cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024" : 12 Documents clear
Efektivitas Penerapan Hybrid Learning Pasca Pandemi Covid-19 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021 -, Faiq Syafriansyah; Kresna, Amelia; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan hybrid learning pasca pandemi Covid-19 pada mahasiswa FakultasKedokteran Universitas YARSI angkatan 2021. Penelitian inimenggunakan desain cross sectional dengan jumlah respondensebanyak 71 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesionerdan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa79% mahasiswa merespon positif terhadap penerapan hybrid learning. Rata-rata indeks prestasi mahasiswa meningkat dari 3,16 pada semester 3 saat daring menjadi 3,37 pada semester 4 saat hybrid learning. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test juga menunjukkan adanyaperbedaan signifikan nilai indeks prestasi antara daring dan hybrid learning dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan, hybrid learning terbukti lebih efektif dibandingkan daring dalam meningkatkan prestasiakademik mahasiswa. Hybrid learning direkomendasikan untukditerapkan pasca pandemi Covid-19 karena memberikan fleksibilitasbelajar dan berpotensi meningkatkan motivasi serta prestasimahasiswa.
Perbandingan Persentase Bakteri Udara Sebelum dan Sesudah Penggunaan Air Purifier di Suatu Perguruan Tinggi Jakarta Pusat: Perbandingan Persentase Bakteri Udara Sebelum dan Sesudah Penggunaan Air Purifier Di Suatu Perguruan Tinggi Jakarta Pusat Sinamur, Mifta Aulia Astari; Adityaningsari, Pratami; Maharsih, Eri Dian
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4028

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan memengaruhi kesehatan manusia dan kenyamanan, terutama karena sebagian besar aktivitas dilakukan di dalam ruangan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan air purifier dalam mengurangi bioaerosol di ruang pembelajaran FK Universitas YARSI. Metode quasi-eksperimental melibatkan analisis 32 sampel mikroorganisme sebelum dan setelah penggunaan air purifier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam pertumbuhan mikroorganisme setelah penggunaan air purifier. Analisis makroskopis dan mikroskopis dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan air purifier. Penelitian ini memberikan perspektif yang berbeda, menekankan perlunya pertimbangan kontekstual dalam mengevaluasi efektivitas air purifier.
Pengaruh Edukasi dengan Booklet Terhadap Pengetahuan Tentang Pengelolaan sampah dan Dampak Kesehatan pada Mahasiswa Hukum Universitas YARSI 2022 dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam RH, Alya Rananda; Ernawati, Kholis; Kenconoviyati; Maulana, Aya Yahya
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4074

Abstract

Penanganan masalah sampah di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai kesulitan, terutama dalam upaya mencapai sasaran akses sanitasi. Implementasi perilaku yang efektif dalam pengelolaan sampah dapat tercapai jika masyarakat memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet antara pengetahuan pengelolaan sampah dan dampak kesehatan pada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI Angkatan 2022. Desain penelitian menggunakan pra eksperimental dengan jenis one grup pretest and posttest design. Responden adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI Angkatan 2022 yang berjumlah 77 orang. Media booklet yang digunakan untuk edukasi berjudul “Pengelolaan Sampah dan Dampak Kesehatan” yang dibuat oleh peneliti pada tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 20 pertanyaan. Analisis bivariat adalah analisis data yang digunakan pada penelitian ini. Pengetahuan responden terhadap pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan sebelum pemberian edukasi dengan booklet yaitu hanya 29 orang (37,7%) dengan tingkat pengetahuan baik, setelah pemberian edukasi terjadi peningkatan pada kategori pengetahuan baik yaitu 65 orang (84,4%). Dari analisi bivariat didapatkan hasil nilai p = <0,001. Terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI Angkatan 2022 tentang pengelolaan sampah dan dampak kesehatan. Perlu diadakannya edukasi dengan menggunakan media lain untuk meningkatkan pengetahuan terhadap pengelolaan sampah dan dampak kesehatan
The Level of Knowledge, Attitude and Behavior of Medical Students Yarsi University Class of 2021 and 2022 Regarding The Use of Electric Cigarettes and Its Review From The Islamic Aspect Altrimeifo Putra, Nabiel; Poerwanto, Eko; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4078

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Rokok digambarkan sebagai produk tembakau yang dibungkus, seperti cerutu atau bentuk lain yang mencakup bahan berbahaya di dalamnya. Indonesia berada di posisi ketiga, setelah Cina dan India dalam hal konsumsi rokok. Terdapat tren baru di Indonesia yaitu penggunaan rokok elektrik. Bagi perokok yang saat ini memiliki kebiasaan merokok, rokok elektrik adalah alat yang digunakan untuk mengurangi kecanduan tembakau. Rokok elektrik sudah mendapatkan hak paten di semua negara, termasuk Indonesia. Metode: Digunakan metode penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan teknik quota sampling diperoleh 325 sampel. Kemudian data dianalisis menggunakan uji hipotesis chi-square. Hasil: Terdapat 150 responden (46,2%) angkatan 2021 dan 175 responden (53,8%) angkatan 2022. Diperoleh 64,9% responden yang memiliki pengetahuan baik mengenai rokok elektrik didominasi oleh angkatan 2021, 60% responden yang memiliki sikap menolak rokok elektrik didominasi oleh angkatan 2022, dan 83,4% responden yang memiliki perilaku menolak rokok elektrik didominasi oleh angkatan 2022. Dari uji chi-square diperoleh p-value pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai penggunaan rokok elektrik secara berturut-turut adalah 0,488; 0,088; dan 0,441. Simpulan: Tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku mengenai penggunaan rokok elektrik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021 dan 2022. ABSTRACT Background: Cigarettes are described as wrapped tobacco products, such as cigars or other forms that include dangerous ingredients inside. Indonesia is in third position, after China and India, in terms of cigarette consumption. There is a new trend in Indonesia, namely the use of electronic cigarettes. For smokers who currently have a smoking habit, e-cigarettes are a tool used to reduce tobacco addiction. E-cigarettes have received patent rights in all countries, including Indonesia. Method: Quantitative analytical observational research methods were used with a cross sectional approach. With the quota sampling technique, 325 samples were obtained. Then the data was analyzed using the chi-square hypothesis test. Result: There were 150 respondents (46.2%) class of 2021 and 175 respondents (53.8%) class of 2022. It was found that 64.9% of respondents who had good knowledge about e-cigarettes were dominated by the class of 2021, 60% of respondents who had an attitude of rejecting e-cigarettes dominated by the class of 2022, and 83.4% of respondents who had the behavior of rejecting e-cigarettes were dominated by the class of 2022. From the chi-square test, it was obtained that the p-value of the influence of education level on knowledge, attitudes, and behavior regarding the use of e-cigarettes respectively was 0.488; 0.088; and 0.441. Conclusion: There is no influence of education level on knowledge, attitudes and behavior regarding the use of e-cigarettes among medical faculty students YARSI University class of 2021 and 2022
Studi Mengenai Perilaku Merokok pada Anggota Korps Brigade Mobile (Brimob) Polri di Satbrimob Polda Kepulauan Riau Salipu, Reihana Tasya Vunna; Yoga, Tjandra; Heriyanto, Toto; Romadhiyani, Qomariyah
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4110

Abstract

Pendahuluan: Perilaku merokok merupakan suatu aktivitas merugikan dengan cara membakar rokok yang kemudian dihisap dan menghasilkan asap yang dapat terhirup oleh orang disekitarnya. Perilaku dipengaruhi oleh faktor predisposisi (predisposing), faktor pendukung (enabling), dan faktor pendorong (reinforcing). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku merokok beserta hubungannya dengan pengetahuan (predisposing) dan media (reinforcing). Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian merupakan anggota Korps Brimob Polri pada Satbrimob Polda Kepulauan Riau. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel penelitian yaitu sebanyak 258 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner google form. Analisis bivariat statistik menggunakan uji Chi -Square. Hasil: Sebanyak 138 responden berperilaku merokok (53,5%) dan 120 tidak berperilaku perokok (46,5%) dengan tingkat pengetahuan tinggi 136 (52,7%), sedang 114 (44,2%), dan rendah (8). Hasil analisa uji Chi -Square didapatkan p-value 0,018 kurang dari 0,05 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku merokok. Responden yang melihat informasi bahaya rokok didapatkan 118 (45,7%) perokok dan 112 (43,4%) bukan perokok pada TV/Radio serta terdapat 104 (40,3%) responden yang melihat peringatan pada bungkus rokok menimbulkan pikiran untuk berhenti. Hasil analisa uji Chi -Square didapatkan p-value 0,044 dan <0,001 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku merokok. Responden yang hanya melihat iklan rokok, tidak mempengaruhi secara langsung kepada perilaku merokok. Terlihat dari hasil uji Chi -Square >0,05. Simpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dan media dengan perilaku merokok pada responden. Namun jika hanya dengan melihat iklan rokok, ini tidak mempengaruhi secara langsung kepada responden. Terlihat bahwa prevalensi perokok baik perokok tembakau maupun elektronik lebih besar dibandingkan bukan perokok.
Pengaruh Adiksi Internet Terhadap Nilai Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Angkatan 2021 dan 2022 Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Khairunnisa Sekar Ayu; Kamal Anas; Karimulloh
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4114

Abstract

Internet dapat membawa berbagai macam informasi serta menyediakan platform untuk komunikasi, dan penggunaannya telah meningkat secara drastis selama dua dekade terakhir. Menurut data survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2021, jumlah penduduk Indonesia yang terkoneksi internet dari total penduduk 272.682.600 jiwa adalah 210.026.769. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan nilai rata-rata dari seluruh mata kuliah dari semester awal hingga semester akhir dan merupakan salah satu tantangan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021 dan 2022 yang telah diambil dengan teknik Nonprobability Sampling Purposive Sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Analisis data dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 62 mahasiswa (62%) yang mengalami adiksi internet dan mayoritas merupakan adiksi internet ringan dengan total 41 mahasiswa (41%). Mayoritas Nilai IPK mahasiswa adalah 2.76 – 3.00 sebanyak 36 mahasiswa (36%). Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara adiksi internet dengan nilai IPK berdasarkan nilai p-value yaitu >0.05 (0.241). Tidak terdapat hubungan signifikan antara adiksi internet terhadap nilai IPK.
Gambaran Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Berdasarkan Jenis Kelamin Anak di RSUD Dr. Drajat Prawiranegara Serang pada Tahun 2021 Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Reza Ashary; Ferlianti, Rika; Riani, Siti Nur
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4118

Abstract

ABSTRAK : Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. DBD merupakan penyakit yang di sebebkan oleh gigitan nyamuk aedes. Selama 20 tahun terakhir, telah terjadi peningkatan lebih dari 8 kali lipat kasus prevalensi DBD yang dilaporkan ke WHO.Jenis kelamin merupakan faktor risiko untuk demam berdarah parah dan kematian terjadi lebih banyak pada anak perempuan. Hipotesis alternatif adalah bahwa terdapat perbedaan imunologi antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa gambaran kasus demam berdarah dengue berdasarkan jenis kelamin anak di RSUD Dr. Drajat Prawiranegara selama tahun 2021 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Data diambil dari rekam medis pasien anak yang mengalami demam berdarah dengue di RSUD Dr. Drajat Prawiranegara, kemudian dilakukan analisis data. Dari 24 responden jenis kelamin anak terbanyak yang mengalami DBD adalah laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian gambaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) berdasarkan jenis kelamin anak di RSUD Dr. Drajat Prawiranegara yaitu jumlah prevalensi kasus demam berdarah dengue pada anak-anak di RSUD dr. Drajat Prawiranegara selama tahun 2021 sebanyak 24 orang dan jenis kelamin anak terbanyak yang menderita demam berdarah dengue adalah laki-laki dengan jumlah 16 orang (66,6%) dan perempuan dengan jumlah 8 anak (33,3%) . KATA KUNCI: Demam Berdarah Dengue ; Jenis Kelamin ; Anak ABSTRACT : Dengue hemorrhagic fever (DHF) is one of the infectious diseases that remains a public health concern in Indonesia. DHF is caused by the bite of the Aedes mosquito. Over the past 20 years, there has been an increase of more than 8-times in reported DHF prevalence cases to the WHO. Gender is a risk factor for severe dengue fever, and deaths occur more frequently among female children. An alternative hypothesis is that there are immunological differences between males and females. This study was conducted to analyze the profile of dengue hemorrhagic fever cases based on the gender of children at Dr. Drajat Prawiranegara Regional Hospital during the year 2021 and its review from an Islamic perspective. Data were collected from the medical records of pediatric patients diagnosed with dengue hemorrhagic fever at Dr. Drajat Prawiranegara Regional Hospital, followed by data analysis. Among the 24 respondents, the majority of children diagnosed with DHF were male. Based on the research findings, the profile of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) cases based on the gender of children at Dr. Drajat Prawiranegara Regional Hospital reveals that the total prevalence of dengue hemorrhagic fever cases among children at Dr. Drajat Prawiranegara Regional Hospital in 2021 was 24 individuals. The gender distribution showed that the majority of children affected by dengue hemorrhagic fever were male, totaling 16 individuals (66.6%), while female cases amounted to 8 children (33.3%). KEY WORDS: Dengue Haemorrhagic Fever; Sexs ;Children
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Siklus Menstruasi pada Siswi MTs dan MA Jamiat Kheir Jakarta Fadilah, Khonsa Fitri; Syarifah, Lensy Khosinatus; Kusuma, Indra
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4120

Abstract

Pendahuluan : Menurut laporan WHO tahun 2018 terdapat 80% wanita mengalami gangguan menstruasi. Menstruasi merupakan proses peluruhan dinding rahim sebagai akibat tidak terjadinya proses pembuahan. Indeks Massa Tubuh berpengaruh kepada hormon reproduksi, sehingga akan menyebabkan gangguan siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini mengetahui ada tidaknya hubungan Indeks Massa Tubuh dengan siklus menstruasi pada siswi MTs dan MA Jamiat Khair Jakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner. Jenis penelitian kuantitatif dengan analitik korelatif. Adapun rancangan penelitian yaitu secara Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah siswi MTs dan MA Jamiat Kheir yang sudah menstruasi dengan teknik total sampling. Data di uji dengan uji Somer’s d. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi memilik IMT yang normal (66,4%) dan mahasiswi yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur (34,6%).Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara IMT dengan siklus menstruasi pada siswi MTs dan MA Jamiat Khair Jakarta (p>0.05) dengan nilai korelasi koefisiensi 0.175. Simpulan: Penelitian ini tidak ada hubungan yang signifikan antara IMT dengan siklus menstruasi pada siswi MTs dan MA Jamiat Khair Jakarta.
Pengaruh Adiksi Internet dengan Pola Tidur Malam Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 dan 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Dilvianika, Rilla; Kamal Anas; Agustina, Citra Fitri; Karimulloh
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4122

Abstract

Kecanduan internet sangat berkembang pesat dan mengkhawatirkan di seluruh dunia. Adiksi internet dapat menimbulkan masalah psikologis dan fisik seperti mata kering, nyeri punggung, dan pola tidur yang buruk. Salah satu faktor yang memicu terjadinya pola tidur yang buruk adalah mengakses internet menggunakan perangkat elektronik. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 dan 2022 yang sudah diambil menggunakan Nonprobability purposive sampling dengan jumlah 100 responden dan dianalisis menggunakan uji spearman rank. Berdasarkan penelitian terdapat 62 responden (62%) yangmengalami adiksi internet dan mayoritas mengalami adiksi ringan sebanyak 41 responden (41%). Berdasarkan pola tidur terdapat 85 responden (85%) yang mengalami pola tidur yang buruk. Terdapat hubungan yang positif dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah sehingga tidak terdapat korelasi yang signifikan antara pengaruh adiksi internet dengan pola tidur.
Perbandingan Kadar Amilim pada Nasi Putih Baru Matang dengan Nasi Putih yang Disimpan di Suhu Ruang dengan Berbagai Variasi Waktu Menggunakan Uji Iodida Hidayat, Tasya; Sandra, Yurika
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4141

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan kelainan metabolisme yang dicirikan dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Faktor risiko diabetes melitus antara lain kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti pola makan tinggi glikemik dan berlemak. Makanan dengan indeks glikemik tinggi yang paling umum dalam pola makan orang Indonesia adalah nasi, yang merupakan makanan pokok dengan kandungan karbohidrat yang signifikan. Beberapa faktor seperti jenis beras, teknik pengolahan dan cara penyimpanan dapat mempengaruhi kandungan karbohidrat. Selama penyimpanan, sifat fisik, kimia, dan biologis beras berubah, yang pada akhirnya mempengaruhi komposisi karbohidratnya. Uji iodin dengan menggunakan metode spektrofotometri adalah teknik yang digunakan untuk memperkirakan konsentrasi amilum. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode penelitian eksperimental in vitro dengan fokus pada kelompok sampel nasi putih yang dipaparkan dengan lama waktu berbeda (0, 4, 12 dan 24 jam). Kadar amilum sampel tersebut kemudian dinilai dengan menggunakan uji iodida. Data yang terkumpul dilakukan analisis dengan menggunakan uji T untuk mendeteksi perbedaan konsentrasi amilum antara nasi putih segar dan nasi yang disimpan pada suhu ruangan dalam jangka waktu yang bervariasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar amilum pada nasi putih yang baru matang sebesar 17,38% lebih tinggi daripada kadar amilum pada nasi putih yang disimpan di suhu ruang dengan variasi waktu 4, 12, dan 24 jam yaitu sebesar 12,76%, 10,31%, dan 9,48%. Kesimpulan: Hasil uji statistik T test menunjukkan nilai p<0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antar kadar amilum nasi putih yang disimpan di suhu ruang menggunakan berbagai variasi waktu dengan nasi putih yang baru matang.

Page 1 of 2 | Total Record : 12