cover
Contact Name
Ira Cinta Lestari
Contact Email
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Phone
+628196029417
Journal Mail Official
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jalan STM No. 77, Medan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia 20146
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
ISSN : 14119986     EISSN : 26142996     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnusina
Core Subject : Humanities, Health,
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah bulan Januari 2020. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan menerima naskah dengan topik bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, ilmu perilaku, dan topik lainnya yang relevan.
Articles 258 Documents
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN ASFIKSIA DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS DI RSIA ANANDA MAKASSAR TAHUN 2022: THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND ASPHYXIA WITH THE INCIDENCE OF HIPERBILIRUBINEMIA AT RSIA ANANDA MAKASSAR IN 2022 Astrid Putri Shafira; Purnamaniswaty Yunus; Arlina Wiyata Gama; Henny Fauziah; Abdul Rahim Yunus
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1124

Abstract

Hiperbilirubinemia pada neonatus merupakan kondisi yang sering terjadi pada minggu pertama kehidupan. Sebagian besar bersifat fisiologis, namun dapat berkembang menjadi patologis dan menimbulkan komplikasi serius seperti kernikterus apabila tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan asfiksia dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ananda Makassar Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 373 neonatus yang diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan data rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 207 neonatus berjenis kelamin laki-laki dan 166 neonatus berjenis kelamin perempuan. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian hiperbilirubinemia (p-value = 0,003). Sementara itu, terdapat 4 neonatus yang mengalami asfiksia dan 369 neonatus yang tidak mengalami asfiksia, dengan hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asfiksia dengan kejadian hiperbilirubinemia (p = 0,129). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus, sedangkan asfiksia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian hiperbilirubinemia.
ANALISIS FAKTOR RISIKO HIV/AIDS PADA IBU DI RSUD SELEBESOLU SORONG PAPUA BARAT 2021–2022: RISK FACTOR ANALYSIS OF HIV/AIDS AMONG MOTHERS AT SELEBESOLU HOSPITAL, SORONG, WEST PAPUA, 2021–2022 Alviani Chandra; Azizah Nurdin; Saharuddin; Ariyanto Arief; Siti Aisyah Kara
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1138

Abstract

HIV dan AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, termasuk di Provinsi Papua Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian HIV dan AIDS pada ibu di RSUD Selebesolu Kota Sorong Provinsi Papua Barat periode 2021–2022. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan case control. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan data kuesioner dan rekam medis, sehingga diperoleh total sampel sebanyak 156 responden yang terdiri atas 78 kelompok kasus dan 78 kelompok kontrol. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan seksual tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian HIV dan AIDS pada ibu (p = 0,061; p > 0,05). Sebaliknya, riwayat transfusi darah menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian HIV dan AIDS (p = 0,009; p < 0,05), demikian pula penggunaan narkoba suntik yang juga berhubungan secara signifikan (p = 0,003; p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor risiko kejadian HIV dan AIDS pada ibu di RSUD Selebesolu adalah riwayat transfusi darah dan penggunaan narkoba suntik, sedangkan hubungan seksual tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada penguatan skrining darah, peningkatan program harm reduction, serta perluasan edukasi, tes, dan terapi dini HIV untuk menurunkan angka penularan.
CORRELATION ANALYSIS OF THE HISTOMORPHOLOGICAL SPECTRUM OF TUBERCULOUS GRANULOMATOUS INFLAMMATION WITH ACID-FAST BACILLI DENSITY: ANALISIS KORELASI SPEKTRUM HISTOMORFOLOGI RADANG GRANULOMATOSA TUBERKULOSIS DENGAN KEPADATAN INFILTRASI ACID-FAST BACILLI Delyuzar; Betty; T Kemala Intan; Arie Widiansyah Hasibuan
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1152

Abstract

The histomorphological spectrum of tuberculous granulomatous inflammation is considered to reflect bacillary replication dynamics and the host immune response. This analytic observational cross-sectional study was conducted retrospectively by reviewing secondary medical records and archived histopathology slides and paraffin blocks to assess the correlation and strength of association between tuberculous granulomatous histomorphology on Hematoxylin–Eosin staining and acid-fast bacilli (AFB) density on Modified Ziehl–Neelsen staining at the Unit Patologi Anatomik Rumah Sakit Pendidikan Prof. dr. Chairuddin Panusunan Lubis USU Medan and Rumah Sakit Columbia Asia Medan during 2023–2025, using consecutive sampling; 68 cases met the inclusion criteria. Histomorphology was categorized into epithelioid granuloma with or without Langhans-type giant cells with a necrotic mass, epithelioid granuloma with or without Langhans-type giant cells without necrosis, and acellular eosinophilic mass with inflammatory cells. AFB density was graded semi-quantitatively (0, +1, +2, +3) at 1000× magnification. Statistical analysis was performed using Fisher-Freeman-Halton exact test and Cramer’s V. Most cases were extrapulmonary (95.59%), demonstrated epithelioid granuloma with necrosis (69.12%), and showed an AFB score of +1 (67.65%). Histomorphology showed a significant correlation with AFB density (p<0.001) with a strong association (Cramer’s V=0.59), whereas correlations with organ group, age, and sex were not significant (p>0.05).
PROFIL DOMAIN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK AL-JAMA’IYAH KOTA MEDAN: PROFILE OF PRESCHOOL CHILDREN DEVELOPMENT IN AL-JAMA’IYAH SCHOOL, MEDAN CITY Marchel Fara Diva; Aulia; Zaim Anshari; Bania Maulina
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.982

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar pada generasi muda, namun Indonesia sendiri masih mempunyai masalah proses perkembang anak. Tahun 2019 Sumatera Utara terdapat anak yang mengalami keterlambatan perkembangan sebanyak 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Domain Perkembangan Anak usia Prasekolah Di TK Al-Jama’iyah Kota Medan. Penelitian ini menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) untuk mengumpulkan data dari 48 responden yang dipilih secara acak dari populasi sebanyak 98 orang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan mayoritas perkembangan anak yaitu kategori sesuai 41 responden (85,4%), meragukan 6 responden (12,5%), dan penyimpangan 1 responden (2,1%). Penelitian ini menunjukan sebagian besar responden memiliki perkembangan yang sesuai dan pertumbuhan yang normal. Mayoritas anak usia prasekolah menunjukkan perkembangan yang sesuai dengan usianya. Orang tua dianjurkan untuk secara aktif memantau perkembangan anak guna mencegah terjadinya masalah perkembangan.
GAMBARAN INTRAOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING PADA PASIEN DENGAN ANESTESI SPINAL DI RSIA PRAMALIESA BATANG KUIS: INCIDENCE OF INTRAOPERATIVE NAUSEA AND VOMITING IN SPINAL ANESTHESIA PATIENTS AT RSIA PRAMALIESA BATANG KUIS Mutiah Holil Nasution; Dody Firmanda
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1023

Abstract

Intraoperative nausea and vomiting (IONV) merupakan salah satu efek samping yang sering terjadi pada pasien seksio sesaria dengan anestesi spinal dan dapat mengganggu kenyamanan serta jalannya prosedur operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian IONV pada pasien seksio sesaria dengan anestesi spinal di RSIA Pramaliesa Batang Kuis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan memanfaatkan data sekunder dari rekam medis pasien periode Juli–Oktober 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 28 pasien (33,33%) mengalami IONV. Kejadian IONV paling banyak ditemukan pada kelompok usia 23–27 tahun. Berdasarkan kondisi hemodinamik, mayoritas pasien yang mengalami IONV berada dalam keadaan hipotensi intraoperatif. Selain itu, kejadian IONV lebih sering terjadi pada pasien yang menjalani seksio sesaria dengan indikasi operasi emergency dibandingkan operasi elektif. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa kejadian IONV pada pasien seksio sesaria dengan anestesi spinal di RSIA Pramaliesa tergolong tidak tinggi, beberapa penelitian melaporkan insiden sekitar 18–40% tergolong lebih rendah dibandingkan dengan literatur yang melaporkan insidensi IONV pada seksio sesarea dengan anestesi spinal dengan kondisi tertentu dapat mencapai hingga 80%. Namun tetap berkaitan erat dengan faktor hipotensi intraoperatif dan jenis operasi emergency, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan pemantauan yang optimal selama tindakan anestesi spinal.
GAMBARAN BEBERAPA PENYAKIT DAN KONDISI LINGKUNGAN KUMUH DI DESA NELAYAN, HAMPARAN PERAK BELAWAN: DESCRIPTION OF SEVERAL DISEASES AND SLUM CONDITIONS IN THE NELAYAN VILLAGE OF HAMPARAN PERAK BELAWAN Nabilla Alfia Narisha; Tamsil Syafiuddin; Julahir Hodmatua Siregar; Atan Bestari
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1115

Abstract

Desa Nelayan, Hamparan Perak Belawan, menghadapi tantangan serius terkait kesehatan masyarakat dan kondisi lingkungan, termasuk tingginya prevalensi penyakit menular dan kondisi lingkungan kumuh yang merugikan. Namun, informasi spesifik tentang gambaran penyakit dan kondisi lingkungan kumuh di desa ini masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dengan harapan dapat memberikan dasar untuk pengembangan intervensi yang lebih efektif guna meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran beberapa penyakit yang dan kondisi lingkungan kumuh di Desa Nelayan, Hamparan Perak Belawan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif dengan rancangan observasional yang memungkinkan pengamatan langsung terhadap fenomena yang diamati tanpa campur tangan dari peneliti. Hasil penelitian menunjukkan ISPA yang paling umum dijumpai, diikuti oleh penyakit bakteri dan virus serta tekanan darah tinggi. Penyakit infeksi saluran pencernaan dan penyakit pada sistem otot dan jaringan pengikat memiliki prevalensi yang lebih rendah. Sekitar 18% responden tidak memiliki riwayat penyakit. Dapat disimpulkan bahwa ISPA merupakan penyakit yang paling umum dialami oleh responden, diikuti oleh penyakit bakteri dan virus serta tekanan darah tinggi. Penyakit infeksi pada usus dan penyakit pada sistem otot dan jaringan pengikat memiliki prevalensi yang lebih rendah dibandingkan dengan penyakit-penyakit lainnya.
GAMBARAN KARAKTERISTIK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2024: CHARACTERISTIC DESCRIPTION OF VICTIMS OF SEXUAL VIOLENCE AT MEDAN HAJI GENERAL HOSPITAL IN 2024 Edli Muhammad Athif; Ismurrizal; Alamsyah Lukito; Marzuki Samion
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1126

Abstract

Kekerasan seksual merupakan masalah kesehatan dan sosial yang masih sering terjadi dan memberikan dampak fisik, psikologis, serta sosial pada korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik korban kekerasan seksual berdasarkan data rekam medis di Rumah Sakit Umum Haji Medan periode Januari–Desember 2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder berupa rekam medis korban kekerasan seksual. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar korban berada pada kelompok usia >40 tahun sebanyak 27 orang (45,8%) dan didominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 47 orang (79,7%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa korban kekerasan seksual di RSU Haji Medan didominasi oleh kelompok usia >40 tahun dan berjenis kelamin perempuan.
HUBUNGAN ANTIHIPERTENSI TERHADAP LUARAN KLINIS BAYI DARI IBU PREEKLAMPSIA DI RSIA ANANDA MAKASSAR 2020–2022: THE ASSOCIATION BETWEEN ANTIHYPERTENSIVE THERAPY AND NEONATAL CLINICAL OUTCOMES IN PREECLAMPTIC MOTHERS AT RSIA ANANDA MAKASSAR, 2020–2022 Astri Zahri Miftahuljannah R; Darmawansyih; Syatirah Jalaluddin; Rizka Anastasia; Takdir
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1132

Abstract

Preeklampsia adalah hipertensi dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu, disertai proteinuria ≥ 300 mg/24 jam atau ≥ +1. Kondisi ini berkontribusi terhadap meningkatnya risiko luaran neonatal yang buruk seperti bayi berat lahir rendah (BBLR) dan asfiksia. Pemberian obat antihipertensi pada ibu preeklampsia bertujuan menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kondisi maternal sehingga diharapkan dapat memperbaiki luaran klinis bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian obat antihipertensi terhadap luaran klinis bayi dari ibu preeklampsia di RSIA Ananda Makassar tahun 2020–2022. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh ibu dengan preeklampsia yang melahirkan di RSIA Ananda Makassar pada periode tersebut dan memenuhi kriteria inklusi, dengan total 80 kasus. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi penggunaan nifedipin sebesar 31,3% dan kombinasi nifedipin dengan MgSO₄ sebesar 68,8%. Analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian obat antihipertensi dengan kejadian BBLR (p=0,026) dan asfiksia (p=0,047). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian obat antihipertensi pada ibu preeklampsia menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian BBLR dan asfiksia pada bayi.
EFEKTIVITAS FRAKSI ETIL ASETAT DAUN CENGKIH (Syzygium aromaticum) TERHADAP PENURUNAN MASSA BIOFILM Streptococcus mutans: THE EFFECTIVENESS OF CLOVE LEAF ETHYL ACETATE FRACTION (Syzygium aromaticum) IN REDUCING Streptococcus mutans BIOFILM MASS Ghina Nisrina Wibowo; Listiana Masyita Dewi
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1143

Abstract

Streptococcus mutans merupakan bakteri gram positif pembentuk biofilm resisten yang dapat memicu komplikasi serius seperti endokarditis infektif. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas fraksi etil asetat daun cengkih (Syzygium aromaticum) dalam menurunkan massa biofilm S. mutans serta menentukan konsentrasi optimalnya. Fraksi ini dipilih karena sifat semipolarnya efektif menarik senyawa aktif seperti eugenol dan flavonoid. Metode penelitian eksperimental kuasi ini menggunakan desain posttest-only control group dengan pengujian microtiter biofilm assay dan pewarnaan crystal violet. Kelompok perlakuan terdiri dari lima konsentrasi (20%, 10%, 5%, 2,5%, 1,25%), kontrol positif klorheksidin 0,1%, dan kontrol negatif DMSO 1%. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan Bonferroni. Hasil menunjukkan seluruh konsentrasi signifikan menurunkan massa biofilm dibandingkan kontrol negatif. Kontrol positif (klorheksidin 0,1%) menunjukkan penurunan massa tertinggi sebesar 90,21% (rata-rata Optical Density (OD) 0,248). Konsentrasi 5% merupakan kadar paling optimal dengan rata-rata OD 0,452 dan penurunan massa mencapai 82,16%. Efektivitas menurun pada konsentrasi 10% akibat titik jenuh dan interferensi teknis. Kesimpulannya, fraksi etil asetat daun cengkih efektif menurunkan massa biofilm S. mutans, dengan konsentrasi 5% sebagai kadar paling optimal.
EFEKTIVITAS FRAKSI N-HEKSANA DAUN CENGKIH (Syzygium aromaticum) TERHADAP PENURUNAN MASSA BIOFILM Streptococcus mutans : EFFECTIVENESS OF THE N-HEXANE FRACTION OF CLOVE LEAVES (Syzygium aromaticum) IN REDUCING THE BIOFILM MASS OF Streptococcus mutans Putri Amelia Azzahra; Listiana Masyita Dewi
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1145

Abstract

Streptococcus mutans merupakan bakteri gram positif anaerob fakultatif yang berperan dalam berbagai infeksi sistemik, termasuk endokarditis infektif, serta memiliki kemampuan membentuk biofilm. Pembentukan biofilm menyebabkan peningkatan resistensi bakteri terhadap respons imun dan agen antimikroba, sehingga diperlukan alternatif terapi yang efektif untuk menurunkan massa biofilm. Daun cengkih (Syzygium aromaticum) mengandung senyawa aktif seperti eugenol, flavonoid, saponin, dan alkaloid sebagai agen antibakteri dan antibiofilm. Penelitian ini bertujuan membuktikan efek fraksi n-heksana daun cengkih serta menentukan konsentrasi paling efektif dalam menurunkan massa biofilm Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan desain post-test only control group. Uji antibiofilm dilakukan menggunakan fraksi n-heksana daun cengkih pada konsentrasi 20%, 10%, 5%, 2,5%, dan 1,25%, dengan klorheksidin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Biofilm diwarnai menggunakan kristal violet 0,1% dan diukur menggunakan microplate reader pada panjang gelombang 600 nm. Analisis data dilakukan dengan uji Kruskal–Wallis dan uji lanjut Dunn. Hasil menunjukkan bahwa fraksi n-heksana daun cengkih memiliki aktivitas antibiofilm signifikan terhadap Streptococcus mutans pada konsentrasi 20% dan 10% (p < 0,05). Konsentrasi 10% menunjukkan efektivitas terbaik dengan nilai OD terendah dan persentase degradasi biofilm tertinggi (3,33%), setara dengan kontrol positif. Disimpulkan bahwa fraksi n-heksana daun cengkih efektif menurunkan massa biofilm Streptococcus mutans.