cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Analisis Tingkat Kepatuhan Pasien Prolanis Diabetes Melitus dalam Mengkonsumsi Obat Antidiabetika Oral di Klinik Afiati Kopo Eka yulianti kuswati; Wempi eka rusmana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.087 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.336

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas memproduksi jumlah hormon insulin secara memadai sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. DM merupakan salah satu penyakit yang tidak menular dan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat termasuk di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien PROLANIS DM (Diabetes melitus) dalam mengkonsumsi obat antidiabetika oral Di Klinik Afiati Kopo. Metode: Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengukuran terhadap variabel independen dan dependen dilakukan sekali dalam waktu yang bersamaan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan berobat. Hasil: Hasil penelitian ini yaitu obat yang dikonsumsi 4 macam sebanyak 34 orang (37,7%), untuk nilai Kepatuhan tinggi sebanyak 43 orang dengan persentase sebesar 47,8%. Sedangkan berdasarkan hubungan tingkat kepatuhan dengan beberapa karakteristik salah satunya berdasarkan jenis kelamin perempuan dengan kepatuhan tinggi sebanyak 20 responden persentase 43,5%, berdasarkan usia yang memiliki kepadatan tinggi di usia 56-65 tahun sebanyak 18 responden dengan persentase 46,2%, berdasarkan Pendidikan tingkat kepatuhan tinggi di kategori pendidikan SMA sebanyak 26 responden dengan persentase 52%, berdasarkan lama menderita yang memiliki kepatuhan tinggi di Kategori penderita diabetes 4 tahun atau lebih sebanyak 21 responden persentase 42%, berdasarkan penyakit penyerta yang memiliki kepatuhan tinggi di kategori penyakit penyerta 1 macam sebanyak 17 responden persentase 50%, berdasarkan jumlah obat dengan nilai kepatuhan paling tinggi di kategori jumlah obat 4 macam atau lebih sebanyak 16 responden persentase 47%. Kesimpulan: Nilai Kepatuhan di Klinik Afiati masuk dalam kategori kepatuhan tinggi sebanyak 43 orang dengan persentase sebesar 47,8%.
Analisis Faktor-Faktor Belum Terlaksananya Pemusnahan Dokumen Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit X Bandung Farah zafira; Meira hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.337

Abstract

Latar Belakang: Penyusutan berkas rekam medis ialah upaya yang dilakukan rumah sakit bertujuan mengurangi penumpukan diruang penyimpanan. Berkas rekam medis dikatakan aktif bila kunjungan terakhir masih dalam jangka waktu 3 hingga 5 tahun dari bertepatan saat ini. Berkas rekam medis in-aktif pula akan dimusnahkan bila pasien dengan nomor rekam medis tertentu tidak datang untuk berobat atau kunjungan dalam waktu 5 tahun sejak tanggal kunjungan terakhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab-penyebab belum terlaksananya retensi dan pemusnahan berkas rekam medis di RS X Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan metode observasi dan wawancara yaitu dengan melakukan pengamatan secara langsung di dalam lapangan. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitan ini adalah 4 orang petugas rekam medis bagian penyimpanan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit. Hasil: Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa faktor belum terlaksananya retensi ialah pendidikan dan pengetahuan petugas rekam medis masih kurang, tidak diadakan pelatihan, jadwal retensi tidak ada, menggunakan kardus sebagai tempat menyimpan berkas serta tidak mempunyai ruangan uuntuk berkas inaktif. Kesimpulan: Peneliti menemukan beberapa penyebab belum terlaksananya retensi di RS X Bandung yaitu tingkat pendidikan petugas sebagian belum memenuhi standar kualifikasi, pengetahuan petugas tentang retensi masih belum mengerti, belum memiliki ruangan khusus berkas inaktif dan tempat menyimpan berkas tidak menggunakan rak melainkan kardus, belum memiliki jadwal tetap retensi, SOP penyusutan sudah ada tetapi pelaksanaan di lapangan tidak semua diterapkan.
Neutrophil-To-Lymphocyte Ratio (NLR) pada Pasien Kanker Paru dengan Riwayat Merokok dan Tidak Merokok Annisa Nurul Husna; Isnin Anang Marhana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.727 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.338

Abstract

Latar Belakang: Kanker paru-paru merupakan salah satu kanker yang paling banyak terjadi, telah menyebabkan 1/3 kematian akibat kanker pada pria. Merokok sebagai salah satu faktor risiko dapat menyebabkan respon inflamasi yang kemudian meningkatkan nilai neutrofil-limfosit rasio (NLR). Namun, tidak semua pasien memiliki riwayat perokok. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan nilai NLR pada pasien dengan riwayat perokok dan bukan perokok. Metode: Penelitian ini menggunakan Uji Mann Whitney untuk mendapatkan hasil nilai NLR secara statistik setelah dilakukan pengumpulan data sekunder berupa neutrofil dan limfosit sebagai data sekunder dari rekam medis. Hasil: Terdapat 33 pasien dengan riwayat perokok dan bukan perokok. 15 pasien (22,73%), berasal dari kelompok usia 56-60 tahun. Ada 38 pasien laki-laki dan 28 pasien perempuan. Adenokarsinoma memiliki angka kejadian tertinggi (83,33%) dan semua pasien berada pada stadium IV selama pengambilan data. Sebagian besar pasien (45,45%) mengeluh mengalami nyeri dada. Nilai NLR untuk pasien dengan riwayat perokok adalah 4,94 dan 3,76 untuk bukan perokok dengan p=0,13. Kesimpulan: Terdapat perbedaan nilai NLR pada pasien kanker paru dengan riwayat perokok walaupun perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik.
Analisis Kebutuhan Sediaan Multivitamin Terhadap Pengetahuan Pasien Mengenai COVID-19 di Apotek K-24 A.H Nasution Bandung Helta Sari; Wempi Eka Rusmana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.071 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.339

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus merupakan virus yang dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, pneumonia (infeksi paru-paru) yang bersifat akut, dan gagal ginjal. Persiapan daya tahan tubuh merupakan salah satu upaya pencegahan COVID-19 yang dapat dilakukan. Terdapat beragam upaya dari berbagai literatur yang dapat memperbaiki daya tahan tubuh salah satunya dengan mengkonsumsi multivitamin. Multivitamin memang tidak dapat dijadikan terapi dalam mengatasi infeksi virus ini, tetapi asupan multivitamin dapat meningkatkan kinerja sistem imun dalam melawan infeksi yang disebabkan oleh virus maupun bakteri, termasuk infeksi virus Corona. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kebutuhan sediaan multivitamin dan tingkat pengetahuan pasien mengenai COVID-19 diapotek K24 A.H Nasution. Metode: Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh lansung dari responden melalui pengisian kuesioner yang disebarkan menggunakan google form dengan teknik penentuan sampel jenuh di Apotek K24 A.H Nasution sebanyak 20 responden dan analisis data menggunakan analisis skala likert dan analisis kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan responden perempuan (55%), laki-laki (45%). Dengan rentang usia 21-24 (35%), 25-35 (25%), 36-45 (25%), 46-50 (15%). Didapatkan hasil pernyataan kuesioner kebutuhan sediaan multivitamin dinilai reliable 0,761 > 0.7 dan pernyataan tingkat pengetahuan COVID 19 dinilai reliable 0.757 > 0.7. Kesimpulan: Kebutuhan sediaan multivitamin dalam kriteria tinggi dan pengetahuan pasien mengenai COVID 19 dalam kriteria cukup.
Perbandingan Hasil Pemeriksaan Glukosa Darah Menggunakan Metode GOD-PAP dan Metode Strip Dilaboratorium Klinik Harapan Sehat Cianjur Annisa Nur Aini; Ratna Juwita; Ela Melani MS
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.986 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.340

Abstract

Latar Belakang: Glukosa Darah adalah parameter untuk mengetahui penyakit diabetes. Glukosa didalam tubuh berfungsi untuk bahan bakar bagi proses metabolisme dan sumber energi utama bagi otak. Glukosa yang terdapat didalam darah terbentuk dari karbohidrat didalam makanan dan disimpan sebagai glikogen dan otot rangka kadar glukosa darah normal <200 mg/dl. Ada faktor yang memperngaruhi meningkatnya glukosa darah yaitu : hormon insulin, stress, emosi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya perbandingan pemeriksaan glukosa darah menggunakan metode GOD-PAP dan metode Strip. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan uji statistik yang digunakan adalah Uji Pairet T-test dari penelitiant ini adalah pasien yang memeriksa glukosa darah di klinik Harapan Sehat Cianjur dengan pengumpulan data riwayat pasien. Hasil: Hasil penelitian menunjukan ( p=0,02 > (?) 0,05) sehingga terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Pada metode GOD-PAP diperoleh hasil kadar glukosa darah dimana terdapat 19 sampel hasil pemeriksaan glukosa darah yang normal dan terdapat 11 yang tidak normal.
Review Literatur : Kualitas Hidup Penyandang Diabetes Mellitus Ditinjau Dari Health Locus Of Control Milenia Ramadhani; Induniasih Induniasih; Sutejo Sutejo
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3918.477 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.341

Abstract

Health Locus of Control (HLoC) is an important indicator in self-care that plays a role in improving the quality of life for people with Diabetes Mellitus (DM). It is known that the quality of life of people with diabetes is affected by HLoC. This study uses a literature review method using the article databases PubMed, Science Direct, Proquest, Google Scholar, Cohcrane Library, Sage Publications, Researchgate, and EBSCOhost. Providing a good and correct understanding of perceptions, attitudes and behavior in people with DM can improve HLoC and their quality of life. It is proven that HloC has a positive and significant effect on the quality of life of people with DM.
Pengaruh Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Terhadap Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Rawat Jalan di Klinik Pratama Al-Qolbu 1 Cihampelas Asri Muryanti Nur Azizah; Widayati Widayati; Wempi Eka Rusmana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.949 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.342

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan meliputi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin hal ini membutuhkan terapi jangka panjang untuk memulihkan dan meperbaiki kadar insulin dalam darah. Pengetahuan merupakan Faktor penting untuk terbentuknya perilaku kesehatan yang baik termasuk dalam kepatuhan penggunaan obat. Tujuan: Mendapatkan gambaran korelasi antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan obat pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Klinik Pratama Al-Qolbu 1 Cihampelas. Metode: Penelitian ini menggunakan riset deskriptif dengan pedekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Responden penelitian adalah 50 orang pasien. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan kuesioner kepatuhan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang telah memenuhi syarat uji validitas dan reliabilitas. Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui seberapa kuat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan obat Hasil: Pengetahuan pasien Diabetes mellitus type 2 40% berada pada tingkat sedang , dan 36 % berada pada tingkat kepatuhan yang tergolong tinggi. Uji Chi-Square menunjukan nilai p=0,000 dengan nilai kolerasi person r = 0,676. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat tinggi antara pengetahuan dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat Diabetes Mellitus tipe 2 di Klinik Pratama Al-Qolbu 1 Cihampelas.
Faktor-Faktor yang Menyebabkan Stunting Pada Balita di Desa Sepanyul, Blimbing Gudo, Jombang Eko Digdoprihasto Tjahjo; Kienan Agni dewanty; Talita Nandia Primarintan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.327 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.343

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah penyakit kronis yang menggambarkan pengerdilan karena kekurangan gizi kronis, yang ditunjukkan dengan z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 SD. Masalah keterlambatan perkembangan semakin parah karena terutama terjadi pada bayi dan anak kecil. Prevalensi stunting cukup tinggi di Indonesia yaitu 37,2%, Desa Sepanyul, Blimbing Gudo, Jombang 16,43%, dan Bantur 18,03%. Tujuan: Riset ini bertujuan Untuk mengetahui distribusi frekuensi faktor-faktor yang menyebabkan stunting pada balita di Desa Sepanyul, Blimbing Gudo, Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Teknik sampel dengan non porbability sampling dengan jenis porposive sampling sebanyak 61 balita. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki balita usia 0 bulan – 24 bulan di Desa Sepanyul, Blimbing Gudo, Jombang. Dengan analisis data bivariat dan univariat. Hasil: Hasil dari penelitian ini ibu yang tidak bekerja dan tidak berpenghasilan lebih banyak dibanding ibu yang bekerja dan berpenghasilan. Balita yang mengalami stunting dan memiliki usia 24 bulan sebanyak 21 orang dan yang berusia > 24 bulan hanya 1 orang. Mayoritas balita yang mengalami stunting memiliki berat badan lahir normal sebanyak 20 orang dan yang memiliki berat badan lahir hanya 2 orang. Kesimpulan: Mayoritas balita yang mengalami stunting memiliki berat badan lahir normal sebanyak 20 orang dan yang memiliki berat badan lahir hanya 2 orang. Dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0.000 sehingga dapat disimpulkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan MPASI lengkap.
Analisa Tingkat Kepuasan Pasien di Tempat Pendaftaran Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Lubuklinggau Nanda Setia Wiguna; Erik Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.501 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.344

Abstract

LatarBelakang: Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja atau hasil pelayanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan apa yang dirasakannya dengan harapannya. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien di tempat pendaftaran rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Lubuklinggau Metode:. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode deskriptif Hasil:. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan yang berobat di Rumah Sakit Umum Daerah Siti Aisyah Lubuklinggau kemudian sampel diambil sebanyak 100 pasien. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa (97%) tingkat kepuasan pelayanan petugas, (97%) tingkat kepuasan waktu pelayanan, (97%) tingkat kepuasan sarana dan prasarana Kesimpulan: Hasil keseluruhan tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan rekam medis di TPPRJ sudah cukup baik yakni (97%). Diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan di bagian TPPRJ.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Terhadap Staphylococcus Aureus dengan Metode Dilusi Muhammad Khafidin Al Alim; Marijam Purwanta; Yuani Setiawati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.947 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.345

Abstract

Latar Belakang: Lamtoro (Leucaena leucocephala) merupakan tumbuhan yang umum di indonesia. Tanaman ini selain bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan, daunnya juga sering dipakai masyarakat indonesia sebagai obat luka atau memar. Salah satu bakteri yang umumnya terdapat dalam luka adalah Staphylococcus aureus. Oleh karena itu, peneliti menduga bahwa ekstrak daun lamtoro memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri daun lamtoro terhadap Staphylococcus aureus dengan metode dilusi. Metode: Ekstrak kental lamtoro dibuatkan seri pengenceran pada medium cair. Bakteri uji kemudian ditambahkan dengan proporsi yang sama pada setiap tabung. Tabung dengan konsentrasi ekstrak terendah yang masih terlihat jernih ditetapkan sebagai KHM. Selanjutnya dilakukan streaking pada media biakan. Setelah inkubasi, media dengan konsentrasi terendah yang tidak didapati pertumbuhan koloni ditetapkan sebagai KBM. Hasil: Kekeruhan yang disebabkan ekstrak tidak dapat dibedakan dengan kekeruhan yang disebabkan bakteri, sehingga KHM tidak dapat ditentukan. Dari hasil kultur, didapatkan pertumbuhan koloni pada seluruh media biakan, sehingga KBM juga tidak dapat ditentukan. Hasil hitung koloni menghasilkan bahwa ekstrak tidak membunuh bakteri namun masih dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut paling optimal pada konsentrasi 125 mg/mL dan 62,5 mg/mL. Kesimpulan: KHM dan KBM ekstrak daun lamtoro terhadap Staphylococcus aureus pada penelitian ini tidak dapat ditentukan. Ekstrak lamtoro tidak membunuh Staphylococcus aureus, namun masih dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut, paling optimal pada konsentrasi 125 mg/mL dan 62,5 mg/mL.

Page 23 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue