cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Penggunaan Rekam Medis Berbasis Komputerisasi Terhadap Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Cisitu Repita Indah Alriza; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3511.819 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i3.319

Abstract

Service is the process of meeting needs through the activities of others directly. Service to outpatients at the puskesmas is the main task of the medical record in charge of the registration section, to provide the best service. At the Cisitu Public Health Center already using a computerized system, the service is easier, so that patient data is automatically entered into the computer at the polyclinic he is aiming for. To find out the use of computer-based medical records for outpatient services. The research method uses data collection methods, namely field studies, field studies include direct observation or observation methods, and direct interviews with parties related to the problems studied. The results of the research are the lack of human resources and the lack of supporting infrastructure that can affect the outpatient service at the Cisitu Public Health Center which is already computerized. More attention should be paid, because if the implementation continues, there will be several obstacles, for example, there will be a buildup of patient queues and staff will be overloaded with work. It should be with the existence of a computerized system that makes the work of officers easier and the service faster.
Profil Penggunaan Antibiotik yang Aman dan Rasional pada Pengobatan Penyakit Infeksi Gigi di Tempat Praktek Dokter Gigi Kota Bandung Sheril Sisilia; Rida Emelia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3607.872 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i3.320

Abstract

Antibiotics should be used according to the regimen prescribed by a doctor or pharmacist to prevent resistance. Patients after an outpatient clinic may have problems with adherence to antibiotics. This study aims to understand the safe and rational use of antibiotics in the treatment of dental infectious diseases at a dentist's office in Bandung. Collecting data using a retrospective approach based on the order in which the patient took antibiotics and then classified according to the type, class, dose and duration of antibiotic administration. There are three types of antibiotics used, namely amoxicillin, cefixime, and lincomycin. The antibiotics used were in 3 groups, namely penicillins, gene-III cephalosporins, and other antibiotics. The most common dose of the antibiotic amoxicillin is 500 mg up to 3 times a day. The results showed the use of 3 antibiotics, namely amoxicillin, cefixime and lincomycin.
Strategi Pengembangan Usaha pada Pengrajin Batik Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara Twowenti Fitri Marpaung
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4024.228 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.321

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan batik yang ada di Kabupaten Malinau memang dikatakan sudah berkembang, namun masih menemukan kendala yang di hadapi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah khususnya pada kerajinan batik yaitu terkait dengan modal usaha, bahan baku yang masih diproduksi dari luar daerah, terbatasnya tenaga pembatik, sumber daya manusia yang masih dikatakan minim dan masih butuh pembinaan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan usaha perajin batik berbasis Maltese Registry. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Metode: Jenis penelitian ini bersjenis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data yaitu analisis data interaktif yang menyajikan deskripsi spesifik berdasarkan hasil observasi dan wawancara serta dokumentasi dengan Metode Analisis SWOT. Hasil: Berdasarkan kondisi internal SWOT IFAS dan kondisi eksternal EFAS, hasil akhir IFAS adalah 2,55 dan EFAS 0,3 yang berarti keuntungan lebih besar daripada kerugian, peluang lebih besar daripada risiko, dan berdasarkan analisis SWOT diagram, kita semua tahu kondisi internal dan eksternal.Strategi yang menyertainya adalah untuk mendukung strategi yang kuat, yaitu penerapan strategi SO dan peluang untuk mendapatkan peluang (O) dengan kekuatan (S) untuk mendukung profesional batik. Teruslah memaksimalkan kekuatan dan peluang yang ada. Lanjutkan untuk lebih sukses. Kesimpulan: Menurut analisis SWOT, kekuatan lebih besar dari kelemahan dan peluang lebih besar dari risiko, dan strategi yang disesuaikan dengan kondisi internal dan eksternal adalah strategi pendukung.
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Terapi Insulin Kombinasi dan Insulin Tunggal pada Pasien Diabetes Melitus tipe 2 Ni Nyoman Wahyu Udayani; Putu Mesi Dian Adnyani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3733.006 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.322

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis dimana terapi pengobatannya dilakukan seumur hidup dan membutuhkan biaya besar. Tersedianya berbagai jenis insulin yang diterima pasien baik tunggal maupun kombinasi dengan efektivitas terapinya menimbulkan variasi biaya baik biaya medis langsung, nonmedis langsung maupun nonmedis tidak langsung. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis terapi insulin yang paling Cost Effective baik tunggal maupun kombinasi sehingga diperlukan suatu penelitian mengenai analisis efektivitas biaya terapi insulin dengan menggunakan subjek penelitian pasien DM tipe 2 rawat jalan di salah satu rumah sakit Kabupaten Gianyar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dari unit catatan rekam medis pasien DM tipe 2 rawat jalan di di salah satu rumah sakit Kabupaten Gianyar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan jenis terapi insulin kombinasi atau insulin tunggal yang digunakan untuk pasien DM tipe 2 beserta total biaya medis langsung tiap bulannya yaitu glargine 437.195 dan aspart 738.263. Sedangkan kombinasi insulin aspart dengan glargine 1.028.79, kombinasi lispro dengan glargin dan insulin glulisine dengan glargine menunjukkan biaya yang sama sebesar 738.246, kombinasi insulin aspart dengan detemir sebesar 835.106. Kesimpulan: Berdasarkan perhitungan ACER, terapi insulin yang paling cost-effective adalah insulin kombinasi yaitu insulin glulisine dengan insulin glargine 11.07 persentase efektivitas terapi.
Evaluasi Skrining Kelengkapan Resep Pasien BPJS Rawat Jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung Crisfy Rizkiyani; Rida Emelia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3508.163 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.323

Abstract

Latar Belakang: Resep adalah alat paling penting yang dimiliki pasien sebelum menerima obat. Apoteker memegang peranan penting dalam pengelolaan kefarmasian dan kefarmasian, untuk itu apoteker wajib melakukan proses penyaringan resep selama proses pelayanan resep. Skrining resep atau review resep adalah kegiatan apoteker dalam menanggapi resep, termasuk review pengiriman obat, penerapan obat, dan penilaian klinis. Tujuan: Tujuan penelitian ini merupakan untuk mengetahui kelengkapan komponen-komponen resep di RSAU Lanud Sulaiman Bandung periode Mei 2021 sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 tahun 2016. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif retrospektif berdasarkan data resep dari Rumah Sakit Udara Suleiman Bandung. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin menghasilkan 86 sampel. Teknik analisis data dikelompokkan dan diringkas untuk menemukan semua resep dokter yang memenuhi kriteria lengkap dan tidak lengkap, yang dievaluasi dalam penelitian ini sebagai (1) skor untuk resep lengkap dan (0) skor untuk resep tidak lengkap. HASIL: Penelitian mencapai 86,1% hasil yang menunjukkan resep lengkap dan 13,9% resep tidak lengkap, termasuk Inscriptio, Invocatio, Prescriptio, Subscriptio, dan Pro. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian evaluasi skrining kelengkapan resep pasien BPJS rawat jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung, dapat disimpulkan 86,1% resep lengkap dan 13,9% resep tidak lengkap. Dalam hal inscriptio menunjukan persentase 93% resep lengkap dan 3% resep tidak lengkap, invascatio 100% resep lengkap dan 0% resep tidak lengkap, prescriptio 100% resep lengkap dan 0% resep tidak lengkap, kemudian subscriptio 79% resep lengkap dan 21% resep tidak lengkap, yang terakhir dalam hal pro 95% resep lengkap dan 5% resep tidak lengkap.
Hubungan Pengolahan Air Minum dan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kecamatan Baturaja Barat Tahun 2021 Nency Agustia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.675 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.324

Abstract

Tujuan: Diketahui hubungan Pengolahan Air Minum dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kecamatan Baturaja Barat tahun 2021. Metode: penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Dimana data variable dependen (Diare) dan variable Independen (pengolahan air minum, pendapatan keluarga) dengan Point Time Approach dan tiap subjek penelitian diukur sekali saja. Hasil: Responden pengolahan air minum tidak dimasak lebih banyak mengalami diare yaitu 28 responden(50,0%) di bandingkan dengan responden yang di masak dan mengalami diare yaitu 2 responden(11,8%), dan responden pendapatan keluarga <3.000.000 lebih banyak mengalami kejadian diare yaitu 28 responden (50,0%), dibandingkan dengan pendapatan keluarga yang >3.000.000 dan mengalami diare yaitu 2 responden (11,8%). Analisa Chi-square di dapat adanya hubungan pengolahan air minum (p value= 0,012), pendapatan keluarga (p-value= 0,012) dengan kejadian Diare Pada Balita. Simpulan: Hubungan pengolahan air minum (p-value=0,012), pendapatan keluarga (p-value=0,012) dengan kejadian diare pada balita. Hipotesa terbukti.
Analisis Polifarmasi dan Interaksi Obat PPOK pada Pasien BPJS Rawat Jalan di Rumah Sakit Karya Medika I Periode Juli - September 2020 Muriyanto Muriyanto; Meiti Rosmiati; Zulfa Ika Setyaningsih
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.495 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.332

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kejadian polifarmasi dapat menyebabkan interaksi obat yang satu dengan obat yang lain sering disebut dengan istilah Polifarmasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik, gambaran pengobatan, polifarmasi dan interaksi obat pada pasien BPJS rawat jalan penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) di Rumah Sakit Karya Medika I berdasarkan resep periode Juli - September 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan waktu retrospektif. Hasil: Hasil penelitian dari 125 kasus menggambarkan bahwa penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis tertinggi yaitu pada usia 60 tahun keatas dan penderita berjenis kelamin laki-laki. Obat Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang digunakan adalah golongan Bronkodilator sebanyak 222 kasus (55,36%), golongan anti inflamasi sebanyak 75 kasus (18,70%), golongan mukolitik sebanyak 50 kasus (12,47%), golongan antitusif sebanyak 46 kasus (11,47%), golongan antibiotik sebanyak 5 kasus (1,25%) dan golongan antioksidan sebanyak 3 kasus (0,75%). Kesimpulan: Gambaran polifarmasi pada pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) penderita PPOK di Rumah Sakit Karya Medika I yaitu 59 kasus (47,2%) tergolong kedalam polifarmasi minor dan 66 kasus (52,8%) tergolong kedalam polifarmasi mayor. Gambaran interaksi yang dapat menurunkan efektivitas dari obat PPOK ditemukan dalam pemberian obat Methylprednisolon, Omeprazole dan Dexamethasone secara bersamaan dengan Retaphyl SR dapat menurunkan efek kerja Rethapyl SR. Disarankan pemberian obat Methylprednisolon, Omeprazole dan Dexamethasone diberikan sebaiknya selang 30 menit-1 jam setelah pemberian Retaphyl SR.
Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Kebutuhan Obat Terhadap Ketersediaan Obat di Apotek Cicaheum Farma Anti Khaerunnisa; Moh. Rizky Adriansyah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.765 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i3.333

Abstract

The vacancy of drug supply in each health unit is a component of a complex problem. Therefore, an effective and efficient drug management is needed. One of the effective drug management processes is to ensure the availability of drugs, both in terms of the right types and quantities according to needs, so as to avoid drug shortages and excesses. This study aims to evaluate the process of planning and procurement of drugs at the CicaheumFarma Pharmacy. The research method used is descriptive qualitative research method with data collection techniques through interviews and checklists to the CicaheumFarma Pharmacy. Based on the research, it shows that the planning and procurement process at the CicaheumFarma Pharmacy has not gone well because the procurement process that has been running so far is only based on estimates of selling power, causing a shortage of drug supplies. The conclusion from interviews with the owner and employees as well as the results of the checklist to anticipate the occurrence of vacancies in drug supplies at the CicaheumFarma Pharmacy that the owner will change the planning and procurement process system for drugs to be better in the future.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Konsumen di Apotek Bio Medika Soreang Periode Bulan Mei 2021 Feby Anggraeni; Meiti Rosmiati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.976 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.334

Abstract

Latar Belakang: Apotek adalah salah satu pelayanan kesehatan dalam bentuk pelayanan kefarmasian yang meliputi tersedianya produk yang bermutu dan disertai dengan pemberian informasi yang memadai. Faktor kualitas pelayanan meliputi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kefarmasian terhadap kepuasan konsumen di Apotek Bio Medika Soreang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan secara kuantitatif, menggunakan pengumpulan data melalui penyebaran kuisoner, wawancara, dan observasi. Subjek penelitian yang digunakan yaitu 96 pasien di Apotek Bio Medika Soreang. Hasil: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan kefarmasian secara simultan dan parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kesimpulan: Kualitas pelayanan yang baik berbanding lurus dengan kepuasan konsumen. Konsumen yang merasa puas cenderung menjadi konsumen yang loyal.
Analisa Perubahan Kadar Hemoglobin Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Annisa Cikarang Syari Mislina; Aries Purwaningsih; Ela Melani MS
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.25 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.335

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronis (GGK) didefinisikan sebagai kerusakan ginjal yang terjadi lebih dari 3 bulan, berupa kelainan struktural atau fungsional dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Hemodialisis rutin dilakukan sebagai terapi pengganti fungsi ginjal pada penderita gagal ginjal. Anemia sering ditemukan pada pasien GGK dan dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Tujuan: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar hemoglobin sebelum dan sesudah hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronis di Rumah Sakit Annisa Cikarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan menggunakan data sekunder dan teknik Total Sampling. Sampel yang didapatkan berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi pada penelitian ini berjumlah 30 pasien. Data diambil dan dicatat dari rekam medis pasien GGK di RS Annisa Cikarang periode Juni – Juli 2021. Hasil: Rata-rata kadar hemoglobin pada pasien GGK sebelum diberikan terapi hemodialisis mengalami penurunan yaitu sebesar 8,480mg/dL. Rata-rata kadar hemoglobin setelah diberikan terapi hemodialisis mengalami peningkatan dari sebelum diberikan terapi hemodialisis yaitu 8,857 mg/dL. Terdapat perubahan kadar hemoglobin pada pasien GGK setelah diberikan terapi hemodialysis, dengan nilai P = 0,037 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pada pasien GGK sangat rendah dan dibawah batas normal kadar hemoglobin, meskipun terdapat peningkatan kadar hemoglobin setelah diberi terapi hemodialisis namun nilai tersebut masih dibawah batas normal kadar hemoglobin, nilai p lebih rendah dari nilai alpha (batas kemaknaan) dengan demikian H0 gagal diterima yang berarti terdapat perbedaan kadar hemoglobin pada pasien GGK sebelum dan sesudah diberikan terapi hemodialisis.

Page 22 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue