cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Analisis Pengunjung Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Dustira Pre And Post Sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Dina Nur Haliza; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3622.462 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.225

Abstract

Latar Belakang: Pada Desember 2019 lalu, di kota Wuhan, Tiongkok, telah terjadi peristiwa luar biasa atas kasus radang paru-paru atau dalam istilah medis disebut Pneumonia yang di sebabkan oleh virus yang belum pernah dikenal sebelumnya,, yang kini virus itu dikenal Novelcorona Virus. Sementara itu, Rumah Sakit Dustira yang menjadi salah satu Rumah Sakit rujukan COVID-19. Berdasarkan penelitian banyaknya pasien COVID-19 yang dirujuk ke Rumah Sakit Dustira sehingga jumlah pengunjung pasien rawat jalan di Rumah Sakit Dustira setelah menjadi Rumah Sakit rujukan COVID-19 sangat menurun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan apakah ada hubungannya jumlah pengunjung pasien rawat jalan di Rumah Sakit Dustira setelah Rumah Sakit Dustira menjadi Rumah Sakit rujukan COVID-19. Metode: Penulis menggunakan metode penelitian kuntitatif dalam proses penelitian dan dengan pendekatan deskriptif. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan sumber data primer dan data sekunder. Hasil: Hasil penelitian grafik menunjukan adanya penurunan pada pengunjung pasien rawat jalan sudah terjadi dari tahun 2018 dimana jumlah pengunjung ada 349.117, tahun 2019  295.680, dan tahun 2020 118.307 pasien, bukan karena Rumah Sakit Dustira sebagai Rumah Sakit rujukan COVID-19. Dari hasil wawancara penulis menemukan jawaban bahwa kebijakan sistem regional yang ditetapkan oleh BPJS lah yang menjadi alasan Rumah Sakit Dustira mengalami penurunan jumlah Pengunjung pasien rawat jalan. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai Rumah Sakit rujukan COVID-19 tidak menjadikan Rumah Sakit Dustira  mengalami penurunan jumlah pengunjung pasien rawat jalan, dalam sesi wawancara penulis menemukan jawaban bahwa kebijakan sistem regional yang ditetapkan oleh BPJS lah yang menjadi alasan Rumah Sakit Dustira mengalami penurunan jumlah pengunjung pasien rawat jalan, Rumas Sakit Dustira sebagai Rumah Sakit rujukan COVID-19 tidak memberi pengaruh terhadap jumlah pengunjung pasien rawat jalan berarti untu H0 diterima dan H1 ditolak
Analisis Pelaksanaan Retensi Rekam Medis Guna Menghindari Penumpukan Rekam Medis Inaktif di RS X Indra Lesmana; Mas Rinaldo; Erix Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3621.474 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.226

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan retensi berkas rekam medis berpedoman pada standar operasional prosedur tentang penyimpanan berkas rekam medis di ruang penyimpanan. Ruang penyimpanan (Filing) merupakan tempat berkas rekam medis rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat disimpan dengan metode tertentu dan pelaksanaan retensi rekam medis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelaksanaan retensi berkas rekam medis di RS X. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Penelitian Kualitatif. Penelitian kualitatif digunakan untuk menganalisis pelaksanaan retensi berkas rekam medis. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara dan dengan meminta data dibagian rekam medis. Hasil: Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pada pelaksanaan retensi, petugas melaksanakan retensi sebanyak 50-100 berkas rekam medis dalam waktu 1 (satu) hari dan dalam satu (1) bulan petugas melaksanakan retensi sebanyak 1500 berkas rekam medis yang telah diretensi. Petugas bertanggung jawab atas pelaksanaan retensi dan petugas juga memiliki tugas pokok selain melaksanakan retensi berkas rekam medis. Alat yang gunakan untuk melakukan retensi di RS X hanya menggunakan buku dan alat tulis, staples, yang dilakukan setiap hari oleh petugas retensi. Sampel data pada penelitian ini adalah 6 petugas filing di RS X. Kesimpulan: Pelaksanaan retensi di RS X ada 6 petugas yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan retensi setiap hari dan petugas berhasil menyelesaikan 50-100 berkas yang telah diretensi dengan jumlah per bulannya 1500 berkas rekam medis yang telah diretensi, petugas bertanggung jawab atas pelaksanaan retensi dan petugas juga memiliki tugas pokok selain melaksanakan retensi berkas rekam medis.
Tinjauan Peminjaman dan Penyimpanan Rekam Medis Rawat Jalan Guna Menunjang Efektifitas Kerja Nabila Nur Raihanny Ali; Irda Sari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3552.991 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.227

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan rekam medis merupakan salah satu bentuk dari pelayanan penunjang medis, ketepatan waktu dalam penyediaan rekam medis merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menunjang pelayanan yang baik untuk pasien, namun beberapa hal membuat penyediaan rekam medis menjadi terlambat Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor keterlambatan penyediaan rekam medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Metode: Penulis menggunakan metode observasi dan wawancara, populasi dalam penelitian ini adalah 3 petugas rekam medis dan sampel berupa 20 dokumen rekam medis dari data yang didapatkan bahwa faktor penyebab keterlambatan dalam penyediaan rekam medis adalah rekam medis yang hilang, rusak, dan masih dalam peminjaman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) belum sesuai. banyak ditemukan adanya dokumen rekam medis yang salah letak dan rak yang tidak dapat menyimpan rekam medis karena terlalu penuh dan map rekam medis yang mudah rusak. Hal ini dikarenakan kelalaian petugas dan kurangnya pengetahuan dan tidak adanya evaluasi yang dilakukan dalam melakukan penyimpanan dokumen rekam medis Kesimpulan: Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung telah memiliki kebijakan tentang penyimpanan rekam medis yang diatur secara lengkap. Sehingga petugas dalam melaksanakan penyimpanan rekam medis memiliki pedoman yang sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan yaitu penyimpanan rekam medis menggunakan sistem sentralisasi dan penjajarannya secara terminal digit filing. Dari segi pelaksanaannya petugas sudah melakukan penyimpanan rekam medis sesuai dengan kebijakan yang telah dibuat.
Evaluasi Standar Pelayanan Minimal Lama Waktu Tunggu Pelayanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di Klinik Bintang Meditama Putri Wardani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3755.559 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.229

Abstract

Latar Belakang: Sudah timbul bermacam kasus tentang standar pelayanan minimun, salah satunya merupakan lama waktu tunggu pelayanan rawat jalan pada bagian registrasi. Waktu tunggu yang lama ialah salah satu perihal yang dapat menimbulkan ketidakpuasan pasien. Apabila waktu tunggu lama dapat mengurangi kenyamanan pasien. Tujuan:  Mengenali lama rata-rata waktu tunggun pelayanan registrasi pasien rawat jalan untuk dijadikan bahan penilaian agar kedepannya pelayanan di Klink Bintang Meditama khususnya pada registrasi pasien rawat jalan mampu ditingkatkan lagi serta sesuai dengan Standar Pelayanan Minimun Metode: Tipe riset deskriptif (riset survey) di tempat registrasi penderita rawat jalan, serta memakai Metode purposive sampling ialah pengambilan ilustrasi bersumber pada kriteria yang diresmikan oleh periset ialah penderita rawat jalur baru serta lama. Hasil: Registrasi penderita rawat jalan pada penderita baru ialah 12 menit serta pada penderita lama ialah 06 menit. Dengan demikian pelayanan di tempat registrasi penderita rawat jalan masih belum sesuai dengan Standar Pelayanan Minimun yang diresmikan di Klinik tersebut dianjurkan untuk petugas hendaknya lebih mencermati lamanya waktu tunggu di bagian registrasi rawat jalan dengan bekerja lebih kilat serta cermat sesuai dengan SOP supaya tercapainya pelayanan waktu tunggu registrasi rawat jalan yang sesuai dengan SPM yang telah didetetapkan oleh Klinik tersebut. Kesimpulan: Berdasarkan survey kategori waktu tunggu pelayanan pendaftaran rawat jalan Klinik Bintang Meditama diketahui saat ini belum berjalan dengan baik dan belum optimal, Penulis berpendapat penelitian di klinik tersebut belum dilakukan.
Analisis Pelaksanaan Keselamatann Dan Kesehatan Kerja (K3) di Bagian Pendaftaran Klinik Pratama Green Care Kota Bandung di Masa Pandemi COVID-19 Reno Ramadhan; M Taofik Hidayat; Irda Sari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3796.831 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.230

Abstract

Latar Belakang: Petugas pendaftaran tidak bisa lepas dari potensi-potensi berbahaya yang bisa menyebabkan kecelakaan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pegawai rekam medis bagian pendaftaran di klinik Pratama green care terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatann dan Kesehatan Kerja (K3). Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek yang digunakan penelitian ini adalah petugas rekam medis di bagian pendaftaran Klinik Pratama Green care. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian berupa angket terbuka atau kuesioner dan wawancara semi struktur. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan pengetahuan petugas pendaftaran akan SOP K3 di masa pandemi COVID-19 sudah mengetahui semua dan dalam pelaksanaan nya salah satu petugas masih kurang disiplin. Kurang nya pengawasan dari pihak manajemen klinik. Kesimpulan: Belum ada nya pelatihan dan pendidikan kepada petugas untuk pelaksanaan yang baik dan benar. Untuk penanganannya sudah berjalan dengan baik.
Pengaruh Kelengkapan Resume Medis Rawat Inap Terhadap Mutu Rekam Medis di Rumah Sakit X Kabupaten Bandung Saeful Fadhilah; Ropina Hardian Nur; Sali Setiatin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4431.884 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.231

Abstract

Latar Belakang: Resume medis atau ringkasan riwayat pulang (discharge summary) merupakan ringkasan dari seluruh masa perawatan dan pengobatan pasien sebagaimana yang telah diupayakan oleh para tenaga kesehatan dan pihak terkait. Lembar ini harus ditandatangani oleh dokter yang merawat pasien. Lazimnya informasi yang terdapat di dalamanya adalah jenis pengobatan, kondisi saat pulang, serta tindak lanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelengkapan resume medis rawat inap terhadap mutu rekam medis di Rumah Sakit X Kabupaten Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, kuisioner, dan study pustaka. Teknik pengumpulan sampel dengan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 17 petugas. Hasil: Hasil dalam penelitian ini berdasarkan uji statistik dengan signifikasi ? = 5% (0,05) atau tingkat kepercayaan 95% diperoleh pengaruh kelengkapan resume medis rawat inap terhadap mutu rekam medis sebesar 71,9%, dengan permasalah yang timbul diantaranya : (1) Masih ada komponen resume medis rawat inap yang belum lengkap/tidak di isi. (2) Ketidaktepatan waktu pengambilan, menghambat proses pengkodingan, pengklaiman dan informasi yang disampaikan kepada pimpinan rumah sakit. (3) belum optimalnya pengawasan dan kesadaran petugas medis. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa kelengkapan resume medis di Rumah Sakit X Kabupaten Bandung belum dapat dikatakan optimal, karena masih ada keterangan-keterangan dalam resume medis yang tidak terisi atau tidak di lengkapi oleh dokter maupun petugas yang berwenang mengisi berkas resume medis.
Analisis Sistem Pencatatan dan Pelaporan Kasus Tuberculosis di Rumah Sakit Umum X Kota Bandung Sinta Nuryani; Devina Lulu Nursilmi; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3873.982 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.232

Abstract

Latar Belakang: Sistem Informasi tuberkulosis (SITB) merupakan sistem yang digunakan untuk pelaporan kasus tuberkulosis secara elektronik yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Pelaporan kasus Tuberkulosis di Rumah Sakit Umum X Kota Bandung pada mulanya menggunakan SITT. Namun, sistem tersebut sudah diganti menjadi Sistem Informasi tuberkulosis (SITB) sejak tahun 2020. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa pelaporan kepada Dinas Kesehatan tertunda atau belum sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini, peneliti menggunakan fishbone diagram dari segi input yang meliputi Man, Material dan Method. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data diperoleh dari hasil wawancara yang mendalam dan observasi pada informan kunci. Validasi hasil pada penelitian ini menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa pencatatan dan pelaporan kasus Tuberkulosis belum berjalan maksimal karena 1) Sulitnya penginputan dan banyaknya data yang harus dimasukan menyebabkan pencapaian target kerja belum berjalan maksimal. 2) Kurangnya SDM Rekam Medis sebagai ujung tombak pelaporan kasus TB. 3) Double job untuk setiap petugas. 4) Terlalu seringnya pergantian pegawai karena sistem kontrak kerja, bersamaan dengan kerumitan Sistem Informasi Tuberculosis (SITB) sehingga sering terjadinya kesalahan penginput data. Kesimpulan: Berdasarkan hasil wawancara dari petugas Klinik TB di Rumah Sakit Umum X Kota Bandung, klinik TB berdiri pada tahun 2013 dengan pencatatan dan pelaporannya masih menggunakan Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) sampai tahun 2019. Pada tahun 2020 sistem di Rumah Sakit sudah diganti menjadi SITB. Berdasarkan wawancara dengan informan kunci bahwa sebelumnya sudah ada penelitian dengan kasus yang sama, akan tetapi hasil dari penelitian sebelumnya belum menunjukkan suatu perbaikan sehingga sampai saat ini hal yang sama masih menjadi kendala.
Analisis Penggunaan APD pada Petugas Rekam Medis Guna Mencegah Penyebaran COVID-19 di RSKIA Kota Bandung Siti Salma Faulina; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3551.635 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.233

Abstract

Latar Belakang: Alat pelindung diri adalah alat yang digunakan seseorang dalam pekerjaanya yang di maksud untuk melindungi diri dari sumber bahaya tertentu baik berasal dari pekerjaan maupun lingkungan pekerjaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan alat pelindung diri pada petugas rekam medis di RSKIA kota Bandung pada masa pandemi COVID-19. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data secara observasi dengan melakukan wawancara kepada petugas rekam medis di RSKIA kota bandung. Hasil: Sebagaimana hasil penelitian, hasil yang di dapatkan adalah penggunaan APD di RSKIA Kota Bandung sudah cukup memadai meski belum maximal, beberapa upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 adalah penyediaan APD seperti baju apron, masker medis (Bedah, N95 dan yang lainnya), menyediakan handsanitizer, pemasangan acrilyc disetiap meja nursestation dan pendaftaran/administrasi, serta pemberian vitamin kepada petugas rekam medis. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil wawancara penggunaa APD di RSKIA kota bandung sudah memadai meskipun belum maximal. Beberapa upaya yang di lakukan RSKIA untuk mencegahan penyebaran virus Covid-19 adalah penyediaan APD seperti baju apron, masker medis (Bedah,N95,dan yang lainnya), menyediakan handsanitizer, pemasangan acrilyc disetiap meja nursestation dan pendaftaran/administrasi, serta pemberian vitamin kepada petugas rekam medis.
Evaluasi Implementasi Aplikasi Primarycare (Pcare) Guna Menunjang Pengklaiman BPJS di Klinik dr. Alfred Majalaya Dwi Nur Inayah Sari; Trisi Rahil Maulvi; Syaikhul Wahab
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3996.157 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.234

Abstract

Latar Belakang: Semakin meningkatkan jumlah peserta BPJS tentunya dibutuhkan sebuah sistem informasi yang dapat menunjang pelayanan di sebuah fasilitas kesehatan, sehingga pada tahun 2014 BPJS mengeluarkan sebuah sistem informasi yang bernama aplikasi Pcare untuk pelayanan kesehatan pertama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi aplikasi Primary Care (Pcare) Guna Menunjang Pengklaiman BPJS di Klinik Dr.Alfred Majalaya Metode: Jenis Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Subject penelitian ini adalah petugas Rekam medis dan petugas Farmasi. Hasil: Penelitian ini telah dilakukan sejak mulai April 2021 sampai dengan Juni 2021. Validitas data yang digunakan adalah menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Aplikasi Pcare telah digunakan di Klinik Dr.Alfred Majalaya sejak tahun 2019 akan tetapi masih sering terjadi error dan loading lama, sistem kontrol yang digunakan telah menggunakan username dan password namun masih ada pihak yang tidak mempunyai wewenang yang dapat mengakses dan menggunakan aplikasi Pcare, dan penggunaan sumber daya (material dan manusia) telah sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi Pcare telah digunakan di Klinik Dr.Alfred Majalaya sejak tahun 2019, namun masih ada beberapa masalah yang belum terselesaikan. Kesimpulan: Kinerja aplikasi Pcare di Klinik Dr.Alfred Majalaya masih sering mengalami error dan loading lama. Cara pengendalian (control) Pcare di Klinik Dr.Alfred Majalaya menggunakan user name, password, antivirus dan anti hacker. Adanya petugas yang tidak mempunyai wewenang yang dapat mengakses dan menggunakan aplikasi Pcare.
Pelaksanaan Penyimpanan Family Folder Terhadap Efektivitas Penyimpanan Berkas Rekam Medis di Puskesmas Cikaro Rizka Fujiawanti; Defi Eka Novianty; Erix Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3579.126 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.236

Abstract

Latar Belakang: Bentuk sistem penomoran dan penyimpanan yang baik merupakan tahap awal dalam pemberian pelayanan terhadap pasien. Pengambilan dan penyimpanan rekam medis yang cepat merupakan elemen penting dalam pemberian pelayanan. Perlu kehati-hatian dalam merencanakan sistem penomoran dan penyimpanan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis menggunakan penomoran family folder di Puskesmas Cikaro. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah praktik kerja lapangan yang bersifat deskriptif, dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 4 orang karyawan di Instalasi Rekam medis. Objek penelitian adalah aplikasi simpus yang digunakan di pendaftaran, Standar operasional prosedur dan ruang penyimpanan berkas rekam medis. Hasil: Hasil penelitian menunjukan adanya nomor rekam medis yang ganda, terdapat Missfile dan banyak map rekam medis yang disimpan tidak sesuai dengan penjajaran yang ada. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka peneliti menyimpulkan petugas rekam medis di Puskesmas Cikaro sudah ada yang berkualifikasi pendidikan perekam medis dan informasi kesehatan.

Page 17 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue