cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Pergerakan Futsal Menggunakan Gyroscope Dan Accelerometer Dengan Metode Decision Tree Idzar Andalan Tunjang Serawai; Aji Gautama Putra; Maman Abdurohman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDewasa ini sepak bola menjadi olahraga primadona yang sedang disukai banyak orang baik tua maupun muda.Karena itu semakin banyaknya penggemar sepak bola, maka semakin bertambah juga orang yang inginbelajar mengenai sepak bola. Namun kurangnya informasi untuk mempelajari sepak bola menjadi masalahorang yang ingin mempelajari sepak bola. Penulis bertujuan ingin membuat suatu prototype yang dapatmembantu orang untuk belajar sepak bola tanpa harus mengikuti sekolah sepak bola ataupun mencari pelatihuntuk belajar sepak bola. Prototipe ini berupa alat yang menggunakan raspberry pi dan dipasangkan sensorgyroscope dan juga accelerometer yang di pasangkan di kaki dominan pengguna untuk membaca pergerakanpengguna. Hasil dari pengujian prototipe yang dibuat adalah mendapatkan akurasi sebesar 70%.Kata kunci : Sepak bola, Skil Sepak Bola, Analisis, Gyroscope, Accelerometer, Decision treeAbstractNowadays football become a famous sport which is loved by many old and young people. Because many peopleloved football it make some people want to learn about playing football. But the information of learn aboutfootball is tough. The writer aim to make a prototype to help people to learn about football easier without cometo football class and without coach of football. This prototype used a raspberry pi with the gyroscope andaccelerometer sensor that use on the dominant leg user to playing football to get the data of user movement.The result of testing for paper show that the accuracy of this prototype is around 70%.Keywords: : Football, Football skill, Analize, Gyroscope, Accelerometer, Decision tree
Enterprise Architecture Bagi Sekolah Menengah Menggunakan Eap (enterprise Architecture Planning) : Sebuah Strategi Untuk Memperoleh Keunggulan Bersaing ( Studi Kasus Pada Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten Bandung ) Indra Aji Putra; Tien Fabrianti Kusumasari; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) merupakan jenjang pendidikan awal yang ada di Indonesia, dapat juga disebut sebagai primary school, sejalan dengan terus bertambahnya penduduk di indonesia maka berimbas pada pertumbuhan institusi pendidikan juga, yang menyebabkan banyaknya institusi pendidikan, hal ini memunculkan persaingan antar institusi pendidikan untuk menjadi lebih unggul dari kompetitor lainnya, maka diperlukan sebuah keunggulan bersaing (competitive advantage) sebagai nilai tambah (value added) sebagai faktor keberhasilan memenangkan kompetisi tersebut. competitive advantage salah satunya dapat direalisasikan melalui teknologi informasi (TI) dan sistem informasi (SI), pemanfaatan infrastruktur SI/TI dapat dijadikan sebuah alat bagi institusi pendidikan untuk unggul dibanding kompetitornya, sehingga dapat diperoleh keuntungan sistem informasi yang terintegrasi, terstruktur, dan terencana. Enterprise Architecture (EA) dapat membantu perancangan arsitektur institusi pendidikan, EA ini sendiri bertujuan untuk menyediakan sistem informasi terintegrasi dan tepat guna berdasarkan keperluan bisnis institusi pendidikan. metodologi EAP (Enterprise Architecture Planning) merupakan sebuah metode permodelan arsitektur yang dikembangkan oleh Spewak, permodelan enterprise architecture ini menghasilkan blueprint yang terdiri dari arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi yang nantinya dapat dijadikan landasan perbaikan dan pengembangan sistem informasi pada sekolah guna mendukung fungsi bisnisnya. Kata kunci: Enterprise architecture, Enterprise architecture Planning, sekolah, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi. Abstract Junior high school and high school is an early education level in indonesia, or we can be called with Primary school, in line with the population growth in indonesia its impact on the growth of educational institutions as well, which caused many educational institutions, this has led to competition among educational to be superior to other competitors, hence a competitive advantage as a value added is needed as a factor in the success of winning the competition.competitive advantages can be realized through information technology (IT) and information systems (IS), the use of IS / IT infrastructure can be used as a tool for educational institutions to excel compared to their competitors, so that the benefits of integrated, structured and planned information systems can be obtained. Enterprise Architecture (EA) can help design the architecture of educational institutions, EA itself aims to provide integrated and appropriate information systems based on the business needs of educational institutions. EAP (Enterprise Architecture Planning) methodology is an architectural modeling method developed by Spewak, enterprise architecture modeling produces a blueprint consisting of data architecture, application architecture, and technology architecture which can later be used as a basis for improvement and development of information systems in schools to support his business functions. Keywords: Enterprise architecture, Enterprise architecture Planning, School, data architecture, application architecture, technology architecture
Desain Dan Realisasi Filter Square Loop Pada Pita Frekuensi C-band Untuk Synthetic Aperture Radar (sar) Edward Natanael; Dharu Arseno; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Synthetic Aperture Radar (SAR) adalah sebuah modifikasi pada sistem radar yang berfungsi untuk penginderaan jarak jauh pada permukaan bumi. Agar SAR mendapatkan hasil penginderaan yang baik dan memuaskan, frekuensi lain yang tertumpang pada saat modulasi dalam perangkat dan frekuensi interferensi serta noise ataupun gangguan lainya harus dihilangkan. Dalam upaya menghilangkan interferensi tersebut, digunakan sebuah komponen yang dikenal dengan nama filter, yang berfungsi untuk memilih frekuensi yang diinginkan dan meredam frekuensi yang tidak diinginkan. Pada tugas akhir ini filter yang digunakan dalam perancangan adalah bandpass filter yang bekerja pada rentang frekuensi 5,75 Ghz -5,85GHz dengan frekuensi tengah sebesar 5,8 Ghz dengan insertion loss dan return loss -3 dB dan -11 dB serta bandwith sebesar 100 Mhz. Pada penelitian ini dirancang sebuah filter Band-pass yang bekerja pada pita frekuensi C model Square loop resonator dengan frekuensi kerja 5.8 Ghz. Adapun hasil pengukuran yang didapat dalam proses realisasi bandpass filter yaitu nilai insertion loss sebesar -8,375 dB dan nilai return loss sebesar -11,95 dB serta dimensi akhir filter tersebut 2,5 cm x 2,5 cm. Kata Kunci :Radar, Square loop resonator, C-band. Abstract Synthetic Aperture Radar (SAR) is a modification of the Radar system that serves for remote sensing of the Earth's surface. In order for SAR to obtain good and satisfactory sensing results, other frequencies that are overlapping at the time of modulation in the device and frequency of interference as well as noise or other interference must be eliminated. In an attempt to remove such interference, it is used a component known as the filter name, which serves to select the desired frequency and dampen the unwanted frequencies. In this final task the filter used in the design is a bandpass filter that works on a frequency range of 5.75 Ghz-5, 85GHz with a central frequency of 5.8 Ghz with insertion loss and return loss-3 dB and-11 dB and bandwidth of 100 Mhz. In this study designed a Bandpass filter that works on the C frequency bands of the Square Loop resonator with a working frequency of 5.8 Ghz. The results of measurements obtained in the realization process of bandpass filter is the value of insertion loss of- 8.375 dB and the return loss value of-11.95 dB as well as the final dimension of the filter is 2.5 cm x 2.5 cm. Keywords: Synthetic Aperture Radar (SAR), Square loop resonator, C-band
Perancangan Kebutuhan Pelanggan Terhadap Layanan Pada Store Mischief Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Hilman Abi Rafdi; Yati Rohayati; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mischief Denim merupakan salah satu perusahaan lokal Bandung yang melakukan kegiatan bisnis di bidang fashion, produk yang ditawarkan oleh Mischief adalah celana jins untuk pria. Mischief berdiri sejak 2006 di Bandung. Mischief memperluas jangkauan penjualan dengan membuka cabang store di wilayah Jakarta dan Yogyakarta. Banyaknya pesaing yang bermunculan di bidang fashion khususnya di bidang denim, menyebabkan pihak Mischief melakukan evaluasi terhadap layanan store untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan “True Customer Needs” dari layanan store Mischief Bandung dengan mengintegrasikan antara dimensi Servqual dan model Kano untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini mendapatkan atribut kebutuhan layanan berdasarkan Voice of Customer (VoC) dari hasil wawancara terhadap pelanggan store Mischief Bandung. Penelitian ini menggunakan metode Servqual dan model Kano. Servqual digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan pada store Mischief Bandung sehingga diketahui atribut-atribut lemah untuk ditingkatkan. Model Kano digunakan untuk mendapatkan pengaruh atribut dengan masing-masing tingkat kepuasan yang dikategorikan dalam kategori Kano. Dengan metode Servqual dan Model Kano ini diintegrasikan menghasilkan rekomendasi atribut-atribut yang perlu ditingkatkan oleh pihak store Mischief Bandung. Berdasarkan hasil integrasi Servqual dan Model Kano, didapatkan 20 atribut kebutuhan layanan pada store Mischief Bandung. Penelitian ini menghasilkan 13 atribut kebutuhan yang perlu diperbaiki dengan memperhatikan tingkat kepuasan dan pengaruh dari atribut tersebut sesuai hasil dari integrasi metode Servqual dan Model Kano, 13 atribut kebutuhan yang ditingkatkan disebut True Customer Needs yang akan diidentifikasi dan diberikan rekomendasi perbaikan. Dari hasil penelitian ini, Mischief diharapkan dapat menggunakannya sebagai acuan evaluasi layanan untuk meningkatkan layanan store pada optimalisasi kepuasan pelanggan. Kata kunci: Atribut Kebutuhan, Layanan Store, Mischief, Model Kano, Servqual
Pembuatan Elektroda Berbahan Dasar Biji Tanaman Putri Malu(mimosa Pudica) Untuk Aplikasi Kapasitor Elektrokimia Rudi Adi Setiawan; Indra Wahyudhin Fathona; Abrar Abrar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak 3Electrochemical supercapacitor merupakan sebuah alat yang menjanjikan dalam penyimpanan energilistrik dengan kapasitansi dan densitas daya yang tinggi. Electrochemical supercapacitor memiliki beberapakeunggulan diantaranya memiliki kapasitansi spesifik yang tinggi, modelnya sederhana dan aman dalampenggunaannya. Mekanisme penyimpanan energi pada electrochemical supercapacitor menggunakan doublelayer yang terdapat pada pori elektroda [1]. Elektroda berpori yang memiliki permukaan spesifik yang besarmenjadi perhatian yang serius dalam penelitian saat ini. Selain itu, unsur material dari penyusun elektroda tersebutjuga menjadi aspek yang mempengaruhi kapasitansi. Mangan secara teoritis memiliki kapasitansi yang tinggiyaitu 1,370 F/g. Beberapa peneliti telah menggunakan electrodeposition untuk membuat film oksida manganberpori yang digunakan sebagai elektroda superkapasitor. Metode ini menghasilkan kapasitansi spesifik elektrodaberkisar antara 377 F/g sampai dengan 445 F/g [1]. Tumbuhan seperti putri malu merupakan sumber dari bahanyang dapat digunakan untuk membuat elektroda superkapasitor. Proses sederhana yang dilakukan sepertipenumbukan telah dilakukan pada biji putri malu dan menghasilkan lapisan tipis elektroda dengan ketebalan yangberukuran mikrometer. Kemudian kinerja dari lapisan tipis elektroda tersebut dievaluasi menggunakan cyclicvoltammetry dan didapatkan nilai kapasitansi spesifik maksimum yaitu 0.113 F/g. Kata kunci : superkapasitor, mangan, elektroda, kapasitansiAbstract Electrochemical supercapacitor is a promising tool in storing electrical energy with high capacitanceand power density. Electrochemical supercapacitor has several advantages including having a high specificcapacitance, a simple and safe model of its use. The energy storage mechanism in electrochemical supercapacitoruses a double layer found in the pore electrode[1]. Porous electrodes that have large specific surface are inserious concern on research nowadays. In addition, the material elements of those electrode constituents are alsoan aspect that affects the capacitance. Mangan theoretically has a high capacitance of 1,370 F / g. Someresearchers have used the electrodeposition to make porous manganese oxide films which are used assupercapacitor electrodes. This method produces electrode specific capacitance ranging from 377 F / g to 445 F/ g [1].plants such as sensitive seed plant are a source of material that can be used to make supercapacitorelectrodes. The simple process that is carried out such as pulverization is carried out on sensitive seed plant andproduces a thin layer of electrode with the thickness needed by the micrometer. Then using a thin layer of electrodewas evaluated using cyclic voltammetry and obtained a specific capacitance value of 0.113 F/g.Keywords : supercapacitor, manganese, electrode, capacitance
Implementasi Sistem Docking Untuk Smartphone Sebagai Perangkat Pendukung Sistem Keamanan Ruangan Berbasis Iot Sugiharto Sugiharto; Agung Nugroho Jati; Muhammad Faris Ruriawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sistem Keyless ini sudah banyak terpasang di banyak perusahaan, yang biasanya hanya orang-orang tertentu saja yang boleh masuk (yang memiliki akses saja). Akses masuk akan diberikan jika guest memiliki kartu RFID, yang bisa terdeteksi oleh sistem. Sistem yang dirancang penulis adalah sistem Keyless yang bisa mengirimkan request untuk bertemu dengan user yang ada didalam sebuah ruangan dengan menggunakan sistem docking. Dengan masalah itu penulis merancang sistem Keyless yang bisa mengetahui bahwa ada seseorang yang ingin bertemu dengan user, dengan menggunakan sistem Docking yang terhubung dengan sistem RFID sebagai data masukannya dan Aplikasi smartphone sebagai keluarannya. Sistem ini juga mampu melihat data kehadiran yang ada diruangan dan status setiap usernya. Jalur pengiriman data pada Sistem RFID ke docking menggunakan Wi-Fi dengan menggunakan alat Module NRF, dan docking ke smartphone menggunakan komunikasi serial dengan Kabel OTG sebagai penghubungnya. Dalam perancangan sistem docking ini diharapkan tersebut diharapkan sistem berjalan dengan baik, sistem diharapkan juga dapat memberi akses pada seorang tamu yang akan bertemu dengan user. Sistem juga diaharapkan mampu melihat log aktivitas secara bertahap. Dalam perancangan aplikasi juaga dapat berjalan dengan fungsi masing-masing. Abstrak berisi aspek-aspek umum dan kesimpulan utama. Panjang abstrak tidak lebih dari 200 kata dan diketik dalam ukuran huruf 10 pts. Kata kunci : RFID, Sistem Docking, Wi-Fi, Module NRF, Kabel OTG
Prediksi Kenaikan atau Penurunan Indeks Pasar Keuangan Indonesia dengan Menggunakan Bayesian Network dan Prediksi Perubahan Kenaikan Pasar Keuangan Indonesia Nisrina Nur Faizah; Deni Saepudin; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi saham pada pasar keuangan dilakukan untuk meningkatkan aset pada masa depan. Dalam melakukan investasi harus mempertimbangkan hasil yang akan didapatkan atau biasa disebut return. Setiap investor akan berusaha mendapatkan return semaksimal mungkin dari investasi yang dilakukannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan prediksi perubahan kenaikan atau penurunan pada pasar saham. Beberapa metode untuk membuat prediksi adalah Bayesian Network dan Algoritma Naive Bayes. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan pemodelan jaringan sektor-sektor pasar keuangan Indonesia dengan menggunakan Bayesian Network, lalu melakukan prediksi berdasarkan kenaikan atau penurunan harga penutupan dari tiap sektor. Metode yang digunakan adalah menggunakan Algoritma Naive Bayes Diskrit dan Kontinu. Setelah itu, menentukan metode yang terbaik untuk perhitungan prediksi dengan melihat tingkat akurasi dari setiap metode dengan confusion matrix. Sektor pasar keuangan yang digunakan yaitu nilai tukar USD/IDR, IHSG, dan Obligasi. Perhitungan dilakukan berdasarkan ketergantungan antara nilai tukar USD/IDR terhadap IHSG, dan nilai tukar USD/IDR terhadap Obligasi. Metode Naive Bayes Diskrit menunjukan hasil yang lebih akurat dengan akurasi sebesar 84% untuk IHSG dan 76% untuk Obligasi. Sedangkan perhitungan dengan metode Naive Bayes Kontinu memiliki akurasi sebesar 52% untuk IHSG dan 48% untuk Obligasi. Sektor nilai tukar USD/IDR lebih mempengaruhi IHSG, karena tingkat akurasi yang diperoleh IHSG lebih tinggi dibandingkan dengan Obligasi. Kata kunci : nilai tukar, ihsg, obligasi, bayesian network, naive bayes
Perancangan Alat Bantu Untuk Meningkatkan Kinerja Mesin Dust Collector Menggunakan Metode Perancangan Produk Rasional (studi Kasus Cv. Xyz) Shafira Nurlita; Agus Kusnayat; Ilma Mufidah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— CV. XYZ merupakan badan usaha yang beroperasi dibidang produksi bahan baku pakan ternak. Badan usaha yang telah berdiri mulai tahun 1983 ini memproduksi bahan baku pakan ternak jenis konsetrat dengan berbagai macam bahan baku, seperti kulit kopi, dedak padi, onggok, bungkil sawit, dan bungkil kopra. Proses utama dari pembuatan pakan ternak adalah proses penggilingan dengan menggunakan hammer mill, namun pemakaian mesin ini kurang efektif untuk menghasilkan hasil produksi yang optimum, dikarenakan jumlah input dan output yang dihasilkan oleh mesin ini selalu tidak sesuai. Perbaikan sistem produksi telah dilakukan pada CV. XYZ, dengan tujuan mengurangi jumlah produk yang hilang (waste), yaitu dengan menggunakan mesin dust collector. Meskipun jumlah waste yang dihasilkan sudah mengalami penurunan dari rata-rata 4,9% menjadi 1,2%, akan tetapi didapatkan masih terdapat dust yang menempel dan tertinggal didalam dust collector. Akibatnya produktivitas perusahaan CV.XYZ belum dapat maksimal, sehingga dibutuhkan perancangan alat bantu yang dapat meningkatkan produktivitas perusahaan dan meminimalisisir adanya dust yang tertinggal pada dinding dalam dust collector dengan menggunakan perancangan produk rasional. . Kata kunci: Perancangan produk rasional, dust, waste, hammer mill, dust collector Abstract— CV. XYZ is a business entity that runs the production of animal feed raw materials. The business entity, which opened in 1983, produces concentrated animal feed raw materials with a variety of raw materials, such as coffee skin, rice bran, onggok, oil palm cake, and copra cake. The main process of making animal feed is the grinding process using a hammer mill, but the use of this machine is less effective to produce optimal production results, calculating the number of inputs and outputs produced by this machine is always inappropriate. Production system improvements have been made to the CV. XYZ, with the aim of reducing the amount of lost product (waste), by using a dust collection machine. Although the amount of waste produced has decreased from an average of 4.9% to 1.2%, it is still obtained in the form of dust that adheres and remains in the dustcollector. CV. XYZ has not been able to be maximized, design is needed to help improve company productivity and minimize dust loss on walls in dust collectors by using orientation product design.. Keywords: Rational product design, dust,waste, hammer mill, dust collector
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Dss Pada Cobit 5 (studi Kasus : Diskominfotik Kbb) Elviera Mahayati Haris; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Diskominfotik KBB mempunyai peranan dalam membantu meningkatkan nilai indeks SPBE di KBB yaitu dengan melakukan perancangan tata kelola TI SPBE. Dalam praktik tata kelola TI SPBE penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dan berlandaskan kepada Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 mengenai SPBE. Fokus pada penelitian ini adalah domain Deliver Service Support (DSS) yang kemudian diprioritaskan berdasarkan 3 aspek pendekatan untuk menentukan prioritas proses yaitu kepatuhan terhadap regulasi, penyelarasan strategis, dan penilaian risiko. Perancangan tata kelola TI SPBE dilakukan karena hasil dari penilaian indeks SPBE memiliki nilai kematangan secara keseluruhan sebesar 2,61. Tujuan dari perancangan tata kelola TI SPBE yaitu untuk membantu meningkatkan nilai indeks SPBE di KBB, peningkatan nilai indeks kematangan SPBE berfokus pada domain kebijakan SPBE dan tata kelola SPBE. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa dokumen rekomendasi perancangan people, process, dan technology. Hasil rancangan people berupa penambahan posisi jabatan, deskripsi kerja dan kompetensi SDM. Hasil rancangan process berupa kebijakan tata kelola TI SPBE, Standar Operational Procedure (SOP) dan satu instruksi kerja cara pengoprasian tools. Hasil rancangan technology menghasilkan tools yang dapat digunakan dalam penerapan tata kelola TI SPBE. Pengaruh terhadap penilaian perancangan tata kelola dapat meningkatkan nilai indeks kematangan SPBE, peningkatan tersebut sebesar 0,06 atau 2,27%. Kata Kunci : Tata Kelola TI, SPBE, Peraturan Presiden No 95 Tahun 2018, COBIT 5, DSS. Abstract The implementation of e-Government in KBB, Diskominfotik KBB has a role in helping to increase the value of egovernment index, by designing IT governance for e-Government. In practice of IT governance for e-Government this research uses the COBIT 5 framework and based on Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 related to eGovernment. The focus of this research is the Deliver Service Support (DSS) domain which is then prioritized based on 3 aspects of the approach to determine process priorities, that is compliance with regulations, strategic alignment, and risk assessment. The governance design of e-Government is carried out because the result of the assessment of the e-Government index at KBB has an overall maturity value of 2,61. The goal of IT governance design for e-Government is to help increase the e-Government index value in KBB, increasing the e-Government maturity index value focuses on the e-Government policy domain and governance of e-Government. The result of this research is a recommendation for people, process, and technology. The result of the design of people is in the form of adding job description and HR competencies. The results of the design process are in the form of IT governance of e-Government regulation compliance, Standard Operational Procedures (SOPs) and work instruction on how to operate tools. The result of the technology design produce tools that can be used in implementing IT governance for e-Government. The effect on the assessment of governance design can increase the e-Government maturity index value, an increas of 0,06 or 2,27%. Keywords: IT Governance, e-Government, Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, COBIT 5, DSS.
Analisis Peningkatan Kualitas Layanan Listrik Prabayar Pada Pt. PLN (persero) Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Ghina Zhafirah; Sari Wulandari; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. PLN merupakan perusahaan negara yang bergerak dalam pengelolaan tenaga listrik milik negara di Indonesia dengan berkomitmen menjalankan bisnis kelistrikan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham (Misi PT. PLN, 1994). PT. PLN (Persero) mempunyai dua jenis layanan dalam melayani pelanggannya, yaitu layanan listrik pascabayar dan listrik prabayar. Listrik pascabayar adalah jenis layanan listrik yang ketersediaan listrik yang tidak terbatas setiap bulan dan pembayarannya akan dilakukan setiap akhir bulan. Namun hal tersebut menimbulkann permasalahan, masih tingginya jumlah tunggakan piutang pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi peningkatan kualitas pelayanan listrik prabayar pada PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau berdasarkan 11 true customer needs yang diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya tentang Perbaikan Kualitas Pelayanan Listrik Prabayar Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality dan Model Kano PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik layanan serta mempertimbangkan kemampuan perusahaan. Metode QFD dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk mengidentifikasi true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua adalah QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas berdasarkan karakteristik teknis prioritas yang akan dikembangkan. Perumusan rekomendasi dibuat berdasarkan hasil pengolahan data, analisis, brainstorming dengan perusahan dan benchmarking dengan pihak Telkomsel maupun tiket.com. Rekomendasi yang didapatkan dari 11 TCN dan 11 kartek menghasilkan 8 dari 9 critical part yang akan ditingkatkan dan dikembangkan. Kata Kunci: PT. PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, House of Quality, True Customer Needs, Quality Function Deployment, Part Deployment ABSTRACT PT. PLN is a state company that is engaged in managing state-owned electricity in Indonesia by committing to run an electricity business oriented to customer satisfaction, company members and shareholders (Mission of PT. PLN, 1994). PT. PLN (Persero) has two types of services in serving its customers, namely postpaid electricity services and prepaid electricity. Postpaid electricity is a type of electricity service that has unlimited electricity supply every month and payments will be made at the end of each month. But this raises a problem, there is still a high number of arrears on customer accounts. This study aims to formulate recommendations for improving the quality of prepaid electricity services at PT. PLN (Persero) Riau Region and Riau Islands based on 11 true customer needs obtained from the results of previous research on Improving Prepaid Electricity Service Quality by Using Service Quality Integration and Canoe Model PT. PLN (Persero) Riau and Riau Islands Region. The method used in this study is Quality Function Deployment (QFD) to translate customer requirements into service characteristics and consider the company's capabilities. The QFD method is carried out in two stages. The first stage is QFD House of Qualityto identify true customer needs and determine priority technical characteristics. The second stage is Part Two Deployment QFD to determine priority critical parts based on priority technical characteristics to be developed. The formulation of recommendations is based on the results of data processing, analysis, brainstorming with companies and benchmarking with Telkomsel and Tiket.com. Recommendations obtained from 11 TCN and 11 kartek resulted in 8 out of 9 critical parts that would be improved and developed. Keywords: PT. PLN (Persero) Riau and Riau Islands Region, House of Quality, True Customer Needs, Quality Function Deployment, Part Deployment

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue