cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
snip@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28285794     DOI : https://doi.org/10.23960/snip.v1i1.100
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) diselenggarakan oleh Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Lampung.
Articles 381 Documents
Rekayasa Transporasi Perkotaan Terbagus (Terbanggi Besar – Gunung Sugih) Kabupaten Lampung Tengah Pipit Komala Dewi; Ika Kustiani; Irza Sukmana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.612 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.178

Abstract

Dari data peta jaringan jalan Kabupaten Lampung Tengah menunjukkan bahwa terdapat 215 ruas jalan kabupaten dengan total panjang jalan 3014 km. Hampir seluruh wilayah di Kabupaten Lampung Tengah telah terhubung akses jalan raya. Kawasan PKWp Terbanggi Besar – Gunung Sugih (TERBAGUS) di Bandar Jaya merupakan Kawasan strategis di Kabupaten Lampung Tengah dan Padat Lalu Lintas. Peningkatan jumlah arus lalu-lintas di kawasan juga sebabkan oleh keberadaan jalan tol trans Sumatera (JTTS). Saat ini jalur transportasi Kawasan Terbanggi Besar – Gunung Sugih (TERBAGUS) di Bandar Jaya menggunakan Jalur Jalan Nasional Tanjung Karang – Kota Bumi. Untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan tersebut maka perlu dilakukan rekayasa transportasi dengan merevitalisasi Jalur Lintas Barat (alternatif) untuk membagi kepadatan Kendaraan yang melintas di Kawasan Terbanggi Besar – Gunung Sugih (TERBAGUS) dan pengembangan terminal di Kabupaten Lampung Tengah dilakukan dengan memantapkan dan menata terminal tipe B Betan Subing di Terbanggi dan membuka trayek-trayek baru yang menghubungkan antar pusat kegiatan.
Perencanaan Jalan Beton Tanpa Tulangan Pada Kawasan Industri Krakatau Steel Kota Cilegon Muhammad Ichwanul Yusup; Dikpride Despa; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.141 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.179

Abstract

Dalam meningkatkan mobilisasi pergerakan kendaraan, jalan merupakan suatu sarana yang penting dalam rangka kelancaranan transportasi darat, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan. Kawasan Industri PT Krakatau Steel Kota Serang yang kerap dilalui kendaraan berat perlu perencanaan dengan baik menurut standar dan kreteria yang berlaku di Indonesia. Dari pengamatan secara visual jalan pada daerah kawasan Industri tersebut banyak mengalami keruksakan dengan ditemukan lendutan-lendutan yang membahayakan serta dapat menghambat laju transportasi, maka diperlukan perbaikan maupun peningkatan jalan. Tujuan dari penelitian, yaitu merencanakan perkerasan jalan beton bersambung tanpa tulangan dengan mengetahui ketebalan pelat, diameter ruji dowel serta menetahui dimensi drainase. Metode yang dilakukakan secara observasi lapangan guna mendapatkan data primer dan skunder sebagai dasar bahan perencanaan jalan beton tersebut. Metode perhitungan digunakan Binamarga Pedoman T-14-2002 dengan Beton Bersambung Tanpa Tulangan (BBTT). Hasil perhitungan jumlah kendaraan perencanaan pada data laulintas dengan umur rencana 20 tahun untuk tingkat laju pertumbuhan lalulintas 6% didapatkan ketebalan perkerasan jalan beton sebesar 20 cm, diameter ruji dowel 33mm untuk jarak 300 mm dan panjang 450 mm mampu menahan beban yang melintas, dengan dimensi drainase jalan lebar saluran 0,75 m, tinggi saluran 1 m serta tinggi jagaan sebesar 0,70 m telah memenuhi persyaratan stabilitas angka aman.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tanggamus Tahun 2022 - 2041 Dody Fasola; Aleksander Purba; Ika Kustiani
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.389 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.189

Abstract

Pembangunan perumahan dan kawasan permukiman merupakan kebutuhan dasar manusia yang mempunyai fungsi strategis sebagai pusat pendidikan keluarga, persemaian budaya, dan peningkatan kualitas generasi yang akan datang, serta merupakan pengejawantahan jati diri. Salah satu perwujudan tercapainya kesejahteraan rakyat ditandai dengan meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermartabat melalui pemenuhan kebutuhan papan sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia. Backlog rumah dihitung berdasarkan angka home ownership rate /persentase rumah tangga (ruta) yang menempati rumah milik sendiri. Rumus yang digunakan untuk menghitung backlog rumah adalah: Backlog = ∑Keluarga – ∑Rumah. Pengembangan perumahan dan permukiman di Kabupaten Tanggamus disebabkan dari beberapa faktor yang akhirnya membutuhkan ruang yang tidak sedikit dalam melakukan aktivitasnya. Dalam penentuan pengalokasian ruang bagi pemenuhan kebutuhan rumah, terlebih dahulu ditentukan jumlah kebutuhan rumah di Kabupaten Tanggamus. Penentuan kebutuhan jumlah rumah sampai dengan tahun 2041 diperhitungkan dari jumlah penduduk tahun prediksi.
Identifikasi Kondisi Jalan Kecamatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan Dikpride Despa; Eko Widiyanto; Ratna Widyawati
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.094 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.203

Abstract

Jaringan jalan yang ada di Kota Palembang merupakan prasarana untuk memperlancar jalannya roda perekonomian antar daerah. Pentingnya jaringan jalan ini tercermin pada penyelenggaraannya yang mempengaruhi semua aspek kehidupan sosial dan ekonomi serta semakin meningkatnya kebutuhan jasa angkutan bagi mobilitas manusia dan barang. Jaringan jalan juga berperan sebagai penunjang. Menilik dari kondisi yang ada pada saat ini dengan membandingkan dengan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhannya yang demikian tinggi, maka perencanaan Jalur lalu lintas harus diatur dengan hati-hati dan tepat guna agar memberikan suatu rasa nyaman bagi masyarakat. Selain itu pemeliharaan (maintenance) fasilitas jalur lalu lintas merupakan suatu kewajiban yang bersifat rutin dalam jangka waktu tertentu untuk memastikan kondisinya tetap terawat. Dalam upaya tersebut Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan melaksanakan pekerjaan Penyusunan Identifikasi Kondisi Jalan Lingkungan Kecamatan dalam rangka mengidentifikasi jalan-jalan kecamatan yang mengalami kerusakan dan memastikan perencanaan yang detail dan terprogram untuk mengatasi hal tersebut Hasil penelitian, diketahui kondisi jalan di Kecamatan Kemuning yang dibagi menjadi 7 (tujuh) ruas penelitian, mengalami kerusakan jalan, dimulai dari rusak ringan, rusak sedang, juga rusak berat.
Analisis Hambatan Samping Terhadap Kinerja Jalan Raden Intan Budhi Dharma; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.008 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.207

Abstract

Lampung merupakan pintu gerbang transportasi darat dan laut dari pulau Sumatera menuju ke pulau Jawa yang memiliki ibukota provinsi yaitu Bandarlampung. Kemacetan yang sering terjadi di Bandarlampung, salah satunya di ruas Jalan Radin Inten. Kemacetan banyak terjadi diakibatkan adanya pergerakan, kepadatan penduduk, kegiatan, dan laju pembangunan pada suatu kawasan. Beberapa aktivitas yang ada akan menyebabkan adanya hambatan samping berupa pejalan kaki, penyeberang jalan, kendaraan lambat, parkir kendaraan di badan jalan, serta pedagang kaki lima. Tujuan penelitian Untuk menghitung kinerja ruas jalan Radin Inten yang ditinjau dari pengaruh hambatan samping dan Untuk membandingkan kinerja ruas jalan Radin Inten saat adanya hambatan samping dan tanpa hambatan samping. Lokasi penelitian yaitu pada ruas jalan Radin Inten Bandarlampung sepanjang ± 100 m di depan area pertokoan Ramayana. Data untuk menganalisa kinerja jalan didapat dengan metode observasi langsung. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisa Volume kendaraan tertinggi pada hari Senin sebesar 4599,5 smp/jam, pada hari Selasa sebesar 3573,25 smp/jam dan tertinggi terjadi pada hari Jumat yaitu sebesar 4692,75 smp/jam, dengan kecepatan arus bebas 38,64 km/jam maka didapatkan tingkat pelayanan D. Hal ini menunjukkan bahwa arus kendaraan mendekati keadaan tidak stabil. Penyebab kemacetan yang terjadi adalah penyeberang jalan dan juga kendaraan keluar masuk jalan yang menyeberang jalan secara sembarang. Hambatan samping tertinggi adalah sebesar 713,10 SF/jam dengan kategori kelas hambatan samping tinggi (H). Kecepatan rata - rata kendaraan adalah sebesar 18,80 km/jam pada keadaan terganggu hambatan samping. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat hambatan samping sangat berpengaruh pada kecepatan kendaraan.
Naskah Akademik Rancangan Perda Bangunan Gedung Kabupaten Way Kanan Dhesta Ari Andut; Herry Wardono; Muhammad Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.573 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.212

Abstract

Naskah akademik adalah naskah hasil penelitian atau pengkajian hukum dan hasil penelitian lainnya terhadap suatu masalah tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah mengenai pengaturan masalah tersebut dalam suatu Rancangan Undang-Undang. terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021 maka IMB (Izin Mendirikan Bangunan) telah dihapus dan diganti dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Oleh Karena itu maka Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan mengganti Perda Nomor 5 tahun 2016 tentang Bangunan Gedung, untuk itu maka diperlukan Naskah Akademik dalam penyusunan Raperda Terkait Bangunan Gedung (BG). Penyusunan Naskah Akademik ini ditujukan untuk menghasilkan suatu dokumen akademik dari suatu proses kajian akademik sebagai substansi yang mendasari muatan pengaturan dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung serta sebagai dokumen penunjang dalam proses legislasi di DPRD dan sebagai bahan masukan bagi pembuatan rancangan Perda Bangunan Gedung di Kabupaten Way Kanan. Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Pekerjaan Umum sudah menyusun program yang dimaksud untuk membangun, meningkatkan dan memelihara gedung di daerah-daerah yang berpotensi sosial maupun ekonomi dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di Lingkungan Kabupaten Way Kanan tersebut, guna melancarkan serta meningkatkan intensitas perekonomian di Kabupaten Way Kanan.
Kajian Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mesuji Tahun 2011-2031 Ardiansyah Ardiansyah; Ratna Widyawati; Lusmeilia Afriani
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.93 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.213

Abstract

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) memiliki peran penting dalam pembangunan yaitu sebagai pedoman dalam penyusunan dokumen sektoral, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang, serta mewujudkan keterpaduan, keterkaitan dan keseimbangan perkembangan antar wilayah di Kabupaten Mesuji. Pada proses penyusunannya, substansi yang dimuat dalam Rencana Tata Ruang Wilayah tersebut berdasarkan kondisi Kabupaten Mesuji sebelum tahun 2011 dan perkembangannya sampai tahun 2020. Tentu jika dibandingkan dengan kondisi saat ini terdapat perubahan struktur dan pola ruang sehingga perlu adanya penyesuaian. Berdasarkan hasil Peninjauan Kembali, menyimpulkan bahwa memang terdapat perubahan penggunaan lahan yang cukup signifikan akibat pembangunan sehingga perlu dilakukan revisi terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mesuji. Ruang lingkup penelitian adalah sebagai berikut (a) Rencana struktur ruang; (b) Rencana pola ruang wilayah; (c) Penetapan kawasan strategis; (d) Arah pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang. Lokasi wilayah penelitian dilakukan di Kabupaten Mesuji yang terdiri dari 7 kecamatan.
Analisis Kebutuhan Air Minum Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2025 Risuli Utama; Aleksander Purba; Herry Wardono
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.428 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.221

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Manusia menggunakan air untuk keperluan rumah tangga dan juga untuk produksi bahan makanan dan minuman. Kebutuhan air minum terus bertambah dari tahun ketahun akibat dari pertambahan penduduk. Kabupaten Tulang Bawang memiliki 15 Kecamatan dengan jumlah penduduk sebanyak 430.630 jiwa pada tahun 2021, dengan analisis secara metode gemoterik laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,00142%. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan jumlah penduduk kabupaten Tulang Bawang sampai dengan tahun 2025 adalah sebanyak 433.075 jiwa. Dan total kebutuhan air minum sampai dengan tahun 2025 adalah 644 liter/detik.
Analisis Strategi Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Kabupaten Pringsewu IMAM SANTIKO RAHARJO; RATNA WIDYAWATI; MUH. SARKOWI
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.591 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.222

Abstract

Masalah pencemaran lingkungan di kota-kota besar menunjukkan gejala yang cukup serius khususnya pencemaran air. Penyebab pencemaran tersebut tidak hanya akibat air limbah industri tetapi hal ini juga air limbah rumah tangga/permukiman (domestik) yang semakin hari makin besar sesuai perkembangan penduduk. Upaya-upaya pemerintah dalam menanggulangi permasalah tersebut telah banyak dilakukan antara lain telah dikeluarkan undang-undang maupun peraturan-peraturan baik dari pemerintah maupun dari kementerian serta lainnya, akan tetapi hasilnya masih belum signifikan, permasalahan masih terus berlanjut. Studi ini mengkaji tentang tingkat kepadatan penduduk, keadaan topografi, jaringan distribusi air bersih, tingkat ekonomi masyarakat, sistem air limbah yang ada, kepemilikan jamban, pencemaran lingkungan, tingkat kekumuhan, serta penetapan zona prioritas. Berdasarkan hasil analisis diperoleh beberapa strategi pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik dikabupaten Pringsewu, yaitu strategi pengembangan prasarana, strategi pengembangan kelembagaan, strategi pengembangan pengaturan, strategi pengembangan edukasi dan peran masyarakat, serta strategi pengembangan ekonomi dan pembiayaan.
Implementasi IPAL Industri Tahu Dan Tempe Di Kelurahan Tanjung Indah Yang Berwawasan Lingkungan Trisko Defriyansa; Aleksander Purba; Dikpride Despa
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.356 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.227

Abstract

Khusus bidang jasa perdagangan sebagian besar masyarakat tanjung indah melakukan aktivitas industri kecil dengan membuat makanan tahu tempe, oleh karenanya dari industry tersebut berdampak pada limbah Oleh karena itu, diperlukan suatu Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang nantinya diharapkan dapat mengurangi tingginya kandungan kadar BOD,COD, dan TSS di lingkungan pada pabrik tahu dan tempe. pengolahan air limbah rumah tangga dengan system reaktoran aerobic dalam pengolahan limbah industri tahu ini digunakan biofilter an aerob dan aerob gabungan dikarenakan kandungan bahan-bahan organik yang cukup tinggi di limbah cair tahu dengan demikian kombinasi proses anaerob-aerob dapat menghilangkan BOD maupun phosphor dengan baik. Proses ini dapat digunakan untuk pengolahan air limbah dengan beban organik yang cukup besar keunggulan proses pengolahan air limbah dengan biofilter anaerb-aerob antara lain yakni pengelolaannya sangat mudah, biaya operasinya rendah, dibandingkan dengan proses lumpuraktif, Lumpur yang dihasilkan relative sedikit, dapat menghilangkan nitrogen dan phospor yang dapat menyebabkan euthropikasi, suplai udara untuk aerasi relatif kecil, dapat digunakan untuk air limbah dengan beban BOD yang cukup besar, dan dapat menghilangan padatan tarsus pensi (SS) dengan baik