cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,879 Documents
Tantangan dan Peluang Diskresi Pejabat Tun dalam Kerangka OSS-RBA Pasca UU Cipta Kerja Arya Dwi Arrahman, Reynaldi; Reygian Syaputri, Balqis; Ariij Trinanda, Cynara; Wulandari, Wulandari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i12.3009

Abstract

Penerapan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) pasca berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja mengubah pola kewenangan pejabat tata usaha negara (TUN) dalam memberikan izin berusaha. Sistem digital yang terstandarisasi ini berpotensi mengurangi ruang diskresi administratif, namun di sisi lain menciptakan kebutuhan akan fleksibilitas dalam menghadapi situasi tidak terduga. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan peluang penggunaan diskresi pejabat TUN dalam implementasi OSS-RBA dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen kebijakan, peraturan perundang-undangan, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi ketidakjelasan batas diskresi dalam regulasi, konflik norma antara peraturan pusat dan daerah, keterbatasan kapasitas teknis pejabat, serta risiko penyalahgunaan kewenangan. Namun demikian, terdapat peluang optimalisasi melalui penyusunan pedoman teknis yang komprehensif, penguatan pelatihan dan supervisi, pemanfaatan teknologi untuk transparansi, serta pengembangan mekanisme pengawasan berbasis data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diskresi tetap diperlukan dalam OSS-RBA untuk menangani kasus khusus dan memastikan keadilan substantif, namun harus dibingkai dalam koridor asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) dan diimbangi dengan mekanisme akuntabilitas yang ketat. Rekomendasi kebijakan mencakup penyempurnaan regulasi perizinan berbasis risiko, penguatan kapasitas institusional, dan harmonisasi sistem pengawasan untuk mendukung kepastian hukum dan kemudahan berusaha.
Digital Due Process Dilemma: A Study on the Application of the Principle of Legal Certainty in Ensuring Accountability and Data Protection in Indonesia's Digital Public Service Mall Alifpiya, Puja; Nurrozaka, Repania; Wulandari, Wulandari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i12.3012

Abstract

This article analyzes the dilemma of applying the Asas Kepastian Hukum (Principle of Legal Certainty) within the acceleration of Mal Pelayanan Publik Digital (MPP Digital) in Indonesia. The rapid implementation of Automated Decision-Making (ADM) creates a critical tension between digital efficiency and the protection of citizens' Digital Human Rights (HAM Digital). Through a juridical-normative approach, the study identifies that the current administrative legal framework suffers from procedural ambiguity, particularly concerning the accountability of administrative decisions generated by algorithms. The failure to explicitly define Digital Due Process standards, such as the right to explanation and structured objection mechanisms undermines the legal certainty guaranteed by Law No. 30 of 2014 on Administrative Governance (UU AP). Furthermore, the lack of mandatory, auditable standards for data processing jeopardizes data integrity and protection, challenging the mandates of Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection (UU PDP). This research concludes that a robust, legally binding Digital Due Process framework is necessary to serve as the foundation for modern digital services, ensuring that technological progress is inseparable from administrative accountability and the fundamental rights of citizens.
Perbedaan General Self-Efficacy Dan Sns Self-Efficacy Pada Remaja Akhir Generasi Z Nataya Nasution, Atika Mentari; Sarah, Cut
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.3024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara General Self-Efficacy (GSE) dan Social Networking Site Self-Efficacy (SNS-SE) pada remaja akhir Generasi Z. Tingginya paparan digital pada generasi ini diduga memengaruhi profil efikasi diri yang berbeda antara konteks digital dan non-digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan metode komparatif. Sampel berjumlah 100 remaja akhir berusia 18–20 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. GSE diukur menggunakan General Self-Efficacy Scale versi Indonesia yang diadaptasi oleh Novrianto, Marrettih, dan Wahyudi (2019), sedangkan SNS-SE diukur menggunakan Social Networking Site Self-Efficacy Scale versi Indonesia yang diadaptasi oleh Suherman dkk. (2024). Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara GSE dan SNS-SE (p = 0.000). Rata-rata GSE (M = 24.38) lebih rendah dibandingkan SNS-SE (M = 63.87), mengindikasikan bahwa remaja Generasi Z memiliki kepercayaan diri lebih tinggi pada aktivitas digital dibandingkan tantangan kehidupan nyata. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi untuk memperkuat efikasi diri dalam konteks non-digital.
Subjective Well-Being pada Pelaku Wirausaha dalam Komunitas Yukbisnis Badruz Zaman, Ikhsan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i12.3045

Abstract

This study aims to understand the subjective experiences of entrepreneurs who are members of the YukBisnis community in building and maintaining their psychological well-being Subjective Well-Being (SWB). Using a qualitative phenomenological approach, in-depth interviews were conducted with five informants from various business backgrounds. Thematic analysis revealed three main themes, the community as a space for fulfilling basic psychological needs, the paradox of well-being between entrepreneurial meaning and personal pressure, and collectivist culture as a lens for interpreting SWB. The YukBisnis community functions not only as a business learning forum but also as a social ecosystem that supports members' autonomy, competence, and relatedness. This study highlights the critical role of community support in enhancing entrepreneurial well-being, especially within Indonesia's collectivist cultural context. The findings contribute to the development of community-based positive psychology theory and serve as a basis for more human-centered and contextualized MSME support policies.
Pengaruh Lokasi, Harga dan Cita Rasa Terhadap Kepuasan Pelanggan pada Rumah Makan Lalapan Tanta Anna Tondano Ils Rumambi, Githa; Adam, Anggela Aine
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i12.3057

Abstract

The culinary industry in Indonesia is growing rapidly and facing increasingly fierce competition, making customer satisfaction a crucial factor in maintaining customer loyalty. Lalapan Tanta Anna Tondano Restaurant, which has been operating for over 15 years, was chosen as the research object due to its popularity and the challenges of competition from similar businesses. This study aims to analyze the influence of location, price, and taste on customer satisfaction at Lalapan Tanta Anna Tondano Restaurant. The research method used a quantitative approach using a survey technique using a valid and reliable questionnaire. The study population was the restaurant's customers, with the sample determined using a purposive sampling technique. Data analysis was performed using multiple linear regression to test the effect of the independent variables (location, price, taste) on the dependent variable (customer satisfaction). The results of the study indicate that location, price, and taste have a positive and significant effect on customer satisfaction, both partially and simultaneously. Taste is proven to be the most dominant variable in increasing customer satisfaction and loyalty. The coefficient of determination (R²) indicates that most of the variation in customer satisfaction can be explained by these three variables. The conclusions of this study emphasize the importance of business location management, appropriate pricing, and consistent taste in creating customer satisfaction. These findings provide theoretical contributions to the development of the concept of customer satisfaction and provide practical recommendations for culinary entrepreneurs in improving service quality and business competitiveness.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi Vasektomi Pada Pria: Analisis Literatur Nasional Suza, Demoon Hardian Eka
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.3061

Abstract

Partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi vasektomi di Indonesia masih tergolong sangat rendah, meskipun program Keluarga Berencana (KB) telah dilaksanakan secara berkelanjutan selama beberapa dekade. Kondisi ini menunjukkan masih adanya ketimpangan peran gender dalam pengendalian kelahiran, di mana tanggung jawab kontrasepsi lebih banyak dibebankan kepada perempuan. Rendahnya partisipasi pria dalam vasektomi dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kurangnya pengetahuan, sikap negatif, serta persepsi keliru terkait dampak vasektomi terhadap maskulinitas dan fungsi seksual. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pemilihan metode kontrasepsi vasektomi pada pasangan usia subur. Kajian ini disusun berdasarkan 20 artikel jurnal terindeks SINTA yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara tingkat pengetahuan pria dan penerimaan terhadap vasektomi, meskipun beberapa studi melaporkan tidak adanya hubungan yang bermakna secara statistic. Selain pengetahuan, faktor lain yang turut berperan dalam pengambilan keputusan vasektomi meliputi dukungan istri, tingkat pendidikan, nilai dan persepsi budaya, kualitas layanan kesehatan, serta efektivitas konseling KB. Secara keseluruhan, peningkatan pengetahuan melalui edukasi yang komprehensif, kontekstual, dan berbasis kebutuhan terbukti mampu meningkatkan motivasi pria untuk mempertimbangkan vasektomi sebagai metode kontrasepsi mantap yang aman, efektif, dan berkelanjutan.
Otoritas Mamak dalam Memberikan Izin Perkawinan Masyarakat Talang Babungo Fadli, A’zizil
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.3127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepentingan pemberian izin perkawinan oleh mamak dalam masyarakat Talang Babungo. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan sumber penelitian diperoleh dari wawancara melalui tokoh-tokoh seperti ninik mamak, alim ulama, pemerintahan nagari dan calon pengantin. Data dianalisis melalui tiga tahapan. Pertama melalui re-statement data, kedua deskripsi data dan ketiga interpretasi data. Studi ini menemukan pertama pemberian izin mamak dalam perkawinan sebagai sumber legitimasi untuk memperkuat marwah adat. Kedua aturan pemberian izin mamak dalam perkawinan berkontribusi memperkuat fungsi dan peran adat. Ketiga pemberian izin mamak menunjukkan tanggung jawab mamak terhadap kemenakannya. Ketiga studi di atas memperlihatkan bahwa otoritas mamak dalam memberikan izin perkawinan dapat dipahami sebagai bentuk perlindungan institusional terhadap keberlanjutan sistem matrilineal, dan menjaga identitas kolektif dan kehormatan kaum matrilineal.
Diskursus Digital dan Penjualan Kendaraan Listrik di Indonesia: Pendekatan Netnografi Rosyadi, Muhammad Farouq; Maramis, Donny I; Alvino, Revi; Rukmana, Ovalia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.3166

Abstract

The growth of electric vehicles in Indonesia is influenced not only by government policies and industrial readiness, but also by public perceptions shaped through digital media. This study explores the role of electric vehicle review videos on YouTube in shaping consumer perceptions and their relation to the development of electric vehicle sales in Indonesia. The study employs a netnographic approach by analyzing comment sections from three electric vehicle review videos on YouTube, combined with official sales data from the Indonesian Automotive Industry Association (GAIKINDO) for the 2023–2025 period and interviews with electric vehicle owners. The findings show that YouTube discussions are largely driven by practical and rational considerations, such as price, total cost of ownership, driving range, and charging infrastructure. Although the national automotive market experienced a slowdown, the market share of electric vehicles continued to grow. Interview results indicate that YouTube review videos mainly serve as information sources and tools for brand comparison, while final purchase decisions are more strongly influenced by mobility needs, government policies, and long-term considerations regarding electric vehicle technology. This study concludes that YouTube electric vehicle review videos support the consumer decision-making process, but do not directly determine sales growth.
Keputusan Pembelian UMKM: Peran Digital Marketing dan Brand Image (Studi Kasus: UMKM Maja Lebak, Banten) Febrianti, Wenty; Darda, Ahmad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.3167

Abstract

The development of digital technology encourages Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt their marketing strategies to improve their competitiveness and consumer purchasing decisions. This study aims to analyze the influence of digital marketing and brand image on MSME product purchasing decisions in Maja District, Lebak Regency, Banten. The research method used is a survey method with a descriptive and causal approach. Data were collected through questionnaires to 63 MSMEs from a total population of 70 MSMEs with probability sampling techniques. Data analysis was carried out using the Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method through reflective indicators in the SmartPLS 4 application. The results showed that digital marketing had no and insignificant effect on purchasing decisions, with a path coefficient value of -0.209 and a t-statistic value of 0.902 (<1.96). In contrast, brand image has a positive and significant effect on purchasing decisions, with a path coefficient of 0.388 and a t-statistic of 3.528 (> 1.96). This finding indicates that purchasing decisions for MSME products in Maja District are more influenced by consumer perceptions of brand image than by digital marketing activities. The managerial implications of this study emphasize the importance of strengthening brand image as a primary strategy in improving purchasing decisions, as well as the need to evaluate and optimize the implementation of digital marketing to be more effective and oriented towards building brand image. This study is expected to serve as a reference for MSME actors and future researchers in developing digital-based MSME marketing strategies.
Analisis Profitabilitas Usaha Dimsum Dibyantoro, Dibyantoro
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.3171

Abstract

Usaha kuliner semakin berkembang baik dalam sektor makanan maupun minuman dewasa ini. Berbagai masakan siap saji ditawarkan oleh masyarakat untuk dapat menarik minat calon pembeli sehingga akan memberikan peluang keuntungan yang lebih besar. Berbagai masakan yang berasal dari luar negeri sengaja diadopsi agar menjadi daya tarik tersendiri. Salah satu masakan yang dibawa dari luar negeri adalah Dimsum. Dimsum merupakan hidangan makanan ringan yang umumnya dimasak dengan teknik steaming berbahan dasar tepung terigu, tepung sagu, dan dapat ditambahkan dengan daging ayam ataupun daging ikan, dan kulit yang bertekstur lembut. Studi dilakukan dengan rencana pembukaan kuliner di Kota Cilegon. Dimana analisis yang dipergunakan hanya meliputi analisis aspek profitabilitas. Dari hasil perhitungan didapatkan, biaya investasi awal 2.515.463 IDR, biaya variabel tetap 52.172 IDR/hari, biaya variabel tidak tetap 22.000 IDR/hari, total biaya 281.172 IDR/hari, dan profitabilitas yang bisa dihasilkan 5.064.820 IDR/bulan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue