cover
Contact Name
Wahyu Mustajab
Contact Email
jmae@erapublikasi.id
Phone
+6282186310996
Journal Mail Official
jmae@erapublikasi.id
Editorial Address
Taman Balaraja blok G 2 no.1 RT 03 RW 08 Desa Parahu Kec. Sukamulya Kab. Tangerang - Banten 15610
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 28287770     DOI : 10.59066/jmae
Core Subject : Economy,
Focus and Scope Accounting: Financial Accounting Public Sector Accounting Management Accounting Islamic Accounting and Financial Management Auditing Corporate Governance Ethics and Professionalism Corporate Finance Accounting Education Taxation Capital Market Banking Information System Sustainability Reporting Economics: Macroeconomics Microeconomics Urban economy Property appraisal Islamic economists Banking financial institutions Management: Human Resource Management Financial Management Marketing Management Strategic Management Organizational Behaviour Operations Management Change Management Entrepreneurship E-Business Supply Chain Management Logistic Management
Articles 164 Documents
Public Private Partnership dalam Tata Kelola Pembangunan IKN Berbasis Konsep Forest City Perwitasari, Dyah Rahayuning; Andreastuti, Desie; Lestari, Lara Ayu; Dwi Angreni, Dyah Kuntorini; Bato, Bulan Erika; Zana, Iqbal Saputra
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.1930

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran PPP sebagai mekanisme tata kelola lingkungan dalam pembangunan IKN berbasis konsep kota hutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka melalui analisis dokumen kebijakan, peraturan perundang-undangan, dokumen perencanaan, serta literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPP berperan penting tidak hanya sebagai skema pembiayaan, tetapi juga sebagai arena tata kelola yang mengatur pembagian peran, kewenangan, dan tanggung jawab antara pemerintah dan sektor swasta. Otorita IKN memiliki posisi sentral dalam mengendalikan pemanfaatan lahan dan investasi, namun efektivitas implementasi konsep Forest City masih menghadapi tantangan, terutama terkait konsistensi regulasi, indikator kinerja lingkungan, dan mekanisme akuntabilitas. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola PPP menjadi prasyarat utama agar konsep Forest City tidak berhenti sebagai visi normatif, melainkan terimplementasi secara operasional dalam mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan publik
Analisis Pengaruh Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan di Perbankan Syariah Indonesia Putri, Ira Hutami; Miranda Septy Andini
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.1952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Populasi penelitian mencakup seluruh Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2019–2024. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 13 bank sebagai sampel dengan total 78 observasi tahunan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan software Stata, di mana Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model estimasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, baik CAR maupun FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA pada taraf nyata 5%. Namun, secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Rendahnya nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 12,82% mengindikasikan keterbatasan variabel independen dalam menjelaskan variasi profitabilitas. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan anomali kinerja perbankan syariah di masa pemulihan ekonomi (2021–2024), di mana agresivitas pembiayaan dan penurunan penyangga modal tidak linear dengan pertumbuhan laba. Implikasinya, manajemen bank dan regulator perlu meninjau ulang determinan non-tradisional, seperti efisiensi biaya dana dan loyalitas nasabah, untuk menjaga stabilitas profitabilitas dalam kondisi ekonomi yang dinamis.
Pelaksanaan Kerjasama Lahan Pertanian Kebun Jeruk pada Desa Tanabang Ilir Muara Kuang Ogan Ilir (Tinjauan Peningkatan Pendapatan Hasil dan Kesejahteraan dalam Perspektif Ekonomi Islam) Fiandi, Mufti; Chodijah, Chodijah
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.1997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengkaji sisi pendapatan yang diperoleh bagi masing-masing pihak dan bagi  pengelola kebun jeruk sejauh mana peningkatan pendapatan petani penggarap berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan mereka. Metode penelitian dalam tulisan ini yaitu termasuk dalam metode  kualitatif deskriptif,  pengambilan datanya dengan cara pendekatan atau wawancara subjek penelitian atau fenomena dilapangan kemudian ditelaah dianalisis dalam teori ekonomi syariah tentang kesejahteraan dari hasil pendapatan penghasilan petani penggarap, Hasil penelitian menunjukkan 1) pelaksanaan kerjasama lahan pertanian kebun jeruk di Desa Tanabang Ilir Kecamatan Muarakuang Kabupaten Ogan Ilir dari sisi pendapatan yang diperoleh telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang tidak memiliki lahan dan belum memiliki pekerjaan lainnya sehingga dapat bermanfaat  karena meningkatkan pendapatan masyarakat tersebut  2) sedangkan  peningkatan pendapatan  dari hasil kerjasama pertanian kebun jeruk memberikan dampak  kesejahteraan dalam prespektif Eknomi Islam pendapatan yang diperoleh oleh petani penggarap digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, biaya pendidikan anak, maupun terkadang pendapatan yang mereka peroleh belum mencukupi biaya kebutuhan mereka dan ini sejalan dengan konsep kesejahteraan dalam ekonomi Islam diistilahkan dengan Maqashid Syariah yaitu falah sebagai suatu maslahah yang  mendasari kehidupan manusia. 
Integrasi Fraud Pentagon, COSO, dan Teknologi Audit untuk Pencegahan Fraud: Studi Kasus Wirecard dan Jiwasraya Ardiansyah, Ardiansyah; Fabanyo, Erol Y.A.; Widyasari, Indri; Sitanggang, Tikkos
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan model Fraud Pentagon dengan kerangka pengendalian internal COSO serta teknologi audit modern untuk memperkuat pencegahan fraud. Studi kasus komparatif dilakukan pada Wirecard (Jerman) dan Jiwasraya (Indonesia) menggunakan data sekunder dari laporan audit, dokumen regulator, dan literatur akademik. Analisis dilakukan melalui thematic coding yang memetakan lima elemen Fraud Pentagon (Pressure, Opportunity, Rationalization, Capability, Arrogance) ke titik lemah COSO (Control Environment, Risk Assessment, Control Activities, Information & Communication, Monitoring). Temuan menunjukkan bahwa fraud dipicu oleh kombinasi tekanan dan kesempatan yang diperkuat oleh kapabilitas dan arogansi, sementara kegagalan kontrol berulang pada control environment, control activities, dan monitoring. Peran manajemen sebagai garis pertahanan utama dan auditor independen sebagai garis pertahanan kedua terbukti krusial, namun sering gagal ketika override kebijakan dan skeptisisme profesional lemah. Integrasi Continuous Auditing dan Explainable AI (XAI) direkomendasikan untuk pemantauan real-time dan transparansi deteksi anomali. Kesimpulan: sinergi Fraud Pentagon–COSO–ISA 240 yang didukung CA/XAI dapat mentransformasi pencegahan fraud dari pendekatan reaktif menjadi proaktif.