cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pengaruh Jumlah Led Dalam Ruangan Ber-reflektor Pada Visible Light Communication Dyndra Anindita Ramadhanti; Kris Sujatmoko; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem komunikasi optik saat ini sedang berkembang sangat pesat, salah satu teknologinya adalah Optical Wireless Communication (OWC) dimana tidak lagi menggunakan menggunakan serat optik sebagai media rambat, melainkan menggunakan udara. Dalam OWC, terdapat teknologi perkembangannya yang dinamakan Visible Light Communication (VLC) , dimana VLC menggunakan cahaya komunikasi tampak dan udara sebagai media rambatnya. VLC sebagai teknologi baru menawarkan biaya yang sangat efisien. Telah sekian lama teknologi ini dikembangkan, tetapi hingga saat ini belum ada standar – standar yang ditetapkan untuk penggunaan VLC itu sendiri. Maka dari itu penelitian guna mengembangkan teknologi VLC masih terus dilakukan. Pada penelitian tugas akhir ini dilakukan analisis perbandingan jumlah Light Emitting Diode (LED) sebagai transmitter berjumlah 1 (satu) dan 2 (dua) buah terhadap pendistribusian cahaya komunikasi pada ruangan tertutup berukuran 5m x 5m x 4m yang terdapat reflektor berupa cermin pantul dengan menggunakan modulasi OOK-NRZ. Berdasarkan jarak penerima yang dihitung dari reflektor, hasil jarak cakupan terjauh pada saat 1 buah LED digunakan, sejauh 4.43 m sedangkan ketika menggunakan 2 buah LED, sejauh 5.16 m dengan bata Bit Error Rate (BER) sekitar 10-3 menggunakan daya sebesar 2 watt. LED diletakan pada ketinggian 4 m, dengan masing-masing koordinat. Posisi penerima tepat dibawah lampu LED dalam keadaan LoS. Berdasarkan jarak maksimum yang diperoleh dari 1 dan 2 buah LED, luas cakupan daerah komunikasi untuk 1 buah LED adalah seluas 18,84 m2 sedangkan untuk 2 buah LED seluas 21,76 m2 . Kata kunci : Optical Wireless Communication, Visible Light Communication, Bit Error Rate Abstract Optical communication system is growing very rapidly right now, one of the technology is Optical Wireless Communication (OWC), it is no longer using fiber optic as its propagation media but using air. There is technology development of OWC called Visible Light Communication (VLC), VLC is using visible light and air as its propagation media. There is still no standardization for its use. Therefore the study of VLC development is still going. In this final project research, has done analysis of Light Emitting Diode (LED) amount comparison as 1 and 2 transmitters towards light communication distribution in a 5m x 5m x 4m closed room with reflector in the form of reflector mirror using OOK-NRZ modulation. Based on the receiver distance counted from reflector, result of the farthest coverage distance when 1 LED used is 4,43 m, while when using 2 LED is 5,1 m. With Bit Error Rate (BER) around 10-3 using power equal to 2 watt. The LED placed on 4m height, with each coordinates. Receiver position is exactly under LED lamp in LoS condition. Based on maximum distance obtained from 1 and 2 LED, communication area coverage for 1 LED is 18,84 m2 while for 2 LED is 21.76 m2 . Keywords: Optical Wireless Communication, Visible Light Communication, Bit Error Rate
Optimasi Smart Peltier Cooler Menggunakan Fuzzy C-means Rahmat Suryoputro; Aji Gautama Putrada; Sidik Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAir cooler adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mendinginkan udara ruangan sekitar. Berbedadengan air conditioner, air cooler hanya bisa menurunkan suhu beberapa derajat saja dan air cooler jugamembutuhkan bahan bakar berupa air. Keefektifan air cooler untuk mendinginkan area disekitarnyasangat bergantung dengan air yang digunakan. Semakin dingin air yang digunakan akan semakin rendahjuga suhu udara yang dihasilkan air cooler. Air cooler memanfaatkan air yang ditambah es balok agarmenghasilkan suhu udara dingin. Namun sifat es balok yang mudah mencair menjadi salah satukekurangannya. Penelitian ini membuat sebuah rangkaian peltier yang ditanamkan pada air cooler demimenjaga suhu dingin bahan air tetap terjaga. Dengan memanfaatkan data suhu udara yang dihasilkan aircooler dilakukan proses pengelompokkan data menggunakan fuzzy c-means. Hasil dari pengelompokkandata tersebut akan diproses oleh NodeMCU agar dapat mengendalikan rangkaian peltier yang tertanampada air cooler dan juga mengatur suhu sesuai masukan user. Hasil percobaan terbukti bahan air yangditambahkan dengan es balok dan juga rangkaian peltier dapat menurunkan suhu air hingga mencapai25,5 ℃. Dari suhu minimal yang didapat fuzzy dapat mengontrol peltier agar udara yang dihasilkan aircooler sesuai keinginan user dengan range 25 ℃ sampai 30 ℃. AbstractAir cooler is a device used to cool the surrounding air. Unlike air conditioner, air cooler can only reduce thetemperature a few degrees and air cooler also need fuel in the form of water. The effectiveness of air coolerto cool the surrounding area very dependent on the water used. The colder the water used will also lowerthe temperature of the air produced by air cooler. Air cooler utilize water that is add with ice cubes toproduce cold temperatures. But the nature of ice that easy to melt is one of the drawback. This researchmakes a series of peltier that is implanted in the air cooler to keep the cold temperature of the water materialmaintained. By utilizing air temperature data generated by the air cooler, the process of grouping data isdone using fuzzy c-means. The result of the data grouping will be processed by NodeMCU so that it cancontrol the peltier circuit embedded in the air cooler and also adjust the temperature according to userinput. The experimental results proved the water material added with ice blocks and also the peltier circuitcan reduce the water temperature to reach 25.5 ℃. The minimum temperature obtained from fuzzy cancontrol the peltier so that the air produced by the air cooler according to user desires with a range of 25 ℃to 30 ℃
Perancangan Aplikasi Menggunakan Joget Workflow V6 Untuk Meminimasi Waste Of Waiting Dalam Process Booking Talent 3tv Dengan Menggunakan Metode Business Process Improvement Di Area Divisi Production Services Pada Pt Xyz Devita Astasia; Wiyono Sutari; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan media yang memproduksi konten-konten untuk televisi, mendistribusi program televisi serta film di Indonesia hingga mancanegara. PT XYZ melalui tiga stasiun TV FTAnya yaitu stasiun TV 1, stasiun TV 2, dan stasiun TV 3 yang memproduki inhouse program, dalam pelaksanaannya memerlukan artis (talent) agar setiap program yang dihasilkan dapat diminati banyak pemirsa terutama di Indonesia. Sehingga dibentuk divisi production services yang bertanggung jawab dalam pengadaan artis yang akan dilibatkan dalam setiap program acara. PT XYZ membuat kebijakan mengenai prosedur pembuatan dokumen FBTA, DPA, kontrak, dan BASS untuk 3TV. Dalam pembuatan dokumen hingga penyelesaian dokumen ditemukan waste yang terjadi yaitu waste of waiting dikarenakan antara dokumen yang satu dengan dokumen yang lain itu memiliki hubungan yang saling ketergantungan (dependency). Oleh karena itu, perlu dirancang suatu usulan perbaikan yang berguna untuk meminimasi waste of waiting pada area divisi production services dengan metode business process improvement. Tahap penelitan diawali dengan pengumpulan data primer sekunder yang diolah sehingga menghasilkan kebutuhan bisnis, stakeholder, identifikasi pihak yang berwenang dan kepentingan dokumen. Tahap selanjutnya, dilakukan pengidentifikasian waste of waiting dengan process activity mapping (PAM), dan detail process mapping. Tahap penyelesaian masalah untuk akar penyebab dari waste of waiting dengan membuat plan for improvement dari setiap aktivitas pada setiap dokumennya. Berdasarkan plan for improvement dengan memanfaatkan improvement technique wheel, didapatkan usulan perbaikan berupa perancangan sistem teknologi informasi dengan menggunakan joget workflow V6 yang saling terintegrasi dan ter-generate datanya satu sama lain agar dapat meminimasi waste of waiting yang terjadi pada divisi production services. Kata Kunci: Waste of Waiting, Business Process Improvement, Process Activity Mapping, Detail Process Mapping, Plan for Improvement
Efek Variasi Substrat Terhadap Sifat Listrik Boron Nitrida Asep Wildan Sugiman; Ismudiati Puri Handayani; Memoria Rosi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tugas akhir ini mempelajari sebaran lapisan BN dan sifat lstrik BN (Boron Nitrida) yang dideposisidi atas substrat Polyethylene Terephthalate (PET), Indium Tin Oxide/Polyethylene Terephthalate(ITO/PET), dan SiO2.Lapisan BN dibuat dengan cara memodifikasi 1 mg/mL BN menggunakanmetode eksfoliasi fasa cair yang ditambahkan interkalator 2 mg/mL NaOH dan diikuti dengan dropcasting di atas substrat. Sebaran lapisan BN pada PET dan ITO/PET terlihat merata, sedangkanpada SiO2 terlihat daerah tipis dan sebagian tebal. Perilaku semikonduktor terlihat pada BN/PETyang menghasilkan arus -315 nA sampai 154 nA saat tegangan divariasi dari -10 v sampai 10 vdengan Vth = 2V dan memiliki resistivitas 0,29x104 Ωcm. Perilaku yang sama ditunjukan olehBN/SiO2 yang menghasilkan arus -0,7 mA sampai 0,1 mA saat tegangan divariasi dari -10V sampai 10V dengan Vth = 4V dan mempunyai resistivitas 1,1 Ωcm. Hal ini berbeda pada BN pada ITO/PETyang menunjukkan perilaku gabungan insulator dan semikonduktor serta menghasilkan arusberkisar antara -4,3 mA sampai 3,14 mA saat tegangan divariasi dari -5V sampai 5V dan memilikiresistivitas 0,02 Ωcm. Dapat disimpulkan bahwa substrat mempengaruhi sebaran BN, ketebalanlapisan BN, dan sifat listrik BN. Namun tidak ada pengaruh substrat terhadap serapan dan emisispektrum cahaya. Kata Kunci: BN, PET, ITO, SiO2, Eksfoliasi, Sifat ListrikAbstract This final project aims to understand the distribution of Boron Nitride (BN) layer and the electricalproperties of BN deposited on Polyethylene Terephthalate (PET), Indium Tin Oxide/PolyethyleneTerephthalate (ITO/PET), and SiO2 substrate. The BN layer was created by modifying 1 mg/mL BNusing liquid phasse exfoliation method which was added by intercalator 2 mg/mL NaOH followed bydrop casting deposition on top of the substrates. BN layers were distributed more uniform on PET andless uniform on ITO/PET, while BN layers on SiO2 consisted of thick and thin layers. Electricalcharacterization was conducted by varying bias voltage and observing output current. Typicalsemiconductor characteristic I-V curve was observed on BN/PET. The current varies between -315 nAto 154 nA with bias voltage ranging from -10 v to 10 v and the Vth = 2 v. It has resistivity of 0,29x10Ωcm. The same characteristic is showed by BN/SiO2 which produces currents -0.7 mA to 0.1 mA withbias voltage ranging from -10 to 10v and the Vth = 4 v. It has resistivity of 1.1 Ωcm. This is differentwith BN deposited on ITO/PET showing both insulators and semiconductors which produces currents ranging from -4.3 mA to 3.14 mA with bias voltage ranging from -5 v to 5 v. It has resistivity of 0.02Ωcm. It can be concluded that substrates influence the BN layer distribution, BN layer thickness, andelectrical properties. However, there is no effect on optical spectrum measurement. Keywords: BN, PET, ITO, SiO2, Exfoliation, Electrical Properties, Mechanical Properties.
Perancangan Driver Motor Dc Brushless Dengan Sistem Pengereman Regeneratif Pada Mobil Listrik Galih Ryan Bagastama; Angga Rusdinar; Irwan Purnama
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

listrik sebagai penggerak dengan baterai sebagai sumber energi. Kendala utama yang muncul akibat penggunaan baterai adalah membutuhkan waktu recharging yang lama, dibutuhkan waktu berjam-jam untuk mengisi tenaga listriknya terisi penuh. Metode yang dikembangkan saat ini mengatasi kendala tersebut dengan memanfaatkan regenerasi energi saat dilakukan pengereman elektrik. Di dunia otomotif dikenal adanya pengereman regeneratif elektrik dengan mengkonversikan energi mekanis sistem menjadi energi listrik melalui proses menyalurkan energi dari motor listrik ke dalam baterai selama proses pengereman. Pada Tugas Akhir ini dirancang suatu driver motor DC brushless dengan sistem pengereman regeneratif pada mobil listrik. Driver motor DC brushless dengan metode six-step menggunakan rangkaian bidirectional inverter 3 fasa. Driver motor menerima acuan kontrol dari komponen switching yang dikontrol oleh mikrokontroler. Pengereman regeneratif dilakukan dengan memanfaatkan sisa putaran motor DC brushless saat pedal gas dilepas. Arus regeneratif akan mengalir dari motor ke baterai melalui dioda freewheeling. Hasil yang didapat dari Tugas Akhir ini adalah sistem mampu menggerakan motor DC brushless di sekitar 160 RPM. Bidirectional inverter mampu mengonversi arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC) dengan tegangan sekitar 24,4V – 24,8V ketika tanpa beban maupun dengan beban dan arus 0,3A – 0,4A dikondisi dengan beban. Rata-rata pengereman regeneratif mampu menghasilkan energi sebesar 5,47 Watt. Kata kunci : Pengereman Regeneratif, Driver Motor Tiga Fasa, Bidirectional Inverter, DC brushless motor, MOSFET IRF3710
Perencanaan Kebijakan Persediaan Spare Part Mesin Fanuc Dengan Menggunakan Metode Expected Backorder (ebo) Untuk Meningkatkan Service Level Nur Aini Ajeng Juliawati; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Spare part merupakan salah satu komponen penting yang di butuhkan mesin saat mengalami kerusakan maupun saat dilakukannya perawatan, maka dari itu ketersediaan spare part harus tetap di jaga. Namun saat ini manajemen persediaan untuk spare part mesin fanuc di PT XYZ dapat di katakan belum baik karena masih terjadinya fenomena stockout pada tahun 2017. PT XYZ merupakan salah satu perusahaan otomotif yang bergerak dibidang manufaktur, perakitan dan distribusi sepeda motor. Fenomena stock out yang terjadi tersebut dapat menyebabkan perusahaan akan mengalami kerugian karena waktu down time mesin yang semakin besar yang menyebakan tidak terpenuhinya target produksi dari mesin fanuc. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu meningkatkan service level dengan melakukan perancangan kebijakan safety stock, reorder point dan expected backorder yang optimal untuk spare part mesin fanuc di PT XYZ dengan menggunakan metode Expected Backorder (EBO). Hasil dari penerapan metode Expected Backorder (EBO) pada persediaan spare part mesin fanuc, memberikan peningkatan service level yang awalnya sebesar 78% menjadi 91% walaupun total biaya persediaan yang mengalami kenaikan hingga 63% dari total biaya persediaan aktual yang awalnya sebesar Rp93,464,799.60 menjadi Rp152,500,513.60. Hal ini terjadi dikarenakan adanya penurunan stock out atau penghematan biaya kekurangan dan adanya peningkayan biaya pesan dan biaya simpan. Kata kunci : Spare part, Stock out, service level Abstract Spare part is one of the important components that the engine needs when it is damaged or when doing maintenance, therefore the availability of spare parts must be maintained. However, at present the inventory management for spare parts of fanuc engines at PT XYZ can be said to be not good because of the occurrence of the stockout phenomenon in 2017. PT XYZ is an automotive company engaged in manufacturing, assembling and distributing motorcycles. The phenomenon of stock out that occurs can cause companies to experience losses due to the greater machine down time which causes the production target of the fanuc machine to not be met. The aim of this research is to improve service level by designing optimal safety stock, reorder point and expected backorder policies for fanuc machine spare parts at PT XYZ using the Expected Backorder (EBO) method. The results of the application of the Expected Backorder (EBO) method on the supply of spare parts for fanuc machines, gave an increase in service level that was initially at 78% to 91% even though the total inventory cost increased up to 63% from the total actual inventory cost which initially amounted to Rp93,464,799.60 to Rp.152,500,513.60. This happens because of a decrease in stock out or shortage cost savings and an increase in message costs and storage costs. Keywords: Spare Parts, Stock out, service level
Study Dan Fabrikasi Pemanen Energi Getaran Menggunakan Generator Linier Tubular 3 Fasa Jesika Winona Teda Br.tarigan; Abrar Abrar; Gandi Sugandi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas simulasi, fabrikasi dan karakterisasi generator linier tubular 3 fasa. Penelitiandimulai dengan membuat desain dan simulasi untuk mencari tegangan keluaran yang dihasilkan divaisgenerator linier tubular 3 fasa. Divais terdiri dari bagian stator dan bagian rotor. Stator terdiri dari 3 buahkumparan yang dililit sebanyak 380 lilitan dengan diameter kumparan sebesar 0,3 mm. Rotor terdiri dariinti besi, core dan 5 buah magnet. Tegangan keluaran yang dihasilkan pada simulasi ketika diberikanfrekuensi 13,7 Hz adalah 1,8 Vp dan pada frekuensi 17,2 Hz menghasilkan tegangan sebesar 2 Vp. Setelahmelakukan perancangan dan simulasi maka divais generator linier tubular 3 fasa difabrikasi dan dikarakterisasi. Karakterisasi divais dilakukan dengan dua cara yaitu karakterisasi tanpa penyangga dankarakterisasi dengan penyangga. Karakterisasi tanpa penyangga memiliki frekuensi resonansi 17,2 Hz.Pada frekuensi resonansi coil 1 menghasilkan tegangan keluaran sebesar 0,625 Vrms, coil 2 menghasilkan0,633 Vrms dan coil 3 menghasilkan 0,412 Vrms. Karakterisasi dengan penyangga memiliki frekuensiresonansi 13,7 Hz menghasilkan tegangan keluaran pada coil 1 sebesar 1,44 Vrms, 1,45 Vrms pada coil 2dan 1,25 Vrms pada coil 3.Kata kunci: Generator Linier tubular, frekuensi.Abstract This research is devoted to study the design, fabrication and characterization of linear tubular generator 3phase. The research began by creating designs and simulations to find output voltage of the 3-phase Tubularlinear Generator. The Divais consist of stator and rotor parts. Stator consists of 3 coil that are wrapped inas much as 380 coil with coil diameter of 0.3 mm. The Rotor consists of an iron core, a core and 5 magnets.The study started with The simulation result in this study with a frequency of 13,7 Hz produced 3.6 Vpp ofoutput voltage while at a frequency of 17.2 Hz produced 4 Vpp of voltage. After the simulation, the 3 phasetubular linear generator device is fabricated and characterized. Characterization of devices carried out intwo ways, namely characterization without cantilever and with cantilever. Characterization withoutcantilever has 17,2 Hz of resonance frequency. At resonance frequency coil 1 produced out voltage of 0.625 Vrms, coil 2 produced 0.633 Vrms and coil 3 produced 0.412 Vrms. Characterization with cantilever has13.7 of resonant frequency and produced an 13.7 Hz of output voltage produced 1.44Vrms on coil 1, coil 2produced 1.45 Vms and coil 3 produced 1.25 Vms.Keywords: Tubular linear generators, resonancefrequency.
Analisis Kepribadian Melalui Twitter Menggunakan Metode Logistic Regression dengan Pembobotan TF-IDF dan AHP Kartika Prameswari; Erwin Budi Setiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melakukan analisis kepribadian saat ini menjadi hal yang telah banyak dilakukan. Banyak sekali dalam seleksi pemilihan minat dan karir, klasifikasi kepribadian diikutsertakan. Hal ini bertujuan agar klasifikasi kepribadian sesuai dengan minat dan karir. Namun dalam implementasi untuk melakukan analisis kepribadian memakan waktu yang lama dan memakan biaya yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi klasifikasi kepribadian menggunakan cara yang baru yaitu melalui media sosial twiter. Analisis ini dilakukan dengan pendekatan linguistik dimana analisis kepribadian melalui bahasa atau kata pada tweets yang telah diunggah pengguna twitter. Selain menggunakan tweets, fitur lain pada twitter juga diikutsertakan sebagai bahan pertimbangan untuk penilaian klasifikasi kepribadian melalui pendekatan perilaku sosial. Metode klasifikasi kepribadian ini menggunakan metode logistic regression dengan pembobotan TF-IDF dan AHP. Pembobotan TFIDF dan AHP ini dilakukan untuk menentukan bobot tiap-tiap fitur yang ada pada akun pengguna. Pada pendekatan linguistik digunakan pembobotan TF-IDF, sedangkan untuk pendekatan perilaku sosial menggunakan pembobotan AHP. Hasil dari klasifikasi dengan kedua pembobotan tersebut pada pendekatan perilaku sosial memiliki rata-rata akurasi sebesar 24.95%, sedangkan akurasi tertinggi pada pendekatan linguistik dengan pembagian data set 90:10 adalah 33.5%. Kata kunci : Logistic Regression, AHP, TF-IDF, DISC
Sistem Rekomendasi Mata Kuliah Berbasis Ontologi Mata Kuliah Dan User Model R. Hatim Muhammad Amin; Dade Nurjanah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMata kuliah pilihan yang ada di S1 Informatika Telkom University sangat banyak. Hal ini menyebabkanmahasiswa sering bingung dalam menentukan mata kuliah pilihan apa yang harus mereka ambil. Padapenelitian kali ini, sebuah sistem rekomendasi untuk mata kuliah pilihan telah dibangun. Sistem yangdibangun menerapkan sebuah ontologi mata kuliah. Rekomendasi ditentukan berdasarkan peluang kecocokan mahasiswa tersebut dengan setiap mata kuliah pilihan berdasarkan nilai yang dimilikimahasiswa tersebut pada mata kuliah prequisite. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa sistem yangdibangun dapat memberikan rekomendasi yang akurat, di indikasikan dengan akurasi yang tinggi, 90%.Kata kunci : Ontologi, User Model, Rekomendasi Mata Kuliah, Mata Kuliah prequisiteAbstractThere are many elective courses offered in bachelor program of informatics at Telkom University. Thiscondition often causes students confused to determine which elective courses they need to take. In this finalproject, a recommender system for elective courses has been developed. The tool applies an ontology ofcourses. Recommendations are performed based on the ontology and students’ grades on prerequisitecourses. Recommendations is determined based on probabilities for student suitability with each electivesubject based on student grades in a prequisite course. The experiment results show the tool can giveaccurate recommendation, indicated by high accuracy, 90%.Keywords: Ontology, User Model, Course Recommendation System, Prequisite Courses
Perancangan Fitur Pencarian Lapangan Futsal Dalam Aplikasi Futsal Kuy Platform Android Dengan Mengimplementasikan Metode Topsis Harri Margono; Rachmadita Andreswari; Rahmat Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Futsal merupakan olahraga yang di sering diminati oleh segala kalangan. Futsal biasanya dimainkan didalam lapangan khusus yang di desain khusus untuk olahraga futsal. Biasanya pemain akan melakukan pemesanan dengan cara datang secara langsung ke tempat lapangan futsal berada ataupun secara tidak langsung seperti melalui telepon dan SMS (Short Message Service). Namun terdapat kekurangan pada kedua cara tersebut, apabila pemain mendatangi lapangan futsal untuk melakukan survei dan pemesanan maka akan memakan waktu dan jarak. Sedangkan dengan cara tidak langsung, pelanggan tidak mendapatkan informasi tertentu seperti bagaimana kondisi lapangan tersebut dan jarak lapangan dari posisi pelanggan. Terkadang pelanggan juga merasa bingung pada saat harus memilih lapangan yang cocok dikarenakan kurangnya informasi yang transparan dan adanya empat faktor yang paling sering di pertimbangkan oleh pelanggan dalam memilih lapangan yaitu harga lapangan, jarak lapangan, jenis lapangan, dan fasilitas lapangan. Aplikasi Futsal Kuy dibuat untuk mengatasi masalah di atas. Apkasi ini dibuat menggunakan metode waterfall dan metode TOPSIS sebagai metode optimasi pencarian lapangan yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan adanya fitur pencarian lapangan futsal menggunakan metode TOPSIS, pencarian lapangan dapat lebih mudah dan sesuai karena hasil lapangan diurutkan dari yang paling optimal hingga kurang optimal. Hasil pengurutan lapangan pada penelitian ini dimulai dari peringkat pertama yaitu Ifi Futsal (0,744573761), D’Gallery Futsal (0,636224851), Futsal Rajawali (0,666179661), Bos Futsal (0,589103758), dan peringkat terakhir yaitu Goal Futsal (0,280652149) Kata Kunci: Lapangan futsal, pemesanan, optimasi, metode TOPSIS,waterfall Abstract Futsal is a sport that is often in demand by all ages. Futsal is usually played in a special field designed specifically for futsal sports. Usually players will place an order by coming directly to the place where the futsal field is located or indirectly such as via telephone and SMS (Short Message Service). However, there are disadvantages in both ways, if a player comes to a futsal field to conduct a survey and order, it will take time and distance. Whereas by indirect way, customers do not get certain information such as how the conditions of the field and the distance from the customer's position. Sometimes the customers also feel confused when they have to choose a suitable field due to lack of transparent information and the four factors that are most often considered by customers in choosing a field, namely the price of the field, distance of field, type of field, and field facilities. Futsal Kuy application was made to solve the problem. This application is made using the waterfall method and TOPSIS method as the optimization to find the most suitable futsal field based on needs. With the futsal field search feature using the TOPSIS method, field searching can be easier and more appropriate, with field results sorted from the most optimal to the less optimal. The results of field sequencing in this study started from the first rank namely Ifi Futsal (0.744573761), D'Gallery Futsal (0.636224851), Futsal Rajawali (0.666179661), Bos Futsal (0.589103758), and the last rank is Goal Futsal (0.280652149). Keyword: futsal field, reservation, optimization, TOPSIS method, waterfall

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue