cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
VISUALISASI DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KELOMPOK SENSITIF DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTASL "INVISIBLE THREAT" Taqiyuddin, Sayyaf; Ersyad, Firdaus Azwar; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polusi udara menjadi permasalahan global yang semakin ramai dibicarakan. Kualitas udara bersih yang biasanya kita hirup dengan bebas kini mulai tercemar, terutama akibat aktivitas manusia, seperti merokok, pembakaran sampah, penggunaan kendaraan bermotor, serta aktivitas industri yang masih mengandalkan bahan bakar fosil. Jika masalah ini terus diabaikan, manusia akan menghadapi ancaman serius yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit pernapasan. Terlebih lagi, Ibu kota Jakarta saat ini termasuk dalam 10 besar kota penyumbang polusi udara di dunia. Sebagai tanggapan terhadap isu ini, penulis menciptakan karya audio-visual dalam bentuk film eksperimental yang bertujuan untuk menggambarkan bahaya polusi udara terhadap kelompok sensitif. Melalui karya ini, penulis berharap dapat mengedukasi masyarakat tentang risiko polusi udara dan mendorong kerja sama antara dan pemerintah masyarakat dalam upaya mengurangi polusi tanpa saling menyalahkan. Kata Kunci : polusi udara, kelompok sensitif, film eksperimental
VISUALISASI EKSPRESI EMOSI LAGU CAN’T BUY ME LOVE SEBAGAI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS: BEATLEE BASSMAN Usman, Ade Iswandi; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini berjudul “Visualisasi Ekspresi Emosi dalam Lagu 'Can't Buy Me Love' Sebagai Ide Penciptaan Lukisan: Pemain Bass The Beatles”. Penciptaan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memvisualisasikan emosi yang terkandung dalam lagu “Can't Buy Me Love” dari The The Beatles, yang menekankan bahwa cinta tidak dapat dibeli dengan uang. Melalui pendekatan neoekspresionisme dan penggunaan teknik media campuran, penulis menciptakan sebuah yang tidak hanya menghormati The Beatles sebagai band legendaris, tetapi juga merefleksikan pengalaman pribadi penulis ketika mendengarkan lagu tersebut. Karya seni ini divisualisasikan dalam bentuk bentuk kanvas yang menyerupai gitar bass Paul McCartney, yang melambangkan kecintaan penulis penulis terhadap salah satu anggota band favoritnya. Selain itu, coretan-coretan kecil di atas kanvas menggambarkan kenangan masa kecil penulis, menciptakan hubungan emosional yang mendalam antara musik dan seni visual. Penggunaan warna neon pada karya ini berfungsi untuk mengekspresikan emosi yang dirasakan oleh penulis dan menyampaikan pesan yang kuat kepada penonton. Melalui karya ini, penulis penulis berharap dapat menunjukkan bagaimana musik dapat diterjemahkan ke dalam bentuk seni visual yang unik dan bermakna. dan bagaimana lirik lagu dapat memberikan inspirasi yang mendalam untuk berekspresi secara artistik. Hasil dari penciptaan ini menunjukkan bahwa lukisan dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan emosi dan interpretasi pribadi dari karya musik, menciptakan hubungan yang mendalam antara musik dan visual. Kata kunci: visualisasi emosi, musik, The Beatles, Can't Buy Me Love, lukisan
VISUALISASI EMOSI LONELINESS DALAM KARYA POTRET FOTOGRAFI Lailina, Fani; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa dewasa awal yaitu sekitar usia 20an, individu akan mengalami perubahan emosional yang cukup signifikan. Perubahan ini dapat mengakibatkan berbagai fenomena seperti kecemasan, ketakutan, dan kesedihan, yang berpotensi mengarah pada isolasi dan keterasingan diri. Fenomena ini juga dapat menjadi faktor psikologis yang cukup serius karena dapat berdampak pada bunuh diri jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah sebagai alat edukatif dan empatik dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang emosi kesepian di kalangan dewasa awal tersebut, sehingga dapat membantu mereka dalam menyeimbangkan kesehatan mental dan psikologis. Melalui metode pengkaryaan yaitu Potret Fotografi dan konseptual, karya ini juga berupaya untuk menyampaikan konsep emosi loneliness kepada audiens melalui visualisasi yang kuat, ekspresif dan simbolisme. Hasil karya akhir adalah untuk dapat membuka diskusi dan refleksi mengenai pengalaman kesepian serta membantu individu mengenali dan menghadapi emosi mereka, sehingga individu tersebut memiliki harapan baru, kepercayan diri dan juga ketegasan dalam menyeimbangi diri sendiri. Kata kunci: psikologi, psikoanalisis, kesepian, emosi, fotografi.
VISUALISASI EMOTIONAL NUMBNESS MELALUI FILM EKSPERIMENTAL Fuadi, Rizka Aulia Putri; Sadono, Soni; Rohadiyat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emotional numbness merupakan gangguan kesehatan mental dengan mati rasa emosional. Penulis telah mendampingi seseorang yang memiliki emotional numbness selama kurang lebih 3 tahun, penulis merasa bahwa momen langka dan baru ini perlu diangkat kedalam sebuah karya melalui film eksperimental. Tujuan karya ini adalah sebagai bentuk ekspresi dan mengabadikan pengalam hidup untuk menyampaikan perasaan dan emosi ke dalam bentuk visual. Film ini memvisualisasikan bagaimana gejala emotional numbness yang terjadi pada seseorang dan bagaimana sepenggal usaha untuk penyembuhannya dengen pemeran Radeta dan Rilia. Mereka adalah sepasang kekasih dan satu diantaranya mengidap emotional numbness. Radeta yang mengidap emotional numbness. Sedangkan latar Rilia lebih hangat sebagai makna dari kehidupan dan kebahagiaan. Makna dari judul Perayaan Mati Rasa ini menjelaskan bahwa pada kehidupan, perayaan tidak melulu soal kebahagiaan, mati rasa juga perlu dirayakan dengan sebuah keikhlasan. Kesehatan mental berpengaruh besar bagi kehidupan agar kelangsungan hidup dapat sejahtera, aman dan bahagia. Kesehatan mental yang baik dapat mecegah penyakit fisik, maka kehidupan dapat lebih bermakna. Film eksperimental efektif memvisualisasikan emotional numbness karena memekspresikan perasaan yang sulit dijelaskan oleh kata-kata. Penggunaan visual, mise-en-scene, dan audio dapat menyampaikan perasaan diekspresikan, perasaan hampa, dan ketidakmampuan untuk merasakan emosi. Kata kunci: emotional numbness, gangguan kesehatan mental, mati rasa, visual, film eksperimental, mise-en-scene
VISUALISASI FATHERLESS DALAM FILM EKSPERIMENTAL PRIVILEGE -1 Muyassar, Muhamad Ihsan; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini berfokus pada pembuatan karya audio-visual dalam bentuk film eksperimental berjudul "Privilege -1" yang bertujuan untuk memvisualisasikan kondisi anak yang tumbuh tanpa peran ayah (fatherless). Latar belakang tugas akhir ini didasari oleh pentingnya peran ayah dalam tumbuh kembang anak dan dampak negatif yang dapat terjadi jika peran tersebut tidak ada. Tujuan tugas akhir ini adalah mengemas gagasan mengenai fatherless dalam bentuk film eksperimental yang dapat menyampaikan pesan kompleks kepada penonton. Rumusan masalah tugas akhir ini adalah bagaimana visualisasi fatherless ditampilkan dalam film eksperimental "Privilege -1". Metode yang digunakan meliputi studi literatur, referensi seniman, dan proses berkarya yang terdiri dari pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil tugas akhir ini membuat film eksperimental menggunakan metode kolase, ditampilkan secara bersamaan untuk menekankan berbagai kondisi sulit yang dialami orang dengan kondisi fatherless. Film ini menggambarkan berbagai kejadian yang menimbulkan kebingungan dan tekanan bagi seseorang yang mengalami fatherless, serta mengharuskan mencari solusi secara mandiri akibat ketiadaan figur ayah dalam hidupnya. Kata kunci: fatherless, film eksperimental, kebingungan, tekanan
VISUALISASI FOTO PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP SENIMAN Abdurrachman, Arazak; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan Tugas Akhir ini berisi tentang dampak positif AI terhadap seniman untuk melakukan proses pengkaryaan terhadap seniman, untuk memberitahu masyarakat luas tau bahwa dampak AI bagi seniman tidak begitu buruk untuk melakukan pengkaryaan atau pembuatan karya. Penulis menggunakan teknik Fotografi Digital Imaging untuk mensimbolisasikan kegelisahan– kegelisahan ini melalui gambar. Penulis memiliki tujuan untuk memberikan dukungan dan harapan kepada para seniman yang merasa akan tergantikan oleh AI agar tidak perlu untuk merasa digantikan oleh AI, karena kita dapan berkolaborasi dengan AI itu sendiri untuk membuat sebuah karya atau membantu kita dalam mencari ide untuk membuat sebuah karya. Kata kunci: artificial intelligence, digital imaging, fotografi, instalasi.
VISUALISASI INFERIORITY COMPLEX DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL THE DANCER Ramadhani, Avisha Ersya; Endriawan, Didit; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini mengangkat konsep tentang salah satu jenis penyakit mental yaitu Inferiority Complex yang merupakan salah satu penyakit mental yang menyebabkan hilangnya rasa percaya diri secara ekstrem pada seseorang. pada karya ini pengkarya membawakan konsep permasalahan berdasarkan pengalaman personal sehingga konsep ini akan di bawakan dalam suatu narasi perjalanan seorang karakter yang memiliki permasalahan yang sama seperti pengkarya dari kemunculannya permasalahan mental tersebut hingga tahap penyembuhan diri dengan metode self-acceptance. Konsep ini diwujudkan dalam medium film eksperimental yang menampilkan pertunjukan tarian kontemporer dengan menggabungkan berbagai aspek artistik dan simbolik untuk menggambarkan permasalahan dari inferiority complex. Tujuan dari karya ini adalah untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya Kesehatan mental dan membantu orang-orang dengan kondisi mental serupa untuk mengenali permasalahan diri mereka. diharapkan karya ini dapat membawa manfaat sebagai tahap penyembuhan diri dari berbagai permasalahan mental yang dialami orang lain. Kata Kunci: film eksperimental, penyakit mental, inferiority complex
VISUALISASI KARYA FOTO BERJUDUL Setiawan, Rheza Putra; Sadono, Soni; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fotografi merupakan salah satu seni yang berkembang dan meluas secara pesat. Kemanapun kita bepergian, kita pasti menjumpai fotografi, entah itu untuk keperluan dokumentasi, komersil, atau pengkaryaan. Salah satu bidang fotografi yang saat ini sedang berkembang adalah fotografi pre-wedding. Banyak sekali foto pre-wedding dengan konsep unik setiap pasangan yang kerap ditemukan di media sosial. Salah satu konsep atau tema yang sangat menarik ialah foto pre-wedding yang bertema vintage. Konsep tersebut biasanya dieksekusi menggunakan kamera film (analog) yang dapat dengan jelas menampilkan keindahan momen tersebut dengan reproduksi warna dan gambar yang khas. Akan tetapi, penulis merasa bahwa hal tersebut masih terlalu mainstream. Maka selaku pekerja di bidang tersebut, penulis menjadi terinspirasi untuk menciptakan suatu konsep baru yang akan menggunakan manekin sebagai ganti dari subjek utama foto pre-wedding, yakni manusia. Dengan menggunakan manekin, penulis berharap bahwa dapat tercipta suatu segmen baru di dalam industri foto pre-wedding guna mendongkrak karir penulis dan juga sebagai inspirasi bagi fotografer lain di bidang yang sama. Kata kunci: fotografi, pre-wedding, film.
VISUALISASI KECEMASAN ANTISIPATIF DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL FADED Nacazeta, Alghofiri Omar; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kesempatan ini penulis membahas mengenai kecemasan. Kecemasan merupakan salah satu hal yang dirundungi oleh setiap manusia. Salah satu kecemasan yang sering dialami oleh manusia masa kini terutama adalah kecemasan Antisipatif. Kecemasan Antisipatif bisa saja terjadi karena faktor lingkungan, keluarga, ataupun sosial. Kecemasan ini terjadi apabila seseorang berlebihan memikirkan hal yang sudah atau yang akan terjadi. Salah satu contoh penyebab terjadinya kecemasan ini pada saat memikirkan wawancara kerja, memikirkan masa depan dengan teman-teman atau faktor keluarga yang tidak sejalan dan mendukung keinginan kita. Akibat dari kecemasan antisipatif ini sangat signifikan dan memiliki kecenderungan kepada suatu hal yang negatif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dari itu penulis membuat karya ini dengan tujuan memberikan informasi kepada pembaca serta masyarakat bahwasannya dampak kecemasan antisipatif ini sangat berbahaya khususnya terhadap diri sendiri. Dalam mengangkat permasalahan ini penulis membuat karya tugas akhir ini melalui medium film eksperimental. Kata kunci: kecemasan antisipatif, film eksperimental
VISUALISASI KEKUASAAN DAN KORUPSI PADA PEJABAT NEGARA DALAM KARYA FOTOGRAFI KONSEPTUAL Fikri, Irhamul; Trihanondo, Donny; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi sudah menjadi bagian yang sulit dihindari di dalam pemerintahan Indonesia. Praktik korupsi korupsi terjadi secara bersama-sama baik di lembaga legislatif, yudikatif, maupun eksekutif. Pada saat ini banyak pejabat negara yang tersandung dalam tindakan korupsi. Korupsi yang dilakukan oleh menteri-menteri pembantu presiden di lembaga eksekutif telah berulang kali terjadi pada pemerintahan saat ini. Salah satu bentuknya seperti tindakan korupsi oleh mantan menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), korupsi dalam penyediaan BTS 4G Bakti di Kominfo. Dalam karya ini penulis akan menggunakan bentuk simbolik untuk lebih merepresentasikan kasus korupsi BTS 4G Bakti Kominfo seperti topeng tikus, jas, miniatur tower BTS, uang palsu dan berita online cetak. Tujuan pengkaryaan ini adalah untuk mengangkat masalah penyalahgunaan kekuasaan dengan menggunakan media fotografi konseptual dengan teknik chiaroscuro serta menghasilkan karya visual yang dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat akan bahaya perilaku korupsi. Pendekatan fotografi konseptual dipilih karena dinilai sesuai untuk memberikan pesan, ulasan sosial, meluapkan emosional, maupun deklarasi politik. Pengkaryaan ini diharapkan menghasilkan karya fotografi konseptual yang mampu mendorong tindakan nyata untuk memerangi korupsi yang merajalela di pemerintahan Indonesia. Kata kunci : korupsi, pejabat negara, fotografi konseptual

Page 94 of 191 | Total Record : 1905