cover
Contact Name
Muhammad Yusuf N
Contact Email
myusufn@unimal.ac.id
Phone
+6282272763379
Journal Mail Official
jimatek@unimal.ac.id
Editorial Address
Jl. Cot Teungku Nie Reuleut Kecamatan Muara Batu Aceh Utara Telepon. 0645-57320 Faks. 0645-44450
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi
ISSN : -     EISSN : 29620155     DOI : https://doi.org/10.29103/jimatek.v1i4.10461
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (abrev as JIMATEK) or Journal of Agroecotechnology Student Scientific is a publication devoted to students publications from the Department of Agroecotechnology from various agencies anywhere. JIMATEK accepts articles from students in the field of Agroecotechnology, not limited to: 1. Agronomy 2. Agriculture technology, 3. Environmental control for plants, 4. Horticulture 5. Plant breeding 6. Soil sciences 7. Plant protection 8. Plant breeding 9. Plant pest and diseases 10. Other fields related to the cultivation of plants.
Articles 60 Documents
Perkecambahan Benih Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Kadaluarsa Pada berbagai Media Semai Menggunakan Alat F&F Manual Germinator Faradilla, Tamara; Faisal, Faisal; Rafli, Muhammad; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazimah, Nazimah; Nilahayati, Nilahayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan umur kadaluarsa benih dan jenis media semai yang berbeda terhadap viabilitas benih dan vigor benih serta laju pertumbuhan benih tomat. Data menunjukkan bahwa perlakuan umur benih berpengaruh nyata terhadap daya kecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh dan bobot kering kecambah normal. Sementara itu, perlakuan media semai yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap viabilitas dan vigor benih tomat. Selain itu, terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan umur benih dan jenis media yang berbeda terhadap semua parameter viabilitas benih dan vigor benih tomat.
Keanekaragaman dan Dominansi Gulma Pada Fase Pertumbuhan Tanaman Padi Sawah Irigasi Di Kecamatan Muara Baru Kabupaten Aceh Utara Pratiwi, Jelita Widiya; Munauwar, Muhammad Muaz; Baidhawi, Baidhawi; Putri, Novita Pramahsari; Hendrival, Hendrival; Latifah, Latifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran gulma pada budidaya padi sawah dapat menyebabkan penurunan hasil produksi hingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis gulma dominan yang tumbuh dan gulma yang mendominasi pada fase vegetatif dan generatif padi sawah irigasi di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuadrat dengan peletakan 6 plot secara acak di setiap area penelitian, ukuran setiap plot 0,5x0,5 m. Hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat 8 spesies gulma dengan total keseluruhan 220 individu pada tanaman padi. Spesies gulma yang ditemukan pada fase vegetatif 20 HST yaitu Panicum repens dengan INP 55,99% dan Ipomoea aquatica 44%. Pada 30 HST ditemukan Panicum repens dengan INP 45,46%, Fimbristylis miliacea 32,79% dan Sphenoclea zeylanica 21,74%. Pada 40 HST ditemukan Panicum repens dengan INP 46.05%, Fimbristylis miliacea 21,99%, Leptochloa chinensis 18,78% dan Sphenoclea zeylanica 13,18%. Fase generatif tanaman padi umur 70 HST ditemukan Sphenoclea zeylanica dengan INP sebesar 66,80%, Ipomoea aquatica 24,22% dan Limnocharis flava 8,98%. Pada umur 80 HST ditemukan Fimbristylis miliacea sebesar dengan INP 74.77%, Echinocloa crus-galli 13,15% dan Leptochloa chinensis 12,08% dan umur 90 HST ditemukan Leersia hexandra dengan INP 57,85% dan Leptochloa chinensis 42,15%.
Potensi Hasil Terhadap Tujuh Varietas Jaugung Manis (Zea mays seccharata Sturt) di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara Nainggolan, Wulan Armadhanai; Lukman, Lukman; Nazirah, Laila; Fridayanti, Nelly; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, diantaranya adalah kalori, protein, gula, serat, lemak, dan karbohidrat. Jagung manis memiliki rasa yang manis dan enak. Mengingat nilai ekonomis yang dimiliki jagung manis cukup tinggi maka perlu memperhatikan varietas-varietas yang memiliki produksi yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tujuh varietas tanaman jagung manis yang berpotensi menghasilkan produksi tinggi yang cocok di tanam di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Penelitian dilakukan dengan tujuh varietas jagung manis yaitu varietas Bimmo, Glori, Advanta madu 59 F1, Golden boy, Secada, Jamara, dan Baruna dengan tiga ulangan. Variabel yang diukur meliputi meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, warna batang, ukuran daun, umur panen, bobot tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, panjang tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, diameter tongkol berkelobot dan tanpa kelobot, berat 100 biji, jumlah baris biji, bobot tongkol perbedeng. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap varietas tanaman jagung manis memiliki pertumbuhan dan hasil yang berbeda terhadap semua peubah yang diamatai. Pertumbuhan vegetatif terbaik didapatkan pada varietas Glori. Pertumbuhan dan hasil untuk peubah nilai bobot tongkol yang terbaik didapatkan pada varietas Secada dibandingkan varietas lainnya.
Aplikasi Pupuk NPK Dan Biochar Sekam Padi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Susilo, Dimas; Usnawiyah, Usnawiyah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Humaira, Mira; Faisal, Faisal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah termasuk komoditas yang multifungsi sehingga permintaan akan kacang tanah di Indonesia semakin bertambah. Pemanfaatan kacang tanah yang beragam ternyata tidak diikuti dengan peningkatan jumlah produksi. Produksi kacang tanah di Indonesia terus mengalami penurunan produktivitas. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kacang tanah, salah satunya adalah pemupukan dan penambahan bahan organik berupa biochar sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan Pupuk NPK dan Biochar sekam padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah. Penelitian ini menggunakan kacang tanah varietas Kelinci serta menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu Pupuk NPK (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0: tanpa pemberian pupuk NPK, N1: pemberian 20 g/plot pupuk NPK, N2: pemberian 30 g/plot pupuk NPK dan N3: pemberian 40 g/plot pupuk NPK. Faktor kedua yaitu Biochar Sekam Padi (B) terdiri dari 3 dosis yaitu B0: tanpa pemberian biochar, B1: pemberian 1 kg/plot biochar, dan B2: pemberian 2 kg/plot biochar. Beberapa variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, berat polong pertanaman, berat biji kering per plot dan berat kering 100 biji. Pemberian pupuk NPK 40 g/plot (N3) merupakan hasil terbaik untuk meningkatkan setiap peubah yang diamati. Sedangkan untuk pemberian biochar sekam padi dosis terbaik terdapat pada 2 kg/plot untuk meningkatkan peubah berat kering 100 biji. Adanya interaksi antara kombinasi perlakuan pupuk NPK 40 g/plot + biochar sekam padi 2 kg/plot pada berat kering 100 biji tanaman kacang tanah.
Respon Karakter Agronomi Empat Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L) Terhadap Dosis Pupuk KCl yang Berbeda Berutu, Chainandro; Nilahayati, Nilahayati; Lukman, Lukman; Fadhliani, Fadhliani; Jamidi, Jamidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang banyak diminati masyarakat Indonesia setelah kedelai dan kacang tanah. Namun, produksi kacang hijau di Indonesia saat ini masih mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan varietas yang kurang sesuai dan rendahnya tingkat kesuburan tanah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan hasil tanaman kacang hijau melalui penggunaan varietas unggul dan pemberian pupuk untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan pemberian pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di Desa Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dari April sampai Juni 2025. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas (Vimil-1, Vima-2, Vima-3, dan Vima-4), dan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (0, 75, dan 150 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 14 HST, klorofil daun, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah polong, dan berat 100 biji kering. Berpengaruh nyata pada tinggi tanaman 21 HST. Varietas Vima-2 memberikan hasil terbaik pada berat 100 biji kering, sedangkan Vimil-1 terbaik pada umur berbunga. Pupuk KCl berpengaruh nyata terhadap klorofil daun, umur berbunga, dan berat 100 biji kering. Dosis optimal pupuk KCl yaitu 75 kg/ha pada peubah klorofil dan dan berat 100 biji kering. Tidak terdapat interaksi antar kedua perlakuan.
Karakteristik Agronomi Dan Hasil Padi (Oryza Sativa L.) Pada Sistem Olah Tanah Dan Pemupukan Mikoriza Pratama, Andika; Laila , Laila; Hafifah, Hafifah; Zuliati, Septiarini; Fadhliani, Fadhliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan utama yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat Indonesia, namun produksi padi masih mengalami penurunan akibat alih fungsi lahan dan degradasi kesuburan tanah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan produktivitas melalui penerapan sistem olah tanah dan pemanfaatan pupuk hayati mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah dan pemberian mikoriza terhadap pertumbuhan, karakter agronomi, dan hasil padi. Penelitian dilaksanakan di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara serta Laboratorium Agroekoteknologi Universitas Malikussaleh pada Agustus–Desember 2024 menggunakan rancangan split plot design dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor utama adalah sistem olah tanah (tanpa olah tanah, olah tanah satu kali, dan olah tanah dua kali), sedangkan faktor kedua adalah dosis mikoriza (0, 10, dan 15 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa olah tanah dua kali mampu meningkatkan beberapa parameter pertumbuhan dan hasil, termasuk luas daun, indeks luas daun, bobot tanaman, serta hasil gabah mencapai 4,23 ton/ha. Pemberian mikoriza 15 g/tanaman meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, dan panjang akar. Interaksi kedua perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan dan jumlah daun dengan kombinasi terbaik pada T1M2
Respon Konsentrasi AB MIX Dan Jenis Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pakcoy ( Brassica rapa L.) Secara Hidroponik Sistem wick Maharani, Annisa; Safrizal, Safrizal; Ismadi, Ismadi; Usnawiyah, Usnawiyah; Rafli, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sawi pakcoy merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dikonsumsi masyarakat, namun produksinya mengalami penurunan akibat keterbatasan lahan dan teknik budidaya yang belum optimal. Salah satu alternatif budidaya yang efisien adalah sistem hidroponik wick dengan pengaturan nutrisi dan media tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi AB Mix dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pakcoy. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi AB Mix (800 ppm, 1.000 ppm, dan 1.200 ppm), sedangkan faktor kedua adalah jenis media tanam (rockwool, cocopeat, dan arang sekam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi AB Mix berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan klorofil daun serta berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, dan berat kering tanaman, dengan perlakuan terbaik pada 1.200 ppm. Jenis media tanam berpengaruh nyata terhadap diameter batang dengan hasil terbaik pada rockwool. Tidak terdapat interaksi antara kedua faktor terhadap seluruh parameter pengamatan. Dengan demikian, penggunaan konsentrasi nutrisi 1.200 ppm dan media rockwool memberikan hasil terbaik dalam budidaya sawi pakcoy secara hidroponik sistem wick.
Aplikasi Vermikompos Spent Mushroom Substrate Dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Surya, Ari; Rosnina, Rosnina; Wirda, Zurrahmi; Safrizal, Safrizal; Zuliati, Septiarini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terhadap pemberian vermikompos SMS dan mikoriza serta interaksi keduanya.Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Tropika Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh dan di Laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2024.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama yaitu vermikompos SMS yang terdiri dari tiga taraf: 0 g/polibag, 600 g/polibag, 1200 g/polibag. Faktor kedua yaitu mikoriza yang terdiri dari tiga taraf: 0 g/polibag, 5 g/polibag, 10 g/polibag. Diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri 3 ulangan, sehingga didapatkan 27 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 tanaman, sehingga total keseluruhan adalah 135 tanaman. Peubah pengamatan meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, kandungan klorofil, luas daun, jumlah buah pertanaman, berat buah per tanaman, diameter buah, umur simpan, panjang akar, berat segar akar, volume akar, dan infeksi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk vermikompos dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada peubah tinggi tanaman 21 HST dan 42 HST, diameter batang 35 HST, serta klorofil daun 28 HST. Hasil terbaik didapatkan pada perlakuan dosis pupuk vermikompos 600 g/polibag. Perlakuan fungi mikoriza belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada seluruh peubah pengamatan. Penggunaan kombinasi vermikompos dan fungi mikoriza arbuskular belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada seluruh peubah pengamatan
Aplikasi Paklobutrazol dan Sukrosa Terhadap Pertumbuhan Umbi Mikro Kentang (Solanum tuberosum L.) Secara in vitro Ananta, Dzaky; Lukman, Lukman; Handayani, Selvy; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi paklobutrazol dan sukrosa terhadap pembentukan umbi mikro kentang (Solanum tuberosum L.) secara in vitro. Permasalahan utama dalam budidaya kentang adalah rendahnya kualitas benih akibat penggunaan benih turunan yang rentan penyakit. Teknik kultur jaringan menjadi alternatif untuk menghasilkan bibit berkualitas dalam waktu relatif singkat. Keberhasilan pembentukan umbi mikro dipengaruhi oleh zat pengatur tumbuh dan sumber karbon seperti sukrosa. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada Oktober–Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Faktor pertama adalah paklobutrazol dengan tiga taraf (0, 5, dan 10 mg/L), sedangkan faktor kedua adalah sukrosa (30, 60, dan 90 g/L). Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 10 ulangan sehingga diperoleh 90 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif dan pembentukan umbi mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paklobutrazol berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, waktu tumbuh tunas, jumlah nodus, jumlah akar, dan jumlah umbi per planlet. Konsentrasi terbaik adalah 5 mg/L. Sementara itu, sukrosa berpengaruh terhadap waktu tumbuh tunas dan jumlah akar, dengan konsentrasi terbaik 90 g/L. Interaksi kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata pada sebagian besar variabel. Kombinasi perlakuan terbaik dalam mempercepat pembentukan umbi mikro adalah paklobutrazol 5 mg/L dan sukrosa 90 g/L, dengan waktu pembentukan umbi tercepat pada 42 hari setelah tanam. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaturan konsentrasi paklobutrazol dan sukrosa dapat meningkatkan efisiensi produksi benih kentang secara in vitro.
Respon Aplikasi Biochar Dan Kalium Terhadap Produksi Dan Kualitas Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Fazriah Tambunan, Eri; Safrizal, Safrizal; Fadhliani, Fadhliani; Hafifah, Hafifah; Rafli, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat merupakan komoditi penting dalam bidang pangan dan bahan baku industri, baik dalam sektor makanan maupun kosmetik. Produksi tomat terjadi penurunan akibat permasalahan pemupukan yang kurang tepat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan kombinasi bahan organik dan anorganik seperti biochar sekam padi dan KCl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar dan KCl terhadap produksi dan kualitas tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Tambon Tunong dan Labolatorium Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, Aceh Utara dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu dosis biochar (0, 5, 10 ton/ha) dan dosis kalium (0, 100, 200 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, kandungan klorofil, stomata, berat buah per plot, produksi/ha, dan padatan terlarut total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar secara tunggal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 HST dan 35 HST, jumlah stomata dan peubah yang lain tidak berbeda nyata. sedangkan perlakuan kalium secara tunggal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 21 HST dan 28 HST, diameter batang umur 28 HST, lebar stomata dan tidak berpengaruh nyata dengan peubah yang lain