cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
VISUALISASI KESEIMBANGAN HITAM PUTIH DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL REDUP DAN PUCAT Putri, Jade Elisa; Sadono, Soni; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselarasan antara hitam dan putih sangatlah penting bagi manusia. Meski nilai masing-masing dianggap sangat bertolak belakang, namun keseimbangan antar keduanya menjadi kunci utama untuk mencapai kehidupan yang ideal tanpa ada yang mendominasi melebihi porsinya masing-masing. Merujuk kepada filsafat Cina beserta ajaran klasiknya yaitu Yin-Yang, di mana kedua warna ini saling melengkapi satu dengan lainnya sehingga menciptakan suatu harmoni. Melalui film eksperimental Redup dan Pucat, penulis bertujuan untuk menghadirkan sisi 8ketidaksempurnaan9 dari warna 8putih9 serta menunjukkan sisi 8kebenaran9 dalam warna 8hitam9 lewat penggambaran karakter anak-anak yang belum bisa membedakan baik-buruknya suatu perilaku, serta menyampaikan pesan bahwa hitam dan putih diciptakan bukan untuk dicampur aduk atau digabungkan, melainkan untuk dibawa beriringan untuk mencapai suatu keaslian yang sebenarnya.Dalam film eksperimental mengandung dua utama yaitu abtract form dan associational form yang turut ditampilkan lewat berbagai simbol suatu objek, penggunaan efek warna pada color grading guna menampilkan makna dan nilai estetikanya sendiri, juga suara-suara yang dapat memperkuat emosi dalam film. Kata kunci: hitam, putih, film eksperimental, yin-yang, harmoni.
VISUALISASI KETAKUTAN DARI QUARTER LIFE CRISIS DENGAN MIXED MEDIA ANIMATION Rochman, Bagus Nur; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan Tugas Akhir ini berisikan berbagai macam kekhawatiran mengenai Quarter Life Crisis. Seperti emosi perasaan tidak mampu memenuhi harapan, kegagalan, kehilangan identitas, dan ketidakpastian tentang masa depan. Penulis menggunakan teknik Mixed Media Animation untuk merangkum dan mensimbolisasikan kegelisahankegelisahan ini melalui gambar-gambar simbolis dan abstrak, menghasilkan sebuah cerita yang menarik secara visual dan memprovokasi pemikiran. Penulis memiliki tujuan untuk memberikan dukungan dan harapan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan ini sambil juga mendorong penonton untuk mempertimbangkan dan memahami pengalaman mereka sendiri selama quarter life crisis. Selain itu, penulis berharap bahwa karya ini akan memecah tabu dalam pembicaraan tentang kesehatan mental dan krisis kehidupan untuk mempromosikan penyembuhan, kemajuan, dan pemahaman diri yang lebih baik. Kata Kunci: quarter life crisis, ketakutan, mixed media animation, psikologi.
VISUALISASI KRISIS EKSISTENSI DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL Ramadhan, Muhammad Sabili; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengantar tugas akhir yang berjudul "Visualisas Krisis Eksistensi Dalam Karya Film Eksperimental" bertujuan untuk menyampaikan keresahan penulis ketika mengalami krisis eksistensi, secara spesifik quarter life crisis saat menghadapi perkuliahan pasca pandemi. Dalam karya tugas akhir ini, penulis bermaksud memvisualisasikan keresahan dan sisi emosional penulis kedalam bentuk visual karya yang mengandung makna semiotika. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suatu karya yang bersifat universal, dimana visual yang ada dalam karya ini dapat diinterpretasikan secara objektif oleh audiens. Adapun metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur fenomena krisis eksistensi yang terjadi pada dewasa muda, yakni individu dengan rentang usia 20 – 30 tahun. Dengan dibuatnya karya ini, diharapkan audiens dan pembaca dapat lebih peka terhadap isu krisis eksistensi, sehingga lebih siap ketika mengalami krisis tersebut. Kata kunci: film eksperimental, krisis eksistensi, semiotika, quarter life crisis
VISUALISASI OVERTHINKING PADA FILM EKSPERIMENTAL UNREAL Alifyan, Muhammad Daffa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi film eksperimental yang mengangkat isu tentang overthinking. Overthinking merupakan kondisi di mana seseorang berpikir secara berlebihan mengenai suatu topik atau situasi, sehingga sulit untuk fokus pada hal lain dan sering kali memicu kecemasan serta gangguan kesehatan mental. Kurangnya kepastian atau validasi terhadap pemikiran menjadi akar dari overthinking, yang berpotensi mengganggu keseimbangan pribadi dan performa sehari-hari. Studi menunjukkan bahwa mayoritas individu yang mengalami overthinking merasa hidup mereka terpengaruh secara signifikan, dengan kecemasan berlebihan sebagai penyebab utama. Overthinking juga dapat memicu gejala fisik seperti pola tidur yang tidak teratur, tekanan darah tinggi, dan masalah emosional lainnya. Untuk menggambarkan dampak buruk dari overthinking, penulis berencana membuat film eksperimental berjudul "Unreal". Film ini akan mengangkat cerita tentang seorang individu yang mengalami overthinking, menyoroti betapa kondisi ini dapat berlawanan dengan realitas dan memberikan gambaran yang mendalam mengenai dampak serius dari overthinking berlebihan. Film ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai isu ini dan mendorong pemahaman yang lebih baik tentang dampak negatif overthinking terhadap kesehatan mental dan fisik. Kata kunci: film eksperimental, overthinking, visual treatment.
VISUALISASI PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN KONSEPTUAL FOTOGRAFI Lesmana, Muhammad Azka; Sadono, Donny; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan Tugas Akhir ini mengkaji permasalahan kepadatan penduduk di Kota Bandung melalui pendekatan fotografi konseptual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menarik perhatian pemerintah Kota Bandung terhadap perencanaan kota yang lebih baik, (2) memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan kepadatan penduduk, dan (3) memanfaatkan fotografi sebagai alat untuk menceritakan kehidupan di kawasan pemukiman yang padat. Karya ini menerapkan teknik fotografi seperti leading line untuk menciptakan efek dimensi dan kedalaman, dengan penekanan pada gang-gang di Kota Bandung. Proses penciptaan ini mengintegrasikan teori urbanisasi dan ekologi perkotaan guna memahami dinamika sosial dan lingkungan di area tersebut. Diharapkan hasil karya ini dapat memberikan inspirasi bagi pemerintah, masyarakat, dan kalangan akademis untuk lebih memahami serta mengatasi tantangan kepadatan penduduk di Kota Bandung. Kata Kunci: fotografi, pemukiman, kepadatan, penduduk, kota, perspektif.
VISUALISASI PENGIDAP PTSD MELALUI FILM EKSPERIMENTAL Yusuf, Saefullah Ali; Trihanondo, Donny; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PTSD atau post-traumatic stress disorder merupakan masalah mental oleh seseorang setelah mengalami kejadian traumatis seperti perang, pemerkosaan, dan kekerasan. Salah satu penyebab PTSD sendiri adalah bullying atau perundungan, baik fisik, verbal, perundungan emosional, sampai pelecehan seksual tidak dapat dihindari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut penulis membuat karya tugas akhir ini dengan tujuan: (1) Terapi seni berupa katarsis untuk jiwa penulis, (2) Menjadi kritik terhadap pelaku bullying, juga (3) Meningkatkan mental health awareness kepada masyarakat. Karya yang dibuat akan merujuk ke kaidah-kaidah Film eksperimental yang dibagi menjadi dua bagian, karya tugas akhir ini akan menghasilkan film eksperimental dimana bagian pertama akan berupa visualisasi dari perjalanan menakutkan melewati alam mimpi dan juga ketakutan yang dialami dari pribadi penulis saat merasakan perundungan, dan bagian kedua yang menjadi antitesis dari bagian sebelumnya. Kata Kunci: bullying, film eksperimental, katarsis, mental health awareness, PTSD
VISUALISASI PEREKAMAN TANPA IZIN DENGAN MEDIA HANDPHONE DI RUANG PUBLIK Mahendra, Rengga Nadif; Sadono, Soni; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai manusia kita selalu hidup berdampingan dengan Teknologi. Keberadaan sebuah perkembangan Teknologi selalu mempermudah dalam kehidupan manusia. Karena mempermudah, kepribadian manusia pun bisa ikut berubah karena perkembangan teknologi itu. Contoh dari sebuah perkembangan teknologi, yaitu munculnya Handphone. Melalui Handphone terdapat banyak fitur-fitur yang dapat diakses. Salah satu fitur dalam handphone kita dapat mengabadikan suatu momen dengan mengambil sebuah video melalui kamera handphone. Tentunya, perkembangan teknologi harus kita gunakan dengan bijak. Mirisnya, sangat banyak kasus pada saat ini berupa perekaman tanpa izin menggunakan media handphone di ruang Publik. Tujuan dari pengkaryaan ini, ingin membuka kesadaran dan pikiran masyarakat bahwa merekam sembarangan tanpa izin menggunakan handphone dapat mengganggu hingga merugikan orang lain. Karya ini juga ingin membuka kesadaran dan pikiran bagi masyarakat yang mungkin hal itu sudah menjadi kebiasaan normal di Publik, tanpa menyadari ada orangorang yang merasa terganggu akan hal itu apalagi merasa bahwa dari perekaman tersebut sudah menyebarkan privasinya. Dalam konteks ini, penulis ingin mengangkat dari sudut pandang orang-orang yang merasa terganggu dengan perekaman sembarang menggunakan handphone ini. Metode penelitian di dalam pengkaryaan yaitu metode penelitian lapangan. Saat terjun ke lapangan, Penulis menemukan orang-orang yang merekam menggunakan handphone tanpa izin. Reaksi para orang yang direkam pun ada yang merasa terganggu. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa kita harus menyadari untuk menjaga privasi kita saat berada di ruang Publik dan menggunakan handphone kita dengan bijak. Kata kunci: kepribadian manusia, perkembangan teknologi, handphone, perekaman tanpa izin, privasi di ruang publik.
VISUALISASI PEREMPUAN DI BUDAYA MINANGKABAU DALAM FILM EKSPERIMENTAL DOKUMENTER Azahra, Qonita Rahima; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui pengkaryaan ini penulis mencoba mengeksplorasi film eksperimental dokumenter yang mengangkat isu tentang kesetaraan gender yang ada di adat Minangkabau. Adanya matrilineal dalam sistem sosial adat Minangkabau ini, menjadi suatu hal yang menarik untuk penulis bahas dalam pengkaryaan ini. Isu ini di kemas dalam bentuk dokumenter, untuk mendapatkan informasi yang konkret,dan factual. Penulis melakukan wawancara kepada Bundo Kanduang lalu di kemas dalam bentuk voice dokumenter dan memasukannya dalam film eksperimental <Gadih Minang= selain itu dalam film ini juga penulis menyertakan simbol-simbol untuk melengkapi serta sebagai bentuk penyampaian pesan serta pendapat penulis mengenai isu ini didalam karyanya. Dalam menyikapi isu kesetaraan gender yang terjadi pada adat minangkabau ini, Bundo Kanduang menjelaskan dalam wawancara sehingga tidak adanya kesalahpahaman saat penayangan. Film ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi tentang kedudukan perempuan dan laki-laki di adat Minangkabau sehingga perempuan yang merasa kesenjangan gender tahu kondisi wanita di adat Minang. penulis juga berharap laki-laki Minang yang melihat karya ini juga sadar bagaimana pentingnya pembagian peran dalam segala aspek kehidupan sehari-hari. Kata kunci: film eksperimental, dokumenter, adat minang, kesetaraan gender
VISUALISASI PERSPEKTIF ANAK PRA SEKOLAH MELALUI KEGIATAN PHYSICAL PLAY DALAM KARYA FOTOGRAFI LENTIKULAR Salma, Salsabilla Aulia; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VISUALISASI PHUBBING DALAM FILM EKSPERIMENTAL BERJUDUL : DISCONNECTED Ashila, Muhammad Azka; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Ersyad, Firdaus Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film eksperimental ini awalnya terbentuk dari keresahan penulis terkait fenomena sosial satu dekade terakhir ini yang cukup ramai terjadi namun sedikit orang yang menyadarinya. <Disconnected= mengeksplorasi tema kecanduan teknologi atau bisa disebut sebagai dampak negatif dari phubbing yang mempengaruhi hubungan antar individu, film eksperimental ini mencoba memvisualisasikan dampak negatif dari phubbing tersebut melalui serangkaian visual simbolis dan narasi non-linear. Dalam film ini dikisahkan seorang protagonis yang sudah sedari awal kecanduan terhadap gawai, saking kecanduannya sampai-sampai dia melampiaskannya kepada teman-temannya dengan perilaku phubbing. Seiring alur cerita berjalan, emosi dalam diri protagonis akan terus berjuang melawan konflik batinnya yang sering kali memaksa dirinya untuk terlena terhadap dunia digital. Kata kunci: film eksperimental, kecanduan, emosi, simbolisme.

Page 95 of 191 | Total Record : 1905