cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 318 Documents
ANALISIS KEKERASAN VERBAL TERHADAP PEREMPUAN DALAM PEMBERITAAN DI MEDIA ONLINE KOMPAS.COM Nur Qamarin Trywahyuni; Wisman Hadi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.485 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19125

Abstract

Data dalam penelitian ini adalah kalimat ujaran orang yang menghina lewat komentar di akun media sosial dalam hal ini menghina, mengejek, mengintimidasi para korban disampaikan dalam pengidentifikasian data-data yang berjumlah 12 berita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif . Teknik pengumpulan data dengan metode simak dengan teknik baca dan catat. Sebagai instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, dalam hal ini maka membaca berita secara intuisif dari media online Kompas.com, mencermati, dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan data penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah representasi verbal terhadap perempuan di media online Kompas.com sebanyak 12 data, struktur wacana skema Teun A. Van Dijk di Media Online Kompas.com dalam elemen latar sebanyak 2 data, elemen detil sebanyak 1 data, elemen maksud sebanyak 2 data dan kekerasan verbal sebanyak 10 data.Kata Kunci: representasi verbal, struktur wacana, kekerasan verbal.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK PEMBELAJARAN ICE BREAKER TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS VII SMP SWASTA PAHLAWAN SUKARAMAI TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 RIRIN AYU WULANDARI
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v1i3.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik pembelajaran ice breaker dan teknik pembelajaran konvensional terhadap kemampuan menulis pantun siswa kelas VII SMP Swasta Pahlawan Sukaramai Tahun Pembelajaran 2012/2013. Untuk penelitian tersebut data diambil dari 68 sampel yang berasal dari 128 populasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Two Group Posttest Desain. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis pantun dalam bentuk tes esai.Dari perhitungan uji hipotesis diperoleh to = 5,02 yang dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% dan 1% dengan df = (N1+N2) – 2 = (34 +34) – 2 = 66. Pada tabel t dengan df 66 diperoleh taraf signifikan 5% = 2,00 dan taraf signifikan 1% = 2,65. Artinya to yang diperoleh lebih besar dari ttsbel, yaitu 2,00<5,02>2,65. Dengan demikian, Ha diterima artinya teknik pembelajaran ice breaker berpengaruh terhadap kemampuan menulis pantun siswa kelas VII SMP Swasta Pahlawan Sukaramai Tahun Pembelajaran 2012/2013.Kata Kunci: teknik pembelajaran ice breaker, konvensional, menulis pantun
Analisis Gaya Bahasa Komika Dalam Komunitas Stand Up Indo Medan Roganda Sahala M.Sinabang; Rosmaini Rosmaini
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.533 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i2.21865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan gaya bahasa dan teknik stand up yang digunakan komika Stand Up Indo Medan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa yang digunakan komika Stand Up Indo Medan dan teknik Stand Up Indo Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara  teknik pengumpulan data yang digunakan melalui teknik simak, teknik catat, teknik dokumentasi.   Berdasarkan analisis data, ditemukan beberapa ujaran gaya bahasa dari komika Stand Up Indo Medan adalah gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa sarkasme,gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa sinisme, gaya bahasa metonimia, dan gaya bahasa ironi. Teknik yang digunakan  komika Stand Up Indo Medan ketika tampil stand up comedy adalah teknik act out, teknik callback, teknik one liner, teknik rule of three, teknik riffing , dan teknik impersonation. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa gaya bahasa yang ditemukan dari setiap komika, dan teknik yang  digunakan ketika tampil stand up comedy  di atas panggung.Kata kunci: Gaya Bahasa, Teknik, Stand Up Comedy, Ujaran, Komika
PENGARUH TEKNIK PEMBELAJARAN KELOMPOK(BUZZ) TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK FILM “I’M NOT STUPID TOO” SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 TEBINGTINGGI TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 Heny Roulina Sitepu
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v2i4.1679

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik pembelajaran kelompok buzz dan teknik pembelajaran tradisional dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Negeri 1 Tebing Tinggi dengan jumlah 338 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 siswa yang diambil secara homogen dengan random control group design. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data adalah penugasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.Kata kunci : Pengaruh-Teknik Pembelajaran Kelompok Buzz-Mengidentifikasi UnsurIntrinsik
PERBANDINGAN CERITA RAKYAT SI TAGANDERA (PAKPAK) DENGAN LUTUNG KASARUNG(SUNDA): KAJIAN SASTRA BANDINGAN Cicilia Mega Sari Silaban; Wisman Hadi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.762 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v11i1.36031

Abstract

 Abstrak Cerita rakyat adalah salah satu kekayaan budaya yang ceritanya berasal dari masyarakat itu sendiri yang penyampaiannnya secara lisan dan turun temurun. Setiap cerita rakyat memiliki nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas tersendiri, salah satu hal yang menyebabkan ini terjadi karena Indonesia kaya akan budaya yang membuat adat istiadatnya berbeda satu dengan yang lain. Si Tagandera dan Lutung Kasarung merupakan contoh cerita rakyat yang berasal dari Indonesia. Kedua cerita rakyat ini memiliki keunikan karena memiliki banyak kesamaan walaupun berlatar belakang budaya yang berbeda. Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk kesamaan dan perbedaan yang dimiliki dari kedua cerita rakyat tersebut. Masalah ini dapat diteliti dengan cara membandingkannya menggunakan kajian struktural. Struktural merupakan kajian yang membahas teks karya sastra melalui unsur-unsur yang membangun dari dalam dan saling berkaitan. Unsur-unsur tersebut merupakan unsur intrinsik diantaranya tema, alur, tokoh, sudut pandang, latar, gaya bahasa dan amanat. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu menangkap arti (meanig/undestanding) yang terdapat atas suatu peristiwa. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan apa saja persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam unsur intrinsik cerita. Cara yang penulis gunakan untuk memperoleh data adalah dengan cara studi pustaka yaitu menggunakan media, buku dan literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat lebih banyak kesamaan dibandingkan dengan perbedaan. Persamaan yang ditemukan yaitu pada unsur tema, alur, tokoh, sudut pandang dan amanat sedangkan perbedaannya yaitu pada latar dan gaya bahasa.  Kata Kunci: Cerita rakyat, struktral, persamaan dan perbedaan.
UMPASA DALAM ACARA ADAT BATAK TOBA MANILANGI NATUA-TUA DI KECAMATAN PAGARAN TAPANULI UTARA (KAJIAN PRAGMATIK) Rafika Citra Simamora; Abdurrahman Adisaputera
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v5i1.3945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tindak tutur dan jenis yang paling dominan yang digunakan dalam acara adat Manulangi Natua-tua adat Batak Toba.  Umpasa yang dipakai tersebut dikumpulkan dan dikelompokkan atas lima kategori tindak tutur, yaitu refresentatif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklartif. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode simak. Metode simak adalah metode yang dilakukan dengan cara  pengumpulan data melalui tehnik analisis atau dokumentasi, yaitu pengumpulan data degan mencari dokumen yang terkait dengan objek penelitian. Baik dari rekaman video maupun catatan-catatan kecil. Instrumen penelitian yang digunakan berupa CD rekaman acara Manulangi Natua-tua. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tindak tutur representative berupa oernyataan yang berjumlah 10 data dengan persentase 62,5%. Tindak tutur komisif, direktif, dan ekspresif berada pad urutan kedua dengan jumlah data yang sama yaitu 2 dan persentase 12,5%. Tindak tutur pada acara adat Batak Manulangi Natua-tua di Kecamatan Pagaran Tapanuli Utara didominasi oleh tindak tutur representatif, dimana tindak tutur representative berupa pernyataan(menyatakan), mengakui, menunjukkan, melaporkan, memberikan kesaksisan, menyebutkan, dan berspekulasi. Kata kunci: tindak tutur, pragmatik, umpasa
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EDWIN GUTHRIE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN “NAMAKU DIMAS KARYA KUSNIATY” OLEH SISWA KELAS X SMA GKPI PADANG BULAN MEDAN 2009/2010 Raijon Saragih
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v1i01.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pembelajaran kemampuan mengapresiasi cerpen dengan menggunakan metode pembelalajarn Edwin Guthrie  dan tidak menggunakan metode Edwin Guthrie. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA GKPI Padang Bulan Tahun Pembelajaran 2009/2010 yang berjumlah 160 orang siswa. Sampel penelitian ini adalah sampel yang langsung ditetapkan untuk menjadi wakil dari populasi yang ada yaitu sebanyak 32 orang siswa dari jumlah populasi 160 orang siswa tersebut. Metode dalam penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain one group pre test. Dari pengolahan data diperoleh hasil pre test sebanyak 2020 dengan nilai rata-rata = 63,12, standard deviasi = 7,88 dan termasuk pada kategori  baik 16%, kategori cukup 34%, dan karegori kurang yakni 41% dari kategori sangat kurang 9%. Hasil post test sebanyak 2395 dengan nilai  rata-rata = 74,84, standard deviasi = 8,14 dan dari kategori sangat baik sekali 19%, kategori baik  41,%, kategori cukup 34% dan  kategori kurang yakni 6%. Dari uji data hasil pre test dan post test di dapat kedua hasil berdistribusi normal. Dari uji homogenitas di dapat bahwa sample penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji normalitas dan homogenitas, di dapatlah to sebesar 7,. Selanjutnya to diketahui, kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikasi 5% dengan df=N-1=32-1=30. dari df=31 diperoleh taraf signifikasi 5%=2,02. karena to yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 2,02<7, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan mengapresiasi cerpen dengan menggunakan metode Edwin Guthrie, dengan kemampuan mengapresiasi cerpen  tanpa menggunakan metode Edwin Guthrie siswa Kelas X SMA GKPI Padang Bulan Tahun Pembelajaran 2009/2010. Kata kunci : cerpen, metode pembelajaran Edwin Guthrie, mengapresiasi cerpen
CERITA RAKYAT “ELUH BERRU TINAMBUNEN” : KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Willy Mario Pasaribu; Malan Lubis
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.366 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i1.11747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk Nilai-nilai sosiologis dalam cerita rakyat “Eluh Berru Tinambunen.” Dan untuk melihat sejauh mana nilai-nilai sosiologis yang hidup dalam masyarakat Pakpak Baratpada cerita rakyat “Eluh Berru Tinambunen.” Dibantu dengan teori-teori sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat pakpak barat atau responden. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.               Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melakukan observasi, wawancara mendalam, dan ditambah dengan kajian dokumentasi. Setelah data terkumpul, mulailah diadakan analisis terhadap data untuk menyelesaikan permasalahan penelitian. Untuk mengetahui nilai-nilai sosiologis  yang terdapat dalam cerita rakyat ”Ellu Berru Tinambunen” berdasarkan teori-teori sosiologi sastra. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa nilai-nilai sosiologi yang ada yakni, (1) Nilai Sosial budaya. (2) Konflik Batin. (3) Nilai Edukatif. Lalu pengaruh cerita rakyat “Eluh Berru Tinambunen” terhadap masyarakat setempat : (1) Masyarakat lebih agamais. (2) Masyarakat lebih bijak dalam menentukan jodoh untuk anaknya. (3) Objek wisata delleng simpon.   Kata Kunci:   cerita rakyat,  Ellu Berru Tinambunen, sosiologi, nilai-nilai                                 sosiologis.
PENGGUNAAN TEKNIK PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) DALAM KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 TEBING TINGGI TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 Jenny Br Situmorang Desliana Br Situmorang
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v2i3.673

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jelas perubahan yang signifikan dari penggunaan teknik peta pikiran (mind mapping) dalam kemampuan menulis karya ilmiah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 4 Tebing Tinggi dengan jumlah 240 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa yang diambil dengan cara menentukan satu kelas yang dijadikan wakil populasi untuk diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan model desain penelitian one group pre-test post-test yang hanya dilaksanakan pada satu kelas (kelompok). Dalam desain ini pengukuran dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen.Kata Kunci: -Peta Pikiran (Mind Mapping) -Menulis Karya Ilmiah
PRINSIP KESANTUNAN BAHASA PADA PEDAGANG DI PASAR STASIUN TANJUNG BALAI UTARA Wiwik Utami; Fitriani Lubis
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.101 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat pada Pasar Stasiun Tanjung Balai Utara. Metode yang digunakan dalam  penelitian  ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian  ini adalah pedagang yang ada pada Pasar Stasiun Tanjung Balai Utara. Data diperoleh dari tuturan penjual Pasar Stasiun Kecamatan Tanjung Balai Utara tersebut, dengan menggunakan teknik catat. Dalam menganalisis dibutuhkan upaya memahami data, agar data yang dihasilkan akurat dan tepat. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, Pada masyarakat awam, salah satunya didaerah terpencil tidak mengenal prinsip kesantunan bahasa. Mereka mengucapkan kalimat berdasarkan apa yang mereka peroleh dari lingkungannya. Masyarakat Tanjung Balai dikenal mempunyai bahasa yang sangat kasar dalam bertutur antar sesama sehari-harinya.Selainitu, banyak kesalahan bahasa yang terjadi antara pedagang dan pembeli pada Pasar Stasiun Kecamatan Tanjung Balai Utara.Kata Kunci:Kesantunan Berbahasa

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue