cover
Contact Name
Ira Cinta Lestari
Contact Email
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Phone
+628196029417
Journal Mail Official
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jalan STM No. 77, Medan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia 20146
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
ISSN : 14119986     EISSN : 26142996     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnusina
Core Subject : Humanities, Health,
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah bulan Januari 2020. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan menerima naskah dengan topik bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, ilmu perilaku, dan topik lainnya yang relevan.
Articles 194 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI REMAJA SMPN 1 DELI TUA Rika Nur Avika Wana; Nur Azizah
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.542

Abstract

Pengetahuan yang baik dalam menjaga kebersihan diri dapat membantu meningkatkan kesehatan dan dapat terhindar dari penyakit. Perilaku dalam personal hygiene saat menstruasi merupakan perilaku yang berhubungan dengan tindakan menjaga kesehatan dan upaya menjaga kebersihan pada area kewanitaan selama menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan personal hygiene dengan perilaku personal hygiene saat mentruasi pada remaja putri di SMP Negeri 1 Deli Tua Medan. Metode penelitian berupa survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari 67 orang Remaja Putri SMP Negeri 1 Deli Tua Medan yang di ambil dengan metode simple random sampling. Berdasarkan Usia serta kelas, siswi yang memiliki Pengetahuan Cukup berjumlah 32 orang (47.7%). Responden yang memiliki perilaku personal hygiene yang Cukup berjumlah 36 orang (53.7%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square, diperoleh adanya hubungan yang signfikan antara pengetahuan personal hygine dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMP N 1 Deli Tua (p < 0,05). Maka terdapat hubungan yang signifikan antara Pengetahuan personal hygiene dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi.
HUBUNGAN PEMAKAIAN ALAT PELURUS RAMBUT DENGAN KEJADIAN ALOPESIA PADA MAHASISWI FK UISU Mimija, Rizkatiarani; Nur Afni Heryanti Octavia
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i1.553

Abstract

Gesekan fisik atau penggunaan bahan kimia atau alat kosmetik dapat menjadi penyebab rusaknya rambut dan kerontokan rambut hingga kebotakan rambut (alopesia). Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelurus rambut (flat iron) terhadap terjadinya alopesia pada mahasiswi FK UISU. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 71 responden yang diambil menggunakan metode total sampling, data diambil melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan koefesien kontingensi (C). Hasil penelitian menunjukkan pemakaian flat iron < 2 kali/minggu dan tidak mengalami kebotakan rambut berjumlah 34 (47,9%) orang, responden dengan pemakaian flat iron ³ 2 kali/Minggu dan mengalami kebotakan rambut sebanyak 5 (7,0%) orang, responden yang responden dengan pemakaian flat iron ³ 2 kali/minggu dan tidak mengalami kebotakan rambut sebanyak 11 (15,5%) orang dan responden tidak menggunakan flat iron tidak mengalami kebotakan rambut sebanyak 21 (29,6%). Berdasarkan hasil uji koefesien kontingensi didapati p value = 0,000. Maka dari itu, terdapat hubungan yang signifikan penggunaan alat pelurus rambut (flat iron) dengan kejadian alopesia pada mahasiswi FK UISU.
HUBUNGAN STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA PARAMEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BANDUNG Rama Muhammad Bintang Sunaryo; Mayang Sari Ayu
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.554

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor dalam organisasi sebuah RSU yang harus mendapat perhatian pihak manajemen adalah kinerja karyawan. Kinerja (performance) merupakan hasil kerja atau prestasi kerja. Kinerja mempunyai makna lebih luas, bukan hanya menyatakan sebagai hasil kerja, tetapi bagaimana proses kerja berlangsung. Kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut. Tujuan: menganalisis kinerja karyawan di Rumah Sakit Umum (RSU) Bandung Medan Sumatera Utara yang dipengaruhi oleh variabel kepuasan kerja karyawan dan variabel variabel stres kerja karyawan tahun 2023. Metode: metode penelitian analitik korelasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dan besar sampel sebanyak 164 orang. Penelitian ini menggunakan data primer dari hasil pengisian kuesioner dan analisa data dengan menggunakan uji pearson. Hasil: analisis menyimpulkan bahwa stres kerja berhubungan dengan kinerja karyawan dan kepuasan kerja berhubungan dengan kinerja karyawan. Kesimpulan: Terdapat hubungan dari stres kerja dengan kepuasan kerja dengan nilai alfa 0,000 < 0,05. Stres kerja juga berhubungan dengan kinerja karyawan nilai alfa 0,000 < 0,05. dengan masing-masing variabel memiliki arah pengaruh negatif, yang menandakan semakin tinggi stres maka kepuasan serta kinerja karyawan semakin menurun.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS TELADAN MEDAN Eva Nur Rahayu; Mayasari Rahmadhani
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i1.558

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobaterium tuberkulosis, yang paling umum mempengaruhi paru - paru. Total kasus penyakit tuberkulosis yang tercatat di Puskesmas Teladan Medan mulai dari januari 2022 hingga maret 2023 mencapai 100 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan upaya pencegahan penularan tuberkulosis paru di Puskesmas Teladan Medan. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan convenience sampling dengan jumlah sampel 50 keluarga pasien tuberkulosis. Hasil data penelitian dilakukan melalui uji univariat dan bivariat. Uji analisis hipotesis dilakukan dengan rumus Sommer’s d. Berdasarkan hasil analisa univariat menunjukkan 92% mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik terhadap upaya pencegahan penularan tuberkulosis, dan 70% responden memiliki upaya pencegahan penularan tuberkulosis yang baik. Analisa bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pencegahan keluarga pasien tuberkulosis dengan nilai p yang didapatkan sebesar 0.025 (p=α<0.05) Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikansi antara pengetahuan keluarga dengan upaya pencegahan penularan tuberkulosis paru di Puskesmas Teladan Medan.
JENIS-JENIS PLASMODIUM PADA PASIEN MALARIA DI TIGA DESA KECAMATAN TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2022 Nadaa, Fitrie Syahlaa; Umar Zein
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i1.563

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi menular yang dapat mengancam jiwa, disebabkan oleh parasit Plasmodium. Proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi malaria. Jenis Plasmodium yang banyak ditemukan di Indonesia adalah Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax, sedangkan Plasmodium malariae di temukan pada beberapa Provinsi antara lain Lampung dan Papua. Plasmodium ovale ditemukan di Indonesia bagian Timur dan Sumatera Utara. Plasmodium knowlesi di temukan di Aceh dan Kalimantan. Di Provinsi Sumatera Utara Terdapat 19 kabupaten/Kota endemi malaria, salah satunya Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2022. Telah dilakukan penelitian di tiga desa endemik di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai.Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui jenis-jenis Plasmodium pada pasien malaria di tiga Desa Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Tahun yang telah ditelitipada tahun 2022 oleh peneliti FK UISU. Metode penelitian adalah deskriptif observasi. Hasil penelitian pada tiga desa, Bagan Kuala, Tebing Tinggi, dan Nagur ditemukan Plasmodium falciparum 12 orang (14.29%), Plasmodium vivax 59 orang (70.24%),dan gabungan Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax 13 orang (15.48%). Plasmodium yang banyak ditemukan di tiga desa tersebut adalah Plasmodium vivax.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN GURU SMA AL MANAR TENTANG EPISTAKSIS PADA SISWA Nadhyla Insyira Atala; Rifdah Nabilah; Steffany Al Afiz; Annisa Fitri Lubis; Lestari, Ira Cinta
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i1.568

Abstract

Epistaksis atau mimisan adalah episode akut perdarahan hidung yang sering terjadi pada anak-anak akibat luka traumatis di lingkungan sekolah. Lebih dari 50% anak antara 6 dan 10 tahun mengalami setidaknya satu episode epistaksis. Sekitar 30% dari masa hidup anak usia sekolah dihabiskan di sekolah. Sebagian besar waktu di sekolah berada dibawah pengawasan guru. Karena hal tersebut, guru adalah personel utama untuk menangani kebutuhan kesehatan yang mendesak selama jam sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pengetahuan guru SMA Al Manar tentang epistaksis yang terjadi pada siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 17 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 10 butir pertanyaan dimensi pengetahuan guru tentang epistaksis mencakup pemahaman mengenai pengertian, faktor penyebab, pencegahan, dan penanganan epistaksis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki tingkat pengetahuan tentang epistaksis dengan kategori baik sebanyak 10 orang (58,8%), kategori cukup sebanyak 5 orang (29,4%), dan kategori kurang sebanyak 2 orang (11,8%). Berdasarkan hasil tersebut, maka disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang epistaksis dengan kategori baik.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ANAK USIA 6-10 TAHUN TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN DI KOMPLEK ASRAMA WIDURI MEDAN TAHUN 2023 Iqbal Prassatya Yudha; Nur Azizah; Nasution, Halimah Thania; Yusria, Anna
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i1.571

Abstract

Perilaku mencuci tangan menggunakan sabun yang tidak benar masih tinggi ditemukan pada anak, sehingga dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran anak akan pentingnya mencuci tangan dengan mengunakan sabun dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan atau perilaku higienes dengan cuci tangan pakai sabun (CTPS), dapat mencegah pola penyebaran penyakit menular di masyarakat, seperti penyakit diare dan kecacingan. Komplek Asrama Widuri merupakan salah satu komplek yang terdapat di Kelurahan Harjosari II. Dari hasil survei awal mayoritas anak masih tidak mengetahui mencuci tangan yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak usia 6 – 10 tahun tentang cuci tangan di Komplek Asrama Widuri Medan tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling dengan perhitungan menggunakan rumus slovin diperoleh jumlah sampel sebanyak 60 orang. Subjek penelitian akan menjawab kuisoner yang telah disediakan. Analisis data menggunakan analisis univariat di mana data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan diagram/grafik. Hasil analisa data dengan diperoleh sebagian besar anak berjenis kelamin perempuan yaitu 39 orang (65%), sebagian besar anak berusia 7 tahun yaitu 16 orang (26,7%), mayoritas anak memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang cuci tangan yaitu 45 orang (75%) dan mayoritas anak memiliki perilaku yang baik tentang cuci tangan yaitu 57 orang (95%).
KARAKTERISTIK HIPERTENSI DAN PENINGKATAN ASAM URAT DI PUSKESMAS MEDAN AMPLAS Kurniawan, Aldi; Lucia Aktalina; Muhammad Budi Syahputra; Reni Risnawati
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.578

Abstract

Hipertensi masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan stroke. Hipertensi ditandai dengan peningkatan tekanan sistolik ≥140 mmHg dan tekanan diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi sering terjadi pada usia dewasa dan lanjut usia. Saat ini, hipertensi masih menjadi masalah karena prevalensi hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu faktor risiko dari hipertensi itu sendiri adalah peningkatan asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik hipertensi dan peningkatan kadar asam urat di Puskesmas Medan Amplas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 52 responden yang merupakan populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di puskesmas Medan Amplas pada periode Maret 2023 dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil dalam penelitian mayoritas responden memiliki jenis kelamin perempuan yaitu 38 orang, mayoritas responden berusia lansia akhir yaitu 22 orang, mayoritas responden mengalami hipertensi tingkat I yaitu 31 orang dan mayoritas responden memiliki kadar asam urat yang tinggi yaitu 40 orang di Puskesmas Medan Amplas.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS AMPLAS KOTA MEDAN Ayu Oktarina; Mayang Sari Ayu
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.584

Abstract

Hipertensi merupakan jenis penyakit tidak menular (PTM) penyebab tingginya angka kematian dini di dunia, termasuk di Indonesia. World Health Organization (WHO) menyatakan sekitar 9,4 juta orang meninggal akibat komplikasi hipertensi setiap tahunnya. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan, persentase prevalensi penderita hipertensi di Indonesia sebanyak 34,1%. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi di Puskesmas Amplas Kota Medan. Penelitian bersifat survei analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian 100 orang dengan 50 pasien hipertensi dan 50 orang pasien non hipertensi. Sampel diambil menggunakan metode Simple Random Sampling. Data yang terkumpul merupakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara. Analisis univariat dan bivariat menggunaan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase kejadian hipertensi di Puskesmas Amplas Kota Medan sebesar 50,0%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi Square menunjukkan variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hipertensi yaitu indeks massa tubuh (nilai p=0,039), rasio lingkar pinggang (nilai p=0,001), riwayat keluarga (nilai p=0,016), konsumsi makanan tinggi natrium (nilai p=0,043), konsumsi makanan berlemak (nilai p=0,037). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan antara indeks massa tubuh, rasio lingkar pinggang, riwayat keluarga, konsumsi makanan tinggi natrium, konsumsi makanan berlemak dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Amplas Kota Medan.
MASALAH ORTOPEDI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT HARAPAN SEHAT PADA TAHUN 2022 Adico Notareza Aulia; Subhan Thaib; Berri Kusuma Wijaya; Ongko Setunggal Wibowo
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.593

Abstract

Ortopedi berfokus pada sistem rangka dan segala sesuatu yang menggerakkannya, termasuk tulang, sendi, otot, tendon, dan saraf. Perbedaan ras, lingkungan, atau geografis di suatu wilayah, prevalensi dan pola gejala ortopedi juga dapat bervariasi di berbagai tempat. Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran kasus ortopedi pada masyarakat Aceh Barat, sehingga menjadi penilaian terhadap kebutuhan dokter spesialis ortopedi yang saat ini masih belum tersedia di Aceh Barat. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif dan bersifat cross-sectional, dan data diambil dari aplikasi SIMRS Rumah Sakit Harapan Sehat. Hasil: Dari 488 pasien rawat jalan yang berobat ke poli bedah umum dalam kurun waktu 1 tahun, ditemukan 37 pasien yang mengalami masalah ortopedi. Kesimpulan: Terdapat 37 pasien, 25 di antaranya adalah laki-laki, dan 12 sisanya adalah perempuan. Usia antara 18 – 60 tahun merupakan usia yang sering sekali mengalami masalah ortopedi. Fraktur merupakan masalah yang paling banyak dialami oleh 23 orang, diikuti oleh dislokasi lutut dengan 4 orang, dan masalah lainnya

Page 11 of 20 | Total Record : 194