cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Dalam Penggunaan Kontrasepsi Iud Di Pmb Endang Yuniyati Napitupulu Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau Puspita Sari; Widya Astutik; Risnawati Risnawati; Hestri Norhapifah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.231 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.534

Abstract

Latar Belakang : Kurangnya minat ibu menggunakan kontrasepsi IUD dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan ibu, pengetahuan , paritas, ekonomi, dukungan suami, budaya dan agama. Tujuan: Untuk Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat ibu dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD di PMB Endang Yuniyati Napitupulu Kabupaten Berau. Metode : Penelitian ini Menggunakan metode Deskriptif Analitik, dengan Pendekatan cross sectional, yang dilakukan pada bulan 13 Oktober - 13 November 2022. Teknik samplingnya dengan teknik Accidental sampling, dengan jumlah responden 62 orang. Penggumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi Square dan uji Maan Whitney. Hasil penelitian, variabel yang mempunyai hubungan bermakna dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD adalah pendapatan (p = 0,000 ), pengetahuan (p = 0,007 ),dan dukungan suami (p = 0,029 ) , sedangakan yang tidak mempunyai hubungan signifikan dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD adalah umur (p = 0,67), Pendidikan (Asymp.Sig = 0,949),paritas (p = 0,760 ). Kesimpulan: faktor yang berhubungan dengan minat ibu dalam menggunakan kontrasepsi IUD dalam penelitian ini adalah Pendapatan, pengetahuan,dan dukungan suami . untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya pasangan usia subur (PUS) tentang alat kontrasepsi IUD dapat dilakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang alat kontrasepsi IUD di PMB Endang Yuniyati Napitupulu.
Hubungan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Kejadian Gejala Faringitis Kronik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021 Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Avionika Mega A; Arroyan Wardhana; Muhammad Arsyad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.994 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i02.537

Abstract

Latar Belakang: Faringitis kronik adalah suatu inflamasi kronik pada mukosa faring akibat dari infeksi, alergi atau iritasi kronik. Tanda dan gejala faringitis kronis yaitu rasa kering atau gatal pada tenggorokan, nyeri saat menelan dan rasa seperti terdapat benda asing. Makanan cepat saji dapat diartikan sebagai makanan yang dapat dihidangkan dan dikonsumsi dalam waktu seminimal mungkin atau juga dapat diartikan sebagai makanan yang dikonsumsi secara cepat. Dalam Islam kita di haruskan untuk mengkonsumsi makanan yang tidak di haram kan menurut syariat agama. Selain itu kita juga diwajibkan untuk mengkonsumsi makanan yang baik, baik disini diartikan sebagai makanan terebut dapat meniliki manfaat yang baik bagi tubuh.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji terhadap kejadian gejala faringitis kronik.Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021 dengan jumlah sampel 252 responden. Analisa data dilakukan dengan analisa univariat dan bivariat.Hasil: Dari 252 responden yang merupakan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021, hasil pengisian kuesioner menunjukkan bahwa terdapat hasil tertinggi berdasarkan analisis bivariat adalah 43 responden (19,5%) mengalami gejala faringitis kronik setelah mengkonsumsi makanan cepat saji. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan nilai Continuity Correction = 0,026 dimana p<0,05 yang artinya terdapat hubungan antara kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gejala faringitis kronik.
Hubungan Katarak Dengan Hipertensi Di Poliklinik Mata Rs Yarsi Periode 2021-2022 Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Annisa Putri Humardani; Kamal Anas; Muhammad Arsyad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.456 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.550

Abstract

Katarak adalah kekeruhan dari lensa. Katarak dapat terjadi karena penyakit degeneratif seperti hipertensi yang dapat menyebabkan konformasi struktur perubahan protein dalam kapsul lensa sehinga dapat memicu katarak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan katarak dengan hipertensi dan karakteristik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskripsi korelasional yang bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 35 orang yang diperoleh melalu simple random sampling dari data rekam medik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022 yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik menggunakan chi-square. Karakteristik pasien katarak mayoritas berusia >50 tahun sebanyak 27 orang (77.1%), katarak senilis sebanyak 32 orang (91.4%), stadium imatur sebanyak 20 orang (57.1%) dan tidak ada riwayat hipertensi sebanyak 29 orang (82.9%). Hasil penelitian menunjukan analisis chi suare mengenai hubungan klasifikasi katarak dengan riwayat katarak didaptkan p = 1, p > ? = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan katarak dengan hipertensi. Latar Belakang: Katarak adalah kekeruhan dari lensa. Katarak dapat terjadi karena penyakit degeneratif seperti hipertensi yang dapat menyebabkan konformasi struktur perubahan protein dalam kapsul lensa sehinga dapat memicu katarak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan katarak dengan hipertensi dan karakteristik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskripsi korelasional yang bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 35 orang yang diperoleh melalu simple random sampling dari data rekam medik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022 yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik menggunakan chi-square. Hasil: Karakteristik pasien katarak mayoritas berusia >50 tahun sebanyak 27 orang (77.1%), katarak senilis sebanyak 32 orang (91.4%), stadium imatur sebanyak 20 orang (57.1%) dan tidak ada riwayat hipertensi sebanyak 29 orang (82.9%). Hasil penelitian menunjukan analisis chi suare mengenai hubungan klasifikasi katarak dengan riwayat katarak didaptkan p = 1, p > ? = 0,05 Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan katarak dengan hipertensi
Hubungan Katarak Dengan Diabetes Melitus Di Poliklinik Mata Rs Yarsi Periode Tahun 2021-2022 Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Khairunnisa Karimah; Kamal Anas; Muhammad Arsyad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.401 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.551

Abstract

Katarak merupakan kekeruhan yang terjadi pada lensa. Kekeruhan atau penurunan kejernihan pada lensa menyebabkan kelemahan atau penurunan penglihatan. Beberapa faktor resiko berhubungan yang dapat meningkatkan penyebab terjadinya katarak yaitu usia, jenis kelamin, pekerjaan, merokok, trauma mata, dan diabetes melitus. Pada diabetes melitus katarak dapat terjadi karena aktivasi jalur poliol pada keadaan hiperglikemia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan katarak dengan riwayat penyakit diabetes melitus dan karakteristik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif korelasi yang bersifat observasi dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 35 responden yang diperoleh melalui simple random sampling dari data rekam medik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022 yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik menggunakan chi-square. Karakteristik pasien katarak mayoritas berusia >50 tahun sebanyak 27 orang (77.1%), katarak senilis sebanyak 32 orang (91.4%), stadium imatur sebanyak 20 orang (57.1%) dan tidak ada riwayat diabetes melitus sebanyak 28 orang (80.00%). Hasil penelitian menunjukan analisis chi suare mengenai hubungan klasifikasi katarak dengan riwayat katarak didapatkan p = 0.547, p >0,05. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat adanya hubungan yang signifikan antara katarak dengan diabetes melitus di poliklinik mata RS YARSI periode tahun 2021-2022 Latar belakang: Katarak merupakan kekeruhan yang terjadi pada lensa. Kekeruhan atau penurunan kejernihan pada lensa menyebabkan kelemahan atau penurunan penglihatan. Beberapa faktor resiko berhubungan yang dapat meningkatkan penyebab terjadinya katarak yaitu usia, jenis kelamin, pekerjaan, merokok, trauma mata, dan diabetes melitus. Pada diabetes melitus katarak dapat terjadi karena aktivasi jalur poliol pada keadaan hiperglikemia. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan katarak dengan riwayat penyakit diabetes melitus dan karakteristik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif korelasi yang bersifat observasi dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 35 responden yang diperoleh melalui simple random sampling dari data rekam medik pasien katarak di Poliklinik Mata RS YARSI periode tahun 2021-2022 yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik menggunakan chi-square. Hasil: Karakteristik pasien katarak mayoritas berusia >50 tahun sebanyak 27 orang (77.1%), katarak senilis sebanyak 32 orang (91.4%), stadium imatur sebanyak 20 orang (57.1%) dan tidak ada riwayat diabetes melitus sebanyak 28 orang (80.00%). Hasil penelitian menunjukan analisis chi suare mengenai hubungan klasifikasi katarak dengan riwayat katarak didapatkan p = 0.547, p >0,05. Kesimpulan: Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat adanya hubungan yang signifikan antara katarak dengan diabetes melitus di poliklinik mata RS YARSI periode tahun 2021-2022.
Pengaruh Pemberian Zat Aktif Flavonoid Terhadap Gambaran Histopatologi Pankreas Tikus Diabetes Mellitus Dan Tinjauannya Dalam Pandangan Islam Jihan Salma Azizah; Etty Widayanti; Aan Royhan; Muhammad Arsyad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.148 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.552

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia kronik yang disebabkan oleh kelainan sekresi insulin di pancreas. Peran antioksidan dalam melindungi sel-sel beta pancreas karena fungsinya dalam menetralisir keberadaan ROS sebagai radikal bebas. Flavonoid dari efek antioksidanya menurunkan malondialdehid, dimana zat ini menurunkan aktivitas enzim antioksidan seperti katalase, glutation peroksidase dan superoksida dismutase. Sehingga flavonoid berkemungkinan dapat melindungi sel-sel pancreas dari kerusakan oleh ROS pada kondisi diabetes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian zat aktif flavonoid terhadap gambaran histopatologi pancreas tikus diabetes melitus dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan jenis narrative literature review. Teknik pengumpulan data menggunakan database atau search engine berupa Google Scholar. Sumber penelitian ini didapatkan 8 literatur. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi flavonoid dalam perbaikan sel pankreas baik penurunan skor kerusakan maupun peningkatan jumlah dan luas sel dan terdapat perbaikan kadar glukosa darah hewan coba setelah mengkonsumsi flavonoid. Kesimpulan: Ekstrak tanaman yang mengandung senyawa metabolit flavonoid dengan lama pemberian intervensi dan dosis yang berbeda dapat menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki kerusakan pankreas tikus diabetes melitus berupa regenerasi dan peningkatan jumlah sel ?. Dalam ajaran Islam, Allah SWT telah menyiptakan segala sesuatu yang memiliki manfaat, termasuk tumbuhan dan hewan.
Pengaruh Penyuluhan Dan Pemberian Leaflet Pada Ibu Terhadap Pengetahuan, Persepsi Dan Penyimpanan Antibiotik Di Kelurahan Beji Dan Pancoran Mas Kota Depok Fuad Zainudin; Retnosari Andrajati; Sudibyo Supardi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.723 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i4.572

Abstract

Swamedikasi antibiotik dapat meningkatkan terjadinya resistensi dan risiko penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya menyimpan antibiotik dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penyuluhan dan pemberian leaflet pada ibu terhadap pengetahuan, persepsi dan penyimpanan antibiotik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experiment non randomized pre post control group. Intervensi berupa penyuluhan dan pembagian leaflet pada ibu. Penelitian dilakukan di Kota Depok pada bulan Januari-Oktober 2014. Wilayah kerja kelurahan Pancoran Mas sebagai lokasi intervensi dan kelurahan Beji sebagai kontrol. Subjek penelitian adalah ibu rumah tangga usia 18-65 tahun. Jumlah subjek untuk kelompok intervensi 52 dan kontrol 52 ibu rumah tangga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan awal ibu didapatkan informasi sebesar 81,7% tidak tahu bahwa membeli antibiotik harus menggunakan resep, persepsi awal ibu didapatkan informasi sebesar 42,3 % menganggap antibiotik bukan obat keras dan sebesar 51% diketahui ibu menyimpan antibiotik dirumah. Perbedaan bermakna pengetahuan dan persepsi ibu pada kelompok penyuluhan dan pemberian leaflet lebih tinggi dibanding sebelum penyuluhan. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak bermakna (p>0,05). Penyuluhan dan pemberian leaflet memberikan pengaruh secara bermakna terhadap peningkatan pengetahuan dan persepsi. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, persepsi dan penyimpanan antibiotik ditunjukan dengan nilai p < 0,05
The Analysis Of Medical Records Confidentiality Protection In Compliance With The Clinical Accreditation Standard 3.4 At Klinik Prima Husada- Bandung Fatima Lanao; Prihartono Aksan Halim
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.23 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i4.573

Abstract

The purpose of this study is to analyse medical record confidentiality protection in compliance with the clinical accreditation standard 3.4 at Klinik Prima Husada. A quantitative research method with a descriptive approach was used. Data was collected through observations, questionnaires, and literature reviews. Based on the findings with the number of samples of n = 11 respondents other indicators performed significantly above chance, but not other indicators. After the analysis, we conclude that the confidentiality of medical records at Klinik Prima Husada has not fully complied with the confidentiality aspects of medical records in some terms
Pengaruh Edukasi Dengan Media Audio Visual Terhadap Perilaku Wus Dalam Melakukan Iva Test Di Wilayah Puskesmas Pembantu Pegat Batumbuk Uci Muharni; Heni Purwanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.648 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i4.574

Abstract

 Deteksi dini kanker serviks sangat penting dilakukan dalam upaya pencegahan kanker serviks serta untuk menurunkan angka kematian perempuan. Kanker serviks banyak ditemukan di negara berkembang termasuk Indonesia. Di Indonesia diperkirakan 20-25 orang meninggal karena kanker serviks dikarenakan keterlambatan dalam penanganan atau kurangnya pengetahuan tentang pendeteksian dini kanker serviks.. Penggunaan media audio visual dalam penyuluhan kesehatan akan membantu memperjelas informasi yang disampaikan. Audi visual mengandalkan pendengaran dan penglihatan  dimana melibatkan semua alat indra pembelajaran sehingga semakin besar kemungkinan isi informasi tersebut dapat dimengerti dan dipertahankan dalam ingatan. Metode: Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan desain pretest and posttest (one group pretest-posttest design). Teknik pengambilan sampel dengan Nonprobability sampling yakni purposive sampling dengan besaran sampel menggunakan rumus Slovin didapatkan  sebanyak 47 orang.  Hasil: Berdasarkan hasil uji analisa menggunakan uji Wilcoxon, terdapat perubahan perilaku WUS sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan didapatkan nilai p value 0,000 (p<0,05) yang artinya  terdapat pengaruh pemberian edukasi dengan audio visual terhadap perilaku WUS dalam melakukan IVA test di Puskesmas Pembantu Pegat Batumbuk. Diskusi: terdapat pengaruh edukasi menggunakan audio visual terhadap perubahan perilaku WUS dalam melakukan IVA test dan perubahannya sangat signifikan.  
Bloodstain Pattern Analysis – A Systematic Review I Gusti Lanang Bumi Agung
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.06 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i4.575

Abstract

Pendahuluan: Analisis pola noda darah (BPA) adalah alat penting dalam investigasi forensik, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan kejahatan kekerasan seperti pembunuhan, penyerangan, dan penyerangan seksual. Analisis bercak darah dapat memberikan informasi berharga tentang lokasi dan pergerakan korban dan pelaku, jenis senjata yang digunakan, serta jumlah dan arah pukulan atau tembakan. Kurangnya landasan matematis yang obyektif adalah masalah kritis dalam skenario di mana kualitas bukti dapat sangat mempengaruhi persidangan dan kehidupan orang-orang yang terlibat dalam persidangan tersebut. Tinjauan sistematis memberikan metode yang ketat dan transparan untuk mengevaluasi bukti ilmiah, dan dapat membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan metodologi tertentu. Metode: Untuk memastikan pengambilan komprehensif penelitian yang relevan, kami akan mencari basis data utama berikut: PubMed dan ScienceDirect melalui 1000 untuk rekan artikel ulasan (dalam semua bahasa) bukti yang terkait dengan analisis pola noda darah. Diskusi: Tinjauan sistematis ini merangkum empat makalah yang membahas berbagai aspek BPA. Makalah pertama memperkenalkan konsep dasar BPA dan penggunaan prinsip trigonometri untuk menentukan sudut benturan noda darah. Makalah kedua mempresentasikan temuan eksperimental tentang penggunaan trigonometri dalam BPA dan mengidentifikasi keterbatasannya dalam menentukan ketinggian darah yang disemprotkan ke atas. Makalah ketiga meneliti analisis noda darah melingkar dan menemukan bahwa kelompok mereka dapat memberikan informasi tidak langsung tentang jarak tumbukan ke dinding dan daerah asal. Makalah keempat memperkenalkan penggunaan model virtual untuk BPA dan menemukan bahwa lintasan garis lurus dapat digunakan untuk memperkirakan daerah asal dengan akurasi tinggi. Kesimpulan: Makalah ini menyoroti kompleksitas BPA dan pentingnya menggunakan kombinasi metode untuk menginterpretasikan pola noda darah secara akurat. Sangatlah penting untuk mempertimbangkan keterbatasan masing-masing metode dan menggabungkannya untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang peristiwa yang terjadi di TKP. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyempurnakan dan meningkatkan metode yang digunakan dalam BPA dan mengembangkan pendekatan baru untuk menganalisis pola noda darah
Gambaran Prosedur Klaim Peserta Rawat Inap Bpjs Kesehatan Di Rspad Gatot Subroto Tahun 2022 Isnaini Amalia; Puteri Fannya; Wiwik Viatiningsih; Nanda Aula Rumana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.377 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i4.578

Abstract

Jaminan kesehatan yang dilaksanakan memiliki prosedur dan kebijakan. Prosedur dan kebijakan tersebut merupakan penjelasan fasilitas kesehatan diharuskan mengajukan klaim secara rutin yaitu maksimal tanggal 10 bulan berikutnya. Dalam prosedur dan kebijakan tersebut BPJS Kesehatan memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk mengajukan klaim dengan pola pembayaran Indonesian Case Base Groups (INA-CBG’s) pada tarif pelayanan kesehatan tingkat lanjut. Sebelum mengajukan klaim, pihak rumah sakit melakukan verifikasi administrasi dengan dokumen yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. SPO dalam pengajuan klaim sejak dibuat tahun 2016 belum memiliki perubahan. Isi dari SPO itu tetap sama dengan memiliki 16 poin yang menjadi pedoman dalam pengajuan klaim. Pengajuan klaim memiliki 4 tahapan yaitu verfikasi JKN, grouper JKN, verifikasi BPJS Kesehatan dan pembayaran. Pada pelaksanaannya masih terdapat kendala dalam proses pengajuan klaim yaitu masih terdapatnya kode yang salah, tidak lengkapnya berkas yang dibutuhkan, serta sistem yang terkadang bermasalah. Maka dari itu petugas diharapkan agar memperhatikan kembali SPO yang ada apakah SPO tersebut memerlukan perubahan atau tidak. Dan petugas agar lebih teliti lagi dalam proses koding dan mengumpulkan berkas yang diperlukan.

Page 36 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue