cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,152 Documents
Analisis Penerimaan Pengguna Layanan Aplikasi Byond BSI Menggunakan Model Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology (UTAUT) Ika Baiti Chaerunnisa; Mhd. Theo Ari Bangsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pengguna terhadap aplikasi BYOND by BSI dengan menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, dan Facilitating Conditions sebagai variabel independen, serta Behavioral Intention sebagai variabel dependen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi niat pengguna dalam menggunakan layanan digital perbankan pada aplikasi BYOND by BSI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 105 responden pengguna aplikasi BYOND by BSI. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria responden yang pernah menggunakan aplikasi tersebut. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Performance Expectancy, Effort Expectancy, dan Facilitating Conditions berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention, sedangkan Social Influence tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,925 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi niat penggunaan sebesar 92,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, dan dukungan fasilitas menjadi faktor utama yang memengaruhi niat penggunaan aplikasi BYOND by BSI.
Pengaruh Servicescape dan Perceived Value Terhadap Repurchase Intention Melalui Customer Satisfaction Pada Lakosa Coffee Pekanbaru Sadval Hidayat; Jeneva Augustin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Servicescape dan Perceived Value terhadap Repurchase Intention melalui Customer Satisfaction pada pelanggan Lakosa Coffee Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas untuk menguji hubungan antar variabel. Sampel penelitian sebanyak 98 responden ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pelanggan yang pernah melakukan pembelian di Lakosa Coffee Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin yang mengukur variabel Servicescape, Perceived Value, Customer Satisfaction, dan Repurchase Intention. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Servicescape dan Perceived Value berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention. Selain itu, kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction. Customer Satisfaction memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention serta mampu memediasi hubungan antara Servicescape dan Perceived Value terhadap Repurchase Intention. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan fisik yang nyaman, estetis, dan fungsional serta penciptaan nilai pelanggan yang baik dapat meningkatkan kepuasan konsumen dan mendorong pembelian ulang pada bisnis Coffee shop. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam meningkatkan loyalitas pelanggan melalui optimalisasi pengalaman konsumen.
Pengaruh Tingkat Pengangguran dan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Pendapatan Nasional Siti Nurhafizah; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8742

Abstract

Studi ini menyelidiki pengaruh tingkat pengangguran dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan pendapatan nasional Indonesia. Salah satu indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi adalah pendapatan nasional, yang mencerminkan tingkat produksi barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Tingkat pengangguran yang tinggi dapat menghambat aktivitas ekonomi karena banyak tenaga kerja yang tidak terserap secara optimal, sedangkan tenaga kerja yang produktif dapat meningkatkan output dan pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari berbagai artikel penelitian, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menginterpretasikan berbagai teori serta temuan penelitian sebelumnya tentang pendapatan nasional, tenaga kerja, dan pengangguran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, karena pengangguran menyebabkan penurunan produktivitas, daya beli masyarakat, dan aktivitas produksi, pengangguran memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan pendapatan nasional. Sebaliknya, tenaga kerja, sebagai komponen produksi utama dalam kegiatan ekonomi, memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan pendapatan nasional. Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan nasional terus meningkat, pemerintah harus meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mengembangkan keterampilan tenaga kerja. Kualitas sumber daya manusia seperti pengalaman kerja, keterampilan, pendidikan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas ekonomi.
Efektivitas Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Teknologi Edulearning di SMK Ketintang Surabaya Jacienda Rafinsya Cahyarani; M. Isnainah Salsabila; Revani Nuriya Anwar; Rhegita Zahrotul Aulia; Janna Listya Sita Widowatie; Ardiansyah Ardiansyah; Tauran Tauran
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8745

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan platform Edulearning dalam mendukung implementasi pembelajaran blended learning di SMK Ketintang Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan efisien. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap tujuh informan kunci yang terdiri atas guru dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai efektivitas platform Edulearning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Edulearning mampu meningkatkan kualitas pembelajaran blended learning secara signifikan. Sebanyak 80–90% siswa mengalami peningkatan pemahaman materi karena materi dapat diakses kembali secara mandiri di luar jam pembelajaran. Selain itu, 95% siswa merasakan efisiensi waktu dalam pengumpulan tugas dan akses materi pembelajaran. Tingkat partisipasi aktif siswa juga meningkat hingga 95% pada kegiatan kuis berbasis skenario dan diskusi kelas. Berdasarkan analisis menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Community of Inquiry (CoI), penerimaan teknologi dipengaruhi oleh persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, serta sikap afektif pengguna terhadap platform. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan utama, seperti ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan kepemilikan perangkat digital, dan rendahnya literasi penggunaan fitur platform. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, pelatihan penggunaan platform secara berkelanjutan, serta kebijakan pemerataan akses teknologi untuk mendukung keberhasilan pembelajaran blended learning di sekolah.
Hubungan Kepuasan Tenaga Kesehatan dan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit : Tinjauan Sistematis Berdasarkan Service Profit Chain Model Octaviani Octaviani; Muhammad Rasil Farizi; Raden Ajeng Risa Noviana Kusumaningrum; R. Dicky Wirawan Listiandoko; Namirah Namirah; Acep Rohendi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8747

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan rumah sakit dan dapat dipengaruhi tidak hanya oleh tindakan klinis, tetapi juga oleh kondisi kerja tenaga kesehatan. Berdasarkan Service Profit Chain Model, tinjauan ini bertujuan memetakan hubungan antara kepuasan tenaga kesehatan dan kepuasan pasien di rumah sakit. Scoping review dilakukan mengikuti pedoman PRISMA-ScR dan PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan pada PubMed, Scopus, ProQuest, dan Google Scholar. Studi yang diterbitkan pada tahun 2016–2026 dilibatkan jika dilakukan di rumah sakit serta menilai kepuasan pasien bersama minimal satu faktor yang berkaitan dengan tenaga kesehatan atau faktor internal organisasi. Studi yang memenuhi syarat disintesis secara naratif. Sebanyak 9 studi memenuhi kriteria inklusi. Secara umum, bukti menunjukkan bahwa kepuasan pasien berhubungan positif dengan kepuasan kerja tenaga kesehatan, keterikatan kerja, kepemimpinan yang memberdayakan, kerja sama tim, rasa saling percaya, keamanan psikologis, dan kondisi organisasi yang mendukung. Beberapa studi menunjukkan hubungan langsung yang positif antara kepuasan tenaga kesehatan dan kepuasan pasien, sedangkan studi lain menunjukkan bahwa faktor organisasi yang lebih luas juga berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pasien. Sebaliknya, dinamika tim yang kurang mendukung, seperti power distance yang tinggi, berkaitan dengan kepuasan pasien yang lebih rendah. Kepuasan pasien di rumah sakit berhubungan tidak hanya dengan kepuasan tenaga kesehatan, tetapi juga dengan faktor internal organisasi yang membentuk proses pelayanan. Perbaikan lingkungan kerja, kepemimpinan, kerja sama tim, dan dukungan organisasi berpotensi meningkatkan kepuasan pasien.
Research Trends in Problem-Based Learning: A Narrative Review of Studies on Students’ Engagement Aryani Firiana; Tiyas Saputri; Nailul Authar; Mujad Didien Afandi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8748

Abstract

Problem-Based Learning (PBL) is widely recognized as an instructional approach that encourages active learning, critical thinking, collaboration, and meaningful student participation. Although many previous studies have examined the effectiveness of PBL in improving academic achievement, relatively fewer studies have specifically discussed how PBL influences students’ engagement throughout the learning process. Therefore, this study aims to analyze the development of research on PBL related to students’ engagement during the 2016–2025 period. This study applies a narrative review method by examining open-access journal articles that are relevant to the topic. The analysis focuses on research trends, methodological approaches, engagement dimensions, and key findings reported in previous studies. The findings show that research on PBL has increased over the last decade and has gradually shifted toward a broader discussion of students’ behavioral, emotional, and cognitive engagement. The most frequently used research methods include quasi-experimental design, classroom action research, and mixed-method approaches. Overall, PBL has been proven effective in increasing students’ active participation, learning motivation, collaboration, problem-solving ability, and conceptual understanding. However, several challenges remain in its implementation, including limited learning time, unequal student participation, teachers’ readiness, and the need for appropriate problem design. This review indicates that PBL is not only relevant for improving learning outcomes but also plays an important role in strengthening students’ engagement in the learning process. Future studies are recommended to explore PBL implementation across different educational levels, subjects, and learning contexts, especially in technology-supported, interdisciplinary, and inclusive classroom environments that require sustained participation and reflective learning over time.
Pengaruh Disiplin, Motivasi, dan Kompensasi terhadap Kinerja Mahasiswa Pekerja Part-Time Solo Raya Levina Fitria; Latifah Husnul Khotimah; Hana Lutfiyah Mujahidah; Aysyah Nurul Khasanah; Muhammad Yusuf Ariyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, dan kompensasi terhadap kinerja mahasiswa pekerja part-time di wilayah Solo Raya. Fenomena meningkatnya mahasiswa yang bekerja paruh waktu mendorong perlunya pemahaman lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja mereka, mengingat bahwa mahasiswa pekerja part-time menghadapi tantangan unik berupa beban ganda antara tanggung jawab akademik dan pekerjaan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif yang bekerja part-time, dan menghasilkan 80 responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS), pengolahan data dibantu dengan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mahasiswa secara parsial, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mahasiswa secara parsial, dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mahasiswa secara parsial, dengan kompensasi sebagai variabel paling dominan, diikuti oleh disiplin kerja dan motivasi kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemberian kompensasi yang layak merupakan faktor eksternal paling kuat dalam mendorong kinerja, sementara itu motivasi dan disiplin kerja turut memberikan kontribusi yang signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemberi kerja untuk meningkatkan kinerja mahasiswa melalui strategi kompensasi yang adil, penguatan motivasi, dan pembinaan disiplin kerja, serta memperkaya kajian teoritis mengenai perilaku kerja mahasiswa pekerja part-time.
Pengaruh Mini Game, Badge, User Interface Dan FOMO Terhadap Perilaku Konsumen Shopee Rizky Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mini game, badge, user interface, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku konsumen pengguna aplikasi Shopee di Sulawesi Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan fitur interaktif dalam e-commerce yang tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, tetapi juga sebagai sarana hiburan, promosi, pembentukan kepercayaan, dan peningkatan pengalaman pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 98 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengguna Shopee yang berdomisili di Sulawesi Utara, berusia minimal 17 tahun, serta mengetahui fitur mini game, badge, user interface, dan promosi terbatas Shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mini game, badge, dan user interface berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen secara parsial, sedangkan FOMO tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen. Nilai R Square sebesar 0,735 menunjukkan bahwa 73,5% variasi perilaku konsumen dapat dijelaskan oleh mini game, badge, user interface, dan FOMO, sedangkan 26,5% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku konsumen Shopee lebih kuat dibentuk oleh pengalaman digital, reputasi visual, dan kemudahan penggunaan aplikasi dibandingkan dorongan psikologis FOMO secara mandiri.
Analisis Pengaruh Buy Now Pay Later Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Di Era Digital 2026 Alif Nur Kholifah; Nafiisa Amelia Rahmah; Syakila Deliwarna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8751

Abstract

Perkembangan teknologi finansial di Indonesia pada tahun 2026 mengalami peningkatan yang signifikan, khususnya pada layanan Buy Now Pay Later (BNPL). Kemudahan transaksi, proses persetujuan yang cepat, serta integrasi dengan berbagai platform e-commerce menyebabkan layanan ini semakin populer di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Buy Now Pay Later terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa di era digital tahun 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 120 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel Buy Now Pay Later terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Buy Now Pay Later memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,682 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Penggunaan layanan BNPL yang tinggi menyebabkan meningkatnya perilaku konsumtif, menurunnya kemampuan menabung, serta meningkatnya risiko keterlambatan pembayaran. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BNPL memberikan pengaruh sebesar 56,4% terhadap kondisi pengelolaan keuangan mahasiswa. Namun demikian, layanan BNPL juga memberikan manfaat berupa kemudahan akses kebutuhan pendidikan dan fleksibilitas pembayaran apabila digunakan secara bijak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan literasi keuangan digital mahasiswa di era modern.
Analisis Hubungan Literasi Finansial Digital terhadap Efektivitas Penggunaan E-Wallet Mahasiswa Fauzy Muhammad Ikbar; Muhammad Naufal Aziz; Rasya Febry Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8752

Abstract

Perkembangan teknologi finansial digital di Indonesia telah mendorong perubahan pola transaksi masyarakat menuju sistem pembayaran non-tunai berbasis elektronik. Salah satu inovasi yang berkembang pesat adalah electronic wallet (e-wallet) yang banyak digunakan mahasiswa karena memberikan kemudahan, kecepatan, keamanan, dan berbagai promo menarik dalam aktivitas transaksi sehari-hari. Namun, tingginya penggunaan e-wallet belum sepenuhnya diimbangi dengan tingkat literasi finansial digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan literasi finansial digital terhadap efektivitas penggunaan e-wallet mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa aktif dari berbagai program studi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi finansial digital memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap efektivitas penggunaan e-wallet mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,742 yang termasuk kategori kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 55,1% menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan e-wallet dipengaruhi oleh literasi finansial digital, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Hasil uji t menunjukkan nilai thitung sebesar 10,980 lebih besar dibandingkan ttabel sebesar 1,984 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perguruan tinggi dan perusahaan fintech dalam meningkatkan edukasi keuangan digital mahasiswa secara lebih efektif berkelanjutan.