknologi IT selama covid 19 yang bisa digunakan saat melakukan pembelajaran melalui daring, setelah itu praktek langsung menggunakan Google meet . Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu penjelasan aplikasi serta peraktek cara menggunakan google meet secara langsung. Kata kunci: Penggunaan Google Meet; Media Pembelajaran Online; Covid 19
Pengetahuan Dasar Sistem Informasi Berbasis Sms Gateway Dalam Mendukung Kinerja Perusahaan Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Nurmaliana Pohan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.875

Abstract

Abstarct: In this day and age, almost every organization no longer uses media or manual tools in processing data into information. As a form of replacement or development of the tool or media is an information system. The information system becomes a medium or tool that accelerates the company's performance in processing data into fast food information. Media information systems used by the organization in supporting the performance mentioned above are in various forms according to the needs of the organization. One of them is the SMS Gateway Application, where organizations can disseminate information effectively and efficiently collectively to partners, customers, employees, and others. The application can also process data and then store it in a database and make a report that can be presented to personnel in the organization who need it. Keywords: SMS Gateway; Performance; Company  Abstrak : Pada zaman sekarang ini hampir setiap organisasi tidak lagi menggunakan media atau alat manual dalam mengolah data menjadi informasi. Sebagai bentuk pengganti atau perkembangan alat atau media tersebut adalah sistem informasi. Sistem informasi menjadi sebuah media atau alat yang mempercepat kinerja perusahaan dalam memproses data menjadi informasi cepat saji. Media sistem informasi yang digunakan organisasi dalam menunjang kinerja tersebut di atas berbagai macam bentuk sesuai dengan kebutuhan organisasi. Salah satunya adalah Aplikasi SMS Gateway, dimana organisasi dapat melakukan penyebaran informasi dengan efektif dan efesien secara kolektif terhadap mitra, pelanggan, karyawan, dan lain-lain. Aplikasi tersebut juga dapat mengolah data kemudian disimpan dalam database dan dijadikan laporan yang dapat disajikan pada personil-personil dalam organisasi yang membutuhkan.Kata Kunci : SMS Gateway; Kinerja; Perusahaan 
Menjadi SDM Unggul di Era Digital Pada BKPRMI Kabupaten Asahan Santoso Santoso; Elly Rahayu; Wan Mariatul Kifti; Syahira Syahira; Tri Anjar Ningsih
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.877

Abstract

Abstract: Community service activities were carried out by the STMIK Royal lecturer team in the form of HR development training with the theme "Becoming Excellent Human Resources in the Digital Era" for the Regional Management Board and the District BKPRMI District Management Board whose implementation was centered in the hall of the Kisaran Timur sub-district sub-district office on 15-16 January 2022 . There are several goals to be achieved in this activity, namely: providing knowledge about HR in the Digital era, providing knowledge about HR development strategies, and providing knowledge about the benefits of technology in the da'wah process. This activity was attended by 20 representatives from the sub-district. The results of this activity are the implementation of HR development training and the implementation of collaboration between STMIK Royal Kisaran and the BKPRMI organization of Asahan Regency as well as mapping the problems and potential of human resources in the management of BKPRMI, especially in the field of Technology to carry out further training activities. Keywords: BKPRMI; HR; Superior; Digital  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  yang dilaksanakan tim dosen STMIK Royal  dalam bentuk Pelatihan pengembangan SDM dengan tema  “Menjadi SDM Unggul Di Era Digital” bagi   Dewan Pengurus Daerah dan Dewan Pengurus Kecamatan BKPRMI Kabupaten   yang pelaksanaanya dipusatkan di aula kantor camat Kecamatan Kisaran Timur pada tanggal 15-16 Januari 2022  Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini yaitu: memberikan pengetahuan tentang SDM di era Digital, memberikan pengetahuan tentang strategi pengembangan SDM, dan  memberikan pengetahuan tentang manfaat teknologi dalam proses dakwah. Kegiatan ini dihadiri 20  perwakilan dari kecamatan. Hasil dari kegiatan ini adalah terlaksananya pelatihan pengembangan SDM dan dilaksanakannya kerjasama antara STMIK Royal Kisaran dengan organisasi BKPRMI Kabupaten Asahan serta terpetakannya permasalahan serta potensi SDM pada kepengurusan BKPRMI terutama bidang Teknologi guna melakukan kegiatan pelatihan selanjutnya. Kata Kunci: BKPRMI; SDM; Unggul; Digital 
Workshop Pemasaran Batu-Bata Menggunakan Media Sosial Pada Kelompok Pengrajin Batu-Bata di Kelurahan Pulo Bandring Afrisawati Afrisawati; Irianto Irianto; Sahren Sahren
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.888

Abstract

Abstract: The community service activity entitled "Brick Marketing Workshop Using Social Media in the Brick Craftsman Group in Pulo Bandring Village" aims to help brick craftsmen entrepreneurs located in Pulo Bandring Village, West Kisaran, Asahan Regency. in utilizing social media as a marketing tool to be wider. The method used in this activity is description and practice. The presenters explain about technologies that are closely related to social media that can be used when marketing bricks, then carry out practical work with the craftsmen. Several important points were explained and practiced in this activity, namely the explanation of social media applications and the practice of using Facebook directly. Keywords: Facebook usage; Marketing Media; Brick  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Workshop Pemasaran Batu-bata Menggunakan Media Sosial Pada Kelompok Pengrajin Batu-bata Di Kelurahan Pulo Bandring” bertujuan untuk membantu para pengusaha pengrajin batu bata yang berlokasi di Desa Pulo Bandring, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran agar lebih luas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang teknologi-teknologi yang erat kaitannya dengan media sosial yang bisa digunakan saat melakukan pemasaran batu bata, selanjutnya melaksanakan praktikum ke para pengrajin. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu penjelasan aplikasi media sosial serta peraktek cara menggunakan facebook secara langsung. Kata kunci: Penggunaan Facebook; Media Pemasaran; Batu Bata
Penerapan Pengetahuan Ekologi Indigenous Dalam Pemanfaatan Hewan Sebagai Upaya Konservasi Berkelanjutan Di Masyarakat Cirebon Muhimatul Umami
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.890

Abstract

Abstract: Traditional Ecological Knowledge (TEK) or Indigenous Knowledge is local knowledge in managing the natural environment. Today international communities facing an ecosystem and natural resources crisis. One of them is a loss of biodiversity especially animals population because of the spread of disease, the destruction and degradation of their habitats and direct exploitation by humans. Muslim as the biggest population of Indonesia possesses an important role of conservation. The aim of this study was to inform the role of TEK and Islamic law for the conservation of natural resources. This article uses the method of public education through direct counseling in increasing society understanding regarding traditional ecological knowledge in animal conservation efforts. In addition, the data was completed through observation documentation, and interviews with key informants. The results showed that indigenous people activities in utilization natural resources through TEK were such as for food sources, ex-situ conservation, pets, traditional medicine, traditional vehicles, cultural art, symbols/myth/religion and decorations/ornament. The utilization of animals by indigenous people according to the Islamic law about an environmental law (Fiqh of ecology) to conserving natural resources, so that still exists the diversity and population of animals until now.      Keywords: biodiversity; conservation of natural resources; ethozoology; traditional ecological knowledge Abstrak: Pengetahuan Ekologi Tradisional atau Pengetahuan Indigenous merupakan pengetahun masyarakat lokal dalam mengelola lingkungan. Saat ini masyarakat internasional sedang dihadapi permasalahan krisis Ekosistem dan Sumber Daya Alam (SDA). Salah satunya adalah menurunnya biodiversitas, terutama populasi hewan yang disebabkan adanya penyebaran penyakit, kerusakan habitat dan eksploitasi yang berlebihan oleh manusia. Indonesia merupakan populasi muslim terbesar yang memiliki peran penting dalam upaya konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menginformasikan peran pengetahuan lokal dan hukum islam dalam upaya konservasi SDA. Metode dalam penelitian ini adalah Pendidikan masyarakata melalui penyuluhan secara langsung dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengetahuan ekologi tradisional dalam upaya konservasi hewan. Selain itu, data dilengkapi melalui dokumentasi observasi, dan wawancara dengan informan kunci. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan hewan yang di-lakukan oleh masyarakat melalui prinsip-prinsip konservasi tradisional meliputi pemanfaatan hewan sebagai bahan pangan, pelestarian hewan, domestikasi, alat transportasi, seni budaya, simbol/mitos/agama dan dekorasi/ornamen. Penerapan pemanfaatan tersebut sejalan dengan hukum islam tentang Fiqh ekologi untuk melestarikan sumber daya alam sehingga keanekaragaman hayati dan populasi hewan tetap terjaga hingga sekarangKata kunci: biodiversitas;etnozoologi; pengetahuan ekologi tradisional; konservasi sumber daya alam
Pemanfataan Tanaman Obat Menjadi Jamu Sebagai Peluang Usaha Ibu Rumah Tangga Siti Mahgriza Sinaga; Berlianti Berlianti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.891

