cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Perancangan Sistem Informasi Morbiditas Rawat Jalan di Rsia Limijati Bandung Dzaki Althof; Irda Sari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4785.672 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.259

Abstract

Latar Belakang: 1Pengembangan sistem informasi dilakukan akan mendukung ketersediaan informasi kepada lembaga atau  instansi  yang saat ini semakin berkembang, tanpa kecuali di dunia kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan sistem  informasi morbiditas rawat jalan (RL-4b). Metode: Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian  ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data yang dilakukan adalah dengan cara observasi, wawancara. subjek  penelitian adalah petugas pelaporan sedangkan objek penelitian yaitu data morbiditas pasien rawat jalan (RL-4b). Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Juni 2021 di Rumah Sakit Limijati Bandung Hasil: Berdasarkan hasil penelitian di rumah sakit ibu dan anak limijati bandung, menunjukan bahwa proses pengolahan data morbiditas  masih manual menggunakan microsoft excel sehingga pekerjaan  menjadi lama dan sering terjadinya keterlambatan pelaporan. Kesimpulan: Guna membantu agar pelaporan/informasi selalu siap jika dibutuhkan maka rancangan sistem informasi morbiditas rawat jalan (RL-4b) menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio 2010. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah di lakukan pada rumah sakit ibu dan anak limijati, sistem informasi morbiditas yang dibuat memudahkan petugas untuk membuat laporan dengan informasi yang lebih lengkap, konsisten, efektif dan efisien.
Safety Standard Tenaga Kesehatan dan Mahasiswa PKL dalam Pencegahan Penularaan COVID-19 di RS X Fanny Nuraininabilah; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3652.778 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.260

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit merupakan sarana kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan tempat berkumpulnya orang sehat dan sakit sehingga resiko kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan dan penularaan penyakit sangat tinggi. Oleh sebab itu diperlukan penerapan safety standard tenaga kesehatan dan mahasiswa yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan Di Rumah Sakit X. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan safety standar tenaga kesehatan dalam pencegahan penularaan COVID-19 khusus nya di Rumah Sakit X.   Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dan observasi lapangan. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode sampling purposive. Kemudian dianalisa secara kualitatif. Lokasi penelitian di lakukan di Rumah Sakit X dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2021.   Hasil: Berdasarkan hasil penelitian di atas yaitu keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kesehatan dalam pencegahan COVID-19, jadi dapat disimpulkan bahwa tenaga kesehatan diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD) yaitu memakai penutup kepala, pelindung mata dan wajah (faceshield), masker N95 atau ekuivalen, baju scrub atau pakaian jaga, Coverall gown atau apron, sarung tangan bedah lateks, boots atau sepatu karet dengan pelindung sepatu. Sebagai standard dalam pencegahan penularan COVID-19. Kesimpulan: Upaya pencegahan penularaan COVID-19 di Rumah Sakit X untuk tenaga kesehatan sudah menerapkan standar keamanan alat pelindung diri dalam setiap penanganan pasien yang terkena COVID-19 sesuai dengan kebijakan dari Rumah Sakit untuk tenaga kesehatan harus memakai alat pelindung diri sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan.
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Tempat Pelayanan Pendaftaran di Puskesmas Sugih Mukti Ciwidey Bandung 2021 Fitri Nurfauziah; Santi Hanapiah; Syaikhul Wahab
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3750.707 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.261

Abstract

Latar Belakang: Tempat pendaftaran merupakan pelayanan pertama yang diterima oleh pasien yang dapat menentukan kepuasan pasien dan keinginan pasien untuk memperoleh pelayanan selanjutnya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan di tempat pendaftaran pasien. Metode: Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi yang digunakan adalah semua pasien yang berobat dan telah mendapatkan pelayanan di tempat pendaftaran pada bulan Januari – Mei tahun 2021, yaitu sejumlah 3.911 pasien. Berdasarkan hasil perhitungan rumus slovin, sampel yang digunakan adalah 100 pasien yang dipilih secara random. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner  dan  observasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas pasien puas terhadap pelayanan pendaftaran di Puskesmas Sugih Mukti, namun masih ada unsur yang harus dilakukan suatu upaya peningkatan kualitas pelayanan yaitu kenyamanan pasien saat berada di ruang tunggu. Kesimpulan: Kesimpulannya tinjauan kepuasan pasien terhadap tempat pelayanan pendaftaran pasien di Puskesmas Sugih Mukti secara normatif mayoritas sudah mencapai tingkat puas.
Pengaruh Lama Waktu Tunggu Pendaftaran Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Waringinkurung Havivah Milaenia Fitri; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3624.347 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.262

Abstract

Latar Belakang: Waktu tunggu merupakan komponen penting dalam pelayanan dan merupakan pintu gerbang pertama yang berperan penting dalam memberikan kesan pertama yang baik bagi pasien. Antrian di loket pendaftaran yang panjang dan lama menyebabkan tidak efektifnya pelayanan pasien secara keseluruhan dan membuat pasien tidak nyaman, pada akhirnya kepuasan pasien akan rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan lamanya waktu tunggu pelayanan pendaftaran di Puskesmas waringinkurung. Metode: Penelitian dilakukan mulai 12 april 2021 sampai dengan 12 juni 2021. Data dikumpulkan dengan study literature, jenis penelitian yang digunakan adalah desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Tempat pengambilan sampel pada penelitian ini adalah tempat pendaftaran pasien pengamatan dengan lembar observasi dan wawancara dengan bagian pendaftaran. Hasil: Data waktu tunggu pelayanan pendaftaran Puskesmas Waringinkurung tergolong lama. Hal yang mempengaruhi waktu tunggu antara lain belum adanya standar prosedur operasional; pasien harus mengambil nomor antrian secara manual di loket pendaftaran, job desk petugas pendaftaran masih rangkap, keterbatasan luas ruangan; berkas pasien tidak lengkap; jumlah tenaga terbatas; tidak ada mesin antrian; rekam medis yang masih manual. Kesimpulan: Faktor metode: belum mempunyai SPO; petugas pendaftaran harus mengisi formulir yang membutuhkan waktu banyak; job desk masih tercampur. Pada faktor material: keterbatasan ruangan; berkas pasien kurang lengkap;data formulir rekam medis yang masih manual dan rumit. Pada faktor SDM; petugas pendaftaran merangkap informasi,dan menangani komplain. Pada faktor mesin: jaringan internet kadang bermasalah untuk membuat surat rujukan atau mengecek BPJS dan tidak ada mesin antrian.
Tinjauan Ketepatan Penggunaan Simbol dan Singkatan Pada Formulir Laporan Operasi RSK Mata Provinsi Sumsel Hendri Waskito; Rahmad Saidi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3603.113 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.263

Abstract

Latar Belakang: Ketepatan dan kelengkapan pengisian formulir berkas rekam medis merupakan hal yang sangat penting dalam menciptakan berkas rekam medis yang bermutu sehingga perlu dilakukan pemantauan pengisian formulir rekam medis oleh petugas rekam medis, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketepatan penggunaan simbol dan singkatan yang ditulis oleh Profesional Pemberi Asuhan (PPA) sesuai dengan buku pedoman simbol dan singkatan pada formulir laporan operasi di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pelaksanaan analisa formulir rekam medis khususnya pada lembar laporan operasi dan untuk mengetahui jumlah kepatuhan petugas dalam mengisi formulir laporan operasi secara tepat dan sesuai pedoman simbol dan singkatan Serta untuk mengetahui bagaimana tindak lanjut pemecahan permasalahan mengenai ketidakpatuhan petugas dalam mengisi formulir rekam medis yang tidak sesuai standar pedoman simbol dan singkatan. Metode: Metode penelitian yang dipakai adalah analisis secara deskriptif dengan pendekatan retrospective yaitu penelitian yang dilakukan setelah pesien pulang dan berkas rekam medis kembali ke ruangan rekam medis yang bertujuan untuk menemukan kekurangan dalam pencatatan formulir pada berkas rekam medis setelah dilakukan pelayanan terhadap pasien. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tata cara pelaksanaan pemantauan kepatuhan penggunaan simbol dan singkatan dari data yang diambil adalah 127 formulir Laporan operasi, dengan rata-rata presentase ketepatan penggunaan simbol 87 % dan rata-rata presentase ketepatan penggunaan singkatan 91 % dan yang bertanggung jawab dalam pengisian formulir tersebut adalah Profesional Pemberi Asuhan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pasien Membawa Kartu Identitas Berobat (Kib) di Klinik Greencare Muhamad Yusron Hafidh; Wulan Fitrianggraeni; Leni Herfiyanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3608.473 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.264

Abstract

Latar Belakang: Kartu Identitas Berobat (KIB) adalah alat petunjuk dokumen rekam medis yang memuat nomor rekam medis pasien dan identitas pasien serta merupakan sarana penunjang pada pelayanan kesehatan terutama pada bagian tempat pendaftaran pasien.Kartu ini harus dibawa ketika pasien mau berobat supaya memudahkan petugas dalam menemukan dokumen rekam medis pasien tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien untuk membawa kartu identitas berobat (KIB) di Klinik Greencare. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di green medical clinic. Pengambilan sampel sebanyak 30 responden dilakukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dari observasi menggunakan metode wawancara. Analisis Data Menggunakan Analisis Univariat dan Bivariat. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukan bahwa 18 responden (60%) tidak patuh membawa KIB, 15 responden (50%) laki-laki, 17 responden (56,7%) berumur >35 tahun, 13 responden (43,3%) berpendidikan rendah. Hasil analisis bivariat menunjukan hubungan antara usia dengan kepatuhan diperoleh nilai (p=value 0,004),  hubungan pendidikan dengan kepatuhan diperoleh nilai (p=value 0,016), hubungan jenis kelamin dengan ketaatan diperoleh nilai  (p=value 0,456). Kesimpulan: Usia dan pendidikan dikaitkan dengan kepatuhan pasien terhadap ID medis, jenis kelamin tidak terkait dengan kepatuhan pasien membawa kartu identitas berobat.
Tingkat Efektivitas Penyampaian Informasi Pendaftaran Rawat Jalan Terhadap Kepatuhan Pasien Kontrol Membawa KIB di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat Muhammad Rifki Aulia Ramadan; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3832.431 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.265

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan penelitian terdapat permasalahan tentang penyampaian informasi pendaftaran rawat jalan terhadap kepatuhan pasien kontrol membawa KIB di rumah sakit jiwa Provinsi Jawa Barat. Bagian pendaftaran sering terjadi masalah pasien yang lupa membawa kartu berobat sehingga menyebabkan lambatnya waktu antrian di sarana pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengontrol pasien apakah membawa kartu atau tidak membawa kartu kontrol berobat (KIB), mengidentifikasi cara pelayanan kepada pasien kontrol berobat, mengidentifikasi faktor penyebab tidak patuhnya pasien kontrol membawa kartu berobat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan random sampling di bagian pendaftaran. Objek penelitianya adalah proses menyampaian informasi oleh petugas pendaftaran dan kepatuhan pasien kontrol membawa kartu berobat. Jumlah data sampel didapat dari rumus slovin. Sampel penelitian sebanyak 94 pasien. Hasil: Faktor yang mempengaruhi pasien tidak patuh membawa KIB yaitu: 1) Petugas pendaftaran belum sepenuhnya memberi tahu kepada pasien tentang nilai guna KIB. 2) KIB yang dibawa oleh pasien biasanya rusak karena terlipat di dalam dompet, hal ini mengakibatkan tulisan pada KIB menjadi luntur dan sulit dibaca. 3) Pasien berpendapat bahwa mereka sudah menyimpan KIB, tetapi KIB dari bahan kertas bisa robek atau basah saat kehujanan. 4) Sosialisasi rumah sakit belum sepenuhnya dilakukan terhadap keluarga pasien yang mewakili, terkhusus yang sudah lanjut usia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di atas bahwa faktor kesadaran keluarga pasien jiwa akan pentingnya KIB dan dampak negatif apabila tidak membawa KIB saat kontrol berobat masih kurang, belum ada sosialisasi berkelanjutan dari pihak Rumah Sakit kepada Keluarga pasien, bahan baku KIB masih menggunakan kertas.
Tinjauan Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19 Melalui Berkas RM Terhadap Kesehatan Perekam Medis di RS Sariningsih Nabilah Nuraeni; Emilia Nurcahyani; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3785.16 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.267

Abstract

Latar Belakang: Virus Corona yang disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) yaitu virus yang menyerang sistem pernafasan pada manusia. Virus corona penyebarannya begitu cepat tentunya juga beresiko tinggi menginfeksi para tenaga kesehatan termasuk perekam medis. contoh penularannya yaitu pada media kertas khususnya berkas rekam medis yang dimana virus COVID-19 dapat berta­­­­­­­­­­­­han selama 5 hari. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu meninjau pencegahan penyebaran virus COVID-19 pada dokumen rekam medis. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan wawancara pada petugas rekam medis dirumah sakit sariningsih yang bertanggung jawab dibagian pendaftaran dan pengelolaan berkas rekam medis pasien yang terpapar virus COVID-19. Hasil: Rumah Sakit Sariningsih sendiri tetap melakukan pelayanan terhadap pasien COVID-19 yang di mana alur pelayanannya yaitu pasien datang membawa rujukan dari ppk 1 dengan diagnose COVID-19 lalu surat rujukan pasien diserahkan ke security, kemudian security tersebut membawa surat rujukan ke bagian rekam medis untuk didaftarkan, pasien langsung menunggu di poli COVID-19 untuk diperiksa. Kesimpulan: Pencegahan penyebaran virus COVID-19 melalui berkas rekam medis sangat diperlukan guna memutus rantai penularan virus yang bisa berpotensi menularkan kepada seluruh petugas medis khususnya perekam medis, baik petugas dibagian pendaftaran pasien maupun dibagian pengelolaan berkas pasca pasien COVID-19 diberi perawatan.
Analisis Kompetensi Perekam Medis Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Cicalengka DTP Rani Wulandari; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3589.711 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.268

Abstract

Latar belakang: Rekam medis menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan di sebuah Puskesmas dalam hal pelayanan kepada pasien. Pendidikan merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi pengetahuan dan pemahaman perekam medis dalam melaksanakan tugasnya. Pengetahuan tentang rekam medis akan berdampak besar pada kinerja sebagai perekam medis. Pelayanan yang diberikan dengan baik akan  mempengaruhi tingkat kepuasan pasien. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Kompetensi Perekam Medis terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Cicalengka DTP.   Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara Observasi dan Studi Pustaka melalui data dari Puskesmas Cicalengka DTP. Responden dalam penelitian ini adalah petugas perekam medis dan pasien di Puskesmas Cicalengka DTP. Hasil: Perekam medis di Puskesmas Cicalengka DTP memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Cicalengka DTP menunjukkan hasil yang sudah baik dilihat dari 80% jumlah perekam medis yang sudah memahami tugas dan kinerjanya.. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa petugas rekam medis di Puskesmas Cicalengka DTP sudah kompeten. Kompetensi yang dimiliki perekam medis di Puskesmas Cicalengka DTP menunjukan hasil yang baik. Hal ini dilihat dari kemampuan perekam medis dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai SOP yang berlaku. Kompetensi yang dimiliki oleh perekam medis sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Dilihat dari IKM (indeks kepuasan masyarakat) bahwa layanan pendaftaran memiliki IKM sebesar (88,48%) dari 270 orang, kemudian pada poli umum sebesar (88,52%) dari 212 orang dan pada poli gigi  menunjukan hasil (87,26%) dari 191 orang pasien.
Faktor Penyebab Kerusakan Fisik Dokumen Rekam Medis Terhadap Pasien Rawat Jalan di Klinik Dr.Alfred Majalaya Uus Gustiana; Marlina Febriana; Erix Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4012.954 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.274

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis akan terlaksana dengan baik apabila bagian pengolahan data dan pencatatan melakukan tugasnya dengan baik. Salah satunya pengolahan data di bagian Penyimpanan (filing). Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di klinik dr. Alfred Majalaya diketahui bahwa pada bulan Januari sampai bulan Mei 2021 sebanyak 52 berkas mengalami kerusakan dan 21 berkas mengalami kelunturan pada berkas rekam medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan fisik dokumen rekam medis terhadap pasien rawat jalan di klinik dr.Alfred Majalaya. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan berdasarkan wawancara dan observasi terkait penyimpanan berkas rekam medis agar terhindar dari kerusakan dengan menggunakan unsur 5 M yang terdiri dari man, money, material, machines and method. Populasi dalam penelitian ini yaitu menggunakan petugas rekam medis bagian filing, yang berjumlah 5 petugas. Hasil: Hasil yang didapat bahwa masih banyak petugas rekam medis yang memiliki latar belakang bukan D III  rekam medis. SOP terkait penyimpanan berkas rekam medis belum pernah disosialisasikan bahkan belum pernah diadakan pelatihan terhadap petugas rekam medis, jumlah rak filing sangat terbatas, serta bahan dokumen rekam medis yang tipis sehingga mudah rusak dan robek pada bagian ujung atas bawah rekam medis. Kesimpulan: ada beberapa petugas yang tidak pernah mengikuti pelatihan  khusus terkait dokumen rekam medis. Rak rekam medis di klinik dr. Alfred Majalaya jumlahnya sangat terbatas terbatas secara keseluruhan masih menggunakan kayu. Pihak klinik belum melaksanakan retensi. Klinik dr.Alfred belum melakukan sosialisasi terkait SOP     penyimpanan berkas rekam medis.

Page 19 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue