cover
Contact Name
Andrie
Contact Email
andrie.dty@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285250358721
Journal Mail Official
justme@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 9 No. 29 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
ISSN : 27230341     EISSN : 27457303     DOI : https://doi.org/10.47398/justme
Journal Industrial Engineering and Management (JUSTME) merupakan jurnal program studi teknik industri yang diterbitkan oleh program studi teknik industri, fakultas teknik, Universitas Islam Makassar. Fokus jurnal ini mengenai keilmuan teknik industri dan manajemen industri
Articles 139 Documents
Penerapan Six Sigma dan Just In Time Dalam Efisiensi Operasional Pada Proses Pengiriman Barang Di J&T Cargo Somba Opu Ahmad Hidayat; Suradi Suradi; Ahmad Hanafie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.122

Abstract

Studi ini difokuskan menganalisis penerapan metode Six Sigma dan Just In Time (JIT) dalam meningkatkan efisiensi pengiriman barang di J&T Cargo Somba Opu. Six Sigma digunakan untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). JIT diterapkan guna mengurangi pemborosan dan mempercepat waktu pengiriman. Berdasarkan observasi terhadap 3.386 paket selama 17 Maret–20 April 2025, ditemukan 350 kasus keterlambatan, terutama akibat kesalahan alamat (misroute). Analisis P-Chart menunjukkan nilai DPMO sebesar 34.455 dan level sigma 3,32, mengindikasikan kualitas proses sedang. Diagram Fishbone mengungkapkan faktor-faktor keterlambatan seperti keterbatasan kendaraan, kelalaian staf, metode kerja yang tidak efisien, dan hambatan lingkungan. Penerapan JIT meningkatkan validasi alamat, penjadwalan, dan evaluasi harian. Hasilnya, kombinasi Six Sigma dan JIT mampu menurunkan tingkat kesalahan, mempercepat pengiriman, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
RE-LAYOUT TATA LETAK FASILITAS HOME INDUSTRY PRODUKSI TEMPE DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING Ainun Amalia Amiruddin P; Andrie Andrie; Hakim Hakim
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.191

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan, termasuk industri rumah tangga seperti UMKM X yang memproduksi tempe, untuk meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi tempe di UMKM X menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna meningkatkan efisiensi aliran material dan kinerja operasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung di lapangan. Data yang dikumpulkan mencakup ukuran ruang, aliran proses, frekuensi perpindahan antar stasiun kerja, serta kebutuhan ruang tiap proses. Analisis dilakukan dengan menggunakan Activity Relationship Chart, From-To Chart, serta perhitungan total jarak dan waktu perpindahan material. Berdasarkan hasil analisis, rancangan ulang tata letak fasilitas berhasil mengurangi total jarak perpindahan dari 22 meter menjadi 18,2 meter dan waktu perpindahan dari 97 detik menjadi 83 detik. Efisiensi yang dicapai yaitu 17,27% untuk jarak dan 14,43% untuk waktu perpindahan. Kesimpulan penerapan metode SLP terbukti efektif dalam mengidentifikasi masalah dan merancang tata letak yang lebih efisien. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi pemborosan, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman bagi pekerja.
OPTIMALISASI TURNAROUND TIME PELAYANAN LABORATORIUM RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN HEALTHCARE Rahmi M Nur; Inang Suryani; Aria Selma Pratama
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.213

Abstract

Unit laboratorium memiliki peran penting dalam mendukung layanan diagnostik rumah sakit karena ketepatan waktu dan akurasi hasil pemeriksaan secara langsung memengaruhi pengambilan keputusan klinis. Namun, Turnaround Time (TAT) yang masih tinggi menjadi tantangan pada layanan laboratorium, terutama akibat ketidakefisienan pada tahap di luar proses analitik. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada optimalisasi tahap analitik melalui otomatisasi, sementara kajian mengenai kontribusi proses pra-analitik dan pasca-analitik terhadap keseluruhan TAT masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses layanan laboratorium serta merumuskan strategi perbaikan berbasis Lean Healthcare guna mengoptimalkan TAT di Rumah Sakit X. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan metode Value Stream Mapping (VSM) untuk mengidentifikasi aktivitas bernilai tambah (Value-Added/VA) dan tidak bernilai tambah (Non-Value-Added/NVA), yang kemudian dilanjutkan dengan analisis akar penyebab menggunakan metode 5-Why. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menunggu mendominasi proses layanan, yaitu mencapai 75% dari total waktu pada tahap pra-analitik dan 28% pada tahap pasca-analitik. Sumber utama pemborosan meliputi praktik batching, lamanya transportasi spesimen, pelaporan hasil yang masih dilakukan secara manual, serta belum optimalnya diferensiasi layanan pada bagian front office. Usulan perbaikan meliputi perancangan ulang tata letak laboratorium, integrasi sistem teknologi informasi, dan penerapan manajemen visual untuk meningkatkan efisiensi aliran proses serta menurunkan TAT laboratorium.
ANALISA PENGARUH PENGUKURAN KINERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT ILTIZAM MANDALA SYARIAH Faisal; Andi Haslindah; Rizal Syarifuddin
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.219

Abstract

Manejemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer, dan tenaga kerja lainya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahan demi mencapai tujuan yang telah di tentukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kinerja kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT Iltizam mandala Syariah, dengan menggunakan pendekatan kuantiatif dan metode regredasi linier, penelitian ini menganalilis data dari 53 karyawan. Hasil analisis regrasi linier menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kinerja kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan nilai R2 sebesar 0,72. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi motivasi kerja dan kinerja kerja dapat meningkatkan kepuasan kerja secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi kerja dan kinerja memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan kerja karyawan, dan keduanya dapat meningkatkan kepuasan kerja secara Bersama-sama.
STRATEGI PENETAPAN HARGA TERHADAP PEMBELIAN PRODUK TUMBLER PADA PT. ADIYATMA MEDIA CREATIVE Aldi; Rizal Syarifuddin; Hakim Hakim
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.220

Abstract

Strategi penetapan harga merupakan elemen penting dalam pemasaran yang sangat memengaruhi keputusan pembelian konsumen, terutama di sektor UMKM yang menghadapi persaingan ketat dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi penetapan harga terhadap keputusan pembelian produk tumbler pada PT. Adiyatma Media Creative, serta menganalisis strategi harga yang paling efektif diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada 90 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik strategi penetapan harga maupun strategi jenis produk tumbler berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk. Nilai signifikansi variabel X₁ sebesar 0,011 dan X₂ sebesar 0,000 (< 0,05), serta nilai F hitung sebesar 51,952 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa model regresi signifikan secara simultan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua strategi tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian, di mana strategi jenis produk tumbler memberikan pengaruh paling dominan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan strategis bagi UMKM dalam merancang kebijakan pemasaran yang sesuai dengan perilaku dan preferensi konsumen.
PERENCANAAN PERMINTAAN BAHAN MATERIAL UNTUK PERCEPATAN PROJECT REPARASI KAPAL BERINTEGRASI ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) Wahyu Rahman Hadi; Suradi Suradi; Andi Haslindah
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dapat meningkatkan efisiensi dalam proses perencanaan dan pengadaan bahan material pada proyek reparasi kapal, khususnya pada studi kasus Kapal FB Wisnu XII yang dikerjakan oleh PT Industri Kapal Indonesia (Persero). Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan sebelum penerapan ERP adalah keterlambatan pengadaan material, ketidaksinkronan antar divisi, serta rendahnya akurasi perencanaan kebutuhan bahan yang berdampak pada tertundanya proyek dan meningkatnya biaya operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer berupa repair list dan data sekunder dari dokumen proyek serta observasi proses kerja di lapangan. Setelah implementasi ERP, proses alur kerja yang semula manual dan terfragmentasi berubah menjadi otomatis dan terintegrasi, dimulai dari input repair list yang langsung dikonversi ke Bill of Materials (BoM), perhitungan kebutuhan melalui sistem MRP, hingga penerbitan Purchase Order (PO) secara digital. ERP juga memberikan pemantauan real-time terhadap stok gudang dan jadwal pengiriman, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam berbagai aspek: lead time pengadaan menurun dari 12 hari menjadi 7 hari (efisiensi 42%), akurasi kebutuhan material meningkat dari 68% menjadi 93%, serta pengurangan pengadaan darurat dan peningkatan ketersediaan material tepat waktu. Hal ini membuktikan bahwa ERP berperan penting dalam mempercepat penyelesaian proyek, menekan pemborosan biaya, serta memperkuat koordinasi antar divisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ERP menjadi solusi strategis dalam mengelola proyek reparasi kapal secara efisien dan kompetitif di era industri 4.0.
Analisa Sistem Pengendalian Keselamatan Kerja Proses Produksi Kedai Kue Dan Roti Farhana Dalam Menggunakan Metode Hirarc (Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control) Sumardayanti Zainuddin; Ahmad Hanafie; Rizal Syarifuddin
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.329

Abstract

Farhana pastry and bread shop is a business engaged in the production of cake and bread since 2016. During the production process, Farhana pastry and bread shop uses several machines, tools, and other raw materials. This research aims to help identify potential hazards and analyze the severity level based on danger characteristics and analyze the severity level based on the characteristics of possible hazards and carry out risk control at Farhana pastry and bread shop using the Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) method by observing several activities carried out. Data collection was conducted through observation and interviews with the production section of Farhana Pastry and Bread Shop. The results of the study, based on interview results and risk assessment, showed that the potential hazard level was high at 28%, medium at 57%, and low at 14%.
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING KOPRA PUTIH Ahmad Saifullah; Andrie Andrie; Rizal Syarifuddin
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.332

Abstract

As a tropical country, Indonesia has many natural resources that can be utilized for agricultural purposes. This research aims to design an LPG gas-based white copra dryer and compare the results with traditional sunlight drying methods. The research used a qualitative descriptive method, including literature study, ergonomic analysis, prototype design, and tool testing. The results showed that this white copra dryer uses LPG-based heating that distributes heat evenly throughout the drying chamber. This tool accelerates the drying process from 2-3 days to only 8-10 hours, with moisture content that can be maintained within the ideal range of 8%-9% according to the Indonesian National Standard (SNI). Compared to conventional methods, the dryer produces copra with a more even and bright colour, lower moisture content, better hygiene due to the closed system, better inter-batch consistency, independent of the weather, and increased productivity because drying can be done anytime. Economically, this tool shows an effectiveness rate of more than 85%. The study concluded that this white copra dryer is an appropriate technology solution that can improve the quality and quantity of copra production, reduce weather damage, and contribute to increasing farmers’ income and welfare.
PENGUKURAN KINERJA KARYAWAN DI PT. MEGA MAS SRK DENGAN METODE BALANCED SCORECARD Fahriyanto Masdin; Rizal Syarifuddin; Andrie Andrie
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 7 No. 01 (2026): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/just-me.v7i01.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja karyawan di PT. Mega Mas SRK dengan menggunakan metode Balanced Scorecard yang dipadukan dengan analisis SWOT sebagai alat bantu strategis. Balanced Scorecard digunakan untuk menilai kinerja dari empat perspektif utama, yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, serta data sekunder dari laporan keuangan dan dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan melalui tahapan penentuan sasaran strategis, pembobotan indikator, serta pengukuran Key Performance Indicator (KPI) pada masing-masing perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis SWOT, PT. Mega Mas SRK berada pada kuadran I, yang berarti perusahaan memiliki kekuatan besar untuk memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang. Namun, hasil pengukuran kinerja dengan Balanced Scorecard menunjukkan nilai total 45,55%, yang dikategorikan sebagai kinerja buruk, sehingga diperlukan peningkatan pada aspek pelayanan, inovasi, dan kompetensi sumber daya manusia.