cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Model Self Care Individu dan Pendekatan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Kabupaten Sukabumi Supiandi, Usup
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2952

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi, namun tingkat kontrol penyakitnya masih rendah. Penyakit ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model konseptual integratif yang menganalisis hubungan antara self-care individu dan pendekatan keluarga terhadap kualitas hidup penderita hipertensi di Kabupaten Sukabumi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 650 responden penderita hipertensi di Kabupaten Sukabumi menggunakan instrumen standar: Hypertension Self-Care Activity Level Effects (H-SCALE) untuk self-care, Family APGAR untuk dukungan keluarga, dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hipotesis dan pengaruh moderasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-care individu berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas hidup (?= 0,38; p < 0,001). Dukungan keluarga juga memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kualitas hidup (?= 0,29; p < 0,001). Lebih lanjut, dukungan keluarga terbukti berperan sebagai moderator yang memperkuat hubungan antara self-care dan kualitas hidup (?= 0,15; p < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi self-care yang baik dan dukungan keluarga yang kuat adalah determinan utama kualitas hidup penderita hipertensi. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa model integratif yang dapat menjadi dasar intervensi kesehatan promotif dan preventif di tingkat layanan primer.
Peningkatan Sifat Fisik dan Kimia Bio-Coal dari Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) Melalui Torrefaksi Retort Kiln Khan, Nani Siska Putri; Maulana, Rahmat Reza; M. Yusuf
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2954

Abstract

Pertumbuhan kebutuhan energi global yang masih bergantung pada bahan bakar fosil menuntut pengembangan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Biomassa lignoselulosa, khususnya rumput gajah (Pennisetum purpureum), memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif, namun memiliki keterbatasan seperti densitas energi rendah dan kadar air tinggi. Penelitian ini mengevaluasi peningkatan sifat fisik dan kimia bio-coal dari rumput gajah melalui proses torrefaksi menggunakan retort kiln.  Metode yang digunakan mencakup torrefaksi pada suhu 225°C dan 275°C dengan waktu tinggal 30 menit, menggunakan sampel biomassa kering seberat 5 kg. Karakterisasi produk dilakukan melalui analisis proksimat (ASTM E1756-01) dan pengukuran nilai kalor tertinggi (HHV) dengan bomb calorimeter (ASTM D5865), serta perhitungan rendemen massa dan rendemen energi.  Hasil menunjukkan bahwa torrefaksi secara signifikan menurunkan kadar air dan zat terbang, serta meningkatkan kadar karbon tetap dan nilai kalor tertinggi (HHV) bio-coal, dari 15,26 MJ/kg menjadi 19,97 MJ/kg dan 21,75 MJ/kg secara berturut-turut. Rendemen massa tercatat sebesar 40%, sementara rendemen energi mencapai 52,36% pada 225°C dan 57,02% pada 275°C, menunjukkan efisiensi konversi energi yang baik meskipun terjadi kehilangan massa. Profil temperatur stabil selama proses torrefaksi memastikan homogenitas produk. Temuan ini menegaskan bahwa retort kiln efektif dalam menghasilkan bio-coal berkualitas tinggi dari rumput gajah, memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknologi bahan bakar padat terbarukan skala industri.
Pengaturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Christi, Jesica; Effendy, Edrick Edwardina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan kepastian hukum hubungan kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Data yang dianalisis meliputi bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan dan putusan MK, serta bahan sekunder berupa literatur hukum ketenagakerjaan yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan interpretasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023 telah memberikan kejelasan dan pembatasan signifikan terhadap pelaksanaan PKWT. Putusan tersebut menegaskan bahwa PKWT hanya berlaku untuk pekerjaan tertentu yang bersifat sementara, musiman, atau terkait produk baru, dengan jangka waktu maksimal lima tahun termasuk perpanjangan. Selain itu, putusan ini memperkuat aspek perlindungan pekerja dengan mewajibkan pencatatan PKWT kepada dinas ketenagakerjaan dan pemberian uang ganti rugi saat berakhirnya hubungan kerja. Kesimpulan penelitian adalah Putusan MK telah meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan bagi pekerja PKWT dengan membatasi ruang lingkup dan durasi perjanjian, serta mempertegas kewajiban hukum pengusaha. Implikasinya, pemerintah dan DPR perlu segera menyusun regulasi ketenagakerjaan yang lebih komprehensif dan terpisah dari UU Cipta Kerja guna mengakomodasi mandat konstitusional dari Mahkamah Konstitusi.
Implikasi Hukum Internasional Terhadap Sengketa Kepemilikan Data Digital Antara Negara dan Korporasi Global Setyagraha, Javan Agustian; Kuntalasari, Ida; Sholikah , Dwi Imroatus
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2961

Abstract

This study examines the implications of international law on digital data ownership disputes between states and global corporations, focusing on the interaction among state sovereignty, multinational corporate responsibility, and the protection of individual digital rights. In the era of global digital integration, data has become a strategic asset that transcends national jurisdictions. The disparity between national regulations centered on data sovereignty and cross-border corporate operations has created a legal lacuna that weakens the position of states in protecting citizens’ data. Using a literature review method and a normative-comparative approach, this research explores several legal instruments such as the General Data Protection Regulation (GDPR), OECD Privacy Guidelines, and Indonesia’s Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection (PDP Law). The findings reveal the absence of a comprehensive international convention governing digital data ownership, resulting in overlapping jurisdictions, weak corporate accountability, and limited cross-border law enforcement. Moreover, technological developments that outpace legal adaptation have intensified digital human rights issues, particularly concerning the right to privacy and personal data control. The study emphasizes the importance of establishing harmonized international legal frameworks that balance the interests of states, corporations, and individuals through the principles of digital sovereignty, accountability by design, and cross-border cooperation mechanisms to ensure the protection of rights and data sovereignty in the era of global digitalization.
Kepemimpinan Rasul Paulus dalam Perspektif Etika, Manajemen, dan Administrasi Gereja Masa Kini Da Costa, Januario
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2965

Abstract

Kepemimpinan dalam gereja masa kini menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis integritas, ketidakefektifan manajemen, dan lemahnya sistem administrasi. Rasul Paulus, sebagai pemimpin gereja mula-mula, menawarkan model kepemimpinan yang holistik dengan memadukan etika, manajemen, dan administrasi secara seimbang. Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Rasul Paulus dalam perspektif etika, manajemen, dan administrasi gereja masa kini. Melalui analisis teologis dan praktis, ditemukan bahwa Paulus memadukan integritas moral, strategi pelayanan, dan sistem administrasi yang transparan untuk membangun jemaat yang sehat dan dinamis. Studi ini menegaskan relevansi model kepemimpinan Paulus dalam menghadapi tantangan gereja kontemporer, terutama terkait dengan pembinaan karakter pemimpin, manajemen pelayanan, dan akuntabilitas administrasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan kepemimpinan gereja lokal yang berakar pada prinsip-prinsip Alkitab. Kepemimpinan Rasul Paulus memberikan paradigma yang relevan dan alkitabiah bagi gereja masa kini. Sintesis antara spiritualitas, strategi pelayanan, dan ketelitian administratif dalam kepemimpinan Paulus dapat menjadi landasan bagi pengembangan pemimpin gereja yang berintegritas, efektif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan di era modern. Penelitian ini merekomendasikan penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan Paulus dalam pembinaan karakter, pengelolaan pelayanan, dan sistem administrasi gereja yang transparan dan bertanggung jawab.
Hubungan Riwayat Miopia pada Orang Tua Terhadap Derajat Miopia pada Anak di Rumah Sakit Puri Cinere dan Tinjauannya Menurut Islam Dinniyah, Berliana Zulfa; Mokoginta, Saskia Nassa; Agus, Tri; Ma’sum, Ali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2968

Abstract

Miopia merupakan gangguan refraksi yang prevalensinya terus meningkat secara global maupun nasional, dan faktor genetik diketahui memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keparahan miopia pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat miopia pada orang tua dengan derajat miopia pada anak yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Puri Cinere serta meninjau fenomena ini dari perspektif Islam. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan metode survei kuantitatif melalui kuesioner dan data rekam medis. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria anak berusia 6–18 tahun yang terdiagnosis miopia dan memiliki data riwayat miopia orang tua. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat miopia pada orang tua dan derajat miopia anak (p < 0,001). Anak yang memiliki kedua orang tua miopia cenderung mengalami miopia sedang hingga berat, sedangkan anak tanpa riwayat genetik dominan mengalami miopia ringan. Dari perspektif Islam, upaya menjaga kesehatan mata dipandang sebagai bentuk tanggung jawab spiritual dan wujud syukur atas nikmat penglihatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran faktor keturunan dalam progresi miopia serta perlunya edukasi gaya hidup visual sehat sebagai bentuk ikhtiar medis dan spiritual.
Hubungan Antara Faktor Penggunaan Gawai dengan Progresivitas Miopia Pada Anak di Rumah Sakit Puri Cinere dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam kusnadi, Difa Fitria; Mokoginta, Saskia Nassa; Agus, Tri; Ma’sum, Ali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2969

Abstract

Myopia is one of the most common refractive disorders among children and is a leading cause of visual impairment worldwide. The increasing use of digital devices among children has raised concerns about its impact on myopia progression. This study aims to analyze the relationship between device-use duration and viewing distance with myopia progression in children at Puri Cinere Hospital and to examine these findings from an Islamic perspective. This quantitative cross-sectional study included 37 children aged 5–17 years diagnosed with myopia and possessing complete medical records for 2024–2025. Data were collected through medical records and questionnaires assessing device-use habits. Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a significant relationship between device-use duration and myopia progression (p = 0.020), as well as between viewing distance and myopia progression (p = 0.002). Children who used digital devices for more than four hours per day and at distances below 50 cm were at higher risk of experiencing myopia progression. From an Islamic viewpoint, maintaining eye health is an obligation, as emphasized in Surah Yunus verse 44, which warns against self-harm caused by harmful habits. This study highlights the importance of visual ergonomics education, parental supervision of device use, and increased outdoor activities to help prevent myopia progression in children.
Efektifitas Stimulasi Jigsaw Puzzle Therapy Terhadap Fungsi Kognitif Lansia Tunawisma di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Shakira, Amanda Zahwa; Susilowati, Rw; Widianti, Dini; Ma'sum, Ali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2971

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah umum pada lansia, terutama pada kelompok tunawisma yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas stimulasi Jigsaw Puzzle Therapy terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 serta meninjau intervensi ini dari perspektif Islam. Metode penelitian menggunakan pra-eksperimental One Group Pretest–Posttest Design dengan total 38 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengukuran fungsi kognitif dilakukan menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor MMSE (p = 0,000) dan kemampuan menyusun puzzle (p = 0,000). Sebelum intervensi, 42,1% responden mengalami gangguan kognitif, namun setelah terapi seluruh responden berada dalam kategori yang lebih baik tanpa gangguan berat. Hasil ini menegaskan bahwa Jigsaw Puzzle Therapy mampu meningkatkan perhatian, memori, dan kemampuan visuospasial lansia. Dari tinjauan Islam, intervensi ini selaras dengan prinsip hifz al-‘aql (menjaga akal) dalam maqashid al-syari’ah, sehingga stimulasi kognitif dipandang sebagai upaya yang dianjurkan untuk merawat kesehatan mental lansia. Dengan demikian, terapi puzzle merupakan intervensi sederhana, murah, menyenangkan, dan efektif untuk meningkatkan fungsi kognitif serta layak diimplementasikan sebagai program rutin di panti werdha.
Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Efektivitas Perlindungan Anak Melalui Pendidikan Dalam Keluarga Suryaningtyas, Diah Ayu; Panjaitan, Hendrick Fernanda; Maharani; Yuma, Randy; Budiarto, Sri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2974

Abstract

Perlindungan anak merupakan salah satu mandat konstitusional dan kewajiban negara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Namun, efektivitas hukum positif tersebut sangat ditentukan oleh hukum yang hidup di masyarakat (living law), khususnya melalui peran keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas perlindungan anak melalui pendidikan dalam keluarga ditinjau dari perspektif sosiologi hukum. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis-sosiologis dengan metode kualitatif dan analisis isi (content analysis) terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur sosiologi hukum karya Eugen Ehrlich, Satjipto Rahardjo, dan Lawrence M. Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun norma hukum positif telah cukup komprehensif, efektivitasnya masih rendah karena lemahnya internalisasi nilai-nilai perlindungan anak dalam keluarga akibat faktor struktur sosial, budaya patriarki, kesenjangan ekonomi, dan rendahnya kesadaran hukum orang tua. Pendidikan keluarga yang berbasis hak anak justru lebih efektif sebagai living law dalam mencegah kekerasan, eksploitasi, dan pengabaian anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya rekonstruksi kebijakan perlindungan anak yang lebih mengedepankan penguatan pendidikan keluarga sebagai instrumen utama penegakan hukum yang hidup di masyarakat.
Pemanfaatan Tiktok Sebagai Personal Branding Bagi Mahasiswa Gen Z Anjani, Farin; Nugroho, David Rizar; Ulya, Enden Darjatul; Mulyono, Mulyono
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i2.2991

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong mahasiswa Generasi Z memanfaatkan media sosial sebagai ruang ekspresi diri dan pembentukan identitas. TikTok, sebagai salah satu platform dengan pertumbuhan tercepat, menawarkan fitur visual yang interaktif, algoritma yang adaptif, serta peluang penyebaran konten yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemanfaatan TikTok dengan personal branding mahasiswa Gen Z. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1–5 dan melibatkan 167 responden mahasiswa Gen Z pengguna aktif TikTok. Variabel yang dianalisis meliputi frekuensi penggunaan, konsistensi konten, kreativitas, serta interaksi audiens (variabel X), dan empat indikator personal branding (variabel Y). Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan TikTok secara aktif, dengan nilai rata-rata variabel pemanfaatan mencapai 3,16 (kategori tinggi). Temuan utama menunjukkan adanya hubungan kuat dan signifikan antara pemanfaatan TikTok dan personal branding mahasiswa (? = 0.755; p < 0.001). Indikator interaksi audiens menunjukkan korelasi tertinggi (0.594–0.643), diikuti kreativitas konten (0.536–0.637). Sementara itu, aspek konsistensi konten berada pada kategori cukup, menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa belum memiliki strategi unggahan yang stabil. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa TikTok bukan sekadar ruang hiburan, melainkan media strategis bagi mahasiswa Gen Z dalam membangun citra diri, meningkatkan visibilitas, dan mengembangkan reputasi digital. Penelitian ini berkontribusi pada literatur komunikasi digital, khususnya dalam memahami bagaimana platform video pendek membentuk personal branding di kalangan generasi muda.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue