cover
Contact Name
Aulia Rahman
Contact Email
auliarahman1985@unsam.ac.id
Phone
+6285226355407
Journal Mail Official
auliarahman1985@unsam.ac.id
Editorial Address
https://ejurnalunsam.id/index.php/jsnbl/about/editorialTeam
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan
Published by Universitas Samudra
ISSN : 23560770     EISSN : 26852705     DOI : 10.33059/jsnbl.v10i2
The Seuneubok Lada journal only publishes scientific works resulting from empirical and theoretical research to develop science. The focus of the Seuneubok Lada Journal is the field of historical education, social history and culture. History education includes the study of history education in schools which include; 1. History Teaching Methods, 2. History Education Curriculum, 3. History Education Management and Technology while social and cultural history includes; 1. Archaeological Studies 2. Ethnographic Studies 3. Social and Cultural Anthropological Studies 4. Social and Political History Studies 5. Hysterography
Articles 238 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA Yoki Afriandy Rangkuti
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.797 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan koordinasi mata kaki terhadap hasil belajar passing sepak bola. Di samping itu, peneli­tian juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh koordinasi mata kaki terhadap kedua model pembelajaran tersebut. Model pembelajaran dalam penelitian ini adalah model pembelajaran bermain dan model pembelajaran modifikasi, dan koordinasi mata kaki yaitu koordinasi mata kaki tinggi dan koordinasi mata kaki rendah. Penelitian dilaksanakan di SMP Al-Azhar Medan. Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan by level 2x2 dengan jumlah sampel sebanyak 26 orang. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) secara keseluruhan terdapat perbedaan antara model pembelajaran bermain dan model pembelajaran modifikasi terhadap hasil belajar passing sepakbola (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan koordinasi mata kaki terhadap hasil belajar passing sepak bola. (3) bagi siswa yang memiliki koordinasi mata kaki tinggi, pemberian model pembelajaran bermain memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran modifikasi terhadap hasil belajar passing sepakbola (4) bagi siswa yang memiliki koordinasi mata kaki rendah, pemberian model pembelajaran modifikasi memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran bermain terhadap hasil belajar passing sepakbola.
GERAKAN PROTES PETANI KLATEN Hartutik Hartutik; Sukirno Sukirno
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.184 KB)

Abstract

Tanah merupakan aset yang sangat berharga bagi masyarakat agraris. Pada masa kolonial aturan tentang tanah mendapat pengaruh dari keluarnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) tahun 1960 sehingga terdapat program landreform yang digalakkan oleh pemerintah. Adanya Landreform memicu gerakan protes petani di daerah Klaten yang merupakan manifestasi dari aksi penolakan terhadap pelaksanaan atas kebijakan-kebijakannya. Gerakan protes petani Klaten yang dipromotori oleh Barisan Tani Indonesia (BTI) disebut dengan aksi sepihak (aksef).
INCREASING STUDENTS VOCABULARY THROUGH INDEPENDENT READING TO THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP N 3 LANGSA Baihaqi Baihaqi; Imran Imran; Muhammad Yakob
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.615 KB)

Abstract

This research has purpose to prove teaching vocabulary through independent reading increase students’ interest in studying vocabulary, to know the advantages of learning vocabulary through independent reading and to find out and solved the problems that faced by the students in teaching vocabulary through independent reading. The populations of this research are the whole students of SMP Negeri 3 Langsa and as the samples of this study is one class of the seventh grade students of SMP Negeri 3 Langsa, which consist of 39 students. To get the relevant data, the researcher used library research and field research. The data in this study has analyzed by using Mean formula suggested by Anas Sudijono. From the calculation of the data showed that, the result of mean from pretest is 61 and mean from post test is 69, from the result it happened improvement about 8 point. From the result the researcher conclude teaching vocabulary through independent reading increase students’ achievement in studying vocabulary.
PENERAPAN BLENDED E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Budiharto Budiharto; Suparman Suparman; Eny Dwi Lestariningsih
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.966 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi dewasa ini telah berkembang dengan pesat disegala bidang. Salah satu diantarannya adalah dibidang pendidikan. Hal ini harus disikapi sebagai suatu hal yang menggembirakan karena akan berdampak pada kemajuan dibidang pendidikan itu sendiri. Kemajuan dibidang pendidikan diantaranya juga ditentukan oleh guru atau pendidik yang mengelola sistem pembelajaran. Pembelajaran yang berkualitas akan berpengaruh pada proses dan hasil pendidikan yang dicapai oleh sekolah dan segenap siswanya. Dengan diundangkan Undang-Undang No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, maka konsekuensinya guru harus berkualifikasi S1 yang linier dengan bidang kegiatanya. Harapan dari pemerintah setelah guru berkualifikasi S1 maka mutu pendidikan menjadi semakin baik, hal ini juga sebagai tolok ukur kinerja guru di lapangan dalam sistem pembelajarannya. Pada umumnya guru masih masih melaksanakan pembelajaran yang konvensional dengan sistem klasikal dengan face to face. Hal ini dapat berakibat membosankan apa lagi tidak didukung oleh multi media yang relevan ditambah lagi guru yang kompetensinya masih rendah. Fenomena yang ada di Indonesia, kebanyakan sekolah mengalami kurang fasilitas, media, komputer, CD, Audio visual dan lain lain yang sangat mendukung dalam proses pembelajaran. Dilain fihak disekolah sekolah Internasional dan sekolah yang sudah maju telah terpenuhinya hal-hal tersebut. Sehingga bisa jadi sebenarnya pembelajaran blended learning sudah terlaksana. Untuk itulah guna meningkatkan kualitas hasil pembelajaran maka perlu hendaknya mnerapkan sistem pembelajaran campuran antara model tatap muka (class room) dengan sistem pembelajaran elektronik (e-learning) yang dikenal dengan Blended e-learning.
Upaya Peningkatkan Hasil Belajar Tolak Peluru Melalui Evaluasi Proses Menggunakan Audio Visual Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Perbaungan Kab. Serdang Bedagai Andi Nova
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.101 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatkan Hasil Belajar Tolak Peluru Melalui Evaluasi Proses Menggunakan Audio Visual Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Perbaungan Kab. Serdang Bedagai. Penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 yang menjadi sampel dengan jumlah siswa sebanyak 38 siswa yang akan diberikan tindakan berupa pembelajaran Tolak peluru dengan evaluasi proses audio visual. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan tes hasil belajar di akhir setiap siklus yang berbentuk aplikasi penilaian teknik dasar dasar tolak peluru gaya ortodoks. Dengan pelaksanaan penelitian tes hasil belajar ini dilaksanakan selama empat minggu atau empat kali pertemuan. Analisis data dilakukan dengan reduksi data dan paparan data. Hasil penelitian menyimpulkan : (1) dari tes hasil belajar siklus I diperoleh sebanyak 19 orang siswa dengan nilai setelah dikonfersikan sebesar (50%) telah mencapai tingkat ketuntasan belajar sedangkan 19 orang siswa (50%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar setelah adalah 67.59. Namun belum memenuhi kriteria ketuntasan secara klasikal yang diharapkan yaitu 85%. (2) dari tes hasil belajar siklus II diperoleh data sebanyak 33 orang siswa dengan nilai setelah dikonfersikan sebesar (86,84%) yang telah mencapai ketuntasan dalam belajar dan 5 orang siswa (13,15%) masih belum tuntas. Dengan nilai rata-rata hasil belajar setelah adalah 80.42. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikatakan bahwa penerapan evaluasi menggunakan audio visual dapat memberikan peningkatan terhadap proses hasil belajar tolak peluru pada siswa kelas XI IPA 2 SMA N 1 Perbaungan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Alpidsyah Putra
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.383 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran PBL terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh pada tahun 2015. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen). Karena populasi kurang dari 100 orang maka pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi menjadi sampel. Pengumpulan data diperoleh menggunakan tes. Analisis data yang digunakan adalah uji t. hasil analisis data diperoleh adanya perbedaan yang signifikan rata-rata. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan metode pembelajaran Problem Based Learning dan pada kelas kontrol diberi perlakuan metode pembelajaran Problem Solving.
PENGARUH AKTIVITAS KOLASE TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN DI TK PEMBINA KABUPATEN REMBANG Sri Handayani; Sumarno Sumarno; Yusak Suharno
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.672 KB)

Abstract

Keterampilan motorik halus pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting dan sangat diperlukan dalam berbagai macam aktivitas kehidupan sehari-hari seperti kegiatan kemandirian yang diperlukan dalam kehidupan anak. Aktivitas kolase adalah aktivitas membuat suatu karya yang menyenangkan dengan cara menempel serta mengabungkan aktivitas lain seperti melipat, merobek, menggunting bahan yang digunakan terlebih dahulu. Penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh aktivitas kolase terhadap keterampilan motorik halus anak. Tujuan dari penelitian ini antara lain. (1) untuk mengetahui keterampilan motorik halus anak kelas A TK sebelum diberi aktivitaskolase (2) untuk mengetahui pengaruh yang signifiikan aktivitas kolase terhadap keterampilan motorik halus anak kelas A TK. .Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one-Group-pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pembina Rembang pada kelompok A yang berjumlah 21 anak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui aktivitas kolase keterampilan motorik halus anak mengalami peningkatan yang lebih baik. Hal tersebut ditunjukkan oleh uji hipotesis yang menunjukkan data pretes-postes yang signifikan karena memiliki nilai p < 0,05 dengan rata-rata skor 10,38 dan meningkat menjadi 17,28 pada postes. Melalui analisis yang akan dilakukan, harapannya bahwa aktivitas kolase akan berpengaruh positif pada aktivitas guru dalam memilih kegiatan bagi anak untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak khususnya kelenturan jari jemari dengan metode bermain
STUDENTS DIFFICULTIES IN PASSING LISTENING SECTION IN TOEFL PREDICTION TEST Chairuddin Chairuddin; Maria Ulfa
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.638 KB)

Abstract

The title of the research “students difficulties in passing listening section in Toefl prediction Test”, this research use qualitative method. The research need to obtain:what the students difficulties in passing listening section in toefl prediction test.There are twenty students as the respondents of the research. The instrument that used in this research is questioner. The result of the research found that there are several aspects of students difficulties, and the mostdifficulties things are : 1) Catch the speaker idea ,2) identify idiomatic expression,3) Identify the cohesive marker, 4) Assign a literal meaning to the utterance,5) Retain the important information.
ISLAM SEBAGAI PONDASI SEJARAH PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA Reni Nuryanti; Aulia Rahman
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.408 KB)

Abstract

Indonesia secara historis tercipta dari proses yang panjang. Ada pondasi agama sebagai kekuatan. Sebab tanpa bertumpu pada Tuhan, segala usaha tidak akan bermakna. Dalam dinamika yang dilalui, ada perjuangan menyatukan golongan untuk mewujud kata ‘merdeka’. Karena hanya dengan kemerdekaan, Indonesia diakui dunia sebagai bangsa yang bermartabat. Indonesia juga dipandang mampu menegakkan ‘rumah’ bernama negara yang berdaulat. Demi kedaulatan, rakyat Indonesia berani berdarah-darah. Jatuh bangun dialami. Susah payah dirasakan. Namun perjuangan tetap diteruskan. Sebab kata Bung Hatta, “Agar perut rakyat terisi, kedaulatan rakyat perlu ditegakkan. Rakyat hampir selalu lapar bukan karena panen buruk atau alam miskin, melainkan karena rakyat tidak berdaya. Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta.”
ANALISIS HISTORIS TERHADAP KOMUNISME SEBAGAI SUATU IDEOLOGI POLITIK Asnawi Asnawi; Hartutik Hartutik
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 1 No 2 (2014): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.933 KB)

Abstract

Komunisme merupakan salah satu contoh dari bermacam-macam jenis ideologi politik yang berkembang diberbagai negara. Akar pemikiran ideologi komunis berasal dari konsep yang diusung oleh Karl Marx dan Frederich Engels yang menjelaskan mengenai salah satu bentuk dari perjuangan kelas proletar terhadap kelas borjuis di Eropa terutama dalam konteks masyarakat industri. Dengan kata lain, ideologi komunis merupakan reaksi terhadap masyarakat kapitalis yang telah berkembang sebelumnya yaitu pada abad 19 yang merupakan produk dari masyarakat liberal. Berangkat dari asumsi bahwa ideologi politik merupakan seperangkat gagasan-gagasan yang mengarah pada suatu tujuan, harapan dan tindakan sebagaimana yang harus dilakukan oleh rakyat beserta aparatur pemerintahan yang terlibat didalamnya. Maka komunisme yang diterapkan sebagai ideologi politik suatu negara menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan derajat diantara warga negaranya, sehingga antara warga negara satu dengan yang lainnya mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Dengan demikian untuk mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur diperlukan masyarakat tanpa kelas. Disisi lain untuk mewujudkan tujuan tersebut, kepemilikan individu dihapuskan karena diambil alih dan sepenuhnya berada dibawah kontrol negara. Dengan demikian dalam tulisan ini dapat kita analisis permasalahan terkait dengan : prinsip-prinsip pelaksanaan ideologi komunis, strategi atau taktik yang dilakukan komunis, penerapan paham komunis di Eropa dan di Asia (kususnya di Indonesia).

Page 5 of 24 | Total Record : 238