cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Deteksi Dehidrasi Pada Tubuh Manusia Berdasarkan Citra Urine Menggunakan Metode Content Based Image Retrieval Dengan Klasifikasi Fadlil Azimi Syafli; Jangkung Raharjo; Nor Kumalasari Caecar Pratiwi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu penyakit atau gangguan yang disebabkan oleh tubuh kekurangan air serta rendahnya kualitas air yang dikonsumsi manusia dapat menyebabkan dehidrasi. Pada dasarnya masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa tubuhnya telah terkena dehidrasi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang secara otomatis dapat mendeteksi dehidrasi serta mencegah terjadinya dehidrasi lebih dini. Pada penelitian ini telah dirancang suatu program atau sistem yang dapat mendeteksi dehidrasi secara otomatis. Dehidrasi pada tubuh manusia dapat dideteksi menggunakan citra urine yang diproses dengan beberapa tahap mulai dari akuisisi citra hingga klasifikasi. Metode Content Based Image Retrieval (CBIR) digunakan untuk mencari kemiripan dari beberapa jenis urine dengan karakteristik yang sama. Untuk mengklasifikasikan hasil pengolahan sistem dan menganalisis keputusan, digunakan klasifikasi Decision Tree dimana sampel diuji hanya yang sesuai dengan kriteria atau kelas tertentu. Pada penelitian ini jumlah data diambil dari 45 jenis sampel urine. Sistem yang telah dirancang mampu mendeteksi dehidrasi pada tubuh manusia berdasarkan citra urine dengan hasil akurasi tertinggi sebesar 86,6% dan waktu komputasi 1,610 detik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Content Based Image Retrieval (CBIR) dan klasifikasi Decision Tree bekerja dengan baik. Kata kunci : Dehidrasi, Citra Urine, Content Based Image Retrieval, Decision Tree Abstract One of the disease or disorder that occurred because the body lack of water and the quality of the water that consumed by human is too bad might caused dehydration. Basically, there is a lot of people who do not realize that their body have been dehydrated. Therefore, we need a system that could detecting dehydration automatically and preventing dehydration earlier. In this research has been design a program or system that could detect dehydration automatically. Dehydration on human body can be detect using urine image that processed with some step that begin with image acquisition up to classification. Content Based Image Retrieval (CBIR) method is used for looking the similarities from a few type of urine with same characteristic. To classify the result of system processing dan decision analyzing, we can use Decision Tree clasification which is the sample is tested only with same criteria or certain classes. In this research the data was taken from 45 kind of urine sample. The system that has been design is able to detect dehydration on human body through urine image with highest accuration as big as 86,6% and computation time for 1,610 second. The results showing that Content Based Image Retrieval (CBIR) method and Decision Tree Classification has worked very well. Keywords: Dehydration, Urine Image, Content Based Image Retrieval, Decision Tree
Identifikasi Spam Tweet Komentar Pada Twitter Berbasis Ontologi (studi Kasus : Tweet / Caption Di Twitter Dengan Tema “pilpres 2019”) Jahtra Genio Muhammad; Anisa Herdiani; Indra Lukmana Sardi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak anisaherdiani@telkomuniversity.ac.id, Dengan diadakannya pemilihan presiden 2019 banyak media sosial yang mengangkat beritatersebut, sejalan dengan hal itu tentu banyak postingan yang membahas berita pemilihan presiden 2019.Hal tersebut menyebabkan aktivitas sebuah media sosial menjadi cukup tinggi. Twitter merupakan salahsatu media sosial yang sangat populer digunakan untuk menyampaikan pendapat untuk saat ini, adanyapemilihan presiden 2019 membuat twitter menjadi salah satu media sosial yang ramai. Tingginya aktivitastwitter dimanfatkan oleh spammers untuk menyebarkan spam khususnya spam pada kolom komentar yangtidak memiliki keterkaitan dengan tweet atau topik pembicaraan serta menimbulkan dampak yang tidaknyaman bagi pengguna lainnnya. Spam yang dimaksud pada penelitian ini adalah komentar yang tidak adaketerkaitan atau keterhubungan dengan caption atau postingan. Untuk mengatasi masalah tersebutdibutuhkan sebuah sistem yang bisa mendeteksi spam berbasis ontologi. Dengan menggunakan ontologi,proses identifikasi spam menjadi lebih efisien dan sederhana karena data dipisahkan berdasarkan domaintertentu yang didefinisikan. Berdasarkan hasil pengujian, proses identifikasi spam menggunakan metodeontologi pada penelitian ini menghasilkan nilai rata-rata f1-score sebesar 89.14% Hal ini menunjukanbahwa ontologi dapat diimplementasikan untuk mengidentifikasi spam komentar pada twitter.Kata kunci : pemilihan presiden 2019, spam, spammers, ontologi, twitterAbstract With the 2019 presidential election held a lot of social media that raised the news, many postsdiscuss the 2019 presidential election news. This causes social media activity to be quite high. Twitter is aone of very popular social media used to express opinions for the moment, The 2019 presidential electionmakes Twitter one of the popular social media. The high level of twitter activity is used by spammers tospread spam, especially spam, in the comments column that has no connection with tweets or topics ofconversation and has an uncomfortable impact on other users. Spam generally in this research is illustratedby comments that have no relevance or connectedness with the caption or post. For solve this problem, asystem that can detect ontology-based spam is needed. By using an ontology, the process of identifying spambecomes more efficient and simpler because data is separated based on certain domains defined. Based onthe results of testing, the process of identifying spam using the ontology method in this study resulted in anaverage f1-score of 89.14%. This shows that ontology can be implemented to identify comment spam ontwitter.Keywords: presidential election, spam, spammers, ontologi, twitter
Perancangan Dan Analisis Sistem Pada Kontroler Pox,ryu, Dan Opendaylight Pada Software Defined Network Romasenna Edgar; Ahmad Tri Hanuranto; Osphanie Mentari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SDN (Software Defined Network) adalah suatu arsitektur yang dapat berkembang, dengan perkembangan jaringan yang cukup signifikan maka SDN akan membuat jauh lebih mudah arsitektur jaringan. Pada SDN kendali jaringan dipusatkan pada kontroller yang diprogram mampu untuk mengatur proses jalannya data ke pusat dan mengirim ke client. Pada penelitian tugas akhir ini, analisa yang akan dilakukan adalah membandingkan QoS (Quality of Service) jaringan yang akan dibangun menggunakan kontroler POX, kontroler Ryu, dan kontroler Opendaylight. Dari kedua kontroler ini akan diuji pada topologi tree dengan jumlah switch 7, 9, dan 11. Dan 6 dari 7 switch memiliki 2 host, 8 dari 9 switch memiliki 2 host, dan 10 dari 11 switch memiliki 2 host. Kata Kunci : Software Defined Network, POX, Ryu, Opendaylight, Mininet, OpenFlow Abstract SDN (Software Defined Network) is an architecture that can develop, with a significant network development, SDN will make network architecture much easier. At SDN network control is centered on the controller programmed to be able to manage the process of running the data to the center and sending it to the client. In this final project research, the analysis that will be carried out is comparing the QoS (Quality of Service) network that will be built using POX controllers, Ryu controllers, and Opendaylight controllers. Of the two controllers will be tested on the tree topology with the number of switches 7, 9, and 11. And 6 of the 7 switches have 2 hosts, 8 of the 9 switches have 2 hosts, and 10 of the 11 switches have 2 hosts. Keywords : Software Defined Network, POX, Ryu, Opendaylight, Mininet, OpenFlow.
Analisa Kelayakan Produksi Coach Jacket Abarel Terhadap Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Andrian Bima Ardianta; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ABAREL merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang fashion khususnya jaket. ABAREL tidak memproduksi produknya secara mandiri namun masih melalui kerjasama vendor dan menjualnya melalui media online. Meskipun begitu, kualitas dari produk ABAREL dibuat semaksimal mungkin karena vendor yang dipilih juga memiliki reputasi yang baik. Pada penelitian ini, peneliti akan memberikan saran untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara melakukan estimasi produksi yang seharusnya dicapai agar keuntungan bisa terus meningkat. Hal tersebut juga akan berdampak terhadap modal yang nantinya dibutuhkan namun seiring jalan juga akan meningkatkan keuntungan perusahaan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis kelayakan sebagai dasar untuk menentukan keuntungan perusahaan. Pada penelitian ini aspek-aspek penting akan diperhitungkan mulai dari aspek pasar, teknis, dan finansial sehingga menemukan keputusan terbaik bagi perusahaan. Pada penelitian ini dilakukan riset pasar dengan pembuatan kuesioner yaitu untuk mengetahui pasar sasaran yang ingin dituju. Selain itu data penjualan juga diambil guna memprediksi penjualan periode berikutnya. Kata Kunci: Jaket, Produksi, Analisis Kelayakan. Abstract ABAREL is a business engaged in fashion, especially jackets. ABAREL does not produce its products independently but is still through vendor collaboration and selling them through online media. Even so, the quality of ABAREL products is made to the maximum extent possible because the chosen vendor also has a good reputation. In this study, researchers will provide advice to increase company profits by making estimates of production that should be achieved so that profits can continue to increase. This will also have an impact on the capital that will be needed but along the way will also increase the company's profits. In this study, the method used is by conducting a feasibility analysis as a basis for determining company profits. In this study important aspects will be taken into account starting from the market, technical, and financial aspects so as to find the best decision for the company. In this study, market research was conducted by making questionnaires, namely to find out the target market to be targeted. In addition, sales data is also taken to predict the sale of the next period. Keywords: Jackets, Production, Feasibility Analysis.
Identifikasi Jenis Kelamin Berdasarkan Teraan Gigitan Berbasis Pemugaran Citra Dengan Metode Gray Level Co-occurence Matrix (glcm) Dan Klasifikasi Support Vector Machine (svm) Yonita Ersalina Leksono; Rita Purnamasari; Yuti Malinda
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Odontologi forensik merupakan cabang dari ilmu kedokteran gigi dalam kepentingan peradilan sebagai bukti penyidikan untuk memecahkan masalah hukum dan kejahatan. Salah satu contoh identifikasi yang dilakukan oleh kedokteran gigi forensik yaitu melalui identifikasi bite mark. Tanda bite mark yang ditemukan dalam tubuh biasanya ada pada kasus pencurian, pemerkosaan, pembunuhan dan kejahatan yang lainnya. Bentuk bite mark yang dimiliki oleh setiap individu berbeda-beda oleh sebab itu melalui identifikasi bite mark bisa mendapatkan informasi jenis kelamin pelaku atau korban kejahatan. Pada Tugas Akhir ini akan dibuat perancangan dan penelitian sebuah simulasi yang akan mengeidentifikasi jenis kelamin dengan menggunakan citra digital berdasarkan citra bite mark. Dengan menggunakan metode ekstrasi ciri Gray Level Co-Occurence Matrix ( GLCM ), Image Registration untuk memperbaiki kualitas citra, dan klasifikasi menggunakan Support Vector Machine ( SVM ). Dan di tugas akhir ini diharapkan dapat membuat sebuah sistem citra digital untuk identifikasi jenis kelamin berdasarkan pola bite mark. Parameter yang diuji dan dianalisis adalah parameter orde dua, jarak dan arah kuantisasi GLCM, pengujian kernel SVM dan pengujian jarak antar kaninus. Berdasarkan pengujian ini nilai akurasi dan waktu komputasi sebesar 77% dan 0,01870 sekon. Kata kunci : Odontologi Forensik, Bite mark, Gray Level Co-Occurence Matrix (GLCM), Image Registration, Support Vector Machine (SVM) Abstract Forensic odontology is a branch of dentistry in the interests of the judiciary as evidence of investigation to solve legal and crime problems. One example of identification carried out by forensic dentistry is through identification of bite mark. Bite mark marks found in the body usually occur in cases of theft, rape, murder and other crimes. The shape of a bite mark that is owned by each individual is different, therefore identification of a bite mark can obtain information on the sex of the perpetrator or victim of the crime. In this Final Project design and research will be made a simulation that will identify gender by using a digital image based on the image of a bite mark. By using the method of extracting the Gray Level Co-Occurence Matrix (GLCM) feature, Image Registration to improve image quality, and classification using Support Vector Machine (SVM). And in this final project, it is expected to create a digital image system for gender identification based on a bite mark pattern. The parameters tested and analyzed were second order parameters, distance and quantification of GLCM, SVM kernel testing and inter canine distance testing. Based on the result of testing the best accuracy obtained is 77% and computation time of 0,01870 seconds. Keywords: Odontologi Forensik, Bite mark, Gray Level Co-Occurence Matrix (GLCM), Image Registration, Support Vector Machine (SVM)
Perancangan Lintasan Perakitan Sub-assembly Stator Complete Bldc 5 Kw Untuk Meningkatkan Efisiensi Lini Dengan Menggunakan Metode Linear Programming Dan Simulasi Di Pt. Xyz Putu Ayu Anggrasari Wirawardani; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi produk Motor Listrik. Penelitian ini meneliti lintasan perakitan produk Sub-Assembly Stator Complete milik produk Motor Listrik BLDC 5 kW. Permasalahan yang terjadi adalah terdapat ketidakseimbangan waktu yang menyebabkan terjadinya bottleneck dan waktu menunggu. Selain itu, waktu siklus yang lebih tinggi daripada takt time yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi. Maka, penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan lintasan perakitan dengan meningkatkan efisiensi guna dapat memenuhi target produksi dan merancang usulan lintasan perakitan apabila terjadi kenaikan permintaan sebesar 20% ditahun berikutnya dengan menggunakan metode linear programming menggunakan waktu baku untuk pengalokasian elemen kerja pada masingmasing stasiun kerja dengan software LINGO versi 18.0 serta simulasi menggunakan waktu observasi yang digunakan untuk memvalidasi dan memverifikasi hasil pengalokasian elemen kerja pada stasiun kerja dengan software Arena Simulation versi 14.0. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan lintasan perakitan usulan dengan jumlah stasiun kerja, yaitu 17 stasiun kerja, meningkatkan efisiensi lintasan dari 41,48% menjadi 80,51%. Sedangkan, apabila terjadi kenaikan permintaan sebesar 20% ditahun berikutnya, maka rancangan lintasan perakitan usulan dengan jumlah stasiun kerja, yaitu 29 stasiun kerja, memiliki efisiensi lintasan sebesar 79,35%. Berdasarkan hasil rancangan lintasan perakitan usulan, maka perusahaan dapat mencapai target produksi per harinya. Kata kunci: Penyeimbangan Lintasan, Stator Complete, Linear Programming, Simulasi
Analisis Tingkat Efektivitas Mesin Cutting Pada Pabrik Pipa Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dengan Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Muhammad Irfan Syahputra Hadiyat; Endang Budiasih; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan salah satu industri manufaktur yang fokus memproduksi Pipa Baja dan Pipa Beton. Salah satu mesin yang digunakan pada lini produksi Pipa Baja adalah Mesin Cutting dengan frekuensi downtime terbanyak. Untuk mengatasi masalah tersebut, Total Productive Maintenance (TPM) merupakan metode yang relevan untuk diterapkan. Sebelum dilakukannya penerapan metode TPM, perlu dilakukannya analisis kondisi eksisting Mesin Cutting dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang digunakan sebagai indikator tingkat efektivitas mesin. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode OEE diperoleh nilai sebesar 46,77% yang berarti nilai OEE pada Mesin Cutting belum mencapai nilai Standard World Class yaitu sebesar 85%. Faktor utama yang paling mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah Reduced Speed Loss dengan persentase kerugian sebesar 75,43% yang diperoleh dari perhitungan Six Big Losses. Penyebab kerugian tersebut dapat diidentifikasi menggunakan diagram fishbone pada faktor Reduced Speed Loss dengan mempertimbangkan empat faktor yaitu man, spare part, method dan machine. Setelah diketahui penyebab kerusakannya maka dapat dilakukan upaya penerapan Total Productive Maintenance untuk meningkatkan efektivitas Mesin Cutting dan mengurangi kerugian-kerugian yang terjadi pada mesin tersebut dengan melakukan empat tahap yaitu preparation, introduction, implementation dan consolidation & sustaining. Kata Kunci: Downtime, Total Produdctive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Diagram Fishbone. Abstract PT XYZ is one of the manufacturing industries that focuses on producing Steel Pipes and Concrete Pipes. One of the machines used in the Steel Pipe production line is a Cutting Machine with the highest frequency of downtime. To overcome this problem, Total Productive Maintenance (TPM) is a relevant method to be applied. Prior to the implementation of the TPM method, it was necessary to analyze the existing conditions of Cutting Machines using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method which is used as an indicator of the level of machine effectiveness. Based on the calculation results using the OEE method obtained a value of 46.77%, which means that the OEE value on Cutting Machines has not reached the Standard World Class value of 85%. The main factor that most influences the low value of OEE is Reduced Speed Loss with a loss percentage of 75.43% obtained from the calculation of Six Big Losses. The causes of these losses can be identified using fishbone diagram on Reduced Speed Loss factors by considering four factors, namely man, spare parts, method and machine. After knowing the cause of the damage, efforts can be made to implement Total Productive Maintenance to improve the effectiveness of the Cutting Machine and reduce the losses that occur on the machine by carrying out four stages, namely preparation, introduction, implementation and consolidation & sustaining. Keywords : Downtime, Total Produdctive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Fishbone Diagram
Analisis Malware Pada Sistem Operasi Android Menggunakan Permission-based Anandika Nur Iman; Avon Budiyono; Ahmad Almaarif
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Malware telah berkembang pesat dan semakin banyak jenisnya. Salah satunya ada pada sistem operasi android, atau biasa disebut android malware. Android malware untuk mendapatkan informasi, kontrol dari perangkat, atau membuat kerusakan pada perangkat yang akan merugikan pemiliknya. Analisis malware pada android sangatlah dibutuhkan agar dapat mengetahui dampak, kategori, dan ciri-ciri lainnya dari malware tersebut. Hasil dari analisis yang dilakukan untuk mengetahui hal-hal tersebut. Analisis android malware dilakukan untuk mencari beberapa informasi, salah satunya adalah permission pada aplikasi tersebut. Permission merupakan salah satu fitur yang ada pada android yang digunakan untuk meminta izin untuk menggunakan sesuatu pada perangkat tersebut. Semakin banyak permission yang digunakan dan tidak berhubungan dengan kebutuhan aplikasi maka semakin besar juga kemungkinan bahwa aplikasi tersebut adalah malware. Dampak yang akan diterima pengguna atas permission yang tidak berhubungan tersebut sangat besar. Analisis permission ini menggunakan static analysis yang berupa reverse engineering. Reverse engineering dalam analisis malware berguna untuk ekstraksi data yang memuat informasi yang ada pada malware. Kata kunci : malware, malware analysis, permission, reverse engineering. Abstract Malware has grown rapidly and has more and more types. One of them is on the Android operating system, or commonly called Android malware. Android malware to get information, control from the device, or make damage to the device that will harm the owner. Malware analysis on android is needed to be able to find out the impact, categories, and other characteristics of the malware. The results of the analysis carried out to find out these things. Analysis of android malware is done to find some information, one of which is the permissions on the application. Permission is one of the features on Android that is used to request permission to use something on the device. The more permissions used and not related to application requirements, the greater the possibility that the application is malware. The impact that the user will receive on unrelated permissions is very large. This permission analysis uses static analysis in the form of reverse engineering. Reverse engineering in malware analysis is useful for extracting data that contains information on malware. Keywords: malware, malware analysis, permission, reverse engineering.
Klasifikasi Keadaan Mata Berdasarkan Sinyal Electroencephalography Menggunakan Gaussian Process Aditya Arya Mahesa; Untary Novia Wisesty; Adiwijaya Adiwijaya
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakElectroenchepalography (EEG) merupakan pemonitoran sinyal dimana sinyal tersebut dipancarkan olehotak dan diterima oleh elektroda. Hasil pemindaian sinyal-sinyal tersebut dapat diterapkan menjadi antar-muka komputer-otak (Brain-computer Interface, BCI). Banyak sekali penerapan dari BCI ini, salah satunya adalahklasifikasi kondisi mata, baik terbuka maupun tertutup. Agar kondisi mata dapat dikenal melaluisinyal otak, maka dibutuhkan metode klasifikasi untuk melakukannya. Pada artikel ini, Gaussian Processditerapkan sebagai classifier untuk mengklasifikasi kondisi mata tersebut. Untuk performansi, classifierGaussian Process telah mencapai akurasi sejumlah 98.663%, presisi 98.283%, recall 98.849%, dan f1-score senilai 98.565%, dengan mengunakan Mate´rn sebagai fungsi kovarian dengan parameter ν = , perban-dingan data testing dan data training sejumlah 1:9, dan satu kali iterasi Newton. Kata kunci: Electroencephalography, Brain-computer Interface, Kondisi mata, Gaussian Process AbstractElectroencephalography (EEG) is a signal monitoring which observes brain waves through electrodes. This set of signals can be applied to Brain-computer Interface (BCI). There are many applications of BCI, one ofthem can classify the Eye-state, both eyes open or closed. For those signals recognizing, it needs to determinea method of classifier system. In this article, Gaussian Process is implemented as probabilistic classifier tocategorize Eye-state based on Electroencephalography signal. For performance, Gaussian Process classifierhad reached 98.663% accuracy, 98.283% precision, 98.849% recall, and 98.565% of f1-score, with using Mate´rn as covariance function with parameter parameter ν = 3 , testing-training ratio 1:9, and one time ofNewton’s iterations. Keywords: Electroencephalography, Brain-computer Interface, Eye-state, Gaussian Process
Perancangan Alat Bantu Untuk Meminimasi Waste Defect Pada Proses Assembly Badan Kerudung Bunga Anak Di Cv Xyz Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Ayu Karina Sari; Wiyono Sutari; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste didefinisikan sebagai operasi atau aktivitas apapun yang tidak memiliki nilai tambah, dalam penelitian ini terdapat waste defect yang terjadi pada CV XYZ. Waste defect merupakan pemborosan yang terjadi akibat ketidaksesuaian suatu produk. Dalam tiga bulan terakhir diketahui bahwa CV XYZ memiliki permintaan tertinggi pada model kerudung bunga anak. Berdasarkan data target dan realisasi produksi yang terjadi bulan Januari 2019 – Maret 2019 diketahui bahwa target produksi kerudung bunga anak tidak dapat dipenuhi. Salah satu penyebab tidak terpenuhinya target produksi karena ditemukan produk cacat yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 1%. Produk cacat dengan persentase tertinggi terdapat pada ukuran lingkar muka yang salah. Produk cacat tersebut membutuhkan waktu tambahan untuk dilakukannya proses rework. Berdasarkan penjelasan tersebut penelitian ini berfokus untuk meminimasi produk cacat serta meningkatkan nilai value added dengan menggunakan metode Lean Manufacturing. Tahap awal dalam penelitian ini dilakukan dengan identifikasi diagram fishbone untuk mengetahui akar penyebab terjadinya jenis cacat tersebut. Pengambilan data berupa data existing pada proses produksi kerudungbunga anak yang akan digambarkan dengan Value Stream Mapping (VSM) serta Process Activity Mapping (PAM) yang berfungsi untuk memetakan aliran proses serta mengetahui nilai non value added yang terjadi. Usulan perbaikan yang dilakukan dalam bentuk pokayoke berupa alat bantu. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif usulan perbaikan untuk meminimasi waste defect yang terjadi pada CV XYZ. Kata Kunci : waste defect, lean manufacturing, value stream mapping, process activity mapping, pokayoke

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue