cover
Contact Name
Joko Suratno
Contact Email
joko_unkhair@yahoo.co.id
Phone
+6281340749358
Journal Mail Official
joko_unkhair@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Green House, RT/RW: 010/005, Kelurahan Jambula
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : -     EISSN : 25796305     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Matematika (JPGM) merupakan jurnal pada bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Khairun. Jurnal ini menyediakan forum publikasi penelitian dalam pembelajaran matematika untuk seluruh jenjang pendidikan. Artikel-artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian berfokus pada topik yang berhubungan dengan aspek teoretis, pedagogis, metodologis, dan filosofis pendidikan matematika. JPGM mengutamakan penelitian yang mempromosikan pengetahuan, gagasan, metode, dan epistemologi baru pada bidang pendidikan matematika. JPGM terbit setiap 4 bulan sekali, yaitu bulan Januari, Mei, dan September.
Articles 255 Documents
Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Ayuni, Nova Putri; Laswadi, Laswadi; Anggraini, Reri Seprina
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7779

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan kemampuan siswa dalam bernalaran, baik dalam menganalisa sesuatu dan menarik kesimpulan secara logis. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan penelaran matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran (CIRC) Cooperative Integrated Reading and Composition) diterapkan. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan menggunakan desain penelitian the one-group pretest-posttest. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah kelas Xl IPA. Adapun hasil penelitian diketahui diketahui rata-rata nilai pretest sebesar 28,53, yang artinya masih tergolong rendah, sedangkan hasil posttest sebesar 49,4 yang berarti tergolong sedang. Artinya terdapat peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran (CIRC) Cooperative Integrated Reading and Composition, dimana kemampuan penalaran matematis siswa lebih baik dari setelah diterapkannya model pembelajaran (CIRC) Cooperative Integrated Reading and Composition bisa kita lihat dari hasil uji Paired Sample T-Test dari nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,000 dimana kecil dari 0,05.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP pada Materi Lingkaran Rajab, Siti Rahmi; Afandi, Ahmad; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i1.4127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis siswa smp pada materi lingkaran. Subjek penelitian ini adalah siswa MTs An-Nur Marikurubu Kota Ternate yang berjumlah 10 orang. Data penelitian ini dilakukan menggunakan Instrumen utama dan dikumpulkan dengan teknik Tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10  perwakilan dari subjek dalam penelitian ini terdapat  1 orang (10%) dengan kategori sangat kreatif pencapaian ini menunjukkan bahwa siswa tersebut telah mampu menyelesaikan soal pada materi lingkaran dengan menghitung luas dan keliling lingkaran serta mampu mencari jawaban yang berbeda,  4 orang (40%) dengan kategori kreatif menunjukkan siswa mampu membuat suatu jawaban yang baru degan fasih tetapi tidak dapat menyusun jawabannya dengan cara yang berbeda, 2 orang (20%) dengan kategori kurang kreatif hasil kerja subjek penelitian ini hanya mampu dalam menyelesaikan soal dengan menghitung jari-jari, menuliskan rumus luas dan keliling lingkaran serta menyelesaikan perhitungannya secara benar tetapi belum dapat menyelesaikan soal yang lain dengan cara yang berbeda, dan 3 orang sangat kurang kreatif (30%) menunjukkan bahwa siswa tidak mampu menunjukkan tiga aspek dalam pemecahan masalah yaitu keluwesan, keaslian dan penguraian.
Analisis Kesalahan Skill dalam Menyelesaikan Soal Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel pada Studi Kasus Siswa Kelas X MIA 6 SMA Negeri 4 Kota Ternate Umasangaji, Sahjuan; Hairun, Yahya; Afandi, Ahmad
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i2.3147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan skill apa yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus, subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 SMA Negerei 4 Kota Ternate. Pengumpulan data penelitian ini mengunakan instrumen tes soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel berbentuk essay sebanyak 2 butir soal serta telah divalidasi oleh 2 penguji dan instrumen non tes wawancara tak terstruktur. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan: 1) Butir Soal nomor 1 terdapat 3 siswa (60%) yang mengalami kesalahan skill pada indakator kesalahan siswa dalam melakukan perhitungan pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel terkait dengan metode grafik. Pada butir soal nomor 2 terdapat 2 siswa (40%) yang mengalami kesalahan skill pada indikator kesalahan siswa dalam menerjemahkan soal cerita kedalam model matematika pada materi sistem pertidaksamaan linier dua variabel terkait dengan menentukan model matematika dari soal cerita.
Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Segitiga Sigui, M. Risal; Angkotasan, Nurma; Hamid, Hasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga dan (2) peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Desing. Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen yaitu kelas yang diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 15 Halmahera Utara yang terdiri dari dua kelas yakni VII-1 dan VII-2 dengan jumlah siswa sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sampling purposive. Hasil analisis dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa thitung 8,586 lebih kecil dari ttabel 2,045, dengan α = 0,025 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching setelah diterapkan terdapat peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP pada materi segitiga. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan rumus N-gain dan interpretasi dari gain ternormalisasi bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi segitiga peningkatan dengan interpretasi tinggi.
Analisis Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matriks Ditinjau dari Gaya Belajar Sarif, Yanti; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i1.5735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matriks ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah instrument tes, angket, wawancara dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 2 butir soal uraian tentang kemampuan representasi matematis siswa yang telah divalidasi dan 30 butir pernyataan angket gaya belajar. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes representasi matematis siswa, kemudian diwawancarai untuk memperoleh lebih mendalam tentang kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan soal matriks. Teknik analisis pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, tringulasi data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Tidore Kepulauan yang berjumlah 23 subjek, dengan perwakilan subjek pada penelitian ini adalah kemampuan representasi matematis dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah pada gaya belajar visual yaitu sebanyak 3 siswa. Untuk kemampuan representasi matematis pada gaya belajar auditori yaitu sebanyak 3 siswa. Sedangkan pada kemampuan representasi matematis pada gaya belajar kinestetik yaitu sebanyak 3 siswa. Hasil penelitian kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matriks yang ditinjau dari gaya belajar sebagai berikut: 1) Kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori tinggi sebanyak 6 siswa atau 26,08%. Untuk kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori tinggi pada gaya belajar visual terdapat 2 siswa, namun kemampuan representasi matematis siswa pada gaya belajar berada pada kategori sangat rendah atau 40,82%. 2) Kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori sedang sebanyak 5 siswa atau 13,04 %. Untuk kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori sedang pada gaya belajar visual terdapat 1 siswa, namun kemampuan representasi matematis siswa pada gaya belajar berada pada kategori sangat rendah atau 40,82%. 3) Kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori rendah sebanyak 12 siswa atau 52,17 %. Untuk kemampuan representasi matematis siswa dengan kategori rendah pada gaya belajar visual terdapat 3 siswa, namun kemampuan representasi matematis siswa pada gaya belajar berada pada kategori sangat rendah atau 40,82%.
Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa pada Matei Turunan Fungsi Aljabar Kelas XI MAS Alkhairaat Ternate Rapa, Nurmala La; Bakar, Marwia Tamrin; Chandra, Fitriana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.8899

Abstract

Penelitian tentang kesulitan belajar dan bagaimana mendiagnosa kesulitan belajar, telah banyak yang dilakukan peneliti sebelumnya namun peneliti dapat diajukan  mendiagnosa kesulitan belajar siswa pada materi turunan fungsi aljabar, Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dimana instrumen soalnya disusun berdasarkan indikator soal pada materi turunan fungsi aljabar . Subjek dalam penelitian ini meliputi siswa kelas XI MIPA MAS Alkhairaat Ternate yang terdiri 29 siswa dan diambil 6 siswa sebagai perwakilan untuk di diagnosis dan wawancarai. 2 siswa berkemampuan tinggi menyelesaikan soal turunan fungsi aljabar dengan mengalami kesalahan rendah, 2 siswa berkemampuan sedang dengan mengalami kesalahan tinggi, dan 2 siswa berkemampuan sangat rendah dengan mengalami kesalahan sangat tinggi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan triangulasi data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan 4 siswa yang mengalami kesulitan pada materi turunan fungsi aljabar. Jenis kesulitan yang terjadi pada materi turunan fungsi aljabar yaitu pada pemahaman konsep rumus turunan fungsi aljabar,aturan turunan fungsi aljabar untuk fungsi pangkat, rumus turunan fungsi aljabar pembagian dan perkalian sedangkan pada pemahaman operasi yaitu siswa sulit berhitung dan kurang mahir dalam menyederhanakan bilangan berpangkat dan bilangan bulat.     
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Operasi Aljabar Koloway, Sheila Noviyanti; Hamid, Ikram; Jalal, Ariyanti
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematis berbentuk tes essay dan instrumen non tes berbentuk lembar pengamatan (daftar check list). Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial dengan menggunakan uji One-sample T test, dan statistik deskriptif dengan menggunakan uji  peningkatan gain ternormalisasi (N-gain). Berdasarkan hasil uji One-Sample T test menggunakan SPSS for windows diperoleh nilai sig. 0,000 (sig. ˂ α = 0,05). Hal ini berarti terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization, Sedangkan berdasarkan statistik deskriptif menggunakan uji perhitungan gain ternormalisasi diperoleh nilai N-gain yaitu 0,59. Hal ini berarti peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization diinterpretasikan sedang.
Analisis Kemampuan berpikir Komputasi Matematis Siswa SMP pada Materi Persamaan Kuadrat Jamna, Nilam D.; Hamid, Hasan; Bakar, Marwia Tamrin
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i3.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir komputasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Ternate yang berjumlah 20 orang siswa.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan doumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan berpikir komputasi matematis siswa pada materi persamaan kuadrat dapat dikelompokan sebagai berikut sebanyak 1 orang atau (5%) dengan kategori berkemampuan sangat tinggi, sebanyak 2 orang atau (10%) dengan kategori berkemampuan tinggi, sebanyak 7 orang atau (35%) dengan kemampuan kategori sedang, dan sebanyak 10 orang atau (50%) dengan kemampuan berkategori rendah. Dari hasil penelitian Peserta didik pada kategori tinggi sudah mampu memenuhi semua indikator, pada peserta didik dengan kategori cukup sudah mampu memenuhi soal dengan indikator Decomposition dan Pettern recognition namun kurang pada indikator Algorithms dan Debugging, sedangkan pada Peserta didik dengan kemampuan berkategori rendah, kurang mampu dalam memenuhi indikator Decomposition, Pettern recognition. Algorithms, dan Debugging.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas XI-MIA MAN 1 Kota Ternate dalam Menyelesaikan Masalah Matematis pada Materi Matriks Adam, Yumna; Afandi, Ahmad; Tamrin, Marwia
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i1.2657

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa kelas XI-MIA MAN 1 Kota Ternate dalam menyelesaikan masalah matematika pada matriks. Pengumpulan data kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan teknik tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrument tes yang digunakan adalah soal uraian yang berjumlah 3 butir soal kemampuan penalaran matematis yang telah divalidasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-MIA MAN 1 Kota Ternate sebanyak 8 siswa, kemudian menganalisis 8 subjek penelitian berdasarkan kategori kemampuan penalaran matematis dan diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi kemampuan penalaran matematis dalam kategori sangat baik dicapai oleh 4 siswa (50%) yang mampu: memperkirakan jawaban dan proses solusi, menyusun pembuktian langsung, serta mampu menarik kesimpulan logis terhadap penyelesaian soal matriks. Selanjutnya, kategori baik hanya dicapai oleh 1 siswa (12,5%) yang mampu: memperkirakan jawaban dan proses solusi namun kurang lengkap, menyusun pembuktian langsung, dan menarik kesimpulan logis dari penyelesaian soal matriks. Kemudian terdapat 3 siswa (37,5%) mencapai kategori cukup mampu: memperkirakan jawaban dan proses solusi namun kurang benar dan kurang lengkap, tidak mampu menyelesaikan pembuktian langsung, dan tidak dapat menarik kesimpulan logis karena penyelesaiannya kurang lengkap. Selanjutnya tidak ada siswa yang berkemampuan penalaran matematis dalam kategori kurang dan sangat kurang.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Penerapan Model Problem-Based Learning (PBL) pada Materi Operasi Bilangan Bulat Tidore, Rusliyana; Abdullah, In Hi; Muchsin, Sitti Busyrah
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i2.6133

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan pemahaman matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi operasi bilangan bulat dan mengetahui seberapa besar kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi operasi bilangan bulat. Penelitian ini merupakan penelitian desain paskaperlakuan dengan desain penelitian one group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Ternate dengan jumlah sampel 20 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes akhir (posttest) kemampuan pemahaman matematis siswa berbentuk essay yang disusun berdasarkan indikator kemampuan pemahaman matematis siswa. Data kemampuan pemahaman matematis siswa dianalisis secara kuantitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII-4 SMP Negeri 4 Kota Ternate melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) diperoleh kualifikasi sangat baik terdapat 7 siswa 35%, kualifikasi baik 11 siswa 55%, kualifikasi cukup  sebanyak 1 siswa 5% dan 1 siswa 5% kualifikasi kurang. Kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII-4 SMP Negeri 4 Kota Ternate melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan nilai rata-rata 74 dalam kualifikasi baik.