cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,938 Documents
Hubungan Dukungan Keluarga dalam Memberdayakan Penderita Skizofrenia dengan Frekuensi Kekambuhan Penderita Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon Sari Purbaningsi, Endah; Muadi, Muadi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.487

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa yang menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat di Indonesia dari berbagai kasus gangguan jiwa termasuk skizofrenia pasien dinyatakan sembuh secara medis dan biasanya dikembalikan ke keluarganya. Kekambuhan skizofrenia biasanya terjadi karena diasingkan oleh keluarganya sendiri. Peran keluarga sangatlah penting dalam membantu proses penyembuhan gangguan jiwa skizofrenia semakin banyak dukungan semakin kecil juga kemungkinan pasien skizofrenia untuk kambuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam memberdayakan penderita skizofrenia dengan frekuensi kekambuhan penderita skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling berjumlah 30 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga pada penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon dari 30 responden mayoritas mendapatkan dukungan keluarga cukup 18 orang (94.7%). Dan frekuensi kekambuhan pada penderita skizofrenia mayoritas mengalami kekambuhan sebanyak 22 orang (73.3%) dengan frekuensi kekambuhan tertinggi yaitu sebanyak 3 kali dalam satu tahun terakhir yang dialami oleh 7 orang (16,7%). Bagi keluarga penderita skizofrenia agar dapat menyediakan waktu untuk berkumpul bersama dan bercerita dengan pasien untuk saling bertukar pikiran dengan pasien. Dan keluarga dapat memberikan dukungan keluarga yang optimal secara keseluruhan kepada penderita skizofrenia yaitu dukungan emosional, dukungan informasional, dukungan instrumental dan dukungan atau penghargaan evaluasi. Dan senantiasa mengontrol pengobatannya atau mengkonsumsi obat – obatan yang telah diresepkan
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida Chandra, Natasya; Sandra, Yurika; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.488

Abstract

Kasus global menyatakan Diabetes bukan hanya penyebab kematian dini di seluruh dunia, tetapi juga penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beras (Oryza sativa) merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk di Indonesia, bahkan sebagian penduduk dunia, karena mudah dikonsumsi dan nilai energinya yang cukup tinggi. Jenis beras bermacam-macam salah satunya beras putih dan beras coklat. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui menggunakan Uji Iodida untuk membandingkan Kandungan Pati pada Beras Merah dan Beras Putih untuk menentukan jenis beras yang baik untuk dikonsumsi pengidap  penyakit diabetes. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan kelompok sampel yaitu beras putih (Oryza sativa L) dan beras coklat yang diperoleh dari beras yang tersedia dipasaran, kemudian sampel ini diuji kadar patinya dengan uji Iodida. Data dianalisis dengan menggunakan uji T untuk melihat perbandingan kadar pati pada beras coklat dan putih. Hasil penelitian menunjukkaan kadar pati pada beras coklat sebesar 22,58 mg/100 mg beras (22,58 %), lebih rendah daripada kadar pati beras putih sebesar 24,47 mg/100mg beras (24,47%) Pada hasil uji T didapatkan nilai p <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan hasil pada beras coklat dan beras putih. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati pada beras coklat lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida Ramirez, Igor; Sandra, Yurika; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.489

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan  peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia. Salah satu sumber karbohidrat yaitu beras. Beras merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Jenis beras bermacam-macam salah satunya beras putih dan beras merah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar pati pada beras merah dibandingkan dengan beras putih menggunakan uji iodida untuk menentukan jenis beras yang terbaik. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan kelompok sampel yaitu beras putih (Oryza sativa L) dan beras merah (Oryza nivara) yang diperoleh dari beras yang tersedia dipasaran, kemudian sampel ini di uji kadar patinya menggunakan uji Iodida. Data dianalisis dengan menggunakan uji T untuk melihat perbandingan kadar pati pada beras merah dan putih. Hasil penelitian menunjukkaan kadar pati pada beras merah sebesar 18,47gr/100gr (18,47%)  lebih rendah daripada kadar pati beras putih sebesar 24,47gr/100gr (24,47%). Kemudian hasil uji statistik t test didapatkan nilai p<0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar pati pada beras merah dan beras putih. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati pada beras merah lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.
Hubungan Mekanisme Koping dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita TB Paru Di Wilayah Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu Karlina, Nonok; Erna Marisa , Dewi; Nurhaeni, Ani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.490

Abstract

Berdasarkan hasil Riskesdas (2018), prevalensi kasus TB di Indonesia sebanyak 0,42% dari total seluruh provinsi di Indonesia. Jawa Barat masuk pada peringkat ke-3 untuk prevalensi kasus TB Paru tertinggi. Masalah yang dihadapi pasien tuberkulosis dalam pengobatan adalah waktu pengobatan tuberkulosis yang lama, dan banyak pasien tuberkulosis yang sudah bosan minum obat, serta 10,06% pasien tuberkulosis berhenti berobat karena merasa sudah sembuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan mekanisme koping dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan  metode  korelasional, dengan sampel penelitian sebanyak 30 orang yang diambil secara total sampling dari semua semua  pasien  penderita  TB  paru  yang  tercatat  di  Puskesmas  Sukra  Kabupaten  Indramayu, pada tahun 2021. Hasil penelitian menunjukan Responden penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu mempunyai Mekanisme koping yang adaptif sebesar 57% dan 43 % dalam kategori maladaptif. Responden penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu Kepatuhan penderita TB paru mempunyai kepatuhan yang tinggi sebesar 47%, kepatuhan sedang 23% dan kepatuhan rendah 30%.  Hasil analisis Chi-Square dengan hasil p-value sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 (p-value <0,05). Kesimpulan dari penelitian menunjukan terdapat Hubungan Mekanisme Koping dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu. Saran diberikan pada keluarga untuk memberikan dukungan yang maksimal pada penderita TB paru terutama yang sedang menjalankan terapi pengobatan, sehingga responden mempunyai koping yanga daptif dan patuh minum obat untuk mendukung kesembuhan
Analisis Efektivitas Beberapa Jenis Antivirus Pada Pasien Herpes Zoster Alifia Zahra, Nisa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.491

Abstract

Herpes zoster atau cacar api merupakan penyakit kulit dengan gejala munculnya ruam yang berisi air disertai rasa gatal dan panas. Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella zoster (VZV). Terapi Farmakologi dilakukan untuk mengatasi herpes zoster bertumpu pada beberapa macam antivirus, diantaranya seperti asiklovir, valasiklovir, famsiklovir, nativudin, sorivudin dan lain-lain. Antivirus tersebut efektif untuk mengatasi VZV namun terdapat perbedaan mekanisme kerja, bioavabilitas dan lain-lain yang dapat mempengaruhi efektivitas dari antivirus tersebut. Untuk mengetahui bagaimana perbandingan efektivitas antivirus, dilakukan pengumpulan data dari jurnal-jurnal yang berhubungan dengan topik berkaitan dengan hal tersebut. Metode yang dilakukan dalam review jurnal ini adalah pengumpulan literasi dari beberapa jurnal internasional. Hasil penelitian adalah adanya kualifikasi yang sebanding diantara antivirus tersebut seperti kesembuhan total, peredaan rasa sakit, mengeringan luka, pembentukan lesi baru, keamanan, komplikasi dan efek samping. Namun ada juga yang membuat antivirus tersebut dapat spesifik dalam kondisi tertentu
Pengaruh Penyakit Hipertensi dan Jantung Terhadap Derajat Keparahan Pasien Covid 19 Di RSUP Persahabatan Periode April - September 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Ega N. P. Y, Syachrah; Riliani M.Biomed, Marisa; Arsyad, M.; Syafiq, Muhammad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.492

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) dari famili Coronaviridae. Penyakit ini sudah mendunia dan dinyatakan sebagai pandemi yang telah menyebabkan keresahan di lebih dari 200 negara dengan kasus yang meningkat setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komorbid hipertensi dan penyakit jantung dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan periode April – September 2021 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analitik. Penelitian dilakukan dengan mengambil data dari rekam medis dari RSUP Persahabatan. Sampel ditetapkan dengan cara purposive sampling yang kemudian dihitung dengan rumus slovin. Pada penelitian didapatkan bahwa pasien COVID-19 paling banyak (58%) berjenis kelamin pria. Sebanyak 41 pasien (41%) berusia 51 – 60 tahun. Pasien dengan komorbid hipertensi dan/atau penyakit jantung paling banyak (46%). Terdapat hubungan antara pasien dengan komorbid hipertensi dan/atau penyakit jantung terhadap derajat keparahan COVID-19 yang dialaminya. Manusia harus bersabar karena musibah adalah cara Allah meningkatkan derajatnya
Pengaruh Penyakit Penyerta Asma dan PPOK Terhadap Derajat Keparahan Pasien Covid-19 Di Rsup Persahabatan Periode April 2021 - Agustus 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Kirana Anggarani, Sekar; Riliani, Marisa; Arsyad, M.; Antariksa, Budhi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.493

Abstract

Virus corona pada manusia atau sindrom pernafasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2), pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Sejak saat itu, virus corona menyebar ke seluruh dunia. SARS-CoV-2 telah menginfeksi manusia dari semua kelompok masyarakat dan menyebar luas dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Faktor risiko tepapar COVID-19 meliputi kondisi kesehatan atau komorbiditas yang menyertainya yang akan mengakibatkan perkembangan penyakit yang semakin cepat dan parah, seringkali bahkan menyebabkan kematian. Salah satu penyakit penyerta COVID-19 yang ditemukan di beberapa orang adalah asma dan PPOK. Dalam islam sudah diajarkan bagaimana caranya mencegah tertular dan mencegah menularkannya ke orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh antara penyakit penyerta asma dan PPOK dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan periode April 2021-Agustus 2021 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil data dari rekam medis dari RSUP Persahabatan. Sampel ditetapkan dengan cara saturation sampling yang kemudian ditetapkan besar sampel yang diambil dengan total quota sampling. Data dianalisis menggunakan lima tahapan, yaitu editing, coding, entry, cleaning, saving dan penarikan kesimpulan menggunakan uji chi square. Pada penelitian didapatkan bahwa pasien COVID-19 paling banyak (64,7%) berjenis kelamin wanita. Sebanyak 12 pasien (70,5%) berusia > 50 tahun. Pasien dengan penyakit penyerta asma paling banyak mengidap COVID-19 dengan derajat keparahan berat, terdapat 6 pasien (35,3%) dan hanya 1 pasien yang meninggal (5,9%). Sedangkan pasien dengan penyakit penyerta PPOK paling banyak mengidap COVID-19 dengan derajat keparahan berat, terdapat 3 pasien (17,6%).
Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Pencegahan Keputihan Pada Siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh Novelasari, Tetania
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.494

Abstract

Latar Belakang: Keputihan dapat terjadi pada wanita yang bersifat normal dan abnormal. Sekitar 75% wanita di dunia pasti akan mengalami keputihan paling tidak sekali seumur hidup dan sebanyak 45% wanita mengalami keputihan dua kali atau lebih. Gejala keputihan juga dialami oleh remaja putri sekitar 31,8%. Hal ini menunjukkan remaja lebih berisiko terjadi keputihan. Dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan melakukan pencegahan terhadap keputihan sangat diperlukan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan menggunakan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan keputihan pada siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian seluruh siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh. Subjek penelitian diambil secara simple random sampling dengan jumlah 80 siswi. Analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum penyuluhan rata-rata skor responden adalah 72,25. Sesudah penyuluhan rata-rata skor responden mengalami peningkatan yaitu menjadi 86,75. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0,00 (sig < 0,05). Dengan demikian terdapat efektivitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan keputihan sebelum dan sesudah penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan menggunakan media audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh tentang pencegahan keputihan.
Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Di Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Kota Depok Salsabillah, Shania; Happy Putra, Daniel; Indawati, Laela; Aula Rumana, Nanda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.504

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang penyimpanan merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya kerahasiaan informasi rekam medis pasien, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan maka diperlukan petugas rekam medis, rekam medis, ruang penyimpanan, SPO (Standar Prosedur Operasional) keamanan dan kerahasiaan di ruang rekam medis, serta fasilitas dan sarana di ruang penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Rekam Medis RSUD Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek keamanan dan kerahasiaan di ruang penyimpanan rekam medis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang didapatkan di RSUD Kota Depok ini telah memiliki 2 standar prosedur operasional yaitu mengenai keamanan dan kerahasiaan serta standar prosedur ruang penyimpanan rekam medis. Tetapi, untuk pelaksanaan pekerjaannya belum terlaksana dengan maksimal. Terdapat rekam medis yang sampulnya mengalami kerusakan, tidak diganti dengan yang baru, ruang penyimpanan rekam medis masih menggunakan pintu manual yang dimana di dalam standar Prosedur harus menggunakan kunci berkode. Hal ini menjadikan pelaksanaan pekerjaan di RSUD Kota Depok belum dijalankan sesuai standar prosedur operasional yang ada. Fasilitas pendukung yang berada di ruang penyimpanan pun kurang memadai khususnya untuk ruang penyimpanan kedua hanya memiliki 1 AC, tidak memiliki ventilasi yang baik untuk pertukaran udara sehingga tidak ada udara diantara rekam medis yang disimpan, tidak memiliki alat pengatur suhu dan kelembapan.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Kasus Persalinan Secara Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Anggraini, Adelia; Widjaja, Lily; Indawati, Laela; Rosmala Dewi , Deasy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.505

Abstract

Salah satu aspek terpenting dalam pelayanan rekam medis adalah kegiatan klasifikasi dan kodefikasi diagnosis serta tindakan. Dalam melakukan pemberian kode diagnosis pasien, petugas koding mengacu pada aturan ICD-10. Berdasarkan aturan ICD-10 kasus persalinan terdiri atas tiga komponen yaitu kondisi atau penyulit (O00-O99), metode persalinan (O80-O84), dan outcome of delivery (Z37.-) yang digunakan sebagai kode tambahan untuk mengetahui hasil persalinan. Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui ketepatan kode diagnosis kasus persalinan secara sectio caeasrea di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan sampel sebanyak 70 rekam medis kasus persalinan secara sectio caesarea di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Pada penelitian ini didapati hasil komponen atau penyulit ibu dengan ketepatan 90% (63 RM), lalu metode persalinan dengan ketepatan 11,43% (8 RM).  Serta outcome of delivery  yang memiliki ketepatan 0% (70 RM). Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap kepala rekam medis dan koder bahwa ketepatan pengodean dapat dipengaruhi oleh faktor 5M (man, money, material, method, machine), yaitu ketelitian koder dalam melakukan pengodean, kejelasan pada tulisan dokter, serta tersedianya SPO yang memiliki catatan khusus mengenai pengodean kasus persalinan sehingga proses pengodean dapat terstruktur dengan baik.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue