cover
Contact Name
Aulia Rahman
Contact Email
auliarahman1985@unsam.ac.id
Phone
+6285226355407
Journal Mail Official
auliarahman1985@unsam.ac.id
Editorial Address
https://ejurnalunsam.id/index.php/jsnbl/about/editorialTeam
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan
Published by Universitas Samudra
ISSN : 23560770     EISSN : 26852705     DOI : 10.33059/jsnbl.v10i2
The Seuneubok Lada journal only publishes scientific works resulting from empirical and theoretical research to develop science. The focus of the Seuneubok Lada Journal is the field of historical education, social history and culture. History education includes the study of history education in schools which include; 1. History Teaching Methods, 2. History Education Curriculum, 3. History Education Management and Technology while social and cultural history includes; 1. Archaeological Studies 2. Ethnographic Studies 3. Social and Cultural Anthropological Studies 4. Social and Political History Studies 5. Hysterography
Articles 238 Documents
PENINGKATAN KINERJA GURU TERHADAP EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Zainuddin Zainuddin
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 1 (2020): SEUNEUBOK LADA VOL 7 NOMOR 1 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.235 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i1.2255

Abstract

Pada dasarnya tugas guru mendidik, mengajar, melatih serta mengevaluasi siswa, agar peserta didik dapat menjadi manusia yang dapat melaksanakan kehidupan selaras dengan kodratnya sebagai manusia. berkaitan dengan tugas guru didalam mengevaluasi siswa maka guru hendaknya memiliki ketrampilan mengajar. Untuk itu diperlukan peran kepala sekolah untuk memotivasi para guru untuk meningkatkan kinerjanya dan tujuan supervisi untuk membantu guru-guru melihat dengan jelas tujuan pendidikan dan berusaha mencapai tujuan pendidikan itu dengan membina dan mengembangkan metode-metode dan prosedur pengajaran yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin meningkatkan kinerja guru agar dapat mencurahkan waktu dan tenaga untuk mengefektifkan pembelajaran. Meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah dalam pembelajaran melalui supervisi klinis. Hasil analisis deskripsi mengungkapkan, pada siklus I (satu) tingkat kinerja guru terhadap efektifitas pembelajaran sudah menunjukkan peningkatan disbanding dengan kondisi awal. Namun hasil yang dicapai pada siklus I tidaklah menjadikan peneliti merasa puas karena kurang maksimal. Oleh karena itu peneliti melanjutkan pada siklus II dengan terlebih dahulu melakukan perbaikan atas kelemahan yang terdapat pada siklus I. Pada pelaksanaan tindakan siklus II terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap efektifitas pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Melalui Supervisi Klinis Dapat Meningkatkan Kinerja Guru Terhadap Efektifitas Pembelajaran Pada SMPN 4 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.
IDENTIFIKASI PENAMAAN KAMPUNG-KAMPUNG ETNIS JAWA DI KECAMATAN LANGSA LAMA KOTA LANGSA Mawaddah Mawaddah; Imam Hadi Sutrisno; Hartutik Hartutik
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.368 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2262

Abstract

Transmigrasi merupakan proses memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat (kota) ke daerah lain (desa) di dalam wilayah Indonesia. Salah satu daerah tujuan transmigrasi di Indonesia adalah Aceh Timur yang dibawa oleh Belanda pada awal tahun 1904. Adapun program transmigrasi pertama kali dilakukan di Aceh Timur berjumlah 858 orang. Sejak saat itu mulai berdatangan transmigran dari Pulau Jawa ke daerah Aceh Timur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, dimana masuknya etnis Jawa ke gampong-gampong yang beridetitas nama Jawa di Kecamatan Langsa Lama tersebut berbeda-beda sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing gampong. masuknya penduduk beretnis Jawa dikarenakan dengan adanya perjanjian kerja kontrak dan keinginan untuk merantau memperbaiki sektor perekonomian. Penamaan gampong di Kecamatan Langsa Lama yang beridentitas nama Jawa meskipun tempat tinggalnya di Aceh namun nama yang mereka berikan untuk identitas gampong berupa nama Jawa karena mayoritas penduduk rata-rata beretnis Jawa. Proses penamaan gampong dibuat berbeda-beda berdasarkan situasi dan kondisi gampong
PERANAN ORGANISASI SANGGAR SENI RAMPAI TAMIANG DALAM PELESTARIAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT ACEH TAMIANG (TAHUN 2003 – 2018) Dwi Annisa Fitri; Teuku Junaidi; Mufti Riyani
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.836 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2263

Abstract

Kebudayaan tradisional dapat tetap bertahan dan bersaing dengan kebudayaan modern. Salah satu faktor pendukung yang dapat mempertahankannya yakni partisipasi masyarakat melalui organisasi pelestari budaya dan seni seperti halnya sanggar. Sanggar merupakan tempat bernaungnya kebudayaan yang ada di masyarakat. Aceh Tamiang memiliki sanggar “RAMPAI” yang merupakan akronim dari Riset Adat Melayu Peradaban Tamiang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah berdirinya Organisasi Sanggar Seni Rampai Tamiang dan peran Organisasi Sanggar Seni Rampai Tamiang dalam pelestarian kebudayaan masyarakat Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian historis terdiri dari 4 langkah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Sumber yang digunakan adalah sumber primer berupa tuturan lisan para pelaku dan saksi sejarah yang terkait tema dan dokumen-dokumen serta dibantu dengan sumber sekunder lainnya yang berasal dari buku, jurnal dan bahan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah Organisasi Sanggar Seni Rampai berawal dari perkumpulan remaja mesjid yang dulunya mengikuti pekan remaja mesjid se-Aceh di Banda Aceh. Membawa nama Kabupaten Aceh Tamiang dari Kecamatan Seruway, remaja mesjid ini menampilkan adat yang berbentuk teater. Peristiwa tersebut merupakan toggak awal munculnya ide pendirian sanggar. Setelah berjalannya waktu tepatnya tanggal 22 Agustus 2003 perkumpulan remaja mesjid ini berkembang dan menjadi Organisasi Sanggar Seni yang bernama “Rampai Tamiang” merupakan singkatan dari Riset Adat Melayu Peradaban Budaya Tamiang dan sudah dilegalkan pada tanggal 14 Juli 2014. Peranan yang dilakukan Organisasi Sanggar Seni Rampai Tamiang dalam Pelestarian Kebudayaan Masyarakat Aceh Tamiang adalah dengan menjaga, merawat, mengembangkan dan menyebarkan kepada masyarakat Aceh Tamiang melalui pelatihan, pementasan, ajang perlombaan, riset kebudayaan, dan program edukasi.
MENGENANG KEMBALI Usman Usman; Bachtiar Akob; Bukhari Bukhari
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 1 (2020): SEUNEUBOK LADA VOL 7 NOMOR 1 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.843 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i1.2264

Abstract

Madrasah Islam Modern (MIM) Langsa, yang berdiri sejak tahun 1948 oleh Ismail Thayeb Paya Bujok 72 tahun yang lalu merupakan salah satu pendidikan moderen di pantai timur Aceh, yang terdiri atas 3 tingkatan tingkatan permulaan, menengah pertama dan menengah atas, dan telah banyak menyumbangkan konstribusi buat anak bangsa. Tujuannya selain berhasil mencetak kader-kader masyarakat/pemuda Islam dalam masyarakat, dan para alumninya berperan aktif sebagai tokoh kaliber terkenal dalam bidang pemerintahan/ militer, anggota parlemen dan tenaga pendidikan di Aceh, misalnya Alauddin AE (militer/Bupati Aceh Timur), Ibrahim Daud (guru/anggota Dewan dari fraksi Golkar dan Zainab AR anggota Dewan dari komisi PPP Kabupaten Aceh Timur), dan setelah dua dasawarsa MIM membuat kegiatan ulang tahun ke-22 tahun 1970 dengan sangat meriah, dan dihadiri tamu undang baik dari Aceh dan luar negeri. Permasalahannya dalam kajian ini sebagai berikut; (1) bagaimana berdirinya Madrasah Islam Modern Langsa sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam?, (2) bagaimana rencana pengajaran Madrasah dan Tenaga Guru/Pelajar?, (3) bagaimana perkembangan Madrasah Islam Moderen Tahun 1948-1970?, (4) apa saja usaha dalam pembaharuan pendidikan agama Islam?, (5) bagaimana pembinaan sebagai angkatan muda dalam parlemen, pemerintah dan tenaga pendidikan?, dan (6) bagaimana kegiatan dan perayaan ulang tahun ke-22 Madrasah Islam Moderen?. Metode penelitian yang digunakan adalah Sejarah Kritis mencakup empat tahapan; Heuristik yaitu mencari dan mengumpulkan berbagai jenis sumber baik primer maupun skunder yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitia, Kritik terhadap sumber-sumber baik kritik ekstern maupun instern guna menguji otentisitas dan kridebilitas apakah sumber asli atau palsu; Menginterpretasikan atau memunculkan berbagai fakta yang diperlukan dari sumber atau mengumpulkan fakta, dan Melakukan historiografi atau dengan cara merangkaikan dari peristiwa-peristiwa sejarah yang dijadikan sebuah tulisan sejarah/karya tulis. Hasilnya keberadaan MIM berhasil memperbaharui sistem pendidikan tradisional ke sistem persekolahan berdasarkan jenjang pendidikan yaitu permulaan (Ibtidaiyah/SD); menengah pertama (setara MTs/ SLTP), dan menengah atas (setara MA/SLTA). Alumni-alumni MIM sebagaian besar menjadi tokoh ilmuwan berkaliber terkenal dalam bidang pemerintahan, militer, anggota parlemen dan tokoh pemimpin masyarakat di Aceh.
Developing Web-Based Teaching Material Supplements To Improve Higher Order Thinking Skills (HOTs) In Mathematics Courses Suparman Suparman Suparman; Sri Kadarwati; Eko Andy Purnomo
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 1 (2020): SEUNEUBOK LADA VOL 7 NOMOR 1 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.296 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i1.2363

Abstract

The aim of Mathematics learning is providing the students to have logical, analytical, systematic, critical, and creative thinking skills, as well as ability to cooperate. One of the main capabilities of the student is the Higher Order Thinking Skills (HOTS). Based on the preliminary observation on students of PGSD UT Pokjar Kaliwungu 2018.1, there were still many students who had low HOTS, especially in mathematics course. This condition is proven from how the students solve the problems for a high level and unsual of difficulty exercises on mathematics courses which was very low. One of the efforts to increase HOTS capability is by using appropriate teaching materials supplements. The media learning is known to increase effectiveness, activity and improving the learning outcomes. Web Media is one of the learning media developed in mathematics learning. All in all, this study will develop a web-based learning ingredient supplement. The purpose of this study is to produce a valid teaching ingredient supplement that can enhance the student's HOTS ability. Besides, this research used a method of developing a device development with the theory of Thiagarajan, Semmel and Semmel known as 4-D models which consisted of four stages: define, design, develop, and disseminate. The method of collecting data applied the distribution of polls, observation in class and the legibility test followed by interviews. Based on the stage of teaching materials supplements obtained 1). The phase of the teaching ingredient supplement has been adapted to the students od Universitas Terbuka characteristics, mathematics and learning objectives, 2). On-hold design of the teaching materials supplement has been designed based on the results of definition Phase 3). Development results obtained a). The value of experts and practitioners of 3.94 with valid criteria, B). The results of small legibility tests resulted in a 3.82 assessment with categories usable with fewer revisions, c). A large legibility test results in the value of 4.12 with the category can be used without revision. Based on the results above it can be concluded that the teaching materials supplement is valid and can be implemented in the trial class.
ANALISIS PENERAPAN METODE KARYAWISATA UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN SEJARAH PADA SISWA XI IPS 1 SMA NEGERI 2 LANGSA Wulan Hadis Syawaluddin
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.694 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2542

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini ialah (1). Untuk mengetahui proses peningkatan pembelajaran sejarah melalui metode karyawisata siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Langsa, (2). Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penggunaan metode karyawisata pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Langsa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 2 Langsa. Informan adalah Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Langsa, Waka Kurikulum, Guru mata pelajaran sejarah, siswa SMA Negeri 2 Langsa serta Kasi Kesejarahan (pengelola peninggalan sejarah). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi peninggalan sejarah yang ada di kota langsa dapat dikatakan sudah layak digunakan sebagai sumber belajar siswa di sekolah. Peningkatan pembelajaran sejarah melalui metode karyawisata, siswa XI IPS 1 sebelum diterapkannya metode karyawisata nilai rata-rata siswa 32% dan setelah diterapkannya metode karyawisata nilai rata-rata siswa XI IPS 1 dinyatakan meningkat 86% dilihat dari hasil jawaban soal yangdiberikan oleh guru mata pelajaran sebelum dan sesudah penerapan. Kendala yang dihadapi guru dalam menggunakan metode karyawisata ialah kendala ditransportasi, waktu, biaya, dan pengawasan guru.
ANALISIS CORAK HISTORIOGRAFI DALAM KARYA SAGIMUN M.D Hartutik Hartutik
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.154 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2569

Abstract

In the scope of history, of course the term historiography is no stranger to the historical method. One of the historiography products in history is the work of Sagimun Mulus Dumadi (Sagimun MD) with entitled "Mas Trip: From the Battle Brigade to the Development Brigade". This paper aims to analyze his work, especially in terms of historiographical features, as well as his presentation of the background, some of his works, and the content of Sagimun MD's book entitled "Mas Trip: From the Battle Brigade to the Development Brigade".
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR hamdani hamdani
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.147 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2649

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA pada materi Konduktor dan Isolator melalui penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning di kelas VI SD Negeri Bagok Panah Peut semester I Tahun Pelajaran 2017-2018. Manfaat penelitian ini untuk menambah referensi dan teori baru dalam bidang pendidikan terutama dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan berbagai model atau metode pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk mencapai hal tersebut, langkah yang perlu dilaksanakan adalah dengan penggunaan Metode Model Pembelajaran Problem Based Learning. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang datanya bersumber dari tes formatif serta hasil pengamatan kelas. Penelitian ini di laksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini yang diharapkan yaitu meningkatnya ketuntasan belajar siswa yang mencapai 85% secara klasikal. Hasil penelitian menunjukkan, pada siklus I (satu) nilai rata-rata siswa berjumlah 64,4 dan ketuntasan belajar mencapai 44%. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari kondisi awal yang nilai rata-ratanya hanya 52,8 dan ketuntasan belajar baru 24%. Sedangkan pada siklus II (dua) nilai rata-rata siswa 79,2 dan ketuntasan belajar mencapai 96%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran IPA materi Konduktor dan Isolator dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Bagok Panah Peut semester I Tahun Pelajaran 2017-2018.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA faridah faridah
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.418 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2651

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk memaparkan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran IPA pada materi zat aditif dalam makanan dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Penulisan makalah ini merupakan hasil dari Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 24 siswa terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 15 siswi perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran discovery learning, ternyata hasil belajar siswa meningkat pada tiap siklusnya. Penguasaan materi pada kondisi awal masih sangat rendah atau belum berhasil dengan baik. Dari 24 jumlah siswa hanya 9 siswa (37.5%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 70 dengan nilai rata-rata 60. Dari data hasil penelitian terungkap bahwa pada siklus I (satu) nilai rata-rata siswa berjumlah 69, ketuntasan belajar mencapai 62.5%, pencapaian nilai tersebut menunjukkan peningkatan dari perolehan nilai pada kondisi awal. Sedangkan pada siklus II (dua) nilai rata-rata siswa 79 dan ketuntasan belajar mencapai 92%. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran discovery learning pada pembelajaran IPA materi zat aditif dalam makanan dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII semester I tahun pelajaran 2019-2020 SMP Negeri 1 Birem Bayeun Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA nurhabibah nurhabibah
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.819 KB) | DOI: 10.33059/jsnbl.v7i2.2652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA khususnya kelas VIII dengan menggunakan metode eksperimen pada materi Fotosintesis di kelas VIII semester I tahun pelajaran 2017-2018 pada SMP Negeri 3 Birem Bayeun. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 14 orang siswa Untuk mencapai hasil sesuai dengan apa yang peneliti harapkan maka peneliti melaksanakanya dengan II (dua) siklus. Setiap siklus sebanyak 2 (dua) kali pertemuan selama lebih kurang 3 (tiga) bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode eksperimen terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus I hasil tes akhir belajar siswa memperoleh nilai rata-rata 69 sedangkan pada siklus II mendapatkan nilai rata-rata 78, dari penelitian tersebut terjadi peningkatan yang cukup berarti dan memuaskan serta tingkat ketuntasan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran pada siklus I sebesar 71.4% dan ketuntasan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran pada siklus II meningkat sebesar 92.9%. Hal ini berarti terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan aktifitas proses pembelajaran para peserta didik setelah dilakukan penelitian tindakan kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan dan memuaskan setelah melakukan penelitian ini dibandingkan sebelumnya. Selain itu terjadi perubahan tingkat keaktifan siswa yang tinggi dan penelitian ini dianggap berhasil dengan baik.