cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,804 Documents
Tinjauan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rekam Medis di Pendaftaran Rawat Jalan RSUD X Kabupaten Bandung Herlin Tiana; Lindya Mega Inka E; Syaikhul Wahab
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4258.201 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.203

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit mempunyai misi memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan manusia. Salah satunya waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan. Rumah sakit harus menyediakan pelayanan rawat jalan yang mudah dan cepat diakses oleh pasien. Hal ini berpengaruh pada utilitas pasien terhadap citra pelayanan rumah sakit tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki tentang apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan RSUD X Kabupaten Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah  deskriptif. Cara pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, wawancara dan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pasien yang datang ke tempat pendaftaran rawat jalan dan petugas rekam medis rawat jalan. Sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi dua jenis yaitu pasien rawat jalan yang terdiri dari pasien baru dan pasien lama. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil: Dari hasil penelitian yang di dapat bahwa faktor yang mempengaruhi  waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan RSUD X Kabupaten Bandung meliputi; Penyimpanan, Sumber daya manusia yaitu data riwayat pendidikan petugas dan pada sumber daya material yaitu bahan, peralatan, dan fasilitas. Diperoleh rata-rata waktu tunggu untuk pasien baru yaitu 4 menit 11 detik dan rata-rata waktu tunggu pasien lama yaitu 6 menit 35 detik Kesimpulan : Berdasarkan hasil tinjauan bahwa waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan rumah sakit tersebut sudah dikategorikan singkat sehingga tidak ada permasalahan yang menonjol hanya saja pada faktor  petugas yang tidak pernah mengikuti pelatihan rekam medis , tetapi tidak menutup kemungkinan karena faktor tersebut dapat menghambat waktu tunggu pelayanan rekam medis dan fasilitas tempat penyimpanan yang memiliki penerangan dan ventilasi yang kurang baik.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.S dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal Post Op Orif Hari Ke-1 Akibat Fraktur Femur Sinistra 1/3 Proximal Complate R. Deni Indrawan; Septia Nur Hikmawati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4650.528 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.204

Abstract

Latar Belakang: Fraktur femur adalah rusaknya kontinuitas tulang pangkal paha yang dapat terjadi akibat trauma langsung maupun trauma tidak langsung. Indonesia menduduki peringkat kedelapan di Asia Tenggara dengan fraktur akibat kecelakaan lalu lintas. Kasus fraktur femur merupakan yang paling sering yaitu sebesar 39% diikuti fraktur humerus (15%), fraktur tibia dan fibula (11%), dimana penyebab terbesar fraktur femur adalah kecelakaan lalu lintas yang biasanya disebabkan oleh kecelekaan mobil, motor, atau kendaraan rekreasi (62,6%) dan jatuh dari ketinggian (37,3%) dan mayoritas adalah pria (63,8%). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem muskuloskeletal akibat post operasi orif fraktur femur sinistra 1/3 proximal complate  secara langsung dan komprehensif meliputi aspek bio-psiko-sosial dan spiritual dengan pendekatan proses keperawatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang berbentuk studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, studi kepustakaan. menanyakan langsung kepada klien, keluarga, perawat, dan dokter yang menangani dan mengetahui masalah atau keluhan klien. Hasil: Sesuai hasil temuan di atas terdapat 4 masalah keperawatan yang muncul diantaranya Nyeri akut, Hambatan mobilitas fisik, resiko infeksi dan defisit perawatan diri. Tindakan keperawatan yang utama yang di berikan adalah management nyeri, latihan mobilitas fisik, monitoring tanda tanda vital dan perawatanluka post operasi. Kesimpulan: Kesimpulan dari asuhan keperawatan bahwa pencapaian hasil optimal dapat dicapai apabila kita melaksanakan proses keperawatan secara komprehensif yang meliputi aspek bio-psiko-sosio dan spiritual serta ditunjang dari kerjasama dengan klien, keluarga dan tenaga kesehatan yang lain.
Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Rawat Inap Guna Meningkatkan Mutu Pelayanan di RS X Bandung Firly Oktavia Lestari; Ai Ainun Nur’aeni; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4377.096 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.205

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit sebagai sarana pemberi pelayanan kesehatan memiliki peran penting terhadap derajat kesehatan, dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang optimal. Indikator yang menunjang kualitas pelayanan rumah sakit adalah kekonsistenan pencatatan rekam medis yang dilakukan oleh dokter dan perawat. Kelengkapan rekam medis elektronik sangat penting untuk proses administrasi guna menunjang peningkatan mutu pelayanan yang diberikan rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jika terdapat pengaruh dalam pengisian rekam medis elektronik terhadap kualitas pelayanan yang dilakukan rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dibantu dengan Chi-Square. Sebanyak 93 rekam medis elektronik rawat inap di RS X Bandung yang digunakan dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil: Ketidaklengkapan rekam medis elektronik 33,3% dan sebanyak 66,6% pengisian rekam medis elektronik lengkap, berdasarkan hasil tersebut belum memenuhi standar permenkes. Hasil dari Uji Chi-Square berdasarkan kekonsistenan pencatatan pada CPPT, diagnosa, asesmen medis, asesmen keperawatan memiliki nilai p = 0,001 dan pada e-resep p = 0,013. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan kelengkapan pencatatan dengan kualitas rekam medis elektronik terhadap pelayanan yang diberikan rumah sakit.
Penerapan Nomor File dalam Manajemen Operasional Rekam Medis Berdasarkan Wilayah di Puskesmas Muka Adinda Amalia Nurussyifa; Nisa Sri Penti; Irda Sari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.53 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.207

Abstract

Latar Belakang: Proses penomoran berkas rekam medis di Puskesmas Muka Cianjur masih menggunakan cara manual sehingga berkas rekam medis tidak berurutan dan berantakan. Masalah tersebut terjadi karena keterbatasan sumber daya manusia, Puskesmas Muka hanya memiliki satu staf Rekam Medis dan tenaga non Rekam medis untuk memudahkan dalam pencarian dan penyimpanan berkas rekam medis maka diterapkan sistem penomoran file berdasarkan wilayah tempat tinggal pasien yang dibagi menjadi 3 kelompok daerah terdekat Puskesmas meliputi Kelurahan Muka, Kelurahan Bojong Herang, dan kelurahan Babakan Karet adapun khusus untuk pasien Luar Wilayah dari 3 kelurahan tersebut dimasukkan kedalam file “Luar Wilayah”. Tujuan: Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nomor file bedasarkan wilayah tempat tinggal pasien. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan fenomological kepada 3 orang staf dan karyawan Puskesmas Muka Cianjur. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah, baik dari faktor internal maupun eksternal rekam medis di Puskesmas Muka. Masih terdapat berkas yang hilang di luar ruangan rekam medis, Penerapan Nomor File ini adalah untuk memudahkan setiap petugas untuk pengambilan ataupun pengembalian berkas. Kesimpulan: Penerapan Nomor file di Puskesmas Muka Cianjur ini diterapkan untuk memudahkan petugas untuk mencari berkas pasien yang berisi identitas pasien sesuai KTP/Surat tanda pengenal lainnya.
Perancangan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis Berbasis Web di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Auliya Salsabila; Yuda Syahidin; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5341.574 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.208

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan dalam  perkembangannya semakin meningkatkan kinerjanya untuk mencapai pelayanan kesehatan yang bermutu. Selain itu, masyarakat menuntut rumah sakit atau fasilitas kesehatan harus dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terkait dengan kebutuhan pasien harus dapat dilayani oleh rumah sakit  secara mudah, cepat, akurat, dengan biaya terjangkau. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem Informasi Retensi Rawat Jalan yang sedang berjalan di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung, mengetahui permasalahan yang dihadapi, serta bagaimana cara mengatasi  permasalahan retensi di Rumah Sakit Umum Bina Sehat. Metode: Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode perancangan sistem informasi ini menggunakan metode terstruktur dengan pemodelan DFD (Data Flow Diagram) yang diimplementasikan dengan mysql  sebagai database-nya. Sementara itu model pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Waterfall. Hasil: Dari penelitian yang telah dilakukan, ternyata yang menjadi faktor permasalahan yaitu proses pengolahan data retensi masih menggunakan manual dengan bantuan aplikasi Microsoft office serta pembuatan laporan menjadi lebih lambat. Kesimpulan: Dalam perancangan sistem informasi retensi rekam medis rawat jalan penulis mengimplementasikannya pada aplikasi Php dan database Mysql, sehingga sistem ini memiliki penyimpanan data yang lebih aman dan mudah untuk pencarian data serta mudah mudah untuk mendapatkan laporan-laporan yang diperlukan rumah sakit.
Penggunaan Rekam Medis Elektronik Guna Menunjang Efektivitas Pendaftaran Pasien Rawat Jalan di Klinik dr. Ranny Sinta Apriliyani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4866.616 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.209

Abstract

Latar Belakang: Rekam Medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan seta tindakan lain kepada pasien selama mendapatkan perawatan di penyedia layanan kepada pasien baik rawat inap maupun rawat jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pelayanan rekam medis dalam menunjang efektivitas pendaftaran. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara kepada petugas rekam medis dan kepala unit rekam medis. Hasil: RME telah diterapkan terkait dengan isi, kurasi, format, dan kemudahan dalam menggunakan RME. memungkinkan pengisian lebih lengkap terutama data sosial dan lebih sistematis. Pemeriksaan pasien menjadi lebih akurat atau sesuai dengan riwayat kesehatan sebelumnya karena data pasien tercatat dengan baik serta tidak mudah hilang. Format RME telah sesuai dengan format rekam medis untuk pelayanan kesehatan primer. RME sangat mudah digunakan terutama kemudahan dalam mencari data dan riwayat pasien sehingga menghemat waktu, lebih efektif, data pasien tersimpan dengan baik dan tidak mudah hilang. Kesimpulan: Perencanaan Rekam Medis Elektronik di Klinik Dr Ranny merupakan implementasi dari perencanaan strategis. Strategi Klinik Dr Ranny dalam rangka mewujudkan pengorganisasian database pasien dalam bentuk Rekam Medis Elektronik (RME) sangat membantu pelayanan pasien. Meski masih dalam tahap permulaan namun pada masa mendatang melalui rekam medis elektronik ini maka dokter dapat mengakses database pasien melalui perangkat Handphone dan Tablet yang terkoneksi secara online dengan database.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Rekam Medis di Bagian Rawat Jalan di Rumah Sakit X Hanifah Aulia Rahayu; Sri Mulyaningsih; Yuyun Yunengsih
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3800.038 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.210

Abstract

Latar Belakang: Salah satu sistem dari penyelenggaraan rekam medis dimana semua pasien yang datang ke instansi pelayanan kesehatan diberikan suatu nomor rekam medis yang berfungsi sebagai salah satu identitas pasien yang membedakan antara pasien satu dengan yang lainnya. Sistem penomoran rekam medis ada tiga yaitu seri,unit,dan seri unit. di Rumah Sakit X menggunakan sistem penomoran unit numbering system yaitu setiap pasien yang berobat hanya memiliki satu nomor rekam medis untuk selamanya, selama pasien tersebut berkunjung ke suatu institusi kesehatan dan sistem pengajarannya menggunakan straight numerical filing. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor – faktor terjadinya duplikasi rekam medis di rawat jalan Rumah Sakit X pada tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan metode pendekatan kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah kunjungan di Rumah Sakit X pada tahun 2021 sebanyak 20431 kunjungan. rekam medis yang terjadi duplikasi sebanyak 74 rekam medis dan jumlah yang tidak terduplikasi sebanyak 20357. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jika petugas rekam medis di bagian pendaftaran rawat jalan tidak memperhatikan kinerjanya maka tidak akan terjadi duplikasi terhadap rekam medis pasien.
Analisis Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan Guna Menunjang Efektivitas Pelayanan di Rumah Sakit X Risa Fitria Ripriyanti; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4075.353 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.211

Abstract

Latar Belakang: Salah satu kegiatan rekam medis di Rumah Sakit X yang pertama adalah penerimaan pasien di rawat jalan atau rawat inap. Prosedur penerimaan pasien rawat jalan sangat penting terhadap proses pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui prosedur penerimaan Pasien Rawat Jalan guna Menunjang Efektivitas Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit X. Metode: Metode yang digunakan penulis adalah metode penelitian yang bersifat kualitatif dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil: Dari penelitian yang dilakukan ada beberapa masalah diantaranya: (1) ketidaklengkapan informasi dari pihak pasien atau pengantar pasien / keluarga pasien kepada petugas untuk diinputkan data nya pada sistem pendaftaran, (2) Error nya sistem pendaftaran karena koneksi jaringan internet yang kurang baik pada saat petugas akan menginput data pasien. Kesimpulan: Upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan oleh petugas pendaftaran diantaranya  mensosialisasikan kelengkapan data pasien seperti KTP atau kartu pengenal lainnya, dan petugas pendaftaran berupaya untuk menginput data pasien kembali dengan cepat pada saat jaringan koneksi internet sudah membaik.
Perancangan Sistem Informasi Keterangan Kematian di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Sabila Rizkita; Leni Herfiyanti; Falaah Abdussalaam
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4701.086 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.212

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan rawat darurat, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Sistem informasi rumah sakit di gunakan untuk mempermudah  dalam pengelolaan data pada rumah sakit. Sistem informasi seharusnya sudah menggunakan metode komputerisasi, proses penginputan data, proses pengambilan data maupun proses pengupdatean data menjadi sangat mudah, cepat, dan akurat.   Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Surat Keterangan Kematian menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. II Sartika Asih Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode pengembangan yang digunakan adalah waterfall. Hasil: Hasil penelitian, terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan yaitu: (1) Lambatnya proses pencatatan data surat keterangan kematian. (2) Kurang lengkapnya data surat keterangan kematian. (3) Lambatnya proses pembuatan laporan pasien meninggal. Kesimpulan: Sistem informasi keterangan kematian di Rumah Sakit Bhayangkara TK.II Sartika Asih Bandung saat ini masih manual, di mana masih menggunakan formulir keterangan kematian. Pengolahan data surat keterangan kematian terdapat beberapa masalah diantaranya (1) kurang lengkapnya data surat keterangan kematian. (2) Lambatnya proses pembuatan laporan pasien meninggal. (3) Pelaporan yang dibutuhkan untuk membuat surat keterangan kematian belum memadai, karena tidak adanya form secara komputerisasi.
Perancangan Sistem Informasi Pasien Covid-19 Menggunakan Visual Basic 2010 di Puskesmas Panghegar Sandy Mahendra; Sali Setiatin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5291.734 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.213

Abstract

Latar Belakang: Perancangan merupakan suatu proses dalam mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dimulai dari proses pengolahan data dari bahan mentah dari informasi yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok orang yang akan menjadi masukan dari sebuah sistem informasi.Selanjutnya merancang bentuk keluaran dari sebuah sistem tersebut. Sistem informasi merupakan data yang dikumpulkan menjadi satu kesatuan yang menjadi sebuah informasi yang saling berhubungan dan saling mendukung menjadi suatu informasi yang bermanfaat bagi penerimanya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah membuat perancangan sistem informasi  pasien COVID-19 menggunakan Visual Basic 2010 di Puskesmas Panghegar. Metode: Metode ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara tanya jawab, studi kepustakaan. dan untuk mendesain membuat rancangan informasi pasien COVID-19 menggunakan Microsoft Visual Basic 2010 dan tahapan kebutuhan sistem, desain, koding, pengujian menggunakan metode pengembangan Waterfall Hasil: Diperlukan perancangan sistem informasi pasien COVID-19 perangkat lunak yang dibuat  dapat menunjang aktivitas pelaporan data pasien terkonfirmasi COVID-19 lebih mudah dicari dan data pasien COVID-19  tersebut terinput oleh system Kesimpulan: Perancangan sistem informasi pasien COVID-19 memakai  program Visual Basic 2010 dan menggunakan metode waterfall yang sudah dibuat dan dirancang mengenai data identitas pasien terkomfirmasi COVID-19, informasi klinis pasien COVID-19, informasi pemantauan pasien terkomfirmasi COVID-19, dan laporan data pasien COVID-19  tersebut dapat mempermudah petugas untuk menginput, mengolah, menghasilkan data pasien terlihat di tiap kelurahan  yang dinyatakan sembuh.

Page 15 of 181 | Total Record : 1804


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue