cover
Contact Name
A. Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
a.octamaya@unm.ac.id
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
pjser@unm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar Jl. Raya Pendidikan N0 1 Kelurahan Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal of Sociology Education Review
ISSN : 28300572     EISSN : 2829937X     DOI : https://doi.org/10.26858/jser
Core Subject : Education,
Pinisi Journal of Sociology Education Review providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Education Study Program Faculty of Social Science.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Nomor 3 November 2023" : 8 Documents clear
INTERAKSI SOSIAL DALAM TRADISI MANGSERBU PADA ACARA PERKAWINAN DI DESA SIAMBO KECAMATAN ANGGERAJA KABUPATEN ENREKANG Jusmirad, Muhammad; Arifin, Zainal
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.53311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk interaksi sosial asosiatif yang terjadi pada tradisi mangserbu di Desa Siambo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang dan 2) Dampak interaksi sosial tradisi mangserbu pada generasi di Desa Siambo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang masyarakat dan 3 orang generasi muda yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria masyarakat yaitu: 1) Warga asli Desa Siambo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, 2) Tokoh Masyarakat Desa Siambo, dan 3) terlibat dalam pelaksanaan tradisi mangserbu atau menjadi koordinator pelaksana, dan kriteria generasi muda yaitu: 1) Berusia diatas 17 tahun, 2) Aktif terlibat dari awal sampai akhir proses tradisi mangserbu, dan 3) memiliki pengetahuan umum tentang penggelaran tradisi mangserbu. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk interaksi sosial asosiatif yang terjadi pada tradisi mangserbu di Desa Siambo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, yaitu a) Solidaritas masyarakat, b) Gotong-royong masyarakat dan c) Kerjasama dan kolaborasi masyarakat, sedangkan 2) Dampak interaksi sosial tradisi mangserbu pada generasi di Desa Siambo Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang yaitu; a) Perkembangan identitas budaya, b) Keterampilan dan kemandirian Sosial, dan c) Partisipasi dalam masyarakat.
Interaksi Sosial Perokok Aktif (Studi Pada Perokok Aktif Yang Telah Berkeluarga Di Desa Tanjonga Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto) Sinar, Sinar; Awaru, A. Octamaya Tenri
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.43240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Interaksi suami perokok aktif dalam keluarga di Desa Tanjonga Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. 2) Faktor yang mempengaruhi suami merokok di Desa Tanjonga Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. 3) Dampak perilaku merokok dalam hubungan keluarga di Desa Tanjonga Kecamatam Turatea Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatiif. Informan penelitian adalah suami perokok aktif sebanyak 7 orang dan istri dari suami perokok aktif 7 orang. Informan dipilih dengan cara purposive sampling. Adapun kriteria informan adalah suami perokok aktif, tahu bahaya merokok dan istri dari suami perokok aktif. Teknik pengumpulan data yaitu, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data yaitu dengan member check. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Interaksi suami perokok aktif dalam keluarga di Desa Tanjongan Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto yaitu, a) jika mereka hendak merokok ke teras rumah atau ke kolong rumah, dan b) ada juga yang pergi ke teman atau tetangga sesama perokok. 2) Faktor yang mempengaruhi suami merokok di Desa Tanjonga Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto yaitu, a) faktor lingkungan yaitu keluarga dan teman, b) faktor psikologis yaitu merasa tenang, pelampiasan masalah dan lebih rileks serta fokus dalam bekerja. Sedangkan 3) Dampak perilaku merokok dalam hubungan keluarga di Desa Tanjonga Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto yaitu dampak positif yaitu, a) suami lebih semangat dan rajin bekerja, b) menghilangkan rasa bosan. Sedangkan dampak negatif yaitu a) ekonomi keluarga terbagi antara uang rokok dan kebutuhan keluarga, dan b) keharmonisan keluarga berkurang.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REMEDIAL DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI UPT SMAN 11 MAKASSAR Natalia, Devitri; Ahmad, M. Ridwan Said
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.50506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pelaksanaan pembelajaran remedial dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran remedial dalam mengatasi kesulitan belajar siswa serta 3) Faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran remedial dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang guru sosiologi dan 9 orang siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriterian guru yaitu: 1) guru mata pelajaran sosiologi, 2) keilmuan guru yang linear dengan bidang studi yang diajarkan, 3) guru yang melaksanakan remedial pada mata pelajaran sosiologi, dan kriteria siswa yaitu: 1) siswa kelas X dan XI jurusan ilmu pengetahuan sosial, 2) siswa yang remedial pada mata pelajaran sosiologi lebih dari 1 kali. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu dengan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran remedial dalam mengatasi kesulitan belajar siswa terdiri dari beberapa tahap yaitu: a) perencanaan pembelajaran remedial dengan menentukan metode, waktu dan materi pembelajaran remedial, b) pelaksanaan pembelajaran remedial dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi dalam pemberian materi remedial dan c) pemberian tes bagi siswa yang remedial. 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran remedial dalam mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu: a) adanya guru yang mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran remedial dan b) tersedianya sumber belajar seperti buku paket dan buku LKS (Lembar Kerja Siswa), dan c) ada dukungan dari sekolah karena remedial merupakan program atau kebijakan dari sekolah. 3) Faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran remedial dalam mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu: a) kesulitan mengatur waktu dikarenakan siswa yang bersangkutan tidak hadir pada saat  pelaksanaan remedial sehingga guru harus membuatkan jadwal kembali dan b) ketidaksiapan siswa dalam mengikuti remedial dan malasnya siswa mengikuti remedial.
KONSTRUKSI SOSIAL MULTIKULTURALISME DI SMA KATOLIK RAJAWALI MAKASSAR Ramadhan S, Muhammad Syahrul; Arifin, Ibrahim
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.51679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana upaya guru dalam mengkonstruksi pendidikan multikulturalisme pada siswa di SMA Katolik Rajawali. 2) bagaimana perilaku siswa SMA Katolik Rajawali dari hasil konstruksi nilai pendidikan multikulturalisme. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dan kualitatif. Jumlah informan ditentukan melalui purposive sampling dengan kriteria yaitu guru dan siswa di SMA Katolik Rajawali Makassar. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya guru dalam mengkonstruksi pendidikan multikulturalisme pada siswa di SMA Katolik Rajawali. yaitu: a.) Kekuatan pengetahuan guru dalam menyebarkan virus multikultural b.) Hebituasi sebagai implementasi guru dalam membangun pendidikan multikultural c.) Modal budaya menjadi faktor pendukung pendidikan multikultural di SMA Katolik Rajawali. 2) Perilaku siswa SMA Katolik Rajawali dari hasil konstruksi nilai pendidikan multikulturalisme yaitu: a) Menghargai setiap perbedaan budaya yang dimiliki setiap siswa b) Toleransi beragama menjadi implementasi siswa dalam menerapkan nilai multikulturalisme 
Perilaku Konsumtif Mahasiswi FIS UNM Pada Pembelian Produk Makeup dan Skincare Wahyuni, Haesty; Sadriani, Andi
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.51643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswi pada pembelian produk makeup dan skincare; 2) Dampak perilaku konsumtif mahasiswi pada pembelian produk makeup dan skincare. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan sebanyak 10 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswi dalam pembelian produk makeup dan skincare terbagi menjadi 2, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal terdiri dari, media sosial dan lingkungan. Sedangkan faktor internal adalah konsep diri. 2) Dampak perilaku konsumtif mahasiswi pada pembelian produk makeup dan skincare, yaitu boros, dan ketergantungan
Persepsi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Terkait Konsep Kampus Mengajar di Universitas Negeri Makassar Fikri, Muhammad Nurul; Syukur, Muhammad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.45871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum terkait konsep pelaksanaan program Kampus Mengajar di Universitas Negeri Makassar, 2) Alasan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum mau mengikuti program Kampus Mengajar, dan 3) Faktor penghambat kegiatan mahasiswa pada pelaksanaan kampus Mengajar di sekolah penempatan masing-masing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini sebanyak 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu mahasiswa FIS-H UNM yang telah mengikuti program Kampus Mengajar. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum terkait konsep pelaksanaan program Kampus Mengajar di Universitas Negeri Makassar yaitu cukup baik dari segi: a) tahapan pelaksanaan yang jelas b) dukungan dari pihak yang terlibat, dan c) banyak manfaat yang dapat dirasakan, 2) Alasan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum mau mengikuti program Kampus Mengajar yaitu: a) mendapat pengakuan SKS, b) mendapatkan bantuan dana, dan c) menambah pengalaman mengajar, 3) Faktor penghambat kegiatan mahasiswa pada pelaksanaan Kampus Mengajar di sekolah penempatan masing-masing yaitu: a) sarana dan prasarana yang kurang memadai, b) kurangnya kerja sama antar anggota tim, dan c) menghadapi kepribadian siswa yang berbeda-beda.
Tradisi Antama Balla Suku Makassar Di Kelurahan Jenebatu Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa Rahma, Rahma; Syukur, Muhammad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.46857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran Proses tradisi antama balla di Kelurahan Jenebatu Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa. 2) Makna tradisi antama balla yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Jenebatu Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan penelitian sebanyak 11 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan berdasarkan umur mulai dari 23 tahun sampai 50 tahun dan keluarga yang baru masuk rumah paling lama 3 tahun. Kriteria informan: Toko masyarakat Jenebatu, Panrita balla dan masyarakat sebagai subjek pendukung. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan member check dan analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data, Penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran Proses tradisi antama balla di Kelurahana Jenebatu Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa. Yaitu, a) Tahapan pertama (1) Mencari Panrita balla (2) Memilih hari yang baik, (3) Buritta (mengundang sanak keluarga dan masyarakat), dan (4) Menyiapkan pelaksanaan tradisi antama balla. b) Tahapan kedua (1) ammaca-maca (pembacaan do’a), (2) borong-borong nganre (makan-makan bersama). c) Tahapan terakhir (1) Barazanji, (2) Pemberian bingkisan, (3) Pembawaan makanan dan perabotan rumah kepada panrita balla, (4) Pembawaan makanan kepada tukang rumah. 2) Makna tradisi antama balla yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Jenebatu Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa terdiri dari: (1) Bermakna syukur (2) Bermakna solidaritas (3) Bermakna silaturahmi (4) Makna yang terkandung dalam persiapan tradisi antama balla (5) Bermakna sedekah.
RESOLUSI KONFLIK ANTAR PELAJAR DI RUANG LINGKUP UPT SMA MODEL NEGERI 5 ENREKANG Ihda, Hijriani; Ahmad, M. Ridwan Said
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 3 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v0i2.46885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Sumber konflik yang terjadi di UPT SMA Model Negeri 5 Enrekang. 2) Bagaimana pengelolaan konflik di UPT SMA Model Negeri 5 Enrekang. Jenis penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik yang terjadi di UPT SMA Model Negeri 5 Enrekang berakibat dari; a) adanya masalah pribadi antar siswa, b) adanya kesalahpahaman informasi atau terdapat orang ketiga yang mengadu domba, dan c) adanya pembulian terhadap teman sebaya. Maka dengan mengatasi masalah demikian terdapat beberapa upaya yang dilakukan guru dalam menangani suatu konflik di sekolah yakni; a) melibatkan guru sebagai mediator atau penengah konflik, b) melakukan pendekatan Asertif sebagai upaya untuk menunjukkan emosional individu secara jujur dan terbuka, c) memberikan edukasi terkait problem solving, dan d) mengomunikasikannyakepada wali atau orang tua siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8