Abstract

Abstract: Pondok Tengah Village is a village located in Pegajahan District, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra Province. The location is in the middle of an oil palm plantation owned by PTPN IV Adolina, most of the work of the head of the family are employees of the plantation. Most of the employees' wives do not have side jobs other than being housewives. Economic shortages that are increasingly difficult during this pandemic make housewives rack their brains to meet the needs of life. The formation of this group is carried out on the basis of the same goal, namely to find ways or solutions to the economic difficulties they face. The method used in dealing with this problem is the social group work method as a method used for planned social change in small groups, based on the number of group members of four people. Empowerment of housewives is done by processing the yard around the house that has medicinal plants into herbal medicine as a solution to help their economy.          Keywords: community empowerment; herbal medicine; business opportunities Abstrak: Desa Pondok Tengah merupakan sebuah yang terletak di Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Lokasinya berada ditengah perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV Adolina, sebagian besar pekerjaan kepala keluarga adalah karyawan perkebunan tersebut. Kebanyakan dari istri karyawan tidak memiliki pekerjaan sampingan selain menjadi ibu rumah tangga. Kekurangan ekonomi yang semakin sulit dimasa pandemi ini membuat ibu rumah tangga memutar otak untuk memenuhi kebutuhan kehidupan. Pembentukan kelompok ini dilakukan atas dasar tujuan yang sama yaitu untuk mencari cara atau solusi dari kesulitan ekonomi yang dihadapi mereka. Metode yang digunakan dalam menangani permasalahan ini adalah metode Social Group Work sebagai metode yang digunakan untuk perubahan sosial terencana pada kelompok kecil, berdasarkan dengan jumlah anggota kelompok yang berjumlah empat orang. Pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga dilakukan dengan mengolah pekarangan disekitar rumah yang memiliki tanaman obat menjadi jamu sebagai solusi untuk membantu perekonomian mereka.Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; jamu; peluang usaha
Peningkatan Produktivitas Remaja Melalui Pelatihan Kewirausahaan Di Desa Sidoarjo-1 Jati Baru, Deliserdang Siti Latifah Sipayung; Randa Putra Sinaga
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.892

Abstract

Abstract: Adolescents are an asset of a country to carry out development in the future, teenagers have a high curiosity spirit and always want to do new things even though sometimes they don't know the impact of these actions can affect their future but not all teenagers can become pro-motors of development if the teenager has fallen into the wrong association such as socializing. free sex, free sex, drug abuse, smoking/drinking and so on. With this training, it is hoped that teenagers can take advantage of their creativity and build a creative economy at a young age. In addition, another purpose of this service is to fill the youth's time with positive activities and avoid unhealthy activities. This community service activity method uses the Social Group Work method with five stages. The five stages are the Intake Case, assessment, member selection, group development, evaluation and termination stages. This community empowerment involves students of social welfare sciences as facilitators and educators as well as youth of the Sidoarjo-1 Jati Baru village mosque as participants.Keywords: mask strap; mask connector; entrepreneur  Abstrak: Remaja merupakan asset suatu negara untuk melakukan pembangunan dimasa depan, remaja memiliki jiwa penasaran yang cukup tinggi dan selalu ingin melakukan hal-hal baru walaupun terkadang mereka tidak mengetahui dampak akibat perbuatan tersebut dapat mempengaruhi masa depan mereka namun tidak semua remaja bisa menjadi promotor pembangunan apabila remaja tersebut telah terjerumus pada pergaulan yang salah seperti pergaulan bebas, sex bebas, penyalahgunaan narkoba, merokok/meminum-minuman keras dan sebagainya. Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan remaja dapat memanfaatkan kreativitas yang ada pada dirinya dan membangun ekonomi kreatif di usia muda. Selain itu tujuan lain dari pengabdian ini adalah untuk mengisi waktu remaja dengan kegiatan positif dan menghindari diri dari kegiatan-kegiatan yang tidak sehat. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Social Group Work dengan lima tahapan. kelima tahapan tersebut adalah tahapan Intake Case, assessment, penyeleksian anggota, pengembangan kelompok, evaluasi dan terminasi. Pemberdayaan masyarakat ini melibatkan mahasiswa ilmu kesejahteraan sosial sebagai fasilitator dan edukator serta remaja masjid desa Sidoarjo-1 Jati Baru sebagai peserta.Kata kunci: strap masker; konektor masker; kewiirausahaan
Rumah Belajar Sebagai Pendorong Minat Belajar Anak Di Masa New Normal Pertiwi Rini; Berlianti Berlianti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.893

Abstract

Abstract: The Covid-19 outbreak that has hit has changed the learning system from full face-to-face to PJJ or a combination of face-to-face and distance learning or blended learning. Due to distance learning, many children, especially those in elementary school, experience a decrease in interest in learning. Therefore, the "Learning House" was formed as a forum to develop and increase children's learning interest in this new normal era. In its implementation the method used is the community intervention method. The purpose of this development is to increase children's enthusiasm for learning and teach children to socialize well between peers in study groups.Keywords: community empowerment; development; study houseAbstrak: Wabah Covid-19 yang melanda telah banyak mengubah sistem pembelajaran yang tadinya tatap muka penuh menjadi PJJ atau juga gabungan tatap muka dengan jarak jauh atau blended learning. Dikarenakan pembelajaran jarak jauh ini banyak membuat anak-anak khususnya yang lagi duduk di sekolah dasar mengalami penurunan pada minat belajar. Maka dari itu dibentukalah “Rumah Belajar“ sebagai wadah untuk mengembangkan dan meninkatkan minat belajar anak dimasa new normal ini. Dalam pelaksanaannya metode yang digunakan   adalah menggunakan metode intervensi komunitas. Tujuan dari adanya pengembangan ini yaitu meningkatkan semangat belajar anak  dan mengajarkan anak dalam bersosialisasi dengan baik antar teman sebaya didalam kelompok belajar.Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; pengembangan; rumah belajar