cover
Contact Name
Alwan Wibawanto
Contact Email
alwan@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285228111066
Journal Mail Official
pustakaloka@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Po. Box. 116 Ponorogo 63471, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 20852118     EISSN : 25024108     DOI : https://doi.org/10.21154/pustakaloka
Core Subject : Science, Social,
PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan is a peer-reviewed journal taken from the library of IAIN Ponorogo on Information and Library Science. PUSTAKALOKA is published twice annually (June and December) by the journal editors from the Library IAIN Ponorogo in cooperation with the Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur. Every received article will be reviewed by the journal editors and external editors and reviewers who are competent in each related field. The review uses double-blind peer review before the journal is published. PUSTAKALOKA will publish selected paper under a Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License. And, every article is free of charge for authors and readers.
Articles 212 Documents
Kaizen: Meningkatkan Produktivitas Pustakawan Perguruan Tinggi secara Berkesinambungan dengan Prinsip the Toyota Way Lolytasari, Lolytasari; Hayati, Nurul
Pustakaloka Vol. 15 No. 2 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i2.7137

Abstract

Abstract: The Toyota Way is a method of corporate governance that can be applied to any institution, including libraries. This can be seen from one of the concepts, kaizen, with the 5S tools (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke). Kaizen assesses the continuous increase in librarian productivity and focuses on empowering employees, not only on machine tools. The method used in this study is qualitative, with data sources from interviews, observation, and documentation focusing on the librarians of the General Faculties within UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, namely the Faculty of Economics and Business, Faculty of Social and Political Sciences, Faculty of Medicine, Faculty of Health Sciences, Faculty of Science and Technology, and Faculty of Psychology. The study results found that libraries can apply the 5S principles (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke) in kaizen as a new technique for solving existing problems. The application of kaizen faces significant issues and minor problems, no matter how small the problem must be solved. Librarian productivity will increase by using suitable methods to achieve maximum results. It can be proven that applying kaizen can increase the efficiency of time utilization, prevent errors in service, and improve cleanliness and tidiness. In addition, commitment is needed in implementing a work culture between leaders and librarians. Keywords: The Toyota Way, kaizen, 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke), librarianAbstrak: The Toyota Way merupakan metode dalam menata kelola perusahaan yang dapat diterapkan pada lembaga apapun termasuk perpustakaan. Hal ini terlihat dari salah satu konsepnya yakni kaizen dengan alatnya 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke). Kaizen digunakan untuk menilai peningkatan produktivitas pustakawan yang berkesinambungan dan fokus dalam memberdayakan karyawannya bukan hanya pada alat mesin.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan sumber data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi yang berfokus pada pustakawan  Fakultas Umum yang ada di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehtan, Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Psikologi. Hasil penelitian menemukan bahwa perpustakaan dapat menerapkan prinsip 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke) dalam kaizen sebagai teknik baru dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Penerapan kaizen tidak hanya menghadapi permasalahan yang besar tetapi juga permasalahan kecil, sekecil apapun permasalahan itu haruslah diselesaikan. Produktivitas pustakawan akan meningkat dengan menggunakan metode yang tepat untuk mencapai hasil yang maksimal. Hal ini dapat dibuktikan bahwa penerapan kaizen dapat memberikan keuntungan meningkatkan efisiensi pemanfaatan waktu, mencegah kesalahan dalam pelayanan, peningkatan bersih dan rapi. Selain itu dibutuhkan komitmen dalam menerapkan budaya kerja antara pimpinan dan pustakawan. Kata kunci: The Toyota Way, kaizen, 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke), pustakawan
Komparasi Kebutuhan Informasi Penelitian Mahasiswa UIN Profesor K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan Antasari, Indah Wijaya; Junaeti, Junaeti
Pustakaloka Vol. 15 No. 2 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i2.7177

Abstract

Abstract:: Students from UIN Saizu Purwokerto and UIN Gus Dur Pekalongan have a final assignment to prepare a thesis as a graduation requirement. The objectives of the research are to determine the level of research information needs of students at UIN Saizu Purwokerto, the level of information needs of UIN Gus Dur Pekalongan students, and a comparative study between the two. The research method used is quantitative, with a nonparametric data comparison test, namely the Mann-Whitney test. The results show that the level of research information needs of UIN Saizu students is 4.52 and UIN Gus Dur Pekalongan is 4.61 on a scale of 5. The Mann-Whitney Asymp. Sig. (2-tailed) test value of 0.380 indicates that there is no difference in the research information needs of students between UIN Saizu Purwokerto and UIN Gus Dur Pekalongan; both are equally high. This indicates that, although they come from two different universities, the students' information needs related to their thesis completion are relatively the same. This research can be a policy recommendation for reference services at the UIN Saizu Purwokerto Library and UIN Gus Dur Pekalongan. Keywords: thesis students; information need; library services; comparative study; reference services Abstrak: Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto dan UIN Gus Dur Pekalongan mempunyai tugas akhir menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebutuhan informasi penelitian mahasiswa di UIN Saizu Purwokerto, tingkat kebutuhan informasi mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan, dan studi komparasi antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan uji komparasi data nonparametrik yaitu uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan informasi penelitian mahasiswa UIN Saizu Purwokerto adalah 4,52 dan UIN Gus Dur Pekalongan 4,61 dalam skala 5. Uji beda Mann-Whitney Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,380 menunjukkan bahwa kebutuhan informasi penelitian mahasiswa antara UIN Saizu dan UIN Gus Dur Pekalongan tidak ada perbedaan, yaitu sama tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa, walaupun berasal dari dua universitas yang berbeda, kebutuhan informasi mahasiswa terkait penyelesaian skripsi mereka relatif sama. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi kebijakan untuk layanan referensi di Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto dan UIN Gus Dur Pekalongan. Kata kunci: kebutuhan informasi; layanan perpustakaan; layanan referensi; studi komparasi; skripsi mahasiswa
Analisis Perilaku Pemustaka UPA Perpustakaan Universitas Jember dalam Menggunakan Aplikasi Unejdigilib Hapsari, Maya Pradhipta; Sari, Ratna -; -, Iswahyudi -
Pustakaloka Vol. 15 No. 2 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i2.7277

Abstract

Abstract: Universitas Jember (UNEJ) Library is a university library that has implemented digital library principles which also pays attention to the provision of digital collections, both paid and open access. One of the available digital collections is the UnejDigiLib application which provides access to e-books. This study aims to describe the behavior of UNEJ Library users in using the UnejDigiLib application. The research method used is descriptive qualitative. The research population is UNEJ Library users, while the sample is taken from users who actively use the UnejDigiLib application. Data were taken from observations and interviews with 4 research subjects. The results showed that in using the UnejDigiLib application, users browsed for the desired title via the internet, used the search field to enter the desired title keywords, looked for other titles if the title they wanted was not found, read and noted down the important parts, and recommends the UnejDigiLib application to friends. Keywords university library; digital library; e-book application; UnejDigiLib; user behavior. Abstrak: UPA Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) adalah perpustakaan perguruan tinggi yang telah menerapkan prinsip-prinsip perpustakaan digital dengan memperhatikan penyediaan koleksi digital baik yang berbayar maupun akses terbuka (open access). Salah satu koleksi digital tersebut yaitu aplikasi UnejDigiLib yang menyediakan akses e-book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pemustaka UPA Perpustakaan UNEJ dalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi penelitian merupakan pemustaka UPA Perpustakaan UNEJ, sedangkan sampel diambil dari pemustaka yang aktif menggunakan aplikasi UnejDigiLib. Data diambil dari observasi dan wawancara dengan 4 orang subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menggunakan aplikasi UnejDigiLib, pemustaka melakukan browsing judul yang diinginkan melalui internet, memanfaatkan kolom search untuk memasukkan kata kunci judul yang diinginkan, mencari judul lain bila judul yang mereka kehendaki tidak ditemukan, membaca dan mencatat bagian-bagian penting, dan merekomendasikan aplikasi UnejDigiLib kepada teman. Kata Kunci : perpustakaan perguruan tinggi; perpustakaan digital; aplikasi e-book, UnejDigiLib; perilaku pemustaka.
Layanan Perpustakaan Hybrid di Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Universitas Darussalam Gontor Ponorogo Hariyanto, Wahid; Supriati, Eny
Pustakaloka Vol. 15 No. 2 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i2.7584

Abstract

Abstract: The new wave of digitalization has had a significant external impact on various sectors. The shift from a manual service system to a digital service system is among the impacts of this digitalization wave. One of the sectors affected by the new wave of digitalization is education, especially library services. Libraries, as literature providers, must adapt to these conditions to protect their users. This article aims to identify and analyze hybrid library services at Islamic universities in Ponorogo. The research method in this article used a qualitative approach with a multi-case design. Research data was collected through interviews, observation, and documentation. Research analysis was carried out in two stages: single and cross-case. The analysis in this research used Miles Huberman's steps, which consist of data condensation, data display, and conclusion. This research concludes that Islamic universities in Ponorogo have transformed from conventional services to hybrid services. Hybrid services are a combination of conventional and digital services. So, both digitalization and humanism aspects are applied to library services.  Keywords: Digital era, Hybrid Library, Islamic University; Library Services Abstrak: Gelombang baru digitalisasi membawa dampak yang luar biasa besar pada berbagai sektor. Diantara dampaknya yaitu beralihnya dari sistem layanan manual ke sistem layanan digital. Tidak terkecuali pada sektor pendidikan yang merupakan salah satu sektor yang bergerak dalam bidang layanan jasa. Diantara layanan jasa yang ada pada sektor pendidikan yaitu layanan perpustakaan. Perpustakaan sebagai penyedia layanan dalam hal kepustakaan harus mengadaptasikan diri agar tidak ditinggalkan oleh penggunanya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi sekaligus menganalisis layanan perpustakaan hibrida yang ada di perguruan tinggi Islam Ponorogo. Metode penelitian pada artikel ini berpendekatan kualitatif dengan desain multi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dua tahap yaitu analisis dalam satu kasus  dan analisis lintas kasus dengan menggunakan langkah-langkah dari Miles Huberman yang terdiri dari kondensasi data, display, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa layanan hibrida perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Universitas Darussalam Gontor Ponorogo adalah hibrida humanistik. Digitalisasi sebagai ciri perkembangan iptek berimplikasi pada variasi layanan yang diberikan seperti layanan teknis, pemustaka/user, layanan teknologi informasi/hardware software, layanan tata usaha, dan layanan 4P. Sedangkan sisi humanisme yang merupakan ruh dari layanan berimplikasi pada loyalitas pemustaka untuk selalu menggunakan layanan yang tersedia. Kata Kunci: Era Digital; Layanan Perpustakaan; Perguruan Tinggi Islam; Perpustakaan HibridaAbstrak: Gelombang baru digitalisasi membawa dampak yang luar biasa besar pada berbagai sektor. Tidak terkecuali pada sektor pendidikan yang merupakan salah satu sektor yang bergerak dalam bidang layanan jasa. Diantara layanan jasa yang ada pada sektor pendidikan yaitu layanan perpustakaan. Perpustakaan sebagai penyedia layanan dalam hal kepustakaan harus mengadaptasikan diri agar tidak ditinggalkan oleh penggunanya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi sekaligus menganalisis layanan perpustakaan hibrida yang ada di perguruan tinggi islam Ponorogo. Metode penelitian pada artikel ini berpendekatan kualitatif dengan desain multi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dua tahap yaitu analisis dalam satu kasus  dan analisis lintas kasus dengan menggunakan langkah-langkah dari Miles Huberman yang terdiri dari kondensasi data, display, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa perguruan tinggi islam di Ponorogo telah mentransformasikan diri dari layanan konvensional ke layanan hibrida. Layanan hibrida merupakan perpaduan antara layanan yang bersifat konvensional dan digital. Sehingga sisi-sisi digital sudah terimplementasikan namun sisi-sisi humanisme masih terjaga dengan baik.
Optimalisasi Instagram sebagai Media Manajemen Informasi berdasarkan Teori Jean Baudrillard Hasibuan, Nuriah; Zain, Labibah
Pustakaloka Vol. 16 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v16i1.8460

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi Instagram dapat menciptakan: a) simulasi realitas perpustakaan yang dapat meningkatkan akses informasi di perpustakaan, b) hiperrealitas perpustakaan yang dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dengan informasi, c) simulacra perpustakaan yang dapat membentuk persepsi pengguna perpustakaan terhadap perpustakaan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, dan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Instagram dapat menciptakan: a) simulasi realitas perpustakaan dapat meningkatkan akses informasi di perpustakaan melalui promosi koleksi perpustakaan, informasi tentang kegiatan perpustakaan, dan komunikasi dengan pengguna perpustakaan, b) Hiperrealitas perpustakaan dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dengan informasi melalui ketertarikan pengguna untuk mengakses informasi, aktivitas pengguna dalam berinteraksi dengan informasi, dan keterlibatan pengguna dengan komunitas perpustakaan, c) Simulacra perpustakaan dapat membentuk persepsi pengguna perpustakaan terhadap perpustakaan, baik secara positif maupun negatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa implementasi Instagram dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan manajemen informasi di perpustakaan. Namun, implementasi Instagram harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat. Pengelola perpustakaan harus memahami konsep hiperrealitas Jean Baudrillard dan menerapkannya pada Instagram perpustakaan.
The Urgency of Disability Services in the Library with Literature Review Rifa, Syafira Dila; Rosyani, Widha; Margono, Hendro
Pustakaloka Vol. 16 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v16i1.8524

Abstract

Penyandang disabilitas mengalami keterbatasan yang membuat akses ke berbagai layanan, termasuk di perpustakaan, menjadi sulit. Untuk itu, diperlukan layanan khusus di perpustakaan agar mereka dapat mengakses informasi dengan lebih mudah. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2014 mengatur pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, yang menekankan pentingnya layanan non-diskriminatif bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan mengatasi kurangnya artikel jurnal mengenai layanan disabilitas di perpustakaan dengan menggunakan metode literature review, yang melibatkan pencarian jurnal terkait di Google Scholar. Data dari jurnal-jurnal tersebut menunjukkan bahwa beberapa perpustakaan masih memiliki layanan disabilitas yang kurang memadai, sementara yang lain sudah mulai memperhatikan pentingnya keamanan dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas. Artikel ini membahas pengenalan kebutuhan pengguna disabilitas, pelatihan petugas perpustakaan, aksesibilitas fasilitas, dan inovasi digital untuk aksesibilitas universal di era digital bagi penyandang disabilitas.
EMOTIONAL INTELLIGENCE: A GUIDE TO CRITICAL INFORMATION LITERACY IN THE DIGITAL AGE Rahma, Nadhifia Shabrina Nur; Inriani, Sefania Wenny Eka; Margono, Hendro
Pustakaloka Vol. 17 No. 1 (2025): Pustakaloka
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v17i1.10294

Abstract

The digital age has created an overwhelming amount of information, making it very important to know how to use it. This study seeks to investigate the influence of emotional intelligence on the enhancement of these skills. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) methodology to examine four scientific articles published from 2020 to 2024, sourced from the Google Scholar database. The main findings indicate that individuals with high emotional intelligence tend to be more capable of managing emotions when faced with contradictory information, are more open to diverse perspectives, and show improvements in digital literacy and learning outcomes. These findings indicate that cultivating emotional intelligence may serve as an effective strategy for improving critical information literacy. This analysis leads to the conclusion that emotional intelligence is crucial for promoting logical decision-making, preventing the dissemination of false information, and successfully navigating the complexity of digital information.
Peran Digitalisasi Nilai Kearifan Lokal Hybrid-Islam dalam Upaya Mempertahankan Moral Generasi-Z di Era Transformasi Digital Putri, Pratiwi Amalia
Pustakaloka Vol. 17 No. 1 (2025): Pustakaloka
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v17i1.10838

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digitalisasi kearifan lokal hybrid-Islam dalam memperkuat moral Generasi Z di era globalisasi dan transformasi digital. Kearifan lokal hybrid-Islam dimaknai sebagai nilai budaya yang telah berakulturasi dengan ajaran Islam dan teruji secara historis maupun spiritual. Terdapat sejumlah artikel di tahun 2017-2023 yang menyatakan generasi Z Indonesia tengah mengalami krisis moral. Maraknya krisis moral di kalangan generasi muda, seperti penyebaran hoaks, perjudian online, hingga radikalisme, menuntut pendekatan kontekstual yang berakar pada budaya dan agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan metode analisis kualitatif deskriptif, melalui penelaahan literatur dari buku, artikel ilmiah, serta dokumen relevan lainnya. Analisis dilakukan dalam beberapa tahap, yakni memilih topik, menentukan tujuan penelitian, telaah isi literatur, dan interpretasi data secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal hybrid-Islam mengandung nilai-nilai luhur yang teruji secara historis dan spiritual serta berkontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi muda. Ketika nilai-nilai tersebut disinergikan dengan ajaran moral Qur’ani, terbentuk sintesis nilai yang memperkuat identitas budaya dan spiritualitas. Digitalisasi nilai-nilai kearifan lokal melalui media sosial dan platform digital berfungsi sebagai media pembelajaran dan dakwah yang kontekstual sekaligus memperkuat identitas budaya dan moral Generasi Z. Dengan demikian, digitalisasi kearifan lokal hybrid-Islam terbukti relevan sebagai strategi penguatan moral dan karakter generasi muda yang beretika, berbudaya, serta beridentitas religius.
ANALISIS IMPLEMENTASI PERPUSTAKAAN DESA BERBASIS INKLUSI SOSIAL DAN DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT: KAJIAN NARRATIVE LITERATURE REVIEW Supriyatno, Hary; Margono, Hendro
Pustakaloka Vol. 17 No. 1 (2025): Pustakaloka
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v17i1.11749

Abstract

Social inclusion is one of the priority programs initiated by the National Library of Indonesia, serving as a strategic effort to improve the quality of life and community welfare through the transformation of the library’s role. Libraries are no longer limited to managing and providing collections but are required to become centers for access to information sources and  community empowerment activities. Library transformation can be realized through the provision of appropriate infrastructure, facilities, human resources, and technology that meet community needs. The implementation of social inclusion in libraries requires a reference model, particularly for village libraries that need an applicable and contextually relevant framework. The study aims to identify conceptual models for implementing social inclusion in village libraries and to examine the impacts synthesized from existing literature, so that they may be adapted or adopted by other libraries to enhance the community‘s quality of life and welfare. The research employs a narrative literature review, conducted on four peer-reviewed articles discussing social inclusion in village libraries obtained through Publish or Perish and selected based on journal accreditation and citation impact. The analysis reveals four key elements in the implementation of social inclusion in village libraries: (1) collections aligned with community needs, (2) user-oriented services, (3) competent human resources, and (4) strong collaborative partnerships. The impacts synthesized from the literature include accelerated village development, enhanced community competence and welfare, and the transformation of libraries into centers of information and productive community engagement. The main challenges in implementation include uneven utilization of information technology, dependency upon external cooperation programs, and limited community participation.
KECENDERUNGAN MAHASISWA UIN SAIZU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER INFORMASI Kusuma Ningrum, Ayuk; Hastuti, Ulfah Rulli
Pustakaloka Vol. 17 No. 1 (2025): Pustakaloka
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/pustakaloka.v17i1.11761

Abstract

The primary responsibility of librarians is to manage information resources in the library to meet users' needs. Most students at UIN Saizu belong to the millennial and Generation Z groups, who are highly dependent on information technology. This study aims to examine the tendencies of UIN Saizu students in utilizing information sources. A mixed-methods approach was employed, combining qualitative data collected through interviews with selected informants and quantitative data from 482 respondents. The results show that UIN Saizu students predominantly rely on online journals (51.7%) as their main reference source, followed by textbooks (23.2%), e-books (17%), institutional repositories (5.6%), and lecturers' scholarly works (2.5%). The majority of students who access online journals use Google Scholar as their primary research tool. The findings of this study reflect students information-seeking preferences for easily accessible digital sources. This study contributes to a better understanding of student preferences in selecting academic information sources and may serve as a reference for the development of library services and information literacy programs.