cover
Contact Name
Sisiia Maria Parinusa
Contact Email
s.parinusa@unipa.ac.id
Phone
+6281248838862
Journal Mail Official
jurnallensaekonomi@unipa.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat.
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Lensa Ekonomi
Published by Universitas Papua
ISSN : 18584905     EISSN : 26230895     DOI : https://doi.org/10.30862/lensa
Core Subject : Economy,
Lensa Ekonomi berfokus pada lingkup Ekonomi Pembangunan secara makro serta perencanaan pembangunan yang mencakup analisa ekonomi, ekonomi publik dan Indek pembangunan Manusia.
Articles 75 Documents
Analisis Capaian Pilar Sosial SDGs Kabupaten Manokwari Tahun 2015 - 2019 La Ode Alisyah
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.844 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.258

Abstract

This research is entitled Analysis of Achievement of the Social Pillars of SDGs in Manokwari Regency for 2015-2019. The variables used are all indicators, namely the goal without poverty, the goal of zero hunger, the goal of a good health and well-being, the goal of quality education and the goal of gender equality in the social pillars. This study uses descriptive analysis using secondary data on development achievements in 2015-2019 contained in the LKPJ-AMJ document and other official publication documents. The research began by identifying secondary data, then calculating SDGs indicator achievement data for each goal, compared to the achievement targets set out in Presidential Decree Number 59/2017. There are 96 indicators on the Social Pillars, 25% of the indicators that have been implemented and have reached the national target, 31.25% of the indicators that have been implemented and have not reached the national target, 4.17% of the indicators that have not been implemented and have not reached the national target and 39, 58% of indicators for which data is not yet available. Penelitian ini berjudul Analisis Capaian Pilar Sosial SDGs Kabupaten Manokwari Tahun 2015-2019. Varibael yang digunakan adalah seluruh indikator pada yakni tujuan tanpa kemiskinan, tujuan kelaparan, tujuan kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan pendidikan berkualitas dan tujuan kesetaraan gender pada pilar sosial. Pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan data sekunder capaian pembangunan tahun 2015-2019 yang termuat dalam dokumen LKPJ-AMJ dan dokumen publikasi resmi lainnya. Penelitian diawali dengan mengidentifikasi data sekunder, selanjutnya menghitung data capaian indikator SDGs pada masing-masing tujuan, dibandingkan dengan target capaian yang tertuang dalam Perpres Nomor 59/2017. Terdapat 96 jumlah indikator pada Pilar Sosial, 25% indikator yang sudah dilaksanakan dan sudah mencapai target nasional, 31,25% indikator yang sudah dilaksanakan dan belum mencapai target nasional, 4,17% indikator yang belum dilaksanakan dan belum mencapai target nasional serta 39,58% indikator yang belum tersedia datanya.
Dampak Ekonomi Tomohon International Flower Festival Terhadap Petani dan Penjual Bunga Lokal Steven Y Kawatak; Yovanca Y.F. Koondoko; Julio D. Montolalu
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.214 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.126

Abstract

Tourism events may be catalysts in developing tourism within a country or a specific region. Tomohon International Flower Festival (TIFF) is an annual international tourism event that has been proven to increase the number of visits of local and foreign tourists. The cancellation of TIFF 2020 due to Coivid-19 pandemic results in the decrease in number of tourist visits to Tomohon City and may lead to negative economic impact towards local businesses. The aim of this research is to analyze the economic impacts of TIFF 2019, especially towards flower farmers and sellers in Tomohon City. The indicators used are the percentage changes in income level and the number of employment created between D-3 and D+3 of TIFF 2019. This research uses mix method to analyze numerical data that are then combined with interview results obtained from 30 respondents who are randomly chosen. The results show that the income of all respondents increases and 80% of them employ seasonal employees during TIFF 2019. Event pariwisata dapat menjadi katalis berkembangnya sektor pariwisata di suatu daerah. Tomohon International Flower Festival (TIFF) merupakan salah satu event pariwisata yang berlangsung setiap tahun dan mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara. Pembatalan TIFF 2020 karena adanya pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan menurun sehingga berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dampak ekonomi kegiatan TIFF 2019 terhadap petani dan penjual bunga di Kota Tomohon dengan menggunakan indikator perubahan tingkat pendapatan dan tingkat penyerapan tenaga kerja selama periode H-3 sampai dengan H+3 penyelenggaraan TIFF 2019. Untuk itu, metode kuantitatif deskriptif digunakan untuk melihat peningkatan indikator secara numerik yang kemudian digabungkan dengan data yang didapatkan saat wawancara langsung dengan 30 orang responden yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami peningkatan pendapatan dan juga 80% responden membutuhkan tenaga kerja tambahan selama kegiatan TIFF 2019
Penerapan Metode Activity Based Costing (ABC) untuk Menghitung Biaya Satuan (Unit) Pendidikan Desirianingsih H. Parastri; Siti Hardiyanti; Verawati Simanjuntak
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.712 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.222

Abstract

The aim of the study is to evaluate costs using ABC (Activity Based Costing) method to calculate the unit cost of education in Vocational High School (SMK Negeri 1 Manokwari) and to compare the unit costs of education using the traditional method with the ABC method. This study was a qualitative descriptive study. We analyzed the financial reports and the records of in-person interviews in SMK Negeri 1 Manokwari. Results show that the cost of education using traditional method appears to be less costing compared with the cost of education using ABC method. Further, ABC is an appropriate method to determine actual costs of education by correctly allocating the resources used. The cost of education in SMK Negeri 1 Manokwari seems to be inadequate to cover the real cost of the school fee. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya dengan menggunakan metode ABC (Activity Based Costing) untuk menghitung biaya satuan pendidikan di SMK Negeri 1 Manokwari dan membandingkan biaya satuan pendidikan yang menggunakan metode tradisional dengan metode ABC. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitiatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan dan melalui interview di SMK Negeri 1 Manokwari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pendidikan menggunakan metode tradisional lebih rendah dibandingkan perhitungan menggunakan metode ABC. Lebih lanjut, ABC merupakan metode yang tepat dalam menentukan biaya satuan pendidikan aktual dengan mengalokasikan sumber daya yang digunakan secara tepat. Biaya satuan pendidikan di SMK Negeri 1 Manokwari masih tidak cukup untuk menutupi seluruh biaya riil pendidikan yang ada.
Analisis Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah di Kabupaten Manokwari Johanes Paulus Koromath
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.037 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.75

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of efficiency and effectiveness of regional financial management in Manokwari Regency in the period of 2015-2019. Methods of data collection in this study is the observation non-participant. The variable in this study is the ratio of the efficiency and effectivenss. Data analysis in this study is descriptive analysis. According to data analysis, the average efficiency of regional financial management in Manokwari Regency from 2015-2019 amounted to 92,55 percent, which is categorized less efficient. Furthermore, the average effectiveness of regional financial management in the Manokwari Regency in 2015-2019 amounted to 89,32 percent, which is categorized quite effective. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah selama tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 di Kabupaten Manokwari. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi non partisipan. Variabel dalam penelitian ini adalah rasio efisiensi dan rasio efektivitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, rata-rata tingkat efisiensi pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Manokwari adalah sebesar 92,50% yang berarti tingkat efisiensi masih kurang. Selanjutnya rata-rata tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Manokwari adalah sebesar 89,32%. Artinya cukup efektif.
Analisis Pengaruh Konsumsi Rumah Tangga, Investasi dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Tahun 2012 - 2016 (Studi Kasus 4 Kabupaten 1 Kota) Gerardus Raditya Yoga Putra; Elina Relawaty Situmorang; Ketysia Imelda Tewernussa
Lensa Ekonomi Vol 15 No 02 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.593 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i02.186

Abstract

This study aims to explain the household consumption influence, investment, and government spending on economic growth in West Papua Province (case studies: 4 regency and 1 city) in 2012-2016. The data obtained from relevant agencies were Central Bureau of Statistic (BPS), Representative Office of Directorate General Treasury of Finance Ministry, and BPMP2T (Investment Agencies and Integrated Service Center) in West Papua Province. The result of household consumption variable (X1) and investment variable (X2) positively and significantly influence to economic growth variable (Y) in five regencies/cities in West Papua Province. However, government spending variable (X3) does not influence positively and significantly to the economic growth (Y) in five regencies/cities in West Papua Province. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh konsumsi rumah tangga, investasi, dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Barat (studi kasus: 4 kabupaten dan 1 kota) tahun 2012-2016. Data diperoleh dari instansi terkait yaitu Badan Pusat Statistik (BPS), Kantor Perwakilan Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, dan BPMP2T (Badan Penanaman Modal dan Pusat Pelayanan Terpadu) di Provinsi Papua Barat. Hasil penelitian variabel konsumsi rumah tangga (X1) dan variabel investasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi (Y) di lima kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat. Namun variabel pengeluaran pemerintah (X3) tidak berpengaruh.
Analisis Dampak Eksternalitas Usaha Ternak Babi Terhadap Kehidupan Masyarakat (Studi Kasus Wirsi Arkuki Kelurahan Manokwari Barat Distrik Manokwari Barat) Devarata Nelwan; Sisilia Maria Parinusa; Ketysia Imelda Tewernussa
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.616 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.139

Abstract

If managed optimally, pig farming can have a positive impact on society, namely as an export commodity, can produce meat as a processed product that can be consumed by the community, support the economy of people who raise pigs, and can create jobs. However, behind the positive impact of pigs, there are also negative impacts that arise, pig waste processing in the Manokwari region has not been carried out properly. The processing of pig livestock waste that has not been managed optimally causes problems for the environment and surrounding communities such as water pollution, air pollution, soil pollution and a bad impact on health. This study aims to determine the positive and negative impacts of the externality of pigs, to determine the community's response to the existence of the pig farming business. To find out how the community can overcome the negative externalities of the Wirsi Arkuki pig farming business, West Manokwari Village. In the results of this study, the data validity test used was triangulation, namely triangulation of sources, triangulation of techniques, and triangulation of time. The most influential externalities were negative externalities, namely air pollution, soil pollution and water pollution. Usaha ternak babi jika dikelola dengan optimal dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat yaitu sebagai komoditas ekspor, dapat menghasilkan daging sebagai produk olahan yang dapat dikonsumsi masyarakat, menunjang perekonomian masyarakat yang beternak babi, dan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun dibalik dampak positif dari ternak babi ini, ada juga dampak negatif yang timbul, pengolahan limbah ternak babi di Wilayah Manokwari belum dilakukan secara baik. Proses pengolahan limbah ternak babi yang belum dikelola secara optimal menimbulkan masalah bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya seperti pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah dan berdampak buruk bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dampak positif dan negatif dari eksternalitas ternak babi, untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap keberadaan usaha ternak babi,Untuk mengetahui cara masyarakat dalam mengatasi eksternalitas negatif dari usaha ternak babi Wirsi Arkuki, Kelurahan Manokwari Barat. Dalam hasil penelitian ini Uji validitas data yang digunakan adalah Triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu, eksternalitas yang paling berpengaruh adalah eksternalitas negatif yaitu polusi udara, pencemaran tanah dan pencemaran air.
Analisis Pengaruh Dana Otonomi Khusus dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat Rengga Bayu Widiprana
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.413 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.246

Abstract

This study aims to analyze the effect of Dana Otonomi Khusus and Pendapatan Asli Daerah (PAD) on Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) in Regencies and Cities in West Papua Province, during period 2018 to 2021. This study uses quantitative research methods with analysis panel data regression using the double logarithm function. The application used to process the data is the STATA application. The results showed that the Dana Otonomi Khusus had an insignificant relationship to PDRB, while PAD had a positive and significant relationship to PDRB. The results of the study also show that the Dana Otonomi Khusus and PAD together have a significant influence on PDRB in Regencies and Cities in West Papua Province.
Analisis Determinan Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat Tahun 2009-2019 Sisilia Maria Parinusa; Danny E Waimbo
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1310.417 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.84

Abstract

The extent to which a region has developed can be measured from a decrease percentage of population living in poverty. Tambrauw Regency which is located in West Papua Province has the highest number of poor people after Pegunungan Arfak Regency. The aim of this research is to examine the social and economic factors that influence the level of poverty in Tambrauw Regency. The social indicator in this study is proxied by Human Development Index meanwhile government capital expenditure, economic growth and income per capita behave as the economic indicators. This research was performed by using a time series data during period 2009 – 2019 and quantitative approach, in particular Ordinary Least Square Method (OLS). The result highlight that Human Development Index, government capital expenditure, economic growth and income per capita have negative and significant effect on the percentage of poor community simultaneously. Furthermore, in partial estimation only economic growth which has negative and significant effect on poverty reduction. Salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembangunan di suatu wilayah dapat dilihat dari menurunnya jumlah penduduk miskin. Kabupaten Tambrauw merupakan salah satu Kabupaten di Papua Barat yang memiliki persentase penduduk miskin tertinggi setelah Kabupaten Pegunungan Arfak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana indikator sosial dan ekonomi berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di wilayah Tambrauw. Adapun indikator sosial dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia sedangkan indikator ekonomi diukur dari belanja modal Pemerintah, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan data time series selama tahun 2009 - 2019. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis multivariate regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Berdasarkan hasil analisis, terlihat bahwa secara simultan IPM, belanja modal Pemerintah, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap persentase penduduk miskin. Akan tetapi, jika dilihat secara parsial maka hanya variabel pertumbuhan ekonomi yang memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap persentase penduduk miskin.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Kasus di Wilayah KPP Pratama Biak Numfor) Muhammad Nur Ramadhani Baskara Jaya; Siti Aisah Bauw; Danny E Waimbo
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.438 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.216

Abstract

This research aims to determine the influence of taxpayer awareness, knowledge and understanding of taxpayers, perception of the effectiveness of the tax system, sanctions and motivation for the compliance of private taxpayers in the primary KPP (tax service office) Biak Numfor. The population in this study is the entire taxpayer of private persons registered with the Biak Numfor paratama KPP, which is 15,862. The sample in this study was taken by a simple random sampling method using the slovin formula so that a sample of 100 people was taken. The data collected is processed using SPSS 22 by applying multiple linear regression analysis methods. The results showed that awareness, knowledge and understanding, perception of effectiveness, motivation and tax sanctions affected taxpayer compliance with the primary KPP Biak Numfor.where Adjusted R Square of 0.706 shows that 70.6% of taxpayer awareness, knowledge and understanding of taxpayers, perception of the effectiveness of the tax system, sanctions and motivation affect taxpayer compliance while the perception of 29.4% is explained in variables outside this study . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak, pengetahuan dan pemahaman wajib pajak, presepsi atas efektifitas system perpajakan, sanksi dan motivasi terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP(kantor pelayanan pajak) pratama Biak Numfor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP paratama Biak Numfor yaitu sebanyak 15.862. sample dalam penelitian ini di ambil dengan metode simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga diambil sample sebanyak 100 orang.penelitian dilakukan dengan membagi quisioner pada 100 responden. Data yang dikumpulkan tersebut di olah dengan menggunakan SPSS 22 dengan menerapkan metode analisis regresi linear berganda. hasil penelitian menunjukan bahwa kesadaran, pengetahuan dan pemahaman, presepsi atas efektifitas, motivasi dan sanksi pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak pada KPP pratama Biak Numfor dimana Adjusted R Square sebesar 0,706 menunjukan bahwa 70,6% kesadaran wajib pajak, pengetahuan dan pemahaman wajib pajak, presepsi atas efektifitas system perpajakan, sanksi dan motivasi berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak sedangkan siasanya sebesar 29,4% dijelaskan pada variable di luar penelitian ini
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada OPD Kabupaten Manokwari) Maria Orpa Bame; Mona Permatasari Mokodompit; Anik Wuriasih
Lensa Ekonomi Vol 15 No 02 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.975 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i02.162

Abstract

The aim of the research is to examine the effect of Human Resource Comptence, Information Technology Utilization and Local Government Accounting Standards Implementation on the Quality of Financial Reports. The research data was obtained through questionnaire which was distributed to 35 employees of Regional Organization in Manokwari Regency. The data then was analyzed using multiple regression analysis. The research result shows that Human Resource Comptence have positive and significant effect on Quality of Financial Report, Information Technology Utilization have negative and significant effect on Quality of Financial Report and Local Government Accounting Standards Implementation have positive and no significant effent on Quality of Financial Report. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris terkait faktor-faktor yang memiliki pengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Adapun faktor-faktor yang diuji antara lain faktor kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan standar akuntansi pemerintahan. Data penelitian diperoleh melalui kuisioner yang dibagikan ke 35 orang pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Manokwari. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa dari tiga faktor yang diuji ada dua faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, yakni faktor kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi. Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah adalah penerapan standar akuntansi pemerintah.