cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,804 Documents
Pengaruh Desinfeksi Model Gipsum Tipe III Menggunakan Sodium Hypochlorite dan Microwave Terhadap Kekuatan Kompresi dan Kekerasan Permukaan Sharmila Naidu A/P Iyal Naidu; Eddy Dahar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3387.916 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.108

Abstract

Saat prosedur pengambilan cetakan dilakukan, darah dan saliva akan menempel pada hasil cetakan dan hal ini memungkinkan terjadinya infeksi silang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh desinfeksi model gipsum tipe III menggunakan sodium hypochlorite dan microwave terhadap kekuatan kompresi dan kekerasan permukaan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris dan total sampel pada penelitian ini adalah 60 sampel gipsum tipe III, yang mana 30 sampel digunakan untuk meneliti kekuatan kompresi dan 30 sampel digunakan untuk meneliti kekerasan permukaan yang mana dua kelompok penelitian ini dibagi kepada tiga kelompok yaitu kelompok kontrol ( 10 sampel yang tidak desinfeksi), 10 sampel yang didesinfeksi dengan 0,5% sodium hypochlorite selama 10 menit dan 10 sampel didesinfeksi dengan microwave pada 550 Watt selama 10 menit dan data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji ANOVA dan LSD. Hasil penelitian ditunjukkan terdapat perbedaan pengaruh desinfeksi model gipsum tipe III menggunakan 0,5% sodium hypochlorite selama 10 menit dan microwave pada 550 Watt selama 10 menit terhadap kekuatan kompresi dan kekerasan permukaan(p=0,0001<0,05).
Analisis Perlindungan Dokumen Rekam Medis Sebagai Media Penularan Covid 19 di Puskesmas Perkotaan jaelani
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3110.693 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.111

Abstract

Perlindungan dokumen rekam medis disituasi pandemi COVID-19 ini sangat penting untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19. Penyebaran COVID-19 oleh droplet yang dikeluarkan oleh pasien yang positif COVID-19 yang tersebar dengan cara batuk dan bersin, droplet ini akan menempel pada benda-benda sekitar salah satunya adalah dokumen rekam medis, dan juga masih banyak Puskesmas yang belum membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang perlindungan dokumen rekam medis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tinjauan tentang perlindungan dokumen rekam medis sebagai media penularan COVID-19 di Puskesmas Perkotaan. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan instrumen lembar check-list, teknik sampel yang digunakan accidental sampel yaitu 31 sampel dari 1.755 dokumen rekam medis. penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon pada bulan April 2021. Hasil penelitian dari 31 sampel yang digunakan 100% belum terlaksananya perlindungan dokumen rekam medis seperti dokumen rekam medis dimasukan kedalam map plastik, dokumen rekam medis disemprotkan dengan cairan desinfektan. Perlindungan dimasukan kedalam box container, dokumen rekam medis didiamkan selama 4-6 hari, sampul dokumen rekam medis dokumen rekam medis di Puskesmas Gunung Sari Kota Cirebon masih belum terlaksana, upaya yang dilakukan dengan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang perindungan dokumen rekam medis disituasi pandemi COVID-19.
Tinjauan Fiqh Muamalah dan Hukum Perlindungan Konsumen Terhadap Jual Beli di Toko Online pada Masa Pandemi Covid-19 Samrotul Janah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5138.713 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.112

Abstract

Seluruh dunia sedang mengalami suatu bencana non alam yang dahsyat yaitu bertebarannya wabah covid-19 yang berdampak pada lonjakan pengunjung toko online sejak tahun 2019 lalu. Karena itu terjadi perubahan interaksi baru dari tansaksi jual beli secara langsung terpaksa beralih ke transaksi jual beli online. Metode penelitian ini adalah penelitian normatif yang merujuk pada peraturan perundang-undangan, pendekatan koseptual serta studi kasus. Data-data utama dan pendukung diperoleh dari studi pustaka yang bersumber dari buku dan karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian ini adalah dalam islam hukum asal jual beli adalah boleh sepanjang tidak ada dalil alquran dan hadits yang melarangnya. Sepanjang massa covid-19 berlangsung berbagai pihak memanfaatkan situasi untuk memperoleh keuntungan duniawi dengan cara memalsukan barang dan memang barang tidak sesuai nilai yang ditawarkan bahkan barang tidak dikirimkan oleh penjual kepada pembeli. Para ulama sepakat bahwa hukum asal penipuan adalah berdosa serta mengilangkan keberkahan atas suatu barang dan uang haram tidak boleh dimanfaatkan oleh pemiliknya (pelaku usaha haram tersebut ). Akibat penipuan tersebut pembeli mempunyai hak untuk khiyar yaitu melanjutkan transaksi jual beli atau membatalkannya. Apabila terjadi sengketa akibat transaksi tersebut ada dua jalur penyelesaian masalah yaitu melalui jalur musyawarah internal para pihak dan penyelesaian permasalahan jalur hukum.
Hambatan dalam Implementasi Program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan: A Review Aprilia Dwi Purwanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4883.535 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.113

Abstract

Stunting merupakan suatu bentuk dari kegagalan pertumbuhan pada anak yang diakibatkan ketidakcukupan nutrisi mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Intervensi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan berfokus pada dua jenis intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dalam implementasi program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. Hal yang belum tercapai seperti pada intervensi spesifik tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil karena rendahnya cakupan Tablet Tambah Darah pada remaja dan ibu hamil dan rendahnya cakupan suplemen Fe, rendahnya partisipasi ibu yang memberi ASI eksklusif, rendahnya partisipasi masyarakat ke Posyandu, cakupan imunisasi dasar belum mencapai target, dan intervensi sensitif yaitu rendahnya Kelompok Bina Keluarga Remaja dan rendahnya Kelompok Bina Keluarga Lansia. Hambatan dari implementasi program Gerakan 1000 Hari Pertama yaitu masih belum adanya keterlibatan pemangku kepentingan, masih terbatasnya kecukupan dukungan sarana, prasarana, dan tenaga, belum adanya penganggaran khusus, minimnya monitoring dan evaluasi kegiatan program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Gambaran Fungsi Kognitif Yang di Ukur dengan MMSE Pada Pasien Riwayat Stroke di Poli Saraf RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2021 Akhmad Kheru; Fitriyani Fitriyani; Putri Fadillah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4012.767 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.114

Abstract

gambaran fungsi kognitif yang di ukur dengan MMSE pada pasien riwayat stroke di poli saraf RSUD dr.h.abdul moeloek bandar lampung tahun 2021. stroke merupakan salah satu penyakit yang dapat mengakibatkan disabilitas dan mortalitas (kematian) terbanyak dengan urutan ketiga di dunia (who, 2019). morbiditas pasien pasca stroke dapat berupa masalah fisik, psikis dan kognitif. hal ini meningkatkan resiko berupa penurunan fungsi kognitif. salah satu pemeriksaan fungsi kognitif yang sering digunakan adalah mini mental state examination (MMSE). penelitian ini ditujukan untuk mengetahui gangguan fungsi kognitif yang di ukur dengan MMSE pada pasien riwayat stroke di rsud dr.h.abdul moeloek bandar lampung tahun 2021. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan rancangan penelitian cross sectional. jumlah sampel 30 subyek yang memenuhi kriteria penelitian dengan teknik consecutive sampling. data penelitian diperoleh dari catatan rekam medis dengan pengisian kuesioner MMSE dan diolah dengan bantuan SPSS. dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pasien yang berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 9 responden (30%) pasien memiliki gangguan kognitif berat pada rentang usia 56-65 tahun (lansia akhir) yaitu sebanyak 8 responden (26,7%), gangguan kognitif berat pada pasien dengan jenjang pendidikan sd yaitu sebanyak 10 responden (33,3%) terjadi kerusakan pada hemisfer bilateral sebanyak 8 responden (26,7%), lesi infark sebanyak 11 responden (36,7%). terdapat gangguan kognitif berat pada pasien riwayat stroke dengan komponen fungsi kognitif yang memiliki rerata nilai yang tinggi, yaitu komponen orientasi 7 (0-10).    
Ketepatan Pengembalian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal Amalia Dina Rosalin; Leni Herfiyanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3257.46 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i7.117

Abstract

Ketepatan pengembalian berkas rekam medis di rumah sakit merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi kualitas kinerja unit rekam medis serta pelayanan di rumah sakit. Berdasarkan Standar Prosedur Operasional (SPO) di rumah Sakit Mitra Siaga dan Peraturan Pemerintah standar waktu pengembalian rekam medis adalah 2x24 jam setelah pasien pulang. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat ketepatan pengembalian rekam medis pasien rawat inap. Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif dan pengambilan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Dari populasi 1.131 rekam medis pasien rawat inap bulan Maret 2021 yang diteliti pada bulan April 2021, peneliti mengambil sampel sebanyak 92 rekam medis sesuai hasil perhitungan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Dari hasil penelitian, sebanyak 25 rekam medis atau sebanyak 23% dikembalikan tepat waktu dan 67 rekam medis (77%) dikembalikan dengantidak tepat waktu. Maka dari hasil tersebut persentase pengembalian rekam medis tidak tepat waktu masih lebih tinggi dari pada angka persentase rekam medis yang dikembalikan tepat waktu. Keterlambatan pengembalian rekam medis dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya kedisiplinan pihak terkait dalam pelengkapan rekam medis dan juga alur pengembalian rekam medis yang tidak langsung dikembalikan ke unit rekam medis setelah pasien pulang.
Faktor Penyebab Keterlambatan Penyediaan Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Kurnia Cilegon Aliyah Az Zahra; Leni Herfiyanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5342.668 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i7.118

Abstract

Ketepatan waktu dalam penyediaan rekam medis merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menunjang pelayanan yang baik untuk pasien, namun beberapa hal membuat penyediaan rekam medis menjadi terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Kurnia Cilegon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menganalisis faktor penyebab keterlambatan dalam penyediaan rekam medis di bagian filing dengan menggunakan unsur 5M (man, material, methode, machine, money) untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan dalam penyediaan rekam medis di pelayanan rawat jalan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara kepada petugas rekam medis. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa faktor penyebab keterlambatan dalam penyediaan rekam medis adalah rekam medis yang hilang, rusak, dan masih dalam peminjaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pengetahuan petugas rekam medis masih kurang, tidak diadakan pelatihan, tidak diadakan evaluasi sehingga Standar Operasional Prosedur (SOP) pendistribusian dan peminjaman tidak dijalankan secara maksimal, rak yang tidak dapat menyimpan rekam medis karena terlalu penuh dan map rekam medis yang mudah rusak.
Sistem Penyimpanan Dokumen Pasien Terhadap Kinerja Unit Rekam Medis di Puskesmas “X” Bandung Dinda Nurul Lita Saptarini; Sali Setiatin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3953.215 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i7.119

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penyimpanan dokumen pasien terhadap kinerja unit rekam medis di Puskesmas “X” Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan instrumen penelitian wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian yang digunakan yaitu seluruh petugas rekam medis yang berjumlah tiga orang. Objek penelitian yang digunakan yaitu tempat penyimpanan rekam medis. Hasil penelitian dilihat dari karakteristik informan, sistem penyimpanan rekam medis, fasilitas penyimpanan rekam medis dan Lima faktor mengukur kinerja unit rekam medis di Puskesmas “X” Bandung. Menunjukan bahwa sistem penyimpanan rekam medis belum sepenuhnya stabil karena masih ditemukan adanya misfile yang sering terjadi dalam penomoran rekam medis, fasilitas yang kurang memandai seperti ruangan sempit, tidak adanya tracer saat pengambilan rekam medis pasien dan pencahyaan kurang memenuhi standar. Adanya kinerja unit rekam medis belum mampu terselesaikan dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan dan kehadiran setiap petugas tidak selalu tepat waktu.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Nomor Rekam Medis di Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari Tatin Rahmawati; Dinda Oktaviani; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.754 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i7.120

Abstract

Latar Belakang: Sistem penomoran di Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari yaitu menggunakan sistem unit (unit numbering system). Sistem ini dapat mempermudah saat melakukan pengambilan dan pengembalian berkas rekam medis. Dari penelitian yang kami lakukan ditemukan masalah yaitu terjadinya duplikasi nomor rekam medis. Hal tersebut disebabkan karena identifikasi yang kurang teliti dan detail, sehingga menyebabkan pasien mendapat lebih dari satu nomor rekam medis. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasai faktor-faktor penyebab penomoran ganda. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif dengan metode penilitian deskriftif . Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara pada petugas pendaftaran dan pada saat mencoba melakukan pendaftaran pasien menggunakan aplikasi SIMPUS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa duplikasi nomor rekam medis di Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari selama satu bulan penelitian sebanyak 50 dari jumlah kunjungan sebanyak 2276 pasien yaitu sebesar 2,2%. Kesimpulan: Dari penelitian yang kami lakukan maka dapat disimpulkam bahwa terdapat 2,2%  terjadinya duplikasi nomor rekam medis dimana hal ini disebabkan karena kurang telitinya petugas pendaftaran saat mengidentifikasi data pasien sehingga jika data pasien tidak ditemukan maka pasien akan dianggap pasien baru dan diberi nomor baru.
Hubungan Kebiasaan Menggunakan Las Listrik dengan Penurunan Ketajaman Penglihatan pada Pekerja Bengkel Las di Toraja Utara Tahun 2021 Atriani Maria Sappa; Hotmaulina Sihotang
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.86 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i7.121

Abstract

Penurunan ketajaman penglihatan adalah ketidakmampuan mata dalam melihat objek secara jelas dan sangat bergantung pada kemampuan akomodasi mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Menggunakan Las Listrik dengan Penurunan Ketajaman Penglihatan pada Pekerja Bengkel Las Di Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bengkel las di Kabupaten Toraja Utara tahun 2021. Besarnya sampel 46 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembaran kuesioner. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 23 menggunakan uji chi-Square dengan derajat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian, responden yang memiliki kebiasaan menggunakan las listrik yang baik sebanyak 16 responden (34,8%) dan responden dengan kebiasaan menggunakan las listrik yang buruk sebanyak 30 responden (65,2%) dan responden yang memiliki ketajaman penglihatan normal sebanyak 8 responden (17,4%) dan responden penurunan ketajaman penglihatan sebanyak 38 responden (82,6%). Berdasarkan hasil uji statistik SPSS didapat hasil p= 0,859 (?<0,05). Artinya tidak ada hubungan kebiasaan menggunakan las listrik dengan penurunan ketajaman penglihatan pada pekerja bengkel las di Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021 atau Ha ditolak dan Ho diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada Hubungan Kebiasaan Menggunakan Las Listrik dengan Penurunan Ketajaman Penglihatan di Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021. Di sarankan kepada pihak tenaga kesehatan Kabupaten Toraja Utara untuk memberikan pelayanan yang baik dan penyuluhan kepada pekerja Las dan masyarakat memeriksakan mata 6 bulan sekali.

Page 8 of 181 | Total Record : 1804


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue