cover
Contact Name
Ira Cinta Lestari
Contact Email
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Phone
+628196029417
Journal Mail Official
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jalan STM No. 77, Medan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia 20146
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
ISSN : 14119986     EISSN : 26142996     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnusina
Core Subject : Humanities, Health,
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah bulan Januari 2020. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan menerima naskah dengan topik bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, ilmu perilaku, dan topik lainnya yang relevan.
Articles 224 Documents
EFEKTIVITAS EDUKASI TABIR SURYA TERHADAP PENGETAHUAN PEDAGANG PASAR SARINONGKO PRINGSEWU : THE EFFECTIVENESS OF SUNSCREEN EDUCATION ON THE KNOWLEDGE OF MARKET VENDORS AT SARINONGKO MARKET PRINGSEWU Jauza, Qatrunnada Jasmine; Santoso, Irene Dorthy
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1078

Abstract

Pedagang pasar, merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) karena aktivitas mereka yang sebagian besar dilakukan di luar ruangan tanpa perlindungan yang memadai. Paparan sinar UV bersumber utama dari matahari yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti kemerahan, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan tentang tabir surya yang dilakukan kepada pedagang di Pasar Sarinongko Pringsewu sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Penelitian ini menggunakan studi analitik kuasi eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 80 pedagang dipilih menjadi responden melalui teknik consecutive non-random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 15 pertanyaan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi yang dilakukan secara langsung dengan media leaflet. Analisis data dengan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 29, Uji statistik Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai (p<0,05) dengan effect size yang tinggi (r = 0,83), hal ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai tabir surya efektif meningkatkan pengetahuan pedagang di Pasar Sarinongko Pringsewu tentang pentingnya penggunaan tabir surya sebagai perlindungan terhadap paparan sinar UV. Edukasi dan penyuluhan secara rutin sangat dianjurkan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait tabir surya.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP DAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI DESA CIGADUNG, KABUPATEN BREBES: THE CORRELATION BETWEEN MOTHER'S ATTITUDE AND KNOWLEDGE OF STUNTING INCIDENCE IN CIGADUNG VILLAGE, BREBES REGENCY Prabandari, Vernika Angelina; Suhaeni, Eni; Affandi, Thysa Thysmelia
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1081

Abstract

Stunting yakni perawakan tubuh pendek pada anak usia di bawah lima tahun dan secara global masih menjadi masalah malnutrisi kronis pada anak-anak. Asia memiliki persentase stunting tertinggi sebesar 53% dan kejadian stunting di Indonesia masih jauh dari angka yang ditargetkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara sikap dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting di Desa Cigadung, wilayah kerja Puskesmas Cikakak. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, pendekatan cross sectional, dan bersifat korelasional. Sampel penelitian sejumlah 200 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan anak secara langsung. Uji analisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Rank Spearman bahwa terdapat hubungan antara sikap ibu (ρ = 0.783; p= 0.000) dan pengetahuan ibu (ρ = 0.936; p = 0.000) dengan kejadian stunting. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara sikap dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting di Desa Cigadung, Wilayah Kerja Puskesmas Cikakak.
GAMBARAN HASIL SITOLOGI BIOPSI ASPIRASI JARUM HALUS PADA BENJOLAN LEHER DI RS SRI PAMELA TEBING TINGGI TAHUN 2021-2025: THE RESULTS OF FINE NEEDLE ASPIRATION BIOPSY CYTOLOGY ON NECK LUMPS AT SRI PAMELA TEBING TINGGI HOSPITAL IN 2021-2025 Mustika, Suryani Eka
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1100

Abstract

Diagnosa benjolan di leher memiliki kendala tersendiri karena adanya beberapa organ di leher. Kasus peradangan seperti tuberkulosa maupun keganasan yang bermanifestasi pada leher semakin meningkat. Pemeriksaan sitologi leher yang direkomendasikan untuk diagnostik pra bedah yaitu biopsi aspirasi jarum halus. Pemeriksaan ini minim resiko dan dapat memberikan hasil diagnosa lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sitologi biopsi aspirasi jarum halus benjolan leher pasien Rumah Sakit Sri Pamela dari tahun 2021-2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode total sampling kasus di Patologi Anatomi dari Januari 2021- Desember 2025. Benjolan pada leher berjumlah 234 kasus berasal dari kelenjar getah bening yaitu sebanyak 116 kasus (50%), kelejar liur 10 kasus (4%), jaringan lunak 22 kasus (9%), Kelenjar tiroid 65 kasus (28%), dan organ lainya 21 kasus (9%). Hasil sitologi jinak yaitu 217 kasus (92,7%), sedangkan ganas 17 kasus (7,3%). Jenis diagnosa sitologi paling banyak yaitu limfadenitis TB yaitu sebanyak 56 kasus (20%). Jumlah Kasus keganasan didapati dari metastase 12 kasus (5,3%) dan keganasan dari tiroid 5 kasus (2,14%). Kesimpulan penelitian adalah benjolan yang paling banyak dijumpai pada leher adalah limfadenitis tuberkulosis. Kasus keganasan terbanyak adalah metastasis karsinoma dan colloid goiter adalah tumor jinak terbanyak.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN PANJANG, LEBAR DAN TINGGI LENGKUNG KAKI ANAK USIA 12-15 TAHUN: THE RELATIONSHIP BETWEEN BODY MASS INDEX AND THE LENGTH, WIDTH, AND HEIGHT OF THE FOOT ARCH IN CHILDREN AGED 12–15 YEARS Pasaribu, Saadatur Rizqillah; Aisya, Sylvia; Siregar, Nondang Purnama; Ismail, Wan Muhammad; Pertiwi, Vani Gita; Adnani, Athika; Pasaribu, Rifqi Hamdani
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1107

Abstract

Indeks massa tubuh sering digunakan sebagai acuan dalam pengkategorian berat badan. Peningkatan indeks massa tubuh mempengaruhi tinggi lengkung telapak kaki dan menyebabkan peningkatan tekanan telapak kaki yang dapat mempengaruhi ukuran dan dimensi kaki terutama panjang dan lebar kaki. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan panjang, lebar, dan tinggi lengkung telapak kaki. Metode penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional study dengan tehnik stratified random sampling. Subjek penelitian anak usia 12-15 tahun dengan jumlah sampel 81 anak. Panjang dan lebar kaki diukur dengan penggaris, tinggi lengkung telapak kaki dengan footprint yaitu Staheli Index. Hasil pengukuran dalam mean, median, standar deviasi, nilai maksimum dan minimum. Hubungan dengan menggunakan uji Spearman Correlation. Hasil penelitian diperoleh usia terbanyak 12 tahun sebanyak 23 anak (28,4%), jenis kelamin terbanyak perempuan 41 anak (50,6%), indeks massa tubuh yang terbanyak indeks massa tubuh normal sebanyak 33 anak (40,7%). Rata-rata panjang, lebar dan tinggi lengkung telapak kaki pada anak dengan indeks massa tubuh overweight dan obesitas memiliki rata-rata lebih besar dibandingkan anak dengan indeks massa tubuh normal. Uji Spearman Correlation p<0.05. Kesimpulan: terdapat hubungan signifikan indeks massa tubuh dengan panjang, lebar dan tinggi lengkung telapak kaki.