Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Jurnal Pendidikan Guru Matematika (JPGM) merupakan jurnal pada bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Khairun. Jurnal ini menyediakan forum publikasi penelitian dalam pembelajaran matematika untuk seluruh jenjang pendidikan. Artikel-artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian berfokus pada topik yang berhubungan dengan aspek teoretis, pedagogis, metodologis, dan filosofis pendidikan matematika. JPGM mengutamakan penelitian yang mempromosikan pengetahuan, gagasan, metode, dan epistemologi baru pada bidang pendidikan matematika. JPGM terbit setiap 4 bulan sekali, yaitu bulan Januari, Mei, dan September.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2021): Mei"
:
20 Documents
clear
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel
Mustafa A.H. Ruhama;
Yahya Hairun;
Asmar Bani
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1075.316 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi persamaan linear satu variabel. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kombinasi, yaitu menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian, sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliabel, dan obyektif. Stategi penelitian kombinasi yang digunakan adalah stategi transformatif konkuren. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-J SMP Negeri 1 Kota Ternate Tahun Ajaran 2020/2021 yang berjumlah 3 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek yang kemampuan pemahaman konsep matematis tinggi untuk indikator menyatakan ulang sebuah konsep dapat menyatakan ulang sebuah konsep dengan tepat, indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis dapat menyajikan sebuah konsep dalam bentuk representasi matematis dengan benar dan lengkap, dan indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah dapat mengaplikasikan rumus sesuai prosedur dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah tetapi masih ada kesalahan. Subjek yang kemampuan pemahaman konsep matematis sedang untuk indikator menyatakan ulang sebuah konsep dapat menyatakan ulang konsep dengan tepat, indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis dapat menyajikan sebuah konsep dalam bentuk representasi matematis namun kurang lengkap, dan tidak menjawab pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah tidak menjawab. Subjek yang kemampuan pemahaman konsep matematis rendah untuk indikator menyatakan ulang sebuah konsep dapat menyatakan ulang sebuah konsep dengan tepat, tidak menjawab pada indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan tidak menjawab pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Operasi Hitung Bentuk Aljabar
Hikma Haji Muda;
Idrus Alhaddad;
Soleman Saidi
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (791.649 KB)
Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada materi operasi hitung bentuk aljabar. Pengumpulan data kesalahan siswa menggunakan teknik observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrument tes yang digunakan adalah 4 butir soal tentang operasi hitung bentuk aljabar yang telah divalidasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpula. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-E SMP Negri 1 Kota Ternate sebanyak 30 siswa yang mengikuti proses penelitian, kemudian dipilih 5 siswa sebagai perwakilan subjek penilitian berdasarkan kategori kesalahan siswa (Rendah ddan sangat rendah) untuk diwawancarai sebagai triangulasi. Hasil penilitian menunjukan bahwa kesalahan siswa kelas VII-E SMP NEGRI 1 Kota Ternate dalam mempelajari materi operasi hitung bentuk aljabar dengan rata-rata sebesar 29,5 yang dikategorikan rendah. Berdasarkan analisis data hasil tes siswa kelas VII-E SMP Negeri 1 Kota Ternat, dalam menyelesaikan soal operasi hitung bentuk aljabar di peroleh bahwa 3 siswa (10.00%) dalam kategori tinggi, 8 siswa (26.67%) dalam kategori sedang, 6 siswa (20.00%) dalam kategori rendah, dan 13 siswa (43.33 %) dalam kategori sangat rendah. Adapun jenis kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan fakta, konsep, prinsip, operasi.
Analisis Kemampuan Pembuktian Matematis Mahasiswa Melalui Pendekatan Deduktif pada Mata Kuliah Geometri
Ahmad Afandi;
Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (958.172 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan pembuktian matematis mahasiswa melalui pendekatan deduktif pada matakuliah geometri. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika semester I tahun akademik 2020/2021. Instrumen pada penelitian ini menggunakan instrumen tes yang terdiri dari 2 butir soal kemampuan pembuktian matematis. Indikator kemampuan pembuktian matematis yang digunakan pada penelitian ini yaitu kemampuan membaca pembuktian matematis dan kemampuan mengontruksi bukti matematis. Hasil penelitian menunjukan bahwa 16 mahasiswa dari 30 mahasiswa telah mampu membaca pembuktian matematis dan 14 mahasiswa dari 30 mahasiswa telah mampu mengontruksi pembuktian matematis.
Analisis Kemampuan Disposisi Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Program studi Matematika pada Mata Kuliah Aljabar
Purningsih Rasid;
Marwia Tamrin Bakar;
Wilda Syam Tonra
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1472.924 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan disposisi berpikir kritis matematis mahasiswa program studi pendidikan matematika pada mata kuliah aljabar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika semester 6. Teknik pengumpulan data dimulai sebelum penelitian yaitu dengan memilih subjek penelitian yang telah mengikuti perkuliah aljabar dan mempelajari materi SPLTV setelah itu peneliti melakukan pengambilan data dengan memberikan tes terkait soal aljabar materi SPLTV, dilanjutkan dengan pemberian angket untuk diisi oleh subjek penelitian dan wawancara untuk mengklarifikasi kembali jawaban pada soal tes dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan mentranskrip data verbal yaitu mengubah data verbal ke data tertulis, kategorisasi data yaitu memilah data instrument tes, angket dan pedoman wawancara berdasarkan indikator disposisi berpikir kritis matematis, mereduksi data yaitu memfokuskan dan memiliah hal-hal yang penting serta membuang data yng tidak perlu, triangulasi data yaitu pencocokan data pada setiap instrument yang akan dipakai, menelaah data yaitu menganalisis data yang tersedia dan akan digunakan, penyajian data yaitu dalam bentuk naratif, dan penarikan kesimpulan dengan tujuan untuk merumuskan kembali disposisi berpikir kritis matematis yang dmiliki mahasiswa pada mata kuliah aljabar. Hasil penelitian kemampuan disposisi berpikir kritis matematis mahasiswa program studi pendidikan matematika dalam mata kuliah aljabar adalah sebagai berikut: 1) Kemampuan disposisi berpikir kritis matematis yang mewakili kategori sedang yaitu meliputi indikator pencarian kebenaran, berpikiran terbuka, analitis, dan rasa ingin tahu sedangkan indikator sistematis dan kepercayaan dri belum dimilikinya dan 2) Kemampuan disposisi berpikir kritis matematis yang dimiliki oleh subjek dengan kategori rendah yaitu meliputi indikator berpikiran terbuka, analitis, dan kepercayaan diri sedangkan indikator pencarian kebenaran, sistematis dan rasa ingin tahu belum dimilikinya.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran
Asria Hanufa;
Ahmad Afandi;
Joko Suratno
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1091.644 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal lingkaran. Penelitian kualitatif ini menjadikan 13 siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate sebagai subjek untuk diteliti. Data kemampuan berpikir kritis matematis iswa diperoleh melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal lingkaran diperoleh 3 siswa (23,08%) mencapai kategori tinggi, 8 siswa (61,54%) mencapai kategori sedang, dan 2 siswa (15,38) dalam kategori rendah. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis dalam kategori tinggi dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanya dengan benar, menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal dan dapat membuat kesimpulan dengan tepat sesuai dengan konteks soal. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis matematis berkategori sedang dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanya dengan benar, menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal lengkap dan benar, namun tidak membuat kesimpulan sesuai dengan konteksnya. Siswa dalam kemampuan berpikir kritis matematis berkategori rendah tidak dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, salah dalam menggunakan strategi dan perhitungan dalam menyelesaikan soal serta tidak membuat kesimpulan.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada Materi Lingkaran
Fitria Saniapon;
Nurma Angkotasan;
Karman La Nani
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1006.075 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate pada materi lingkaran. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed method), subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Nasional Banau Kota Ternate yang berjumlah 6 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi lingkaran adalah sebanyak 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori tinggi, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori sedang, 2 siswa (33,33%) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi dapat memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dapat memahami masalah, menyusun rencana, dan melaksanakan rencana. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis kategori rendah dapat melaksanakan rencana dan memeriksa kembali hasil.
Kover, Dewan Redaksi, dan Daftar Isi Vol. 1, No. 2, Mei 2021
Ketua Dewan Penyunting
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1152.017 KB)
Kami, Dewan Penyunting JPGM, menyediakan Kover, Dewan Redaksi, dan Daftar Isi Vol. 1, No. 2, Periode Mei 2021 bagi Bapak/Ibu yang membutuhkannya.
Analisis Kesalahan Skill dalam Menyelesaikan Soal Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel pada Studi Kasus Siswa Kelas X MIA 6 SMA Negeri 4 Kota Ternate
Sahjuan Umasangaji;
Yahya Hairun;
Ahmad Afandi
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1159.948 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan skill apa yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus, subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 SMA Negerei 4 Kota Ternate. Pengumpulan data penelitian ini mengunakan instrumen tes soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel berbentuk essay sebanyak 2 butir soal serta telah divalidasi oleh 2 penguji dan instrumen non tes wawancara tak terstruktur. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan: 1) Butir Soal nomor 1 terdapat 3 siswa (60%) yang mengalami kesalahan skill pada indakator kesalahan siswa dalam melakukan perhitungan pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel terkait dengan metode grafik. Pada butir soal nomor 2 terdapat 2 siswa (40%) yang mengalami kesalahan skill pada indikator kesalahan siswa dalam menerjemahkan soal cerita kedalam model matematika pada materi sistem pertidaksamaan linier dua variabel terkait dengan menentukan model matematika dari soal cerita.
Kemajuan dan Kendala Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama di Kota Ternate
Joko Suratno;
Fitriana Eka Chandra;
Diah Prawitha Sari;
Sitti Busyrah Muchsin
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (624.366 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hasil dan masalah atau kendala dari pelaksanaan Kurikulum 2013. Jenis penelitia dalam penelitian ini adalah penelitian survai. Penelitian dilakukan di Kota Ternate, Maluku Utara. Berdasarkan pertimbangan geografis, waktu, dan pembatasan penelitian, maka penelitian ini hanya dilakukan di 3 SMP yang ada di Kota Ternate. Ketiga SMP tersebut yaitu SMP Negeri 1 Kota Ternate yang beralamat di Kelurahan Gamalama, Kec. Ternate Tengah; SMP Negeri 3 Kota Ternate yang beralamat di Kelurahan Gambesi, Kec. Tenate Selatan; dan SMP Negeri 5 Kota Ternate yang beralamat di Kelurahan Tabam, Kec. Ternate Utara. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner terbuka. Kuesioner tersebut digunakan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Kurikulum 2013 pada jenjang SMP yang ada di Kota Ternate. Data kualitatif tentang gambaran pelaksanaan Kurikulum 2013 pada jenjang SMP yang ada di Kota Ternate dianalisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa kemajuan setelah diterapkannya Kurikulum 2013 pada jejang SMP di Kota Ternate. Namun demikian, masih terdapat banyak kendala yang ada di sekolah sehingga pelaksanaan kurikulum 2013 belum dapat dilaksanakan secara maksimal.
Proses Pemahaman Konsep Aljabar pada siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
Indah Widyawanti;
Hery Suharna;
Ariyanti Jalal
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1674.161 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemahaman konsep siswa pada materi aljabar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 2 butir soal tentang proses pemahaman konsep yang telah divalidasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, triangulasi dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-5 SMP Negeri 1 Halut sebanyak 6 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian bedasarkan kategori kemampuan matematika (tinggi, sedang dan rendah) untuk diwawancarai sebagai bentuk triangulasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat siswa dengan kategori tinggi sebanyak 2 siswa (33,33%) yang sudah mampu dalam proses menyatakan ulang secara verbal konsep yang telah dipelajari mengenai suku sejenis, proses mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut mengenai suku sejenis dan operasinya, proses penerapan konsep secara algoritma pada soal cerita, proses menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematika mampu dalam memisalkan umur kakak dan adik, dan proses mengaitkan berbagai konsep (internal dan eksternal matematika) walaupun masih belum tepat. Selanjutnya siswa dengan kategori sedang sebanyak 2 siswa (33,33%) yang sudah mampu dalam proses menyatakan ulang secara verbal konsep yang telah dipelajari mengenai suku sejenis, proses mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut mengenai suku sejenis dan operasinya, proses penerapan konsep secara algoritma mampu menuliskan model matematika dari soal cerita walaupun masih belum lengkap, proses menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematika mampu menuliskan pemisalan umur kakak dan adik pada soal cerita walaupun masih terdapat kekeliruan, dan proses mengaitkan berbagai konsep (internal dan eksternal matematika) walaupun masih belum tepat. Terdapat siswa dengan kategori rendah sebanyak 2 siswa (33,33%) yang belum mampu dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan bentuk aljabar sehingga masih banyak kekeliruan dalam penyelesaian soal.