SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan
The Seuneubok Lada journal only publishes scientific works resulting from empirical and theoretical research to develop science. The focus of the Seuneubok Lada Journal is the field of historical education, social history and culture. History education includes the study of history education in schools which include; 1. History Teaching Methods, 2. History Education Curriculum, 3. History Education Management and Technology while social and cultural history includes; 1. Archaeological Studies 2. Ethnographic Studies 3. Social and Cultural Anthropological Studies 4. Social and Political History Studies 5. Hysterography
Articles
238 Documents
MENGELOLA “VIRTUAL TEACHINGPLACE” BAGI GURU SEKOLAH DASAR (SD) DALAM PROSES MENGAJAR DI MASA PADEMI VIRUS COVID 19 SEMESTER DUA TAHUN 2021
Sutan Saribumi Pohan
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 01 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA VOL 8. NO.1. 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.827 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i01.3289
Elementary school (SD) as the beginning of children getting to know learning at school with teachers and their peers is a place to socialize and get to know the environment in the corridor of education. Competency for students at the level of elementary school age (SD) which begins with the learning process in class is a vehicle to develop students' talents, character, and intelligence to reach their goals in the future before adulthood. In theory, the learning process for students is a series of mental and physical activities to obtain a change in behavior as a result of individual experiences in interaction with their environment which is oriented towards cognitive, affective, and psychomotor (Syaiful Bahri, 2002 p. 13). In early 2020, the country of Indonesia and even the world was hit by an outbreak of the coronavirus and covid 19, which until the beginning of 2021 the virus had not subsided, even the level of transmission was getting higher, resulting in the learning process in schools (class) switching to learning at home via the internet (online) virtually. The role of the teacher has also shifted from teaching in the classroom to virtual teaching or webinars via the internet so that the learning process depends on the media of computers, laptops, and gadgets (HP). The teacher's role in the teaching process is oriented towards computer applications and in managing the class into a virtual teaching place.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK THINK PAIR SHARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
sridawati sridawati
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 01 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA VOL 8. NO.1. 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (526.325 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i01.3299
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Think Pair Share Siswa Kelas VII-B SMP Negeri 2 Julok semester I tahun pelajaran 2017-2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, pada masing-masing siklus, peneliti menggunakan beberapa prosedur penelitian meliputi, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian meliputi, observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan tes hasil belajar siswa, yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah dilakukan tindakan. Hasil belajar siswa dapat dinyatakan berhasil bila hasil belajar telah mencapai KKM sebesar 70. Secara klasikal suatu kelas telah tuntas belajar bila ketuntasan klasikal mencapai 85% dengan diterapkannya Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Think Pair Share. Hasil penelitian menunjukkan, pada siklus I nilai rata-rata siswa berjumlah 65,2 dan ketuntasan belajar mencapai 40 %. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari kondisi awal yang nilai rata-ratanya hanya 52 dan ketuntasan belajar baru 20%. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa 82,4 dan ketuntasan belajar mencapai 92%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Kooperatif Teknik Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi Bilangan Bulat pada siswa kelas VII-B semester I tahun pelajaran 2017-2018 di SMP Negeri 2 Julok Kabupaten Aceh Timur.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR
zainabon zainabon
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 01 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA VOL 8. NO.1. 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (541.655 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i01.3360
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA pada materi pesawat sederhana melalui efektifitas Model Pembelajaran Discovery Learning di kelas V SD Negeri Paya Pelawi semester II Tahun Pelajaran 2017-2018. Manfaat penelitian ini untuk menambah referensi dan teori baru dalam bidang pendidikan terutama dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan berbagai model atau metode pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk mencapai hal tersebut, langkah yang perlu dilaksanakan adalah dengan efektifitas Model Pembelajaran Discovery Learning. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang datanya bersumber dari tes formatif serta hasil pengamatan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini yang diharapkan yaitu meningkatnya ketuntasan belajar siswa yang mencapai 85% secara klasikal. Hasil penelitian menunjukkan, pada siklus I (satu) nilai rata-rata siswa berjumlah 71.25 dan ketuntasan belajar mencapai 58.33%. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari kondisi awal yang nilai rata-ratanya hanya 59,79 dan ketuntasan belajar baru 33.33%. Sedangkan pada siklus II (dua) nilai rata-rata siswa 79.58 dan ketuntasan belajar mencapai 95.83%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Efektifitas Model Pembelajaran Discovery Learning pada pembelajaran IPA materi pesawat sederhana dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Paya Pelawi semester II Tahun Pelajaran 2017-2018.
PENERAPAN METODE INQUIRY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
fauziah fauziah
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 01 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA VOL 8. NO.1. 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.531 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i01.3414
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA dalam materi Cahaya dan Alat Optik melalui penerapan Metode Inquiry di kelas VIII SMP Negeri 1 Darul Falah semester II Tahun Pelajaran 2018-2019. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 24 siswa. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang datanya bersumber dari tes formatif serta hasil pengamatan kelas. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini yang diharapkan yaitu meningkatnya ketuntasan belajar siswa yang mencapai 85% secara klasikal. Hasil penelitian menunjukkan, pada siklus I (satu) nilai rata-rata siswa berjumlah 64 dan ketuntasan belajar siswa telah mencapai 67%. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari kondisi awal yang nilai rata-ratanya hanya 58 dan ketuntasan belajar baru 29%. Sedangkan pada siklus II (dua) nilai rata-rata siswa sebesar 71 dan ketuntasan belajar mencapai 92%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Metode Inquiry pada pembelajaran IPA materi Cahaya dan Alat Optik dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Darul Falah semester II Tahun Pelajaran 2018-2019.
Bahasa Inggeris
KHAIRUL NIZAM BIN ZAINAL BADRI
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 01 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA VOL 8. NO.1. 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (707.377 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i01.3422
History has recorded the glory of Aceh in the culture of intellectual philosophy in the 16th century through the manuscripts which have been produced by scholars at the figures of the era. But to be fair, research should take into account the contributions of sponsors, or motivators to such activities. So of course the biggest contributor to the journey to restore the intellectual tradition lies in the hands of the government. In the context of the implementation of the initiators of scientific activities, the name of Sultan Alaudin Mansur Shah, ruler of Aceh's 8th; should be on the radar of researchers. Therefore, this study sought to examine the philosophy of science and its significance to the development of Aceh during the reign of Sultan Alaudin Mansur Shah. Using literature review and social cognitive theory approach, this paper seeks to trace one by one the data related to the advancement of the philosophy of science at that time. The philosophy of knowledge turns out to make a great contribution to a precise understanding in the field of religion; and most important is the awareness to bear the trust, as the caliph on this earth.
PEWARISAN SEJARAH MELALUI ADAT MANGONGKAL HOLI BATAK TOBA DI DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN SUMATERA UTARA TAHUN 2019
Mariana, Dina
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 02 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.002 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i02.3555
In a cultural heritage that exists in the life of the Batak Toba people, there must be a history of how the custom existed. such as the history of the Mangongkal Holi custom that exists in the Toba Batak community, precisely in the Humbang Hasundutan Regency, Doloksanggul District which is still being implemented and preserved to this day. The implementation of this Mangongkal Holi custom is because there are several driving factors that can be seen in the life of the Batak community itself. So that with the emergence of a history of the Toba Batak culture, it has led to the implementation or procedures in this custom where the implementation forms a historical inheritance containing values that are very important to be known by the Toba Batak community itself, especially the youth, where the youth must be able to know how is the history of a Mangongkal Holi custom because youth are the next generation of traditional implementers in a community, especially the Batak community
PERAN KOTA JUANG DALAM PERTEMPURAN MEDAN AREA TAHUN 1947
Fatdrizal, Rahmadan;
Hanafiah, Hanafiah;
Ramazan, Ramazan
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 02 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.438 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i02.4046
Bireuen kota Juang memiliki peran besar selama pertempuran Medan Area tahun 1947 dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peran Bireuen pada masa revolusi kemerdekaan tidak hanya sebatas wilayah Aceh saj a tapi juga berpengaruh hingga nasional, antara lain, yaitu: (a) Bireuen sebagai markas besar Devisi X Komandemen Sumatera, Langkat dan Tanah Karo (b) Setelah prolamasikan kemerdekaan Indonesia langkah selanjutnya yaitu pelucutan senjata Jepang dengan cara perundingan dan perebutan (c) Bireuen sebagai sumber persenjataan (d) Bireuen sebagai studio penyiaran Radio Rimba Raya milik Devisi X Sumatera (e) Bireuen sebagai basis militer dalam menggempur tentara Belanda di Medan Area. Pasukan perang, alat perang, kendaraan perang serta rapat kemiliteran pun diadakan di Bireuen. Kelompok masyarakat seperti Ulama, Saudagar, orang Tionghoa dan rakyat biasa yang saling bahu membahu dalam menyalurkan bantuan menuju Medan Area.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENYUSUNAN SIKLUS AKUTANSI PADA PERUSAHAAN DAGANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS DI KELAS XII IPS 2 SMA NEGERI 1 SYAMTALIRA BAYU TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Hayati Hayati
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 02 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.701 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i02.4047
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar siswa pada materi penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan dagang melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu pada semester genap bulan Januari sampai dengan bulan Maret tahun 2020. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu tahun pelajaran 2019/2020 sebanyak 32 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil tes siklus, observasi aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran. Teknik Analisis yang digunakan untuk menganalisis data penelitian adalah dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 78,1% dan pada siklus II sebesar 100%. Mengalami peningkatan sebesar 21,9%. Aktivitas guru melaksanakan pembelajaran pada siklus I nilai rata-rata keseluruhannya sebesar 3,69 dan pada siklus II sebesar 4,82, mengalami peningkatan sebesar 1,13. Aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran pada siklus I diketahui belum aktif, sedangkan pada siklus II aktivitas siswa sudah aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipeTPSdapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan dagang di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Syamtalira Bayu Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENERAPAN METODE SEJARAH LISAN PADA BUKU PEREMPUAN BERSELIMUT KONFLIK KARYA RENI NURYANTI
namira, namira yasmin
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 02 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.589 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i02.4048
Sejarah lisan merupakan suatu sumber sejarah yang didapatkan melalui wawancara kepada informan. Informan tersebut merupakan pelaku atau saksi sejarah itu sendiri. Sumber-sumber sejarah memiliki bergabagai varian, ada sumber sejarah tertulis seperti dokumen arsip dan juga ada sumber lisan. Sejarah lisan menjadi bagian terpenting dalam metodologi sejaarah. Sejarah lisan mampu menjadi pelengkap ketika sumber tertulis sudah tidak dapat ditemukan lagi. Adapun tujuan dari artikel ini ialah Untuk mengetahui konsep metode sejarah lisan. Menganalisis pendekatan metode sjarah lisan pada buku Perempuan Berselimut Konflik karya Reny Nuryanti. Adapun hasil dan pembahasan dalam artikel ini ialah : 1). Sejarah lisan merupakan salah satu sumber sejarah yang didapatkan melalui pendekatan wawancara terhadap pelaku dan saksi sejarah berdasarkan memori ingatan mereka yang berkaitan erat dengan suatu peristiwa sejarah. 2). Buku yang berjudul Perempuan Berselimut Konflik karya Reni Nuryanti merupakan salah satu buku yang dalam proses penelitiannya menggunakan metode sejarah lisan. Dalam hal ini, sipenulis melakukan wawancara kepada beberapa narasumber atau pelaku dan saksi sejarah. Penulis Reni Nuryanti melakukan wawancara kepada 50 narasumber yang menjadi saksi dan pelaku pada peristiwa PRRI di Sumatera Barat.
MERDEKA BELAJAR: MENURUT PERSPEKTIF JOHN DEWEY
Shodik, Ahmad
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 8 No 02 (2021): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.67 KB)
|
DOI: 10.33059/jsnbl.v8i02.4050
Salah satu buah pemikiran John Dewey pada bidang pendidikan adalah Progesivisme. Progresivisme adalah salah satu aliran filsafat pendidikan modern yang menginginkan adanya perubahan mendasar terhadap pelaksanaan pendidikan ke arah yang lebih baik, berkualitas dan memberikan kemanfaatan yang nyata bagi peserta didik. Aliran progresivisme menekankan pentingnya dasar-dasar kemerdekaan dan kebebasan kepada peserta didik. Peserta didik diberikan keleluasaan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya tanpa terhambat aturan-aturan formal yang terkadang justeru membelenggu kreativitas dan daya pikirnya untuk menjadi lebih baik. Pendidikan kemampuan (skill) dan pengetahuan (knowledge) merupakan salah satu modal yang harus dimiliki oleh setiap individu untuk dapat hidup di zaman yang serba sulit. Di mana pendidikan ditengarai sebagai dasar kesuksesan bagi individu dan masyarakat, baik kesuksesan dalam bentuk kemandirian diri maupun kelompok ataupun kesuksesan yang lain. Tetapi dalam perkembangannya, pendidikan yang menekankan pada kemampuan dan intelektual dianggap oleh sebagian pemikir pendidikan belum mampu menyentuh aspek-aspek pokok dari pendidikan itu sendiri. Sehingga membutuhkan suatu system pendidikan yang lebih komprehensif dan meliputi segala segi kehidupan. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih komprehensif Jhon Dewey menawarkan suatu system pendidikan yang diharapkan mampu menutupi kekurangan yang selama ini mengalir lembut dalam system pendidikan yang ada.