cover
Contact Name
Muhammad Yusuf N
Contact Email
myusufn@unimal.ac.id
Phone
+6282272763379
Journal Mail Official
jimatek@unimal.ac.id
Editorial Address
Jl. Cot Teungku Nie Reuleut Kecamatan Muara Batu Aceh Utara Telepon. 0645-57320 Faks. 0645-44450
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi
ISSN : -     EISSN : 29620155     DOI : https://doi.org/10.29103/jimatek.v1i4.10461
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (abrev as JIMATEK) or Journal of Agroecotechnology Student Scientific is a publication devoted to students publications from the Department of Agroecotechnology from various agencies anywhere. JIMATEK accepts articles from students in the field of Agroecotechnology, not limited to: 1. Agronomy 2. Agriculture technology, 3. Environmental control for plants, 4. Horticulture 5. Plant breeding 6. Soil sciences 7. Plant protection 8. Plant breeding 9. Plant pest and diseases 10. Other fields related to the cultivation of plants.
Articles 55 Documents
Perkecambahan Benih Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Kadaluarsa Pada berbagai Media Semai Menggunakan Alat F&F Manual Germinator Faradilla, Tamara; Faisal, Faisal; Rafli, Muhammad; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazimah, Nazimah; Nilahayati, Nilahayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 2025
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan umur kadaluarsa benih dan jenis media semai yang berbeda terhadap viabilitas benih dan vigor benih serta laju pertumbuhan benih tomat. Data menunjukkan bahwa perlakuan umur benih berpengaruh nyata terhadap daya kecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh dan bobot kering kecambah normal. Sementara itu, perlakuan media semai yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap viabilitas dan vigor benih tomat. Selain itu, terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan umur benih dan jenis media yang berbeda terhadap semua parameter viabilitas benih dan vigor benih tomat.
Keanekaragaman dan Dominansi Gulma Pada Fase Pertumbuhan Tanaman Padi Sawah Irigasi Di Kecamatan Muara Baru Kabupaten Aceh Utara Pratiwi, Jelita Widiya; Munauwar, Muhammad Muaz; Baidhawi, Baidhawi; Putri, Novita Pramahsari; Hendrival, Hendrival; Latifah, Latifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 2025
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran gulma pada budidaya padi sawah dapat menyebabkan penurunan hasil produksi hingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis gulma dominan yang tumbuh dan gulma yang mendominasi pada fase vegetatif dan generatif padi sawah irigasi di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuadrat dengan peletakan 6 plot secara acak di setiap area penelitian, ukuran setiap plot 0,5x0,5 m. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat 8 spesies gulma dengan total keseluruhan 220 individu pada tanaman padi. Spesies gulma yang ditemukan pada fase vegetatif 20 HST yaitu Panicum repens dengan INP 55,99% dan Ipomoea aquatica 44%. Pada 30 HST ditemukan Panicum repens dengan INP 45,46%, Fimbristylis miliacea 32,79% dan Sphenoclea zeylanica 21,74%. Pada 40 HST ditemukan Panicum repens dengan INP 46.05%, Fimbristylis miliacea 21,99%, Leptochloa chinensis 18,78% dan Sphenoclea zeylanica 13,18%. Fase generatif tanaman padi umur 70 HST ditemukan Sphenoclea zeylanica dengan INP sebesar 66,80%, Ipomoea aquatica 24,22% dan Limnocharis flava 8,98%. Pada umur 80 HST ditemukan Fimbristylis miliacea sebesar dengan INP 74.77%, Echinocloa crus-galli 13,15% dan Leptochloa chinensis 12,08% dan umur 90 HST ditemukan Leersia hexandra dengan INP 57,85% dan Leptochloa chinensis 42,15%.
Potensi Hasil Terhadap Tujuh Varietas Jaugung Manis (Zea mays seccharata Sturt) di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara Nainggolan, Wulan Armadhanai; Lukman, Lukman; Nazirah, Laila; Fridayanti, Nelly; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 2025
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, diantaranya adalah kalori, protein, gula, serat, lemak, dan karbohidrat. Jagung manis memiliki rasa yang manis dan enak. Mengingat nilai ekonomis yang dimiliki jagung manis cukup tinggi maka perlu memperhatikan varietas-varietas yang memiliki produksi yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tujuh varietas tanaman jagung manis yang berpotensi menghasilkan produksi tinggi yang cocok di tanam di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Penelitian dilakukan dengan tujuh varietas jagung manis yaitu varietas Bimmo, Glori, Advanta madu 59 F1, Golden boy, Secada, Jamara, dan Baruna dengan tiga ulangan. Variabel yang diukur meliputi meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, warna batang, ukuran daun, umur panen, bobot tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, panjang tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, diameter tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, berat 100 biji, jumlah baris biji, bobot tongkol perbedeng. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap varietas tanaman jagung manis memiliki pertumbuhan dan hasil yang berbeda terhadap semua peubah yang diamatai. Pertumbuhan vegetatif terbaik didapatkan pada varietas Glori. Pertumbuhan dan hasil untuk peubah nilai bobot tongkol yang terbaik didapatkan pada varietas Secada dibandingkan varietas lainnya.
Aplikasi Pupuk NPK Dan Biochar Sekam Padi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Susilo, Dimas; Usnawiyah, Usnawiyah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Humaira, Mira; Faisal, Faisal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 2025
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah termasuk komoditas yang multifungsi sehingga permintaan akan kacang tanah di Indonesia semakin bertambah. Pemanfaatan kacang tanah yang beragam ternyata tidak diikuti dengan peningkatan jumlah produksi. Produksi kacang tanah di Indonesia terus mengalami penurunan produktivitas. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kacang tanah, salah satunya adalah pemupukan dan penambahan bahan organik berupa biochar sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan Pupuk NPK dan Biochar sekam padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah. Penelitian ini menggunakan kacang tanah varietas Kelinci serta menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu Pupuk NPK (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0: tanpa pemberian pupuk NPK, N1: pemberian 20 g/plot pupuk NPK, N2: pemberian 30 g/plot pupuk NPK dan N3: pemberian 40 g/plot pupuk NPK. Faktor kedua yaitu Biochar Sekam Padi (B) terdiri dari 3 dosis yaitu B0: tanpa pemberian biochar, B1: pemberian 1 kg/plot biochar, dan B2: pemberian 2 kg/plot biochar. Beberapa variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, berat polong pertanaman, berat biji kering per plot dan berat kering 100 biji. Pemberian pupuk NPK 40 g/plot (N3) merupakan hasil terbaik untuk meningkatkan setiap peubah yang diamati. Sedangkan untuk pemberian biochar sekam padi dosis terbaik terdapat pada 2 kg/plot untuk meningkatkan peubah berat kering 100 biji. Adanya interaksi antara kombinasi perlakuan pupuk NPK 40 g/plot + biochar sekam padi 2 kg/plot pada berat kering 100 biji tanaman kacang tanah.
Respon Karakter Agronomi Empat Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L) Terhadap Dosis Pupuk KCl yang Berbeda Berutu, Chainandro; Nilahayati, Nilahayati; Lukman, Lukman; Fadhliani, Fadhliani; Jamidi, Jamidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 2025
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang banyak diminati masyarakat Indonesia setelah kedelai dan kacang tanah. Namun, produksi kacang hijau di Indonesia saat ini masih mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan varietas yang kurang sesuai dan rendahnya tingkat kesuburan tanah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan hasil tanaman kacang hijau melalui penggunaan varietas unggul dan pemberian pupuk untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan pemberian pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di Desa Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dari April sampai Juni 2025. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas (Vimil-1, Vima-2, Vima-3, dan Vima-4), dan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (0, 75, dan 150 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 14 HST, klorofil daun, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong, dan berat 100 biji kering. Berpengaruh nyata pada tinggi tanaman 21 HST. Varietas Vima-2 memberikan hasil terbaik pada berat 100 biji kering, sedangkan Vimil-1 terbaik pada umur berbunga. Pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap klorofil daun, umur berbunga, dan berat 100 biji kering. Dosis optimal pupuk KCl yaitu 75 kg/ha pada peubah klorofil dan dan berat 100 biji kering. Tidak terdapat interaksi antar kedua perlakuan